<?xml version='1.0' encoding='UTF-8'?><?xml-stylesheet href="http://www.blogger.com/styles/atom.css" type="text/css"?><feed xmlns='http://www.w3.org/2005/Atom' xmlns:openSearch='http://a9.com/-/spec/opensearchrss/1.0/' xmlns:georss='http://www.georss.org/georss' xmlns:gd='http://schemas.google.com/g/2005' xmlns:thr='http://purl.org/syndication/thread/1.0'><id>tag:blogger.com,1999:blog-5291650180671211874</id><updated>2011-11-18T01:25:19.105+07:00</updated><category term='nasehat'/><category term='www.tribun-timur.com'/><category term='www.pikiran-rakyat.com'/><category term='Tipe Wanita Al-Qur&apos;an'/><category term='radio dakwah'/><category term='Kembali ke arsip Warta'/><category term='aLit has left'/><category term='BE'/><category term='Renungan'/><category term='MBAH MAN'/><category term='www.muslim.or.id'/><category term='www.pbmsmanshurin.blogspot.com'/><category term='samhan radio'/><category term='file nikah.chm Majalah Asy Syariah'/><category term='Tentang Penulis Rony ARRONY QISTHY'/><category term='tingkatkan 6 thobiat luhur kita'/><category term='SUSUNAN PENGURUS SENKOM'/><category term='psi-madani-institute.blogspot.com atau www.afternewparadigm.blogspot.com'/><category term='www.nu.or.id'/><category term='Hari gini gak cingkrang gak gaul'/><category term='www.lantabur.tv'/><category term='www.indonesiaindonesia.com'/><category term='(oleh: Dave Ariant Yusuf)'/><category term='Diadaptasi dari kitab Minhajul Muslim karya Syekh Abu Bakar Jabir al-Jazairi dan Al-Jami’ fi Fiqhin Nisa’ karya Syekh Kamil Muhammad ‘Uwaidah'/><category term='Syaamil Al-Qur&apos;an Terjemahan Per-kata'/><category term='www.selamatdatang-sohib.blogspot.com'/><category term='sumber file al_islam.chm'/><category term='Konsultasi Agama    Diasuh oleh : H. Aceng Karimullah'/><category term='www.mui.or.id/mui_in/fatwa.php'/><category term='http://herman354.blogspot.com/'/><category term='wanita-muslimah'/><category term='t-djamaluddin.spaces.live.com'/><category term='www.antaranews.com/berita)'/><category term='Minhajul Muslim Abu Bakar Jabir Al-Jazairi'/><category term='SE'/><category term='www.mui.or.id'/><category term='Sumber Diadaptasi dari Minhajul Muslim Abu Bakar Jabir al-Jazairi'/><category term='www.tempo.co.id/komentar'/><category term='Doa - Doa Pilihan'/><title type='text'>Penggerak Pembina Generasi Penerus ( PPG ) dan Lima Unsur Dalam Pembinaan Generus</title><subtitle type='html'>Selamatkan Anak Kita Dari
Pornografi Menjadi Generus
Berprestasi "Kecil Terbina,
Remaja Terjaga, Muda
Berkarya, Hidup Sederhana,
Keluarga Sejahtera, Tua Kaya Ilmu, Mati Masuk Surga
Selamat dari Neraka"


-JADILAH GENERUS YANG CERDAS DAN FAHAM-</subtitle><link rel='http://schemas.google.com/g/2005#feed' type='application/atom+xml' href='http://generus313.blogspot.com/feeds/posts/default'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5291650180671211874/posts/default?max-results=100'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://generus313.blogspot.com/'/><link rel='hub' href='http://pubsubhubbub.appspot.com/'/><link rel='next' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5291650180671211874/posts/default?start-index=101&amp;max-results=100'/><author><name>Sincerity of Islam Religion</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16256416355405845968</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='20' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_9T4sye0qpvw/SxfGiV-W8ZI/AAAAAAAAALI/D8g30Ug3Cts/S220/khatam+al+quran.jpg'/></author><generator version='7.00' uri='http://www.blogger.com'>Blogger</generator><openSearch:totalResults>137</openSearch:totalResults><openSearch:startIndex>1</openSearch:startIndex><openSearch:itemsPerPage>100</openSearch:itemsPerPage><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5291650180671211874.post-9161863616884579755</id><published>2011-11-16T20:23:00.003+07:00</published><updated>2011-11-16T20:25:20.257+07:00</updated><title type='text'>" SOMEBODY Asked ME "</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/-LqXPNFfZNak/TsO5hq1JsjI/AAAAAAAAAWE/y_QFoQFANes/s1600/aceng-1.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 179px; height: 320px;" src="http://1.bp.blogspot.com/-LqXPNFfZNak/TsO5hq1JsjI/AAAAAAAAAWE/y_QFoQFANes/s320/aceng-1.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5675583943501001266" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Adalah buku kumpulan tanya jawab melalui E-mai&lt;br /&gt;Berisi 85 daftar bahasan dengan  527 halaman&lt;br /&gt;Anda dapat memiliki buku ini dengan  mengganti&lt;br /&gt;ongkos cetak seharga Rp 100.000,-&lt;br /&gt;Pemesanan melalui menu  Contact yang ada di web Lantabur TV&lt;br /&gt;( Biaya pengiriman ditanggung pemesan )&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bagi anda yang sudah login di web Lantabur TV &lt;br /&gt;dapat menggunakan fasilitas :&lt;br /&gt;- Ummat Bertanya Ustadz Menjawab -&lt;br /&gt;Tanya - Jawab Melalui E-mail bersama Ust.Aceng karimullah&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Adapun penjelasan lengkap tentang buku "SOMEBODY Asked ME"&lt;br /&gt;Silahkan anda baca artikel dibawah ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kegiatan dakwah tidak mesti harus dengan bahasa lisan dan dikumandangkan dari atas sebuah podium. Dakwah juga bisa dengan “pena” (bahasa tulisan), bahkan dengan memanfaatkan kemajuan teknologi informasi (internet) dan jejaring sosial.Kalimat-kalimat dakwah pun tidak mesti dalam bentuk kalimat formal dan kaku tapi bisa juga dalam gaya bahasa yang santai dan lugas (tapi tetap serius) yang mudah dipahami oleh objek dakwah..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sedangkan materi dakwah tidak hanya terbatas pada urusan sorga dan neraka (kehidupan akhirat) tapi harus mencakup semua aspek kehidupan dan kesehari-harian sehingga tercapailah tekad kita sebagai muslim bahwa “sesungguhnya sholatku, ibadahku, hidup dan matiku hanyalah untuk mencari ridho Alloh tuhan seru sekalian alam”.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Inilah yang akan kita temukan dalam buku "SOMEBODY Asked ME ", jawaban-jawaban atas berbagai pertanyaan menyangkut masalah kesehari-harian beribadah dan bermasyarakat, dari soal aqidah dan ibadah sampai soal rumah tangga maupun pemilu, disajikan dengan kalimat-kalimat santai (malah terkadang kocak) tapi serius.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5291650180671211874-9161863616884579755?l=generus313.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://generus313.blogspot.com/feeds/9161863616884579755/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://generus313.blogspot.com/2011/11/somebody-asked-me.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5291650180671211874/posts/default/9161863616884579755'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5291650180671211874/posts/default/9161863616884579755'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://generus313.blogspot.com/2011/11/somebody-asked-me.html' title='&quot; SOMEBODY Asked ME &quot;'/><author><name>Sincerity of Islam Religion</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16256416355405845968</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='20' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_9T4sye0qpvw/SxfGiV-W8ZI/AAAAAAAAALI/D8g30Ug3Cts/S220/khatam+al+quran.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/-LqXPNFfZNak/TsO5hq1JsjI/AAAAAAAAAWE/y_QFoQFANes/s72-c/aceng-1.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5291650180671211874.post-4871864642953405971</id><published>2011-10-17T03:05:00.000+07:00</published><updated>2011-10-17T03:06:12.820+07:00</updated><title type='text'>Hidup dan bergaul dimasyarakat tidak boleh apatis terhadap permasalahan orang lain, perhatikan gambaran dibawah ini.</title><content type='html'>"Seekor tikus&lt;br /&gt;mendatangi ular, dia&lt;br /&gt;sedang panik dan&lt;br /&gt;minta pendapat ular&lt;br /&gt;karena pemilik rumah&lt;br /&gt;akan memasang jebakan untuk tikus.&lt;br /&gt;Sang ular dengan&lt;br /&gt;kalem bilang: "Itu&lt;br /&gt;bukan urusan saya".&lt;br /&gt;Karena tidak dapat&lt;br /&gt;tanggapan sang tikus mengadu kepada&lt;br /&gt;ayam-kambing dan&lt;br /&gt;terakhir sapa yang&lt;br /&gt;paling besar dirumah&lt;br /&gt;itu, karena mereka&lt;br /&gt;semua hewan kesayangan pemilik&lt;br /&gt;rumah. Tapi semua&lt;br /&gt;sikapnya sama&lt;br /&gt;dengan kalem mereka&lt;br /&gt;berkomentar "Itu&lt;br /&gt;bukan urusan saya". Dan sang tibus pun&lt;br /&gt;sedih dalam&lt;br /&gt;kesendirian karena&lt;br /&gt;tidak satu pun yang&lt;br /&gt;peduli. Beberapa hari&lt;br /&gt;kemudian, sang istri pemilik rumah&lt;br /&gt;menemukan jebakan&lt;br /&gt;yang dipasang&lt;br /&gt;suaminya berhasil,&lt;br /&gt;tapi yang terlengkap&lt;br /&gt;dan terjepit adalah seekor ular. Walau&lt;br /&gt;sangat kesakitan, ular&lt;br /&gt;pura-pura mati, dan&lt;br /&gt;ketika istri pemilik&lt;br /&gt;rumah membuka&lt;br /&gt;jebakan, ular langsung menggigit&lt;br /&gt;sekuatnya. Sang ibu&lt;br /&gt;teriak ketakutan dan&lt;br /&gt;kesakitan. Sang suami&lt;br /&gt;marah sekali, lalu&lt;br /&gt;membunuh ular sampai hancur&lt;br /&gt;terpotong-potong.&lt;br /&gt;Ternyata itu ular&lt;br /&gt;berbisa, sang ibu&lt;br /&gt;kakinya bengkak.&lt;br /&gt;Kata tetangga "Obati dengan rebusan&lt;br /&gt;ceker ayam". Sang&lt;br /&gt;ayam jago&lt;br /&gt;kesayangan pun&lt;br /&gt;dipotong, cekernya&lt;br /&gt;direbus untuk obat. Karena belum&lt;br /&gt;sembuh, orang lain&lt;br /&gt;bilang "Obati dengan&lt;br /&gt;empedu kambing".&lt;br /&gt;Sang kambing&lt;br /&gt;kesayangan pun terpaksa dipotong,&lt;br /&gt;lalu diambil&lt;br /&gt;empedunya. Rupanya&lt;br /&gt;ular itu berbisa sekali,&lt;br /&gt;si ibu pun meninggal.&lt;br /&gt;Sang suami sedih sekali, orang satu&lt;br /&gt;kampung berduyun-&lt;br /&gt;duyun melayat sampai&lt;br /&gt;beberapa hari. Untuk&lt;br /&gt;menghormati tamu,&lt;br /&gt;maka sapi kebanggaan keluarga&lt;br /&gt;akhirnya dipotong&lt;br /&gt;untuk menjamu tamu-&lt;br /&gt;tamu. Sang tikus&lt;br /&gt;sekarang sudah&lt;br /&gt;tenang karena jebakan tikusnya&lt;br /&gt;sudah dibuang dan&lt;br /&gt;yang jadi korbannya&lt;br /&gt;adalah ular, ayam,&lt;br /&gt;kambing, dan sapi&lt;br /&gt;yang tadinya melecehkan jebakan&lt;br /&gt;untuk dirinya.&lt;br /&gt;Kesimpulan: Jangan&lt;br /&gt;tidak peduli, acuh tak&lt;br /&gt;acuh terhadap&lt;br /&gt;masalah orang lain. Karena bisa saja,&lt;br /&gt;akibatnya justru akan&lt;br /&gt;menimpa kita. ORG 46.13 september&lt;br /&gt;2011 www.facebook.com/&lt;br /&gt;note.php?note_id=&lt;br /&gt;10150290805826916&lt;br /&gt;&amp;refid=21&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;جَزَاكَ الله خَيْرًا&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5291650180671211874-4871864642953405971?l=generus313.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://generus313.blogspot.com/feeds/4871864642953405971/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://generus313.blogspot.com/2011/10/hidup-dan-bergaul-dimasyarakat-tidak.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5291650180671211874/posts/default/4871864642953405971'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5291650180671211874/posts/default/4871864642953405971'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://generus313.blogspot.com/2011/10/hidup-dan-bergaul-dimasyarakat-tidak.html' title='Hidup dan bergaul dimasyarakat tidak boleh apatis terhadap permasalahan orang lain, perhatikan gambaran dibawah ini.'/><author><name>Sincerity of Islam Religion</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16256416355405845968</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='20' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_9T4sye0qpvw/SxfGiV-W8ZI/AAAAAAAAALI/D8g30Ug3Cts/S220/khatam+al+quran.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5291650180671211874.post-7269682669411118460</id><published>2011-10-17T02:56:00.000+07:00</published><updated>2011-10-17T02:58:21.995+07:00</updated><title type='text'>Bab Syar'i Dan Lagu Serta Musik Terlarang</title><content type='html'>‎1. Yang artinya: “Umat ku&lt;br /&gt;rusak di tangan pemuda yang&lt;br /&gt; bodoh”. (HR. Bukhori).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2. Yang artinya: “Satu orang&lt;br /&gt; yang faqih (memiliki&lt;br /&gt; kepahaman agama) sangat &lt;br /&gt;sulit bagi syaitan untuk &lt;br /&gt;menggodanya dari pada seribu &lt;br /&gt;orang yang ahli beribadah (tapi tidak memiliki &lt;br /&gt;kepahaman agama)”. (HR.&lt;br /&gt;Ibnu Majah).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3. Yang artinya: “Termasuk&lt;br /&gt; seseorang yang Islamnya &lt;br /&gt;bagus ialah dia meninggalkan &lt;br /&gt;sesuatu yang tidak&lt;br /&gt; bermanfa’at buatnya”. (HR.&lt;br /&gt;Tirmidzi).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;4. Yang artinya:&lt;br /&gt;“Sesungguhnya beruntunglah&lt;br /&gt; orang-orang yang beriman,&lt;br /&gt;(yaitu) orang-orang yang&lt;br /&gt;khusyu' dalam sholatnya, dan&lt;br /&gt; orang-orang yang menjauhkan diri dari &lt;br /&gt;(perbuatan dan perkataan) &lt;br /&gt;yang tiada berguna”. (QS. Al-&lt;br /&gt;Mu’minuun, No. Surat: 23,&lt;br /&gt;Ayat: 1-3). &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;5. Yang artinya: “Dan (ciri-ciri &lt;br /&gt;orang-orang yang bakal &lt;br /&gt;masuk surga ialah) orang-&lt;br /&gt;orang yang tidak &lt;br /&gt;memberikan persaksian palsu,&lt;br /&gt;dan apabila mereka bertemu dengan (orang-orang) yang &lt;br /&gt;mengerjakan perbuatan-&lt;br /&gt;perbuatan yang tidak&lt;br /&gt; berfaedah (lahan), mereka&lt;br /&gt; melaluinya dengan menjaga &lt;br /&gt;kehormatan dirinya”. (QS. Al- Furqon, No. Surat: 25, Ayat:&lt;br /&gt;72).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;6. Yang artinya:&lt;br /&gt;“sesungguhnya sebagian syair &lt;br /&gt;itu mengandung hikmah”.&lt;br /&gt;(HR. Tirmidzi).&lt;br /&gt;Yang artinya: “Umumkan lah &lt;br /&gt;perkawinan ini, dan jadikanlah perkawianan itu &lt;br /&gt;didalam masjid, dan pukullah &lt;br /&gt;tabuh-tabuhan untuknya”. Tentang bolehnya &lt;br /&gt;mengadakan hiburan saat &lt;br /&gt;pesta pernikahan telah&lt;br /&gt; dijelaskan di dalam Hadits &lt;br /&gt;Tirmidzi Juz 6, Hal: 135,&lt;br /&gt;dari &lt;br /&gt;Amir bin Sa’din, berkata: 1. Yang artinya: “Aku masuk &lt;br /&gt;ketempat Qurodhzoh bin &lt;br /&gt;Ka’bin dan Abi Mas’udin Al-&lt;br /&gt;Anshoriy dalam acara pesta &lt;br /&gt;pernikahan dan ketika &lt;br /&gt;biduan-biduan bernyanyi, aku berkata: “Kalian berdua kan &lt;br /&gt;sahabat Rosulillahi&lt;br /&gt; Shollalloohu Alaihi Wasallam &lt;br /&gt;dan termasuk Veteran perang &lt;br /&gt;Badar, kok hal ini dilakukan di&lt;br /&gt;sisi kalian? Lantas Qurodhzoh berkata: “Duduklah bersama &lt;br /&gt;kami, kalau kamu suka&lt;br /&gt; dengarkan dan kalau kamu &lt;br /&gt;tidak suka pergilah, sungguh &lt;br /&gt;kami telah diberi keringanan &lt;br /&gt;dalam hal lahan (hiburan) pada saat pesta pernikahan”.&lt;br /&gt;2. Yang artinya: “Pisahkan lah&lt;br /&gt;antara tabuh-tabuhan (orkes)&lt;br /&gt; dan suara-suara (nyanyian)&lt;br /&gt; yang harom dan yang halal&lt;br /&gt; (antara yang boleh dan tidak&lt;br /&gt; boleh)”.&lt;br /&gt;3. Yang artinya: “Lagu-lagu itu &lt;br /&gt;dapat menumbuhkan sifat&lt;br /&gt; munafik di dalam hati &lt;br /&gt;sebagaimana air dapat &lt;br /&gt;menumbuhkan tanaman”.&lt;br /&gt;(HR. Al-Baihaqi).&lt;br /&gt;4. Yang artinya: “Sungguh,&lt;br /&gt;bila perutnya seseorang &lt;br /&gt;dipenuhi nanah sehingga&lt;br /&gt; nanah tersebut merusaknya, &lt;br /&gt;itu lebih baik dari pada ia&lt;br /&gt; memenuhinya dengan syair”. (HR. Bukhori).&lt;br /&gt;5. Yang artinya: “Barang siapa&lt;br /&gt;yang mendengar pada suara&lt;br /&gt;lagu-lagu maka baginya tidak&lt;br /&gt;akan diidzinkan untuk &lt;br /&gt;mendengarkan lagu-lagunya&lt;br /&gt; para Bidadari dalam surga”. (HR. Al-Hakim).&lt;br /&gt;6. Yang artinya: “Apakah&lt;br /&gt; akan aku beritakan &lt;br /&gt;kepadamu, kepada siapa&lt;br /&gt; syaitan- syaitan itu turun? &lt;br /&gt;Mereka (syaitan) turun &lt;br /&gt;kepada tiap-tiap pendusta lagi yang banyak dosa, Mereka&lt;br /&gt; menghadapkan pendengaran &lt;br /&gt;(kepada syaitan) itu, dan&lt;br /&gt; kebanyakan mereka adalah &lt;br /&gt;orang-orang pendusta. Dan&lt;br /&gt; penyair-penyair itu diikuti oleh orang-orang yang sesat. &lt;br /&gt;Tidakkah kamu melihat&lt;br /&gt; bahwasanya mereka &lt;br /&gt;mengembara di tiap-tiap &lt;br /&gt;lembah  [bahwa sebagian &lt;br /&gt;penyair-penyair itu suka mempermainkan kata-kata &lt;br /&gt;dan tidak mempunyai tujuan&lt;br /&gt; yang baik yang tertentu dan&lt;br /&gt; tidak punya pendirian], dan&lt;br /&gt; bahwasanya mereka suka &lt;br /&gt;mengatakan apa yang mereka sendiri tidak mengerjakan &lt;br /&gt;(nya)? Kecuali orang-orang&lt;br /&gt; (penyair-penyair) yang &lt;br /&gt;beriman dan beramal sholeh &lt;br /&gt;dan banyak menyebut Alloh&lt;br /&gt; dan mendapat kemenangan sesudah menderita &lt;br /&gt;kedhzoliman. dan orang-&lt;br /&gt;orang yang dhzolim itu kelak&lt;br /&gt;akan mengetahui ke tempat&lt;br /&gt; mana mereka akan kembali”.&lt;br /&gt;(QS. Asy-Syuaroo’, No. Surat: 26, Ayat: 221-227).&lt;br /&gt;7. Yang artinya: “Barang siapa &lt;br /&gt;yang merasa senang terhadap &lt;br /&gt;kebaikannya dan merasa jelek&lt;br /&gt; terhadap perbuatan jeleknya &lt;br /&gt;maka itulah orang iman”. (HR.&lt;br /&gt;Tirmidzi).&lt;br /&gt;8. Yang artinya:&lt;br /&gt;“Sesungguhnya orang iman &lt;br /&gt;itu melihat dosa-dosanya&lt;br /&gt; sebagaimana dia duduk &lt;br /&gt;dibawah gunung dengan perasaan takut bila gunung tersebut menjatuhinya, &lt;br /&gt;sedangkan orang durhaka&lt;br /&gt; melihat dosa-dosanya &lt;br /&gt;sebagaimana seekor lalat yang &lt;br /&gt;lewat atas hidungnya”. (HR.&lt;br /&gt;Bukhori). ‎ جَزَاكَ الله خَيْرًا&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5291650180671211874-7269682669411118460?l=generus313.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://generus313.blogspot.com/feeds/7269682669411118460/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://generus313.blogspot.com/2011/10/bab-syari-dan-lagu-serta-musik.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5291650180671211874/posts/default/7269682669411118460'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5291650180671211874/posts/default/7269682669411118460'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://generus313.blogspot.com/2011/10/bab-syari-dan-lagu-serta-musik.html' title='Bab Syar&apos;i Dan Lagu Serta Musik Terlarang'/><author><name>Sincerity of Islam Religion</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16256416355405845968</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='20' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_9T4sye0qpvw/SxfGiV-W8ZI/AAAAAAAAALI/D8g30Ug3Cts/S220/khatam+al+quran.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5291650180671211874.post-4042561514533666073</id><published>2011-10-17T02:48:00.000+07:00</published><updated>2011-10-17T02:49:36.278+07:00</updated><title type='text'>Tausiyah</title><content type='html'>‎Segala puji bagi Alloh Robb semesta alam. Sholawat serta salam semoga terlimpahkan atas muhammad Rosulullah yang selalu setia terhadap ajaran dan sunnah-sunnahnya.&lt;br /&gt;Selayaknya kalau kita bermukhasabah, introspeksi diri, selalu melihat kedalam pribadi kita sebelum memberi penilaian terhadap suatu masalah. Berkaca terhadap diri sendiri adalah hal bijaksana untuk kita lakukan, sebelum kita mempresisikan pada orang lain. "Karena barang siapa yang mengenal Robbnya tentu ia akan sibuk berkhidmat kepadaNya dengan meninggalkan hawa nafsunya". Hendaknya kita tidak luruh dan tersibghah dengan kondisi zaman, dan selayaknya kita tetap konsisten dengan akidah dan ke imanan yang kita miliki, konsisten terhadap keyakinan Bahwa Alloh dan Rosululloh SAW tempat segala sesuatu persoalan kita kembalikan.&lt;br /&gt;Mari kita introspeksi diri dan menoleh kebelakang lagi Sudah benarkah SYAHADAT kita, sesuaikah KEIMANAN kita dengan AL QUR'AN dan AS SUNNAH (AL HADITS), Benarkah MANHAJ dan HUKUM yang kita terapkan dalam kehidupan kita, Rosululloh SAW bersabda :"Iman dan amal adalah dua saudara yang saling menemani didalam persahabatan, Alloh tidak menerima salah satu di keduanya kecuali dengan sahabatnya". (HR. Ibnu Syahiin Fissunah An Ali). "Iman itu adalah kepercayaan dalam hati, diucapkan dengan lisan, dan diamalkan dengan Anggota". (HR. Ibnu Majah).&lt;br /&gt;"Bukankah iman itu sekedar cita-cita (angan-angan) saja, akan tetapi iman itu suatu kepercayaan yang tetap dalam hati, dan dibuktikan dengan amal perbuatan". (HR. Dailami).&lt;br /&gt;Semoga Agenda ini bisa menjadikan bahan renungan untuk berinstropeksi diri tentang keimanan, tentang manhaj, ataupun sikap yang seyogyanya kita lakukan. Amin&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Alhamdulilah Jaza Kumullohu Khoiron&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;www.generus313.blogspot.com ‎جَزَاكَ الله خَيْرًا&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5291650180671211874-4042561514533666073?l=generus313.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://generus313.blogspot.com/feeds/4042561514533666073/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://generus313.blogspot.com/2011/10/tausiyah.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5291650180671211874/posts/default/4042561514533666073'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5291650180671211874/posts/default/4042561514533666073'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://generus313.blogspot.com/2011/10/tausiyah.html' title='Tausiyah'/><author><name>Sincerity of Islam Religion</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16256416355405845968</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='20' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_9T4sye0qpvw/SxfGiV-W8ZI/AAAAAAAAALI/D8g30Ug3Cts/S220/khatam+al+quran.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5291650180671211874.post-3192143474209031259</id><published>2011-08-03T04:16:00.001+07:00</published><updated>2011-08-03T04:16:54.068+07:00</updated><title type='text'>SEKELUMIT TENTANG ANAK - ANAKSEKELUMIT TENTANG ANAK - ANAK</title><content type='html'>Dunia tengah dilanda &lt;br /&gt;GLOBALISASI yang &lt;br /&gt;berkembang  sedemikian &lt;br /&gt;pesatnya telah mengubah &lt;br /&gt;tatanan  segala aspek&lt;br /&gt; kehidupan manusia, dengan konsekuensi logis  menuntut &lt;br /&gt;persiapan prima ilmu yang&lt;br /&gt; berdaya guna dan tepat guna,&lt;br /&gt; untuk bisa meraih sukses&lt;br /&gt; kehidupan bangsa dan negara&lt;br /&gt;di masa depan. Disisi lain ada pendapat &lt;br /&gt;betapapun dahsyatnya &lt;br /&gt;perubahan suatu tatanan pasti &lt;br /&gt;ada INTI yang tetap, tidak &lt;br /&gt;berubah, demikian juga&lt;br /&gt; didalam  meraih sukses kehidupan. Yaitu konsep diri positif, &lt;br /&gt;perasaan jati diri yang berarti,&lt;br /&gt; smart dan memiliki &lt;br /&gt;kemampuan, kalau&lt;br /&gt; diterjemahkan dalam&lt;br /&gt; organisasi kita adalah, konsep cari ilmu dan mengamalkan,&lt;br /&gt; dengan niat krana Alloh, &lt;br /&gt;berpikir positi dan berkarya&lt;br /&gt; nyata yang terbaik, memiliki&lt;br /&gt; kecerdasan dan kemampuan &lt;br /&gt;serta  jati diri dalam membela agama Alloh, tampil sebagai sosok manusia yang jujur, &lt;br /&gt;dapat dipercaya, mau kerja &lt;br /&gt;keras disertai iman yang &lt;br /&gt;kuat,  mengajak  bisa rukun,&lt;br /&gt; kompak dan mau serta &lt;br /&gt;mampu bekerja sama untuk kebaikan bersama  dalam&lt;br /&gt; menyelamatkan dunia dari &lt;br /&gt;kerusakan karena ulah &lt;br /&gt;manusia yang serakah, haus&lt;br /&gt; kekuasaan dan tak kenal &lt;br /&gt;kenyang akan harta. Hasil penelitian Thomas J.&lt;br /&gt;Stanley (2001), bahwa faktor &lt;br /&gt;sukses manusia lebih&lt;br /&gt; ditentukan oleh faktor:&lt;br /&gt;1. Kejujuran&lt;br /&gt;2. Disiplin&lt;br /&gt;3. Kemampuan komunikasi&lt;br /&gt;4. Daya juang&lt;br /&gt;5. Kepemimpinan&lt;br /&gt;6. Semangat , bukan sekedar&lt;br /&gt; faktor akademik Ternyata hasil penelitian ini &lt;br /&gt;poin tersnya sama dengan &lt;br /&gt;yang telah diijektihatkan oleh&lt;br /&gt; Ulama kita dalam 5 Bab dan 6&lt;br /&gt;TL,  ditambah dengan 4 Tali &lt;br /&gt;Keimanan. Pendidikan tidak hanya memberikan aspek kognisi&lt;br /&gt;atau akademik saja tetapi &lt;br /&gt;juga aspek mental, spiritual, a&lt;br /&gt;emosi dan sosial sebagai &lt;br /&gt;fondasi anak didik menjadi&lt;br /&gt; pribadi yang mandiri, percaya diri memiliki harga diri, cakap, &lt;br /&gt;cerdas, ulet, teguh pada tujuan&lt;br /&gt; dan sukses kehidupan nya&lt;br /&gt;di masa mendatang. Fondasi sukses harus dibangun &lt;br /&gt;sejak kecil, melalui saat proses &lt;br /&gt;konstruksi diri melalui&lt;br /&gt; pendidikan di rumah dan &lt;br /&gt;sangat ditentukan oleh proses pendidikan anak sejak usia dini di PG (Play Group)/TK, SD &lt;br /&gt;dan SMP, disekolahpun anak&lt;br /&gt; harus menerima pendidikan &lt;br /&gt;dan pengajaran oleh para&lt;br /&gt; Pendidik dan Pengajar. &lt;br /&gt;Didalam organisasi LDII alhamdulillah telah berjalan&lt;br /&gt; program untuk membina &lt;br /&gt;anak sejak dini melalui program PPG. Hasil dari beberapa penelitian&lt;br /&gt; pada sekolah-sekolah ditemui&lt;br /&gt; metode saat ini sebagian besar&lt;br /&gt;dapat dikatakan sekolah lebih&lt;br /&gt; sering menjadi beban bagi &lt;br /&gt;anak didik, yang kadang sering menimbulkan stress&lt;br /&gt; dan takut pada murid, karena &lt;br /&gt;proses pendidikan yang tidak&lt;br /&gt; berpihak pada anak, dan &lt;br /&gt;kurang  menghargai pada&lt;br /&gt; keunikan anak . Banyak ditemukan anak yang &lt;br /&gt;merasa bodoh, tidak mampu,&lt;br /&gt; minder, tidak percaya diri, &lt;br /&gt;malas, merasa sekolah atau&lt;br /&gt; belajar itu sulit dan tidak &lt;br /&gt;menyenangkan. Akhirnya mereka cenderung &lt;br /&gt;memutuskan untuk mogok&lt;br /&gt; sekolah dan berhenti belajar, &lt;br /&gt;lebih senang menjadi anak&lt;br /&gt; jalanan, dengan bermodalkan beberapa tutup botol coca cola sebagai alat musik &lt;br /&gt;mengamen, merasakan hidup&lt;br /&gt; bebas dan bahagia juga &lt;br /&gt;mendapatkan penghasilan. &lt;br /&gt;Sampai kapan kondisi yang&lt;br /&gt; demikian itu akan bertahan dan seperti apa kualitas &lt;br /&gt;bangsa dimasa depan, kalau&lt;br /&gt; anak jalanan semakin banyak &lt;br /&gt;dikota-kota bukan hanya &lt;br /&gt;kota besar saja??? Siapakah yang memikirkan &lt;br /&gt;dan bertanggung jawab untuk&lt;br /&gt; mencari solusi menhadapi &lt;br /&gt;fenomena demikian itu ? &lt;br /&gt;Karena mereka-mereka yang&lt;br /&gt; berkompeten dalam awal tahun 2011 saja sudah sibuk &lt;br /&gt;mennyusun strategi kekuatan &lt;br /&gt;bukan untuk memikirkan &lt;br /&gt;masalah bangsa, tetapi yang&lt;br /&gt; dipikirkan adalah bagaimana &lt;br /&gt;bisa survive di PILKADA dan PIL-PIL lainnya tahun 2014&lt;br /&gt; nanti Wooow….. Dengan pola&lt;br /&gt;kerja yang demikian&lt;br /&gt; dapatkah setidak-tidaknya&lt;br /&gt; mengurangi,atau &lt;br /&gt;menghilangkan untuk  menyulap predikat &lt;br /&gt;“KEMISKINAN DAN &lt;br /&gt;KEBODOHAN “ menjadi bangsa &lt;br /&gt;Indonesia yang “MAKMUR,&lt;br /&gt; SEJAHTERA, CERDAS DAN &lt;br /&gt;BERWIBAWA” Wooow alangkah indahnya &lt;br /&gt;Nusantaraku. Wahai para intelektual dan&lt;br /&gt; profesional muda LDII olah pikir dan karya nyata anda&lt;br /&gt; semua, dinanti-nanti oleh &lt;br /&gt;mereka, ujudkanlah,  anda&lt;br /&gt; semua  pasti bisa karena Alloh &lt;br /&gt;selalu bersama kita. Profesor Martin Seligman dari &lt;br /&gt;University of Penninsylvania &lt;br /&gt;menyebut kondisi tersebut &lt;br /&gt;sebagai “learned helplessness &lt;br /&gt;dan dapat berakibat sangat&lt;br /&gt; buruk terhadap masa depan anak. Perlu kita pikirkan &lt;br /&gt;kedepannya bagaimana &lt;br /&gt;sekolahan-sekolahan dapat&lt;br /&gt; menciptakan suasana dimana &lt;br /&gt;murid  belajar  dengan senang, &lt;br /&gt;gembira dan antusias dibawah bimbingan pengajar dan&lt;br /&gt; pendidik yang &lt;br /&gt;berpengalaman, yang bisa &lt;br /&gt;sabar, ramah, penuh perhatian&lt;br /&gt; serta dekat dengan murid&lt;br /&gt;yang concern mengajar dan mendidik tidak dibebani &lt;br /&gt;memikirkan bagaimana untuk &lt;br /&gt;cari tambahan dengan &lt;br /&gt;memanfaatkan jabatan dan&lt;br /&gt; kewenangannya.&lt;br /&gt; Kembangkan konsep untuk menjadikan murid/anak didik &lt;br /&gt;dengan konsep diri positif, &lt;br /&gt;percaya diri, mampu mandiri, suka belajar, disiplin, &lt;br /&gt;berharga, cakap dan mampu. Berikan waktu murid lebih&lt;br /&gt; lama dekat dengan &lt;br /&gt;keluarganya masing-masing &lt;br /&gt;agar bisa mengembangkan &lt;br /&gt;bakat-bakatnya, sebaliknya&lt;br /&gt; orang tua juga harus bisa menyediakan waktu untuk&lt;br /&gt; hal tersebut. Jadikan orang tua murid&lt;br /&gt; sebagai mitra pendidikan, &lt;br /&gt;secara rutin selenggarakan &lt;br /&gt;pelatihan bagi para orang tua&lt;br /&gt; agar dapat membantu anak &lt;br /&gt;bertumbuh dan berkembang dengan lebih baik. Materi pelatihan meliputi &lt;br /&gt;perenting, psikologi &lt;br /&gt;perkembangan dan proses &lt;br /&gt;konstruksi diri, mengenali &lt;br /&gt;kepribadian, pola asuh dan&lt;br /&gt; komunikasi yang efektif untuk membantu anak &lt;br /&gt;berkembang, mengenali gaya&lt;br /&gt; belajar, cara kerja pikiran dll.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dengan ini Mereka&lt;br /&gt; menemukan LDII &lt;br /&gt;Surabaya : 4tali keimanan pekerjaan memikirkan &lt;br /&gt;masalah suatu negara opini anak jalanan konsep diri positif pada anak &lt;br /&gt;jalanan harga diri dan percaya diri &lt;br /&gt;dalam pembelajaran anak Guna kita mempunyai ilmu&lt;br /&gt; jati diri fenomena stres sekolah dalam &lt;br /&gt;perkembangan anak didik empat tali keimanan di ldii Dapatkah dikatakan&lt;br /&gt; pengajaran yang berhasil &lt;br /&gt;adalah juga belajar yang &lt;br /&gt;berhasil?mengapa demikian? dapatkah dikatakan bahwa &lt;br /&gt;pengajaran yang berhasil &lt;br /&gt;adalah juga belajar yang&lt;br /&gt; berhasil&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di petik dari :&lt;br /&gt;www.ldiisurabaya.org/sekelumit-tentang-anak-anak/&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;جَزَاكَ الله خَيْرًا&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5291650180671211874-3192143474209031259?l=generus313.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://generus313.blogspot.com/feeds/3192143474209031259/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://generus313.blogspot.com/2011/08/sekelumit-tentang-anak-anaksekelumit.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5291650180671211874/posts/default/3192143474209031259'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5291650180671211874/posts/default/3192143474209031259'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://generus313.blogspot.com/2011/08/sekelumit-tentang-anak-anaksekelumit.html' title='SEKELUMIT TENTANG ANAK - ANAKSEKELUMIT TENTANG ANAK - ANAK'/><author><name>Sincerity of Islam Religion</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16256416355405845968</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='20' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_9T4sye0qpvw/SxfGiV-W8ZI/AAAAAAAAALI/D8g30Ug3Cts/S220/khatam+al+quran.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5291650180671211874.post-8713983446715213049</id><published>2011-08-02T02:06:00.001+07:00</published><updated>2011-08-02T02:06:38.395+07:00</updated><title type='text'>Kemenag Batu Gelar Rukyah Di NgliyepKemenag Batu Gelar Rukyah Di Ngliyep</title><content type='html'>SABTU, 30 JULI 2011 - 08:14&lt;br /&gt;WIB BATU, MALANGRAYA.info –&lt;br /&gt;Kementerian Agama Kota&lt;br /&gt; Batu akan menggelar rukyah&lt;br /&gt; untuk penentuan bulan&lt;br /&gt; Ramadan, di Pantai Ngliyep, &lt;br /&gt;Desa Kedung salam Kecamatan Donomulyo, Kabupaten&lt;br /&gt; Malang, Minggu (31/7) besok.&lt;br /&gt; Tim rukyah terdiri dari 30 &lt;br /&gt;orang dari berbagai unsur.&lt;br /&gt;Yakni, dari perwakilan NU,&lt;br /&gt; Muhammadiyah, LDII, Al Irsyad, dan MUI. “Kami akan berangkat dari &lt;br /&gt;Kantor Kemenag Kota Batu, &lt;br /&gt;sekitar pukul 13.00 menuju &lt;br /&gt;Pantai Ngliyep. Kami akan&lt;br /&gt; melakukan rukyah, apakah &lt;br /&gt;hari itu bisa melihat bulan atau tidak,” ungkap M Satari, Ketua &lt;br /&gt;Badan Hisap Rukyah (BHR)&lt;br /&gt; Kota Batu, kemarin. Pihaknya berharap, timnya &lt;br /&gt;bisa melihat bulan dalam &lt;br /&gt;rukyah kali ini. Masalahnya, &lt;br /&gt;beberapa hari terakhir cuaca di&lt;br /&gt; Malang Raya sangat cerah &lt;br /&gt;sehingga kemungkinan tim rukyah bisa melihat bulan&lt;br /&gt; sangat besar. Jika tahun-tahun&lt;br /&gt; sebelumnya, tim tidak bisa &lt;br /&gt;melihat rukyah karena&lt;br /&gt; suasana tertutup mendung. Tim sendiri sebenarnya sudah &lt;br /&gt;memiliki alat canggih dengan &lt;br /&gt;harga Rp 100 juta. Namun&lt;br /&gt; karena tebalnya mendung, &lt;br /&gt;mereka tetap tidak bisa&lt;br /&gt; melihat bulan. “Ya itulah kekuasaan Allah, &lt;br /&gt;secanggih apapun kalau&lt;br /&gt; mendung tebal bulan masih &lt;br /&gt;belum bisa terlihat,” tegas Kasi&lt;br /&gt; Urusan Haji Kemenag Kota &lt;br /&gt;Batu ini. Jika tim ternyata tidak bisa&lt;br /&gt; melihat bulan dalam rukyah&lt;br /&gt; itu, dia kembali pada aturan &lt;br /&gt;yang sudah diberikan &lt;br /&gt;Kemenag Pusat untuk &lt;br /&gt;penentuan 1 Ramadan. Sesuai edaran itu, 1 Ramadan akan &lt;br /&gt;jatuh Senin, 1 Agustus&lt;br /&gt; sehingga umat Islam sudah &lt;br /&gt;harus berpuasa pada hari itu. “Berdasarkan hisap&lt;br /&gt; (hitungan), 1 Ramadan&lt;br /&gt; memang jatuh pada Senin (1&lt;br /&gt;Agustus). Namun kami juga &lt;br /&gt;ingin memastikan jika Senin&lt;br /&gt; lusa adalah 1 Ramadan dengan dibuktikan terlihatnya bulan &lt;br /&gt;sabit,” pungkasnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;www.malangraya.info/2011/07/30/081437/1511/kemenag-batu-gelar-rukyah-di-ngliyep/&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;جَزَاكَ الله خَيْرًا&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5291650180671211874-8713983446715213049?l=generus313.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://generus313.blogspot.com/feeds/8713983446715213049/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://generus313.blogspot.com/2011/08/kemenag-batu-gelar-rukyah-di.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5291650180671211874/posts/default/8713983446715213049'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5291650180671211874/posts/default/8713983446715213049'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://generus313.blogspot.com/2011/08/kemenag-batu-gelar-rukyah-di.html' title='Kemenag Batu Gelar Rukyah Di NgliyepKemenag Batu Gelar Rukyah Di Ngliyep'/><author><name>Sincerity of Islam Religion</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16256416355405845968</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='20' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_9T4sye0qpvw/SxfGiV-W8ZI/AAAAAAAAALI/D8g30Ug3Cts/S220/khatam+al+quran.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5291650180671211874.post-882719406176017825</id><published>2011-07-18T17:37:00.001+07:00</published><updated>2011-07-18T17:37:42.268+07:00</updated><title type='text'></title><content type='html'>جَزَاكَ الله خَيْرًا&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5291650180671211874-882719406176017825?l=generus313.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://generus313.blogspot.com/feeds/882719406176017825/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://generus313.blogspot.com/2011/07/blog-post_18.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5291650180671211874/posts/default/882719406176017825'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5291650180671211874/posts/default/882719406176017825'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://generus313.blogspot.com/2011/07/blog-post_18.html' title=''/><author><name>Sincerity of Islam Religion</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16256416355405845968</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='20' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_9T4sye0qpvw/SxfGiV-W8ZI/AAAAAAAAALI/D8g30Ug3Cts/S220/khatam+al+quran.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5291650180671211874.post-1269106997967962046</id><published>2011-07-18T17:35:00.002+07:00</published><updated>2011-07-19T03:29:02.314+07:00</updated><title type='text'>LDII menghukumi Najis di luar LDII?</title><content type='html'>Pertanyaan dari suatu website &lt;br /&gt;dari seseorang yang baru saja &lt;br /&gt;mengaji di LDII beserta &lt;br /&gt;jawaban yang cukup baik &lt;br /&gt;yang diberikan oleh seorang &lt;br /&gt;warga LDII yang sudah cukup lama mengaji di LDII: **********************************************************&lt;br /&gt;Assalamu alaikum ... Sebelumnya saya mo&lt;br /&gt;sampaikan sedikit latar&lt;br /&gt; belakang saya supaya mas &lt;br /&gt;bisa punya gambaran. Alhamdulillah saya sudah&lt;br /&gt; ngaji di LDII walaupun baru 2&lt;br /&gt;tahun , namun terus terang &lt;br /&gt;saya mejadi warga LDII karena &lt;br /&gt;pernikahan. artinya saya &lt;br /&gt;menjadi warga LDII karena istri saya dan keluarganya sudah&lt;br /&gt; lebih dahulu menjadi warga &lt;br /&gt;LDII . Tentu mas bisa &lt;br /&gt;memahami kondisi dan &lt;br /&gt;kesulitan yg saya hadapi&lt;br /&gt; dalam memahami dan menyikapi perbedaan perbedaan yang &lt;br /&gt;ada, baik secara pribadi &lt;br /&gt;(psikologis) dan keluarga &lt;br /&gt;besar saya yang bukan warga &lt;br /&gt;LDII. Alhamdulilah saya berhasil &lt;br /&gt;sampai di titik ini. Wacana&lt;br /&gt; perubahan paradigma ini &lt;br /&gt;merupakan angin segar dan &lt;br /&gt;ruang baru yang melegakan&lt;br /&gt; buat saya. Namun banyak hal dalam praktik yang belum&lt;br /&gt; berubah dan saya masih&lt;br /&gt; belum memahaminya. Oleh &lt;br /&gt;karenya saya mohon &lt;br /&gt;pencerahan. Dalam kesemptan ini saya &lt;br /&gt;ingin menanyakan mengenai &lt;br /&gt;hal hal yang membatalkan &lt;br /&gt;sholat, karena dalam praktik &lt;br /&gt;yg dilakukan di keluarga &lt;br /&gt;kami masih belum dapat saya pahami benar. contoh seperti&lt;br /&gt; berikut :&lt;br /&gt;1. Menggunakan sandal dari &lt;br /&gt;tempat wudhu sampai&lt;br /&gt; sajadah (dari kamar mandi &lt;br /&gt;sampai kamar tidur) apakah &lt;br /&gt;yg manjadi alasan dan apakah&lt;br /&gt; memang harus demikian ?&lt;br /&gt;2. Sajadah masih harus dialasi &lt;br /&gt;dengan plastik atau lainnya &lt;br /&gt;yang tidak tembus air. &lt;br /&gt;(padahal dimasjid tidak&lt;br /&gt; demikian) apakah yang &lt;br /&gt;menjadi alasanya dan apakah harus demikian.&lt;br /&gt;3. Sajadah dan tempat sholat &lt;br /&gt;dirumah tidak boleh dipakai &lt;br /&gt;oleh non warga LDII sekalipun&lt;br /&gt; famili. Sehinga famili yg&lt;br /&gt; kebetulan numpang sholat &lt;br /&gt;dirumah kami, disediakan sajadah dan tempat sholat&lt;br /&gt; tersendiri. Kemudian juga &lt;br /&gt;keluarga istri enggan&lt;br /&gt; melaksanakan sholah di&lt;br /&gt;rumah orang non warga LDII,&lt;br /&gt; termasuk dirumah orang tua saya. Demikian yg saya tanyakan &lt;br /&gt;dalam kesempatan ini. atas&lt;br /&gt; pencerahannya saya syukuri &lt;br /&gt;Alhamdullilah Jaza kumullohu khoiro ...&lt;br /&gt;Wasalamu alaikum ...&lt;br /&gt;**********************************************************&lt;br /&gt;Berikut jawaban yang &lt;br /&gt;diberikan di website tersebut: **********************************************************&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Assalamu alaikum&lt;br /&gt;1. Satu dari beberapa syarat &lt;br /&gt;syahnya sholat adalah badan,&lt;br /&gt; pakaian, dan tempat sholat &lt;br /&gt;suci dari najis. Salah satu&lt;br /&gt; sumber najis adalah air seni &lt;br /&gt;(air kencing), tinja, muntah dan darah. Kedua zat yang&lt;br /&gt; pertama saya sebutkan paling &lt;br /&gt;banyak terdapat di kamar&lt;br /&gt; mandi. Untuk mensucikan &lt;br /&gt;najis, kita menggunakan air.&lt;br /&gt; Prakteknya untuk mensucikan najis adalah &lt;br /&gt;mengguyurkan air ke tempat &lt;br /&gt;yang najis, sehingga najis&lt;br /&gt; terbawa oleh air ke tempat &lt;br /&gt;pembuangan (selokan/&lt;br /&gt;kakus). Air yang sudah terkena najis ini hukumnya &lt;br /&gt;menjadi najis, sedangkan &lt;br /&gt;tempat yang diguyur air&lt;br /&gt; menjadi suci. Jika kita buang air kecil atau&lt;br /&gt; besar, maka tempat &lt;br /&gt;keluarnya kotoran tersebut &lt;br /&gt;menjadi najis, termasuk tubuh &lt;br /&gt;kita yang terkena air seni dan&lt;br /&gt; tinja. Oleh karena itu sebaiknya saat kita buang air,&lt;br /&gt;bukalah setidaknya bagian &lt;br /&gt;bawah pakaian kita agar&lt;br /&gt; pakaian kita tidak terkena &lt;br /&gt;najis. Jika kita mengguyur tubuh &lt;br /&gt;kita yang terkena najis, maka&lt;br /&gt; tubuh kita yang terkena najis &lt;br /&gt;tersebut menjadi suci.&lt;br /&gt; Sayangnya, lantai kamar &lt;br /&gt;mandi mungkin masih najis, karena ada bekas-bekas air &lt;br /&gt;yang najis yang tidak masuk&lt;br /&gt;ke selokan dan tetap&lt;br /&gt; menggenang, walaupun &lt;br /&gt;sedikit. Artinya, kaki kita&lt;br /&gt; (setidaknya telapak kaki) masih najis. Oleh karena itu,&lt;br /&gt;agar badan kita tetap suci &lt;br /&gt;untuk bisa dipakai sholat, &lt;br /&gt;gunakanlah alas kaki seperti&lt;br /&gt; sendal atau bakiak. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Oh iya, ada&lt;br /&gt;baiknya menggunakan sandal/bakiak yang agak &lt;br /&gt;tinggi agar kesucian tetap bisa&lt;br /&gt; terjaga.&lt;br /&gt;2. Selanjutnya, mengenai &lt;br /&gt;keadaan di luar kamar mandi.&lt;br /&gt; Saat kita keluar kamar mandi,&lt;br /&gt;telapak kaki kita atau alas &lt;br /&gt;kaki yang kita gunakan &lt;br /&gt;membawa najis. Belum lagi kalau dari luar, mungkin kaki &lt;br /&gt;kita atau alas kaki yang kita&lt;br /&gt; gunakan membawa najis. &lt;br /&gt;Untuk hati-hatinya, maka&lt;br /&gt; semua lantai rumah dianggap&lt;br /&gt; najis. Sajadah, seperti kain lainnya, &lt;br /&gt;bersifat menyerap air. Jika&lt;br /&gt; kita sudah mencuci kaki, dan &lt;br /&gt;kaki kita ke sajadah,&lt;br /&gt; ditakutkan air yang masih ada &lt;br /&gt;di kaki kita merembes ke lantai yang najis, sehingga&lt;br /&gt; bagian atas sajadah yang kita&lt;br /&gt; gunakan untuk sholat &lt;br /&gt;menjadi najis. Oleh karena &lt;br /&gt;itulah dilapisi plastik yang suci&lt;br /&gt; agar air tidak merembes. Sedangkan di masjid, karena &lt;br /&gt;masjid sudah suci, maka tidak&lt;br /&gt; perlu sajadah lagi. Kalaupun &lt;br /&gt;maupun menggunakan &lt;br /&gt;sajadah, sajadah tersebut bisa&lt;br /&gt; dikatakan hanya bersifat hiasan saja.&lt;br /&gt;3. Sajadah dan tempat sholat &lt;br /&gt;BOLEH digunakan oleh orang&lt;br /&gt; yang bukan warga LDII. &lt;br /&gt;Syaratnya adalah harus benar-&lt;br /&gt;benar bisa menjaga najis. Salah &lt;br /&gt;satu contohnya adalah bersuci yang benar di kamar mandi, &lt;br /&gt;dan menggunakan alas kaki&lt;br /&gt; mulai dari kamar mandi ke&lt;br /&gt;tempat sholat. Yang sering &lt;br /&gt;kita jumpai, banyak orang&lt;br /&gt; yang kurang mutawarik (hati-hati), misalnya: sandal tidak mau dibasahi/&lt;br /&gt;disucikan cuci kaki dulu dengan kondisi&lt;br /&gt;kaki tetap terkena lantai, lalu&lt;br /&gt; baru memakai sendal sandal ditaruh di luar kamar &lt;br /&gt;mandi, lalu saat keluar dari&lt;br /&gt; kamar mandi baru pakai &lt;br /&gt;sendal saat menuju tempat sholat, &lt;br /&gt;menginjak lantai yang najis,&lt;br /&gt; baru menuju tempat sholat dll Mungkin karena ditakutkan &lt;br /&gt;tidak bisa menjaga najis, &lt;br /&gt;maka orang yang bukan&lt;br /&gt; warga LDII diberikan sajadah&lt;br /&gt;lain oleh keluarga Anda. Kalau&lt;br /&gt; diyakini sama-sama bisa menjaga najis, tidak perlu &lt;br /&gt;diberikan sajadah yang lain.&lt;br /&gt; Tapi, lagi-lagi ini tidak terjadi &lt;br /&gt;di semua kalangan LDII. Di &lt;br /&gt;LDII diajarkan untuk &lt;br /&gt;mengajari mana yang suci dan mana yang najis. Jadi&lt;br /&gt; semestinya tidak apa-apa &lt;br /&gt;untuk menggunakan sajadah&lt;br /&gt; yang sama. Buktinya, orang-&lt;br /&gt;orang LDII juga sholat di&lt;br /&gt;masjid yang bukan masjid LDII. Begitu juga sebaliknya, &lt;br /&gt;orang yang bukan warga LDII&lt;br /&gt; juga banyak yang sholat di&lt;br /&gt;masjid LDII, dan tidak ada aksi&lt;br /&gt;pel mengepel :). Bahkan di&lt;br /&gt;beberapa tempat, salah satunya adalah Masjid LDII &lt;br /&gt;Pondok Indah, saat sholat&lt;br /&gt; Jum'at, di sana lebih banyak &lt;br /&gt;orang non-LDII dibandingkan &lt;br /&gt;warga LDII sendiri (biasanya&lt;br /&gt; lebih dari 60% warga non- LDII), dan tidak aksi mengepel&lt;br /&gt; setelah sholat Jum'at selesai. Semoga penjelasan ini bisa&lt;br /&gt; membantu &lt;br /&gt;**********************************************************&lt;br /&gt;Ada satu tambahan dari saya. &lt;br /&gt;Munculnya buku "LDII After&lt;br /&gt;New Paradigm" bukan berarti&lt;br /&gt; dulunya LDII itu salah, &lt;br /&gt;melenceng, ataupun sesat. &lt;br /&gt;Hanya saja hal-hal seperti contoh di atas ini kadang kala&lt;br /&gt; tidak terlalu dijelaskan ke&lt;br /&gt;khalayak umum, sehingga &lt;br /&gt;khalayak umum bingung.&lt;br /&gt;Jadi, LDII After New Paradigm&lt;br /&gt; hanyalah merubah pola padang. Sedangkan inti&lt;br /&gt; pengajaran LDII dari dulu &lt;br /&gt;sampai sekarang tetap sama,&lt;br /&gt; yaitu mengkaji Qur'an Hadits&lt;br /&gt; secara murni, dengan tujuan &lt;br /&gt;bisa masuk SURGA, selamat dari api NERAKA (na'udzubillahi min&lt;br /&gt;dzalik).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Cukup sekian penjelasan dari kami, semoga memberikan pencerahan, manfaat dan barokah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Alhamdulillah Jaza Kollahu Khoiro ...&lt;br /&gt;amin&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;جَزَاكَ الله خَيْرًا&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5291650180671211874-1269106997967962046?l=generus313.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://generus313.blogspot.com/feeds/1269106997967962046/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://generus313.blogspot.com/2011/07/blog-post.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5291650180671211874/posts/default/1269106997967962046'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5291650180671211874/posts/default/1269106997967962046'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://generus313.blogspot.com/2011/07/blog-post.html' title='LDII menghukumi Najis di luar LDII?'/><author><name>Sincerity of Islam Religion</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16256416355405845968</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='20' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_9T4sye0qpvw/SxfGiV-W8ZI/AAAAAAAAALI/D8g30Ug3Cts/S220/khatam+al+quran.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5291650180671211874.post-7020868277161676426</id><published>2011-07-18T06:15:00.000+07:00</published><updated>2011-07-18T06:23:01.973+07:00</updated><title type='text'>Keroposnya keimanan di akhir zaman</title><content type='html'>Dengan perkembangan zaman&lt;br /&gt;seperti sekarang ini banyak&lt;br /&gt;pengaruh-pengaruh jelek,&lt;br /&gt;banyak pelanggaran-&lt;br /&gt;pelanggaran, banyak kemaksiatan-kemaksiatan&lt;br /&gt;tetapi dengan memiliki&lt;br /&gt;kefahaman agama yang kuat,&lt;br /&gt;jm tetap bisa menjaga dirinya,&lt;br /&gt;tidak terpengaruh dan&lt;br /&gt;memahami semua itu adalah lakok-lakon jahiliah, lakon-&lt;br /&gt;lakon iblis, lakon-lakon ahli&lt;br /&gt;neraka apalagi di era&lt;br /&gt;globalisasi ini banyak&lt;br /&gt;pengaruh negatif, seperti&lt;br /&gt;sekarang ini banyak buku- buku dan bacaan-bacaan&lt;br /&gt;beredar dengan cerita-cerita&lt;br /&gt;dan gambar-gambar yang&lt;br /&gt;menyenangkan dan&lt;br /&gt;menggiurkan sehingga&lt;br /&gt;mengalahkan acara-acara atau amalan-amalan yang bisa&lt;br /&gt;mendapatkan pahala dan&lt;br /&gt;meningkatkan kepahaman&lt;br /&gt;seperti menderes Alqur’an,&lt;br /&gt;dzikir, doa-doa, , mengaji dll. Yang ada dimedia elektronika&lt;br /&gt;seperti banyak acara-acara&lt;br /&gt;atau cerita sandiwara serial,&lt;br /&gt;sinetron, filem-filem yang&lt;br /&gt;asyik dan menyenangkan&lt;br /&gt;sehingga berat kalau sampai tidak melihat atau&lt;br /&gt;ketinggalan mengikuti alur&lt;br /&gt;ceritanya, akhirnya berani&lt;br /&gt;meninggalkan acara-acara&lt;br /&gt;ibadah seperti sholat&lt;br /&gt;berjamaah, acaar mengaji, acara sambung dll, bahkan&lt;br /&gt;kalau menontonnya sampai&lt;br /&gt;larut malam akhirnya tidak&lt;br /&gt;bisa doa malam bahkan sholat&lt;br /&gt;subuhnya kesiangan, oleh&lt;br /&gt;karena kecintaannya terhadap lahan-lahan lebih pol dari pada&lt;br /&gt;urusan ibadah, maka sedikit&lt;br /&gt;demi sedikit keimanannya&lt;br /&gt;menjadai lemah, apalagi yang&lt;br /&gt;sering ditayangkan dimedia&lt;br /&gt;elektronika tersebut banyak acara-acara maksiat seperti&lt;br /&gt;adegan percintaan/ pacaran&lt;br /&gt;adegan cium-ciuman, peluk-&lt;br /&gt;pelukan bahkan adegan&lt;br /&gt;ranjang. Dengan seringnya&lt;br /&gt;melihat dan menonton adegan-adegan seperti itu&lt;br /&gt;akhirnya mendorong hatinya&lt;br /&gt;ingin mempraktekkan seperti&lt;br /&gt;yang pernah dilihat, dan&lt;br /&gt;dengan pengaruh seperti itu&lt;br /&gt;akhirnya setiap ada kesempatan melanggar,&lt;br /&gt;karena keimanannya lemah&lt;br /&gt;berani berbuat pelanggaran&lt;br /&gt;lebih-lebih dengan banyaknya&lt;br /&gt;tempat-tempat persewaan&lt;br /&gt;VCD yang tidak hanya dikota- kota-kota besar tapi sekarang&lt;br /&gt;ini sudah masuk ke desa-desa&lt;br /&gt;bahkan diedarkan /&lt;br /&gt;ditawarkan kerumah-rumah&lt;br /&gt;maka jelas pengaruh&lt;br /&gt;negatifnya lebih besar lagi, sebab bisa dengan mudah&lt;br /&gt;memperoleh / menyewa&lt;br /&gt;setiap saat dengan bisa&lt;br /&gt;melihat sesuai dengan selera,&lt;br /&gt;apalagi adegan yang&lt;br /&gt;ditayangkan juga lebih bebas tanpa adanya kontrol dan&lt;br /&gt;sensor sehingga sudah sangat&lt;br /&gt;tidak pantas ditonton oleh&lt;br /&gt;orang-orang yang beriman,&lt;br /&gt;calon-calon ahli sorga, sebab&lt;br /&gt;itu tidak hanya tontonan lahan tapi itu jelas maksiat&lt;br /&gt;disamping itu juga termasuk&lt;br /&gt;pemborosan, mubadhir,&lt;br /&gt;Idhotul mal (menyia-nyiakan&lt;br /&gt;harta) apalagi kalau sampai&lt;br /&gt;pembelaannya kelendran maka dosanya lebih besara&lt;br /&gt;lagi, juga banyak terjadi diluar&lt;br /&gt;sana bermacam-macam&lt;br /&gt;pelanggaran seperti seorang&lt;br /&gt;laki-laki dan perempuan mula-&lt;br /&gt;mulanya hanya duduk berdampingan dalam&lt;br /&gt;kendaraan, lama-lama saling&lt;br /&gt;berkenalan akhirnya berani&lt;br /&gt;pegang-pegangan dan&lt;br /&gt;seterusnya. Adalagi seorang pegawai /&lt;br /&gt;karyawan yang tugas kerja&lt;br /&gt;diluar kota / luar pulau oleh&lt;br /&gt;karena bermalamnya di hotel,&lt;br /&gt;yang ada dan sengaja&lt;br /&gt;disuguhkan perempuan- perempuan pelacur lama-lama&lt;br /&gt;terpengaruh dan akhirnya&lt;br /&gt;terjadi pelanggaran zina. Dan&lt;br /&gt;juga terjadi diluar sana&lt;br /&gt;seorang laki-laki karena tidak&lt;br /&gt;merasa puas dengan istrinya sehingga mencari kepuasan&lt;br /&gt;diluar rumah(tempat-tempat&lt;br /&gt;wanita tuna susila) sebaliknya&lt;br /&gt;seorang perempuan yang&lt;br /&gt;tidak puas dengan suaminya&lt;br /&gt;akhirnya mencari kepuasan dengan laki-laki selain&lt;br /&gt;suaminya. Disamping itu kita&lt;br /&gt;supaya memahami masih&lt;br /&gt;banyak pengaruh lain yang&lt;br /&gt;bisa mempengaruhi keimanan&lt;br /&gt;yaitu tentang harta keduniaan yang mana sekarang ini&lt;br /&gt;perkembangan manusia&lt;br /&gt;semakin pesat, kebutuhan dan&lt;br /&gt;keperluan semakin banyak&lt;br /&gt;dan persaingan ekonomi&lt;br /&gt;semakin ketat sehingga seakan-akan manusia hanya&lt;br /&gt;semata-mata dituntut untuk&lt;br /&gt;bekerja keras agar bisa&lt;br /&gt;mencukupi kebutuhan/&lt;br /&gt;keperluan dan kesenangan,&lt;br /&gt;dan agar tidak kalah dengan manusia yang lain tanpa&lt;br /&gt;memperdulikan kewajiban&lt;br /&gt;pokok yaitu ibadah kepada&lt;br /&gt;Allah, maka kita supaya bisa&lt;br /&gt;memahami akan kedudukan&lt;br /&gt;dunia dan akhirat dipandang dari dalil-dalil Qur’an Hadist&lt;br /&gt;bahwa dunia itu adalah&lt;br /&gt;Mata’ul ghurur-Mata’ul qolil&lt;br /&gt;yang pasti akan kita&lt;br /&gt;tinggalkan, sedangkan akhirat&lt;br /&gt;adalah perkara yang pol yang kekal abadi selama-lamanya,&lt;br /&gt;Wal akhiratu khoiru wa abqo-&lt;br /&gt;Walalakhiratu khoirul laka&lt;br /&gt;minal ula, oleh karena itu&lt;br /&gt;walau kita sibuknya&lt;br /&gt;bagaimanapun, jangan sampai mengalahkan urusan&lt;br /&gt;ibadahnya, jangan sampai&lt;br /&gt;terlalu ngoyo, waktunya&lt;br /&gt;sehari-hari hanya disibukkan&lt;br /&gt;dan dihabiskan hanya untuk&lt;br /&gt;urusan kerja, urusan bisnis sehingga meninggalkan&lt;br /&gt;urusan agamanya, sholatnya&lt;br /&gt;terburu-buru kadang-kadang&lt;br /&gt;malah dirapel, ngajinya&lt;br /&gt;kelendran atau kadang-&lt;br /&gt;kadang ikut dalam pengajian tetapi karena capek sehingga&lt;br /&gt;selama acara ngantuk terus&lt;br /&gt;dan tidak konsentrasi dalam&lt;br /&gt;pengajian, demikian pula&lt;br /&gt;keluarganya/anak-anaknya&lt;br /&gt;tidak bisa terurus dan terkontrol pendidikan&lt;br /&gt;agamanya, akibatnya dirinya&lt;br /&gt;sendiri rugi, keluarganya juga&lt;br /&gt;rugi, ingatlah firman Allah&lt;br /&gt;yang artinya : Hai orang-orang yang beriman&lt;br /&gt;jangan sampai harta kamu&lt;br /&gt;dan anak-anakmu&lt;br /&gt;mengalahkan dari ingat&lt;br /&gt;kepada Allah(Al-munafiqun&lt;br /&gt;9). Maka kita dinasehati supaya&lt;br /&gt;betu-betul mengepolkan&lt;br /&gt;urusan ibadahnya, urusan&lt;br /&gt;perjuangan dari urusan lain,&lt;br /&gt;kita supaya betu-betul&lt;br /&gt;ditingkatkan ibadahnya, sholat jamaahnya lebih tertib,&lt;br /&gt;ngajinya lebih semangat, lebih&lt;br /&gt;senang mendengarkan&lt;br /&gt;nasehat, dzikirnya dan&lt;br /&gt;menderes Alqur’an nya lebih&lt;br /&gt;banyak, doa sepertiga malam lebih aktif dan lain-lain, lebih-&lt;br /&gt;lebih jm yang mempunyai&lt;br /&gt;dapukan baik sebagai KI,&lt;br /&gt;Pengurus, Mubaligh, Tim dll&lt;br /&gt;supaya lebih meningkatkan&lt;br /&gt;kefahamannya, ibadahnya dan semangat perjuangannya.&lt;br /&gt;Jangan sampai karena urusan-&lt;br /&gt;urusan kesibukan dunia&lt;br /&gt;akhirnya dirinya sendiri rugi&lt;br /&gt;dan jm nya tidak terurusi,&lt;br /&gt;sihingga jm kelihatannya besar, penginsafnya mbludak&lt;br /&gt;tapi kropos dalamnya,&lt;br /&gt;keimanannya lemah,&lt;br /&gt;kefahamannya tipis,&lt;br /&gt;ketaqwaannya hilang,&lt;br /&gt;akibatnya banyak yang terpengaruh luar jm, banyak&lt;br /&gt;yang nkh dengan orang luar,&lt;br /&gt;meninggalkan kewajiban&lt;br /&gt;tidak merasa dosa, berbuat&lt;br /&gt;pelanggaran dan maksiat&lt;br /&gt;tidak takut Neraka, orang- orang kaya jadi pelit, menjadi&lt;br /&gt;mubaligh takut melarat,&lt;br /&gt;punya menantu mubaligh&lt;br /&gt;takut tidak bisa memberi&lt;br /&gt;makan dan lain sebagainya,&lt;br /&gt;kalau orang jm sudah demikian ini keadaannya&lt;br /&gt;didunia akan mengalami&lt;br /&gt;kelemahan, kekalahan bahkan&lt;br /&gt;kehancuran dan akhirnya&lt;br /&gt;mendapat siksa, ingatlah&lt;br /&gt;sabda Rosululloh S.A.W yang artinya :&lt;br /&gt;Suatu saat nanti Allah akan&lt;br /&gt;mencabut rasa takut pada&lt;br /&gt;musuh-musuh kamu sekalian&lt;br /&gt;dan menjatuhkan Allah pada&lt;br /&gt;hati kamu sekalian rasa lemah, yaitu senang pada dunia dan&lt;br /&gt;takut mati (HR Abu Daud). kita dinasehati seperti ini&lt;br /&gt;supaya dipahami agar kita&lt;br /&gt;bisa tetap menetapi Qur'an&lt;br /&gt;hadist sampai tutup pol ajal&lt;br /&gt;matinya masing-masing bisa&lt;br /&gt;mempunyai keimanan dan kepahaman yang tinggi,&lt;br /&gt;ketaqwaaan yang kuat, bisa&lt;br /&gt;mengepolkan dalam urusan&lt;br /&gt;ibadah, urusan perjuangan,&lt;br /&gt;sehingga berhasil masuk Sorga&lt;br /&gt;dan terhindar dari Neraka dan kita tetap beryoni,&lt;br /&gt;berwibawa, jaya, guna,&lt;br /&gt;mulya lestari&lt;br /&gt;ilayaumilqiyamah.&lt;br /&gt;Ini adalah masalah agama /&lt;br /&gt;masalah ibadah / masalah akhirat, adapun masalah&lt;br /&gt;keduniaan / masalah&lt;br /&gt;kemasyarakatan kita sebagai&lt;br /&gt;warga negara Republik&lt;br /&gt;Indonesia supaya tunduk&lt;br /&gt;patuh kepada pemerintah yang sah berdasarkan Panca&lt;br /&gt;sila dan undang-undang dasar&lt;br /&gt;45 dan berbudi yang luhur&lt;br /&gt;agar menjadi warga negara&lt;br /&gt;yang baik. mohon maaf jika tidak&lt;br /&gt;berkenan... alhamdulillah&lt;br /&gt; jazakumullohu khoiro&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Catatan oleh MuDa - MuDi BOzOngGede pada 27 September 2009 jam&lt;br /&gt;18:50&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;جَزَاكَ الله خَيْرًا&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5291650180671211874-7020868277161676426?l=generus313.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://generus313.blogspot.com/feeds/7020868277161676426/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://generus313.blogspot.com/2011/07/keroposnya-keimanan-di-akhir-zaman.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5291650180671211874/posts/default/7020868277161676426'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5291650180671211874/posts/default/7020868277161676426'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://generus313.blogspot.com/2011/07/keroposnya-keimanan-di-akhir-zaman.html' title='Keroposnya keimanan di akhir zaman'/><author><name>Sincerity of Islam Religion</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16256416355405845968</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='20' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_9T4sye0qpvw/SxfGiV-W8ZI/AAAAAAAAALI/D8g30Ug3Cts/S220/khatam+al+quran.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5291650180671211874.post-1058327707642632926</id><published>2011-07-18T01:41:00.000+07:00</published><updated>2011-07-18T01:43:46.784+07:00</updated><title type='text'>LDII Mengkafirkan  Diluar  Kelompoknya?</title><content type='html'>Oleh: Bidang Dakwah LDII&lt;br /&gt;Karawang – http:// ldiikarawang.wordpress.com&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di dunia maya dengan mudah &lt;br /&gt;di jumpai keyword “LDII&lt;br /&gt; Sesat”, salah satu kesesatan &lt;br /&gt;yang dituduhkan pada LDII &lt;br /&gt;yaitu LDII mengkafirkan &lt;br /&gt;diluar kelompoknya. Itu semua adalah fitnah keji&lt;br /&gt; yang ditujukan pada LDII,&lt;br /&gt;semoga Alloh mengampuni &lt;br /&gt;pada dosa mereka. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;LDII &lt;br /&gt;sebagai ormas Islam yang &lt;br /&gt;bergerak dibidang Dakwah amar ma’ruf nahi mungkar &lt;br /&gt;berpedoman pada Al-Qur’an &lt;br /&gt;dan As-Sunnah. Sesuai Firman&lt;br /&gt; Alloh SWT dalam Surat Al-&lt;br /&gt;An’am : 153. ﻲِﻃﺍَﺮِﺻ ﺍَﺬـَﻫ َّﻥَﺃَﻭ&lt;br /&gt;ﺎًﻤﻴِﻘَﺘْﺴُﻣ&lt;br /&gt;َﻻَﻭ ُﻩﻮُﻌِﺒَّﺗﺎَﻓ&lt;br /&gt;َﻞُﺒُّﺴﻟﺍ ْﺍﻮُﻌِﺒَّﺘَﺗ&lt;br /&gt;ﻦَﻋ ْﻢُﻜِﺑ َﻕَّﺮَﻔَﺘَﻓ&lt;br /&gt;ْﻢُﻜِﻟَﺫ ِﻪِﻠﻴِﺒَﺳ ِﻪِﺑ ﻢُﻛﺎَّﺻَﻭ&lt;br /&gt;َﻥﻮُﻘَّﺘَﺗ ْﻢُﻜَّﻠَﻌَﻟ dan bahwa (yang Kami &lt;br /&gt;perintahkan) ini adalah jalan-&lt;br /&gt;Ku yang lurus, maka ikutilah &lt;br /&gt;dia; dan janganlah kamu&lt;br /&gt; mengikuti jalan-jalan (yang &lt;br /&gt;lain), karena jalan-jalan itu mencerai-beraikan kamu dari&lt;br /&gt; jalan-Nya. Yang demikian itu &lt;br /&gt;diperintahkan Alloh &lt;br /&gt;kepadamu agar kamu&lt;br /&gt; bertaqwa. (QS.6:153) dan sabda&lt;br /&gt; Rasulullah SAW yang terdapat di sahih Bukhari dan Muslim : ْﻢُﻜﻴِﻓ ُﺖْﻛَﺮَﺗ&lt;br /&gt;ﺍﻮُّﻠِﻀَﺗ ْﻦَﻟ ِﻦْﻳَﺮْﻣَﺃ&lt;br /&gt;ﺎَﻤِﻬِﺑ ْﻢُﺘْﻜَّﺴَﻤَﺗ ﺎَﻣ&lt;br /&gt;َﺔَّﻨُﺳَﻭ ِﻪَّﻠﻟﺍ َﺏﺎَﺘِﻛ&lt;br /&gt;ِﻪِّﻴِﺒَﻧ Telah aku tinggalkan untuk &lt;br /&gt;kalian, dua perkara yang &lt;br /&gt;kalian tidak akan sesat selama &lt;br /&gt;kalian berpegang teguh&lt;br /&gt; dengan keduanya; Kitabullah &lt;br /&gt;dan Sunnah Nabi-Nya. Alloh Melarang Hambanya &lt;br /&gt;Merasa Paling Benar &lt;br /&gt;Sendiri Untuk lebih jelasnya silahkan &lt;br /&gt;berkunjung ke: http:// ldiikarawang.wordpress.com&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5291650180671211874-1058327707642632926?l=generus313.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://generus313.blogspot.com/feeds/1058327707642632926/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://generus313.blogspot.com/2011/07/ldii-mengkafirkan-diluar-kelompoknya.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5291650180671211874/posts/default/1058327707642632926'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5291650180671211874/posts/default/1058327707642632926'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://generus313.blogspot.com/2011/07/ldii-mengkafirkan-diluar-kelompoknya.html' title='LDII Mengkafirkan  Diluar  Kelompoknya?'/><author><name>Sincerity of Islam Religion</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16256416355405845968</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='20' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_9T4sye0qpvw/SxfGiV-W8ZI/AAAAAAAAALI/D8g30Ug3Cts/S220/khatam+al+quran.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5291650180671211874.post-5092746023481886430</id><published>2011-01-09T16:34:00.000+07:00</published><updated>2011-01-09T16:38:26.262+07:00</updated><title type='text'>Pantaskah Kita Masuk Syurga?</title><content type='html'>Sholat dhuha cuma dua rakaat, qiyamullail (tahajjud) juga hanya dua rakaat, itu pun sambil terkantuk-kantuk. Sholat lima waktu? Sudahlah jarang di masjid, milih ayatnya yang pendek-pendek saja agar lekas selesai. Tanpa doa, dan segala macam puji untuk Allah, terlipatlah sajadah yang belum lama tergelar itu. Lupa pula dengan sholat rawatib sebelum maupun sesudah shalat wajib. Satu lagi, semua di atas itu belum termasuk catatan: “Kalau tidak terlambat” atau “Asal nggak bangun kesiangan”. Dengan sholat model begini, apa pantas mengaku ahli ibadah?Padahal Rasulullah dan para sahabat senantiasa mengisi malam-malamnya dengan derai tangis memohon ampunan kepada Allah. Tak jarang kaki-kaki mereka bengkak oleh karena terlalu lama berdiri dalam khusyuknya. Kalimat-kalimat pujian dan pinta tersusun indah seraya berharap Allah Yang Maha Mendengar mau mendengarkan keluh mereka. Ketika adzan berkumandang, segera para sahabat meninggalkan semua aktivitas menuju sumber panggilan, kemudian waktu demi waktu mereka habiskan untuk bersimpuh di atas sajadah-sajadah penuh tetesan air mata.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Baca Qur’an sesempatnya, itu pun tanpa memahami arti dan maknanya, apalagi meresapi hikmah yang terkandung di dalamnya. Ayat-ayat yang mengalir dari lidah ini tak sedikit pun membuat dada ini bergetar, padahal tanda-tanda orang beriman itu adalah ketika dibacakan ayat-ayat Allah maka tergetarlah hatinya. Hanya satu dua lembar ayat yang sempat dibaca sehari, itu pun tidak rutin. Kadang lupa, kadang sibuk, kadang malas. Yang begini ngaku beriman?Tidak sedikit dari sahabat Rasulullah yang menahan nafas mereka untuk meredam getar yang menderu saat membaca ayat-ayat Allah. Sesekali mereka terhenti, tak melanjutkan bacaannya ketika mencoba menggali makna terdalam dari sebaris kalimat Allah yang baru saja dibacanya. Tak jarang mereka hiasi mushaf di tangan mereka dengan tetes air mata. Setiap tetes yang akan menjadi saksi di hadapan Allah bahwa mereka jatuh karena lidah-lidah indah yang melafazkan ayat-ayat Allah dengan pemahaman dan pengamalan tertinggi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bersedekah jarang, begitu juga infak. Kalau pun ada, dipilih mata uang terkecil yang ada di dompet. Syukur-syukur kalau ada receh. Berbuat baik terhadap sesama juga jarang, paling-paling kalau sedang ada kegiatan bakti sosial, yah hitung-hitung ikut meramaikan. Sudah lah jarang beramal, amal yang paling mudah pun masih pelit, senyum. Apa sih susahnya senyum? Kalau sudah seperti ini, apa pantas berharap Kebaikan dan Kasih Allah?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Rasulullah adalah manusia yang paling dirindui, senyum indahnya, tutur lembutnya, belai kasih dan perhatiannya, juga pembelaannya bukan semata milik Khadijah, Aisyah, dan istri-istri beliau yang lain. Juga bukan semata teruntuk Fatimah dan anak-anak Rasulullah lainnya. Ia senantiasa penuh kasih dan tulus terhadap semua yang dijumpainya, bahkan kepada musuhnya sekali pun. Ia juga mengajarkan para sahabat untuk berlomba beramal shaleh, berbuat kebaikan sebanyak-banyaknya dan sebaik-baiknya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setiap hari ribut dengan tetangga. Kalau bukan sebelah kanan, ya tetangga sebelah kiri. Seringkali masalahnya cuma soal sepele dan remeh temeh, tapi permusuhan bisa berlangsung berhari-hari, kalau perlu ditambah sumpah tujuh turunan. Waktu demi waktu dihabiskan untuk menggunjingkan aib dan kejelekan saudara sendiri. Detik demi detik dada ini terus jengkel setiap kali melihat keberhasilan orang dan berharap orang lain celaka atau mendapatkan bencana. Sudah sedemikian pekatkah hati yang tertanam dalam dada ini? Adakah pantas hati yang seperti ini bertemu dengan Allah dan Rasulullah kelak?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Wajah indah Allah dijanjikan akan diperlihatkan hanya kepada orang-orang beriman yang masuk ke dalam surga Allah kelak. Tentu saja mereka yang berkesempatan hanyalah para pemilik wajah indah pula. Tak inginkah kita menjadi bagian kelompok yang dicintai Allah itu? Lalu kenapa masih terus bermuka masam terhadap saudara sendiri?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dengan adik tidak akur, kepada kakak tidak hormat. Terhadap orang tua kurang ajar, sering membantah, sering membuat kesal hati mereka, apalah lagi mendoakan mereka, mungkin tidak pernah. Padahal mereka tak butuh apa pun selain sikap ramah penuh kasih dari anak-anak yang telah mereka besarkan dengan segenap cinta. Cinta yang berhias peluh, air mata, juga darah. Orang-orang seperti kita ini, apa pantas berharap surga Allah?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dari ridha orang tua lah, ridha Allah diraih. Kaki mulia ibu lah yang disebut-sebut tempat kita merengkuh surga. Bukankah Rasulullah yang sejak kecil tak beribu memerintahkan untuk berbakti kepada ibu, bahkan tiga kali beliau menyebut nama ibu sebelum kemudian nama Ayah? Bukankah seharusnya kita lebih bersyukur saat masih bisa mendapati tangan lembut untuk dikecup, kaki mulia tempat bersimpuh, dan wajah teduh yang teramat hangat dan menyejukkan? Karena begitu banyak orang-orang yang tak lagi mendapatkan kesempatan itu. Ataukah harus menunggu Allah memanggil orang-orang terkasih itu hingga kita baru merasa benar-benar membutuhkan kehadiran mereka? Jangan tunggu penyesalan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Astaghfirullaah …&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;catatan akhir ramadhan&lt;br /&gt;Penulis: Bayu Gautama جَزَاكَ الله خَيْرًا&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5291650180671211874-5092746023481886430?l=generus313.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://generus313.blogspot.com/feeds/5092746023481886430/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://generus313.blogspot.com/2011/01/pantaskah-kita-masuk-syurga.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5291650180671211874/posts/default/5092746023481886430'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5291650180671211874/posts/default/5092746023481886430'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://generus313.blogspot.com/2011/01/pantaskah-kita-masuk-syurga.html' title='Pantaskah Kita Masuk Syurga?'/><author><name>Sincerity of Islam Religion</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16256416355405845968</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='20' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_9T4sye0qpvw/SxfGiV-W8ZI/AAAAAAAAALI/D8g30Ug3Cts/S220/khatam+al+quran.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5291650180671211874.post-3960688402430850073</id><published>2011-01-09T15:35:00.000+07:00</published><updated>2011-01-09T15:37:23.334+07:00</updated><title type='text'>Tahun Baru, kondom Laku Keras di Jombang</title><content type='html'>JOMBANG, KOMPAS.com — Belum jelas apakah ada korelasi positif antara tingginya penggunaan alat kontrasepsi dan malam pergantian tahun. Yang jelas, penjualan kondom di Jombang, Jawa Timur, meningkat drastis pada malam pergantian tahun 2010-2011.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yang agak menggelitik, sebagian besar pembeli berkategori remaja, yang diduga masih lajang. Karena banyaknya pembeli, ada apotek yang kehabisan stok, di antaranya Apotek Pelengkap di Jalan Juanda. Nanik (25), karyawan Apotek Pelengkap, mengatakan, sekitar dua hari, mulai Kamis (30/12/2010), penjualan kondom meningkat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;”Penjualan kondom sejak dua hari (menjelang malam Tahun Baru) memang naik,” kata Nanik. Padahal, pada hari-hari biasa, penjualan kondom di apotek tempatnya bekerja tidak sampai menghabiskan satu boks. Jumat pagi, telah terjual tiga boks kondom. Satu boks berisi 25 sachet yang masing-masing berisi tiga kondom. Jadi, tiga boks berarti 225 kondom.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebagian besar pembeli masih remaja kendati ada pula orang dewasa. Nanik menuturkan, ada modus yang digunakan pembeli kondom yang diduga berstatus pelajar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mereka berpura-pura menerima SMS. Setelah membaca SMS itu, pelajar tersebut meminta kondom. ”Mereka mengaku dititipi seseorang yang sudah beristri, misalnya, pamannya. Mungkin masih ada rasa malu kalau itu digunakan sendiri,” ia menjelaskan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Keadaan lebih kurang sama terjadi di Apotek Surya Medika, Jalan Wahid Hasyim. Nanang, pengelola apotek, mengutarakan, stok kondom di apoteknya sedang menipis. Meski demikian, dia beralasan, menipisnya stok kondom di apoteknya tidak saja karena laris di malam pergantian tahun, tetapi juga disebabkan tidak lancarnya distribusi. ”Ini sebenarnya hampir selalu terjadi di akhir tahun,” kata Nanang. (Sutono)&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5291650180671211874-3960688402430850073?l=generus313.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://generus313.blogspot.com/feeds/3960688402430850073/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://generus313.blogspot.com/2011/01/tahun-baru-kondom-laku-keras-di-jombang.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5291650180671211874/posts/default/3960688402430850073'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5291650180671211874/posts/default/3960688402430850073'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://generus313.blogspot.com/2011/01/tahun-baru-kondom-laku-keras-di-jombang.html' title='Tahun Baru, kondom Laku Keras di Jombang'/><author><name>Sincerity of Islam Religion</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16256416355405845968</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='20' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_9T4sye0qpvw/SxfGiV-W8ZI/AAAAAAAAALI/D8g30Ug3Cts/S220/khatam+al+quran.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5291650180671211874.post-3850954142330412419</id><published>2010-11-24T23:00:00.000+07:00</published><updated>2010-11-24T23:04:34.704+07:00</updated><title type='text'>Dialag kapolda Jatim dengan 38 Ormas</title><content type='html'>Pada hari kamis tanggal 21 oktober 2010, DPD LDII Jatim di undang dalam acara dialog kapolda jatim (Irjen. Pol. Badrudin Haiti) dengan 38 ormas Islam antara lain MUI, LDII, Muslima NU, Banser NU, HTI, JAT, Al irsyad as salafiyah dirumah makan Nur Pasific Surabaya. Alhamdulilah H. Ali Zuhdi dan H. Samiono sebagai perwakilan DPD LDII Jatim ditempat duduk satu meja dengan kapolda Jatim. Forum ini sangat bermanfaat karena LDII dianggap memiliki kedudukan yang strategis dalam membina umat dan ikut aktif dalam menciptakan ke amanan di masyarakat. Dan forum ini sangat bermanfaat untuk saling mengenal dengan ormas islam lain dan kegiatanya yang berhubungan dengan pengendalian keamanan.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5291650180671211874-3850954142330412419?l=generus313.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://generus313.blogspot.com/feeds/3850954142330412419/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://generus313.blogspot.com/2010/11/dialag-kapolda-jatim-dengan-38-ormas.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5291650180671211874/posts/default/3850954142330412419'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5291650180671211874/posts/default/3850954142330412419'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://generus313.blogspot.com/2010/11/dialag-kapolda-jatim-dengan-38-ormas.html' title='Dialag kapolda Jatim dengan 38 Ormas'/><author><name>Sincerity of Islam Religion</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16256416355405845968</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='20' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_9T4sye0qpvw/SxfGiV-W8ZI/AAAAAAAAALI/D8g30Ug3Cts/S220/khatam+al+quran.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5291650180671211874.post-5816614200842770928</id><published>2010-09-20T20:22:00.000+07:00</published><updated>2010-09-20T20:33:21.277+07:00</updated><title type='text'></title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_9T4sye0qpvw/TJdiiWkpKaI/AAAAAAAAASg/2q_ySQcAif0/s1600/arsip.gif"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 20px; height: 19px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_9T4sye0qpvw/TJdiiWkpKaI/AAAAAAAAASg/2q_ySQcAif0/s320/arsip.gif" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5518988210680179106" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;جَزَاكَ الله خَيْرًا&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5291650180671211874-5816614200842770928?l=generus313.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://generus313.blogspot.com/feeds/5816614200842770928/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://generus313.blogspot.com/2010/09/blog-post.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5291650180671211874/posts/default/5816614200842770928'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5291650180671211874/posts/default/5816614200842770928'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://generus313.blogspot.com/2010/09/blog-post.html' title=''/><author><name>Sincerity of Islam Religion</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16256416355405845968</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='20' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_9T4sye0qpvw/SxfGiV-W8ZI/AAAAAAAAALI/D8g30Ug3Cts/S220/khatam+al+quran.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_9T4sye0qpvw/TJdiiWkpKaI/AAAAAAAAASg/2q_ySQcAif0/s72-c/arsip.gif' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5291650180671211874.post-7102376833870182832</id><published>2010-09-20T19:34:00.000+07:00</published><updated>2010-09-20T19:35:04.093+07:00</updated><title type='text'>10 Pengaruh Buruk Facebook</title><content type='html'>Dampak negatif facebook pada remaja, pelajar dan anak anak. Dampak negatif facebook semakin hari semakin terasa, meski pun para facebookers banyak yang tidak menyadari akan pengaruh negati facebook ini. Mungkin karena sudah kecanduan dengan yang namanya facebook. Tapi justru inilah yang berbahaya, yang tidak disadari. Oke buat kamu para remaja dan pelajar serta anak anak, kamu harus tahu apa saja dampak negatif dari facebook ini. Karena pengguna facebook di dominasi oleh para remaja usia 14-24 tahun sebanyak 61,1%.&lt;br /&gt;1. Tidak peduli dengan sekitarnya&lt;br /&gt;Orang yang sudah kecanduan facebook terlalu asyik dengan dunianya sendiri (dunia yang diciptakannya) sehingga tidak peduli dengan orang lain dan lingkungan di sekitarnya. Seseorang yang telah kecanduan facebook sering mengalami hal ini. Tidak peduli dengan lingkungan sekitar, dunianya berubah menjadi dunia facebook. Ada yang bilang autis Haha, lebay&lt;br /&gt;2. Kurangnya sosialisasi dengan lingkungan&lt;br /&gt;Ini dampak dari terlalu sering dan terlalu lama bermain facebook. Ini cukup mengkhawatirkan bagi perkembangan kehidupan sosial si anak. Mereka yang seharusnya belajar sosialisai dengan lingkungan justru lebih banyak menghabiskan waktu lebih banyak di dunia maya bersama teman teman facebooknya yang rata rata membahas sesuatu yang nggak penting. Akibatnya kemampuan verbal si anak menurun. Tentu yang dimaksud autis di sini bukan dalam arti yang sebenarnya.&lt;br /&gt;3. Menghamburkan uang&lt;br /&gt;Akses internet untuk membuka facebook jelas berpengaruh terhadap kondisi keuangan (terlebih kalau akses dari warnet). Dan biaya internet di Indonesia yang cenderung masih mahal bila dibanding negara negara lain (mereka sudah banyak yg garatis). Ini sudah bisa dikategorikan sebagai pemborosan, karena tidak produktif. Lain soal jika mereka menggunakannya untuk kepentingan bisnis.&lt;br /&gt;4. Mengganggu kesehatan&lt;br /&gt;Terlalu banyak nongkrong di depan monitor tanpa melakukan kegiatan apa pun, tidak pernah olah raga sangat beresiko bagi kesehatan. Penyakit akan mudah datang. Telat makan dan tidur tidak teratur. Obesitas (kegemukan), penyakit lambung (pencernaan), dan penyakit mata adalah gangguan kesehatan yang paling mungkin terjadi.&lt;br /&gt;5. Berkurangnya waktu belajar&lt;br /&gt;Ini sudah jelas, terlalu lama bermain facebook akan mengurangi jatah waktu belajar si anak sebagai pelajar. Bahkan ada beberapa yang masih asyik bermain facebook saat di sekolah. Ayo ngaku..! "sorry yaw, aQ off dulu, Coz, ada guru nieh..!" Pernah menemukan yang seperti itu..?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;6. Kurangnya perhatian untuk keluarga&lt;br /&gt;Keluarga di rumah adalah nomor satu. Slogan tersebut tidak lagi berlaku bagi para facebookers. Buat mereka temen temen di facebook adalah nomor satu. Tidak jarang perhatian mereka terhadap keluarga menjadi berkurang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;7. Tersebarnya data pribadi&lt;br /&gt;Beberapa facebookers memberikan data data mengenai dirinya dengan sangat detail. Biasanya ini untuk orang yang baru kenal internet hanya sebatas facebook saja. Mereka tidak tahu resikonya menyebarkan data pribadi di internet. Ingat data data di internet mudah sekali bocor, apalagi facebook yang gampang sekali di hack!&lt;br /&gt;8. Mudah menemukan sesuatu berbau pornografi dan sex&lt;br /&gt;Mudah sekali bagi para facebookers menemukan sesuatu yang berbau porno dan esex esex. Karena kedua hal itu yang paling banyak dicari di internet dan juga paling mudah ditemukan. nah, inilah fakta tidak dewasanya pengguna intenet Indonesia. Hanya mengguankan internet untuk mencari konten "berlendir". Di facebook akan sangat mudah menemukan grup sex, grup tante kesepian, grup cewek bispak dsb.&lt;br /&gt;9. Rawan terjadinya perselisihan&lt;br /&gt;Tidak adanya kontrol dari pengelola facebook terhadap para anggotnay dan ketidak dewasaan pengguna facebook itu sendiri membuat pergesekan antar facebookers sering sekali terjadi.Contoh paling fenomenal adalah kasusnya "Evan Brimob" beberapa waktu lalu. Kalao kamu nggak tahu Evan Brimob, beeuuh, ketinggalan berita nih..! Evan Brimob adalah seorang anggota kepolisian yang baru kenal facebook. Silakan dicari aja di google mengenai Evan Brimob dengan statementnya yang kontroversi: "Polisi nggak butuh masyarakat".&lt;br /&gt;10. Awas penipuan..!&lt;br /&gt;Seperti media media lainnya, facebook juga rawan terhadap penipuan. Apalagi bagi anak anak yang kurang mengerti tentang seluk beluk dunia internet. Bagi si penipu sendiri, kondisi dunia maya yang serba anonim jelas sangat menguntungkan.جَزَاكَ الله خَيْرًا&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5291650180671211874-7102376833870182832?l=generus313.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://generus313.blogspot.com/feeds/7102376833870182832/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://generus313.blogspot.com/2010/09/10-pengaruh-buruk-facebook.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5291650180671211874/posts/default/7102376833870182832'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5291650180671211874/posts/default/7102376833870182832'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://generus313.blogspot.com/2010/09/10-pengaruh-buruk-facebook.html' title='10 Pengaruh Buruk Facebook'/><author><name>Sincerity of Islam Religion</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16256416355405845968</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='20' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_9T4sye0qpvw/SxfGiV-W8ZI/AAAAAAAAALI/D8g30Ug3Cts/S220/khatam+al+quran.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5291650180671211874.post-8950406845394075244</id><published>2010-09-20T19:27:00.000+07:00</published><updated>2010-09-20T19:31:01.783+07:00</updated><title type='text'>Setiap Wanita Itu Cantik........</title><content type='html'>Seorang anak laki-laki bertanya kepada ibunya "Mengapa engkau menangis?""Karena aku seorang wanita," dia berkata kepada anaknya."Aku tidak mengerti," jawab anak laki-laki tersebut. Sang ibu memeluk anaknya dan berkata "Dan kau tidak akan pernah mengerti"Kemudian anak laki-laki tersebut bertanya kepada ayahnya "Mengapa ibu menangis tanpa ada alasan?""Semua wanita menangis tanpa ada alasan," hanya itu yang bisa dikatakan ayahnya.Anak laki-laki itu tumbuh dan menjadi seorang laki-laki dewasa, dan tetap merasa heran mengapa wanita menangis.Akhirnya dia menelepon Tuhan, dan ketika sudah terhubung, dia bertanya, "Tuhan, mengapa wanita begitu mudah menangis?"Tuhan berkata "Aku menciptakan wanita istimewa. Aku menciptakan baginya bahu yang kuat untuk memikul beban dunia, tapi begitu lembut sehingga dapat memberikan kenyamanan.""Aku memberinya kekuatan untuk melahirkan dan menahan penolakan yang kerap muncul dari anak-anaknya""Aku memberinya keteguhan yang membuatnya dapat tetap bertahan di saat semua orang sudah menyerah, dan tetap memperhatikan keluarganya tanpa mengeluh saat sedang lelah maupun sakit.""Aku memberinya kepekaan untuk mencintai anak-anaknya dalam keadaan apapun, meskipun mereka menyakitinya.""Aku memberinya kekuatan untuk bisa memaklumi kesalahan-kesalahan suaminya, menciptakannya dari tulang rusuk suaminya untuk melindungi hatinya""Aku memberinya kearifan untuk mengetahui bahwa seorang suami yang baik tidak akan pernah menyakiti istrinya, tetapi kadang-kadang menguji kekuatan dan ketetapan hatinya untuk tetap teguh mendampingi suaminya""Dan akhirnya, Aku memberinya air mata untuk dicurahkan. Ini khusus miliknya untuk digunakan kapanpun diperlukan.""Kau lihat: Kecantikan seorang wanita tidak terletak pada pakaian yang dikenakannya, penampilan fisiknya, atau cara dia menyisir rambutnya.""Kecantikan seorang wanita dapat dilihat melalui matanya, karena mata adalah pintu menuju hatinya, tempat dimana cinta bersemayam جَزَاكَ الله خَيْرًا&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5291650180671211874-8950406845394075244?l=generus313.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://generus313.blogspot.com/feeds/8950406845394075244/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://generus313.blogspot.com/2010/09/setiap-wanita-itu-cantik.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5291650180671211874/posts/default/8950406845394075244'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5291650180671211874/posts/default/8950406845394075244'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://generus313.blogspot.com/2010/09/setiap-wanita-itu-cantik.html' title='Setiap Wanita Itu Cantik........'/><author><name>Sincerity of Islam Religion</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16256416355405845968</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='20' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_9T4sye0qpvw/SxfGiV-W8ZI/AAAAAAAAALI/D8g30Ug3Cts/S220/khatam+al+quran.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5291650180671211874.post-8941812026563270783</id><published>2010-09-04T17:16:00.000+07:00</published><updated>2010-09-04T17:17:00.861+07:00</updated><title type='text'>Nenek Pemungut Daun</title><content type='html'>Dahulu di sebuah kota di Madura, ada seorang nenek tua penjual bunga cempaka. Ia menjual bunganya di pasar, setelah berjalan kaki cukup jauh. Usai jualan, ia pergi ke masjid Agung di kota itu. Ia berwudhu, masuk masjid, dan melakukan salat Zhuhur. Setelah membaca wirid sekedarnya, ia keluar masjid dan membungkuk-bungkuk di halaman masjid. Ia mengumpulkan dedaunan yang berceceran di halaman masjid. Selembar demi selembar dikaisnya. Tidak satu lembar pun ia lewatkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tentu saja agak lama ia membersihkan halaman masjid dengan cara itu. Padahal matahari Madura di siang hari sungguh menyengat. Keringatnya membasahi seluruh tubuhnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Banyak pengunjung masjid jatuh iba kepadanya. Pada suatu hari Takmir masjid memutuskan untuk membersihkan dedaunan itu sebelum perempuan tua itu datang.&lt;br /&gt;Pada hari itu, ia datang dan langsung masuk masjid. Usai salat, ketika ia ingin melakukan pekerjaan rutinnya, ia terkejut. Tidak ada satu pun daun terserak di situ. Ia kembali lagi ke masjid dan menangis dengan keras. Ia mempertanyakan mengapa daun-daun itu sudah disapukan sebelum kedatangannya. Orang-orang menjelaskan bahwa mereka kasihan kepadanya. "Jika kalian kasihan kepadaku," kata nenek itu, "Berikan kesempatan kepadaku untuk membersihkannya."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Singkat cerita, nenek itu dibiarkan mengumpulkan dedaunan itu seperti biasa.&lt;br /&gt;Seorang kiai terhormat diminta untuk menanyakan kepada perempuan itu mengapa ia begitu bersemangat membersihkan dedaunan itu. Perempuan tua itu mau menjelaskan sebabnya dengan dua syarat: pertama, hanya Kiai yang mendengarkan rahasianya; kedua, rahasia itu tidak boleh disebarkan ketika ia masih hidup.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sekarang ia sudah meninggal dunia, dan Anda dapat mendengarkan rahasia itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Saya ini perempuan bodoh, pak Kiai," tuturnya. "Saya tahu amal-amal saya yang kecil itu mungkin juga tidak benar saya jalankan. Saya tidak mungkin selamat pada hari akhirat tanpa syafaat Kanjeng Nabi Muhammad. Setiap kali saya mengambil selembar daun, saya ucapkan satu salawat kepada Rasulullah. Kelak jika saya mati, saya ingin Kanjeng Nabi menjemput saya. Biarlah semua daun itu bersaksi bahwa saya membacakan salawat kepadanya." جَزَاكَ الله خَيْرًا&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5291650180671211874-8941812026563270783?l=generus313.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://generus313.blogspot.com/feeds/8941812026563270783/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://generus313.blogspot.com/2010/09/nenek-pemungut-daun.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5291650180671211874/posts/default/8941812026563270783'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5291650180671211874/posts/default/8941812026563270783'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://generus313.blogspot.com/2010/09/nenek-pemungut-daun.html' title='Nenek Pemungut Daun'/><author><name>Sincerity of Islam Religion</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16256416355405845968</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='20' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_9T4sye0qpvw/SxfGiV-W8ZI/AAAAAAAAALI/D8g30Ug3Cts/S220/khatam+al+quran.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5291650180671211874.post-7899849952455821634</id><published>2010-09-04T17:15:00.002+07:00</published><updated>2010-09-04T17:16:12.815+07:00</updated><title type='text'>Wudhu Zhahir dan Wudhu Bathin</title><content type='html'>Seorang ahli ibadah bernama Isam bin Yusuf, dia sangat warak dan sangat khusyuk sholatnya. Namun dia selalu khawatir kalau-kalau ibadahnya kurang khusyuk dan selalu bertanya kepada orang yang dianggapnya lebih ibadahnya, demi untuk memperbaiki dirinya yang selalu dirasakan kurang khusyuk.&lt;br /&gt;Pada suatu hari, Isam menghadiri majlis seorang abid bernama Hatim Al-Isam dan bertanya : "Wahai Aba Abdurrahman, bagaimanakah caranya tuan sholat?"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hatim berkata : "Apabila masuk waktu solat aku berwudhu’ zahir dan batin."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Isam bertanya, "Bagaimana wudhu’ zahir dan batin itu?"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hatim berkata, "Wudhu’ zahir sebagaimana biasa, yaitu membasuh semua anggota wudhu’ dengan air.&lt;br /&gt;Sementara wudhu’ batin ialah membasuh anggota dengan tujuh perkara :-&lt;br /&gt;1. Bertaubat&lt;br /&gt;2. Menyesali dosa yang dilakukan&lt;br /&gt;3. Tidak tergila-gilakan dunia&lt;br /&gt;4. Tidak mencari / mengharap pujian orang (riya’)&lt;br /&gt;5. Tinggalkan sifat berbangga&lt;br /&gt;6. Tinggalkan sifat khianat dan menipu&lt;br /&gt;7. Meninggalkan sifat dengki&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seterusnya Hatim berkata, "Kemudian aku pergi ke masjid, aku bersiap shalat dan menghadap kiblat. Aku berdiri dengan penuh kewaspadaan dan aku bayangkan Allah ada di hadapanku, syurga di sebelah kananku, neraka di sebelah kiriku, malaikat maut berada di belakangku, dan aku bayangkan pula bahwa aku seolah-olah berdiri di atas titian ‘Sirratul Mustaqim’ dan aku menganggap bahwa shalatku kali ini adalah shalat terakhirku, kemudian aku berniat dan bertakbir dengan baik.&lt;br /&gt;Setiap bacaan dan doa dalam shalat ku fahami maknanya, kemudian aku ruku’ dan sujud dengan tawadhu’, aku bertasyahud dengan penuh pengharapan dan aku memberi salam dengan ikhlas.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Beginilah aku bershalat selama 30 tahun."&lt;br /&gt;Tatkala Isam mendengar, menangislah dia karena membayangkan ibadahnya yang kurang baik bila dibandingkan dengan Hatim. جَزَاكَ الله خَيْرًا&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5291650180671211874-7899849952455821634?l=generus313.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://generus313.blogspot.com/feeds/7899849952455821634/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://generus313.blogspot.com/2010/09/wudhu-zhahir-dan-wudhu-bathin.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5291650180671211874/posts/default/7899849952455821634'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5291650180671211874/posts/default/7899849952455821634'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://generus313.blogspot.com/2010/09/wudhu-zhahir-dan-wudhu-bathin.html' title='Wudhu Zhahir dan Wudhu Bathin'/><author><name>Sincerity of Islam Religion</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16256416355405845968</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='20' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_9T4sye0qpvw/SxfGiV-W8ZI/AAAAAAAAALI/D8g30Ug3Cts/S220/khatam+al+quran.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5291650180671211874.post-715986591020155419</id><published>2010-09-04T17:15:00.001+07:00</published><updated>2010-09-04T17:15:30.618+07:00</updated><title type='text'>Tuhan Pun Bingung</title><content type='html'>Syahdan di suatu hari Tuhan berkata pada malaikat, “Hai malaikat, tidakkah kau tahu bahwa hambaKu setiap hari selalu mencariku tetapi bukan untuk mengenalKu melainkan karena Aku dipaksa-paksa dan diatur-atur mereka untuk memenuhi hajat hidupnya. Di dalam hati mereka selalu bunyi : semoga ini semoga itu, sesuai dengan selera mereka. Bahkan ada yang menggedor-gedor pintuKu memaksaKu untuk mengabulkan doanya, yang lebih parah ada yang menggugat kemahaanKu karena keinginan mereka tidak sesuai dengan kenyataan yang ada.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Terus bagaimana ya Tuhan ?”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Aku ingin bersembunyi malaikatKu, tapi aku bingung akan kemana bersembunyi di mana ?”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Bersembunyi saja di gunung yang tertinggi, pasti hambaMu tidak akan bisa menemukanMu.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Itu dulu malaikat, sekarang teknologi mereka sudah bisa mencapai puncak gunung yang paling tinggi sekalipun.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Kalau begitu Engku bersembunyi saja di dasar laut yang terdalam, pasti hambaMu tidak akan bisa menemukanMu.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Itu juga dulu malaikat, sekarang teknologi mereka sudah bisa mencapai dasar laut yang paling dalam sekalipun.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Kalau masih ketahuan, bersembunyi sajalah di Bulan jangan di Bumi, pasti di tempat yang ini hambaMu tidak akan bisa menemukanMu.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Itu juga dulu malaikat, sekarang teknologi mereka sudah bisa mencapai Bulan.&lt;br /&gt;”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Saya yakin di tempat yang satu ini mereka tidak bisa menemukanmu.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Di mana itu malaikatKu ?”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Ya... di hati hambaMu sendiri Tuhanku.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Aha.. kurasa engkau benar MalaikatKu, Aku akan bersembunyi di dalam hati hambaKu, niscaya akan jarang sekali yang bisa menemukanKu. Karena biasanya mereka mencariKu di luar diri mereka.” جَزَاكَ الله خَيْرًا&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5291650180671211874-715986591020155419?l=generus313.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://generus313.blogspot.com/feeds/715986591020155419/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://generus313.blogspot.com/2010/09/tuhan-pun-bingung.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5291650180671211874/posts/default/715986591020155419'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5291650180671211874/posts/default/715986591020155419'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://generus313.blogspot.com/2010/09/tuhan-pun-bingung.html' title='Tuhan Pun Bingung'/><author><name>Sincerity of Islam Religion</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16256416355405845968</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='20' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_9T4sye0qpvw/SxfGiV-W8ZI/AAAAAAAAALI/D8g30Ug3Cts/S220/khatam+al+quran.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5291650180671211874.post-8437792596817425825</id><published>2010-09-04T17:13:00.000+07:00</published><updated>2010-09-04T17:14:49.612+07:00</updated><title type='text'>Rosululloh dan Pengemis</title><content type='html'>Di sudut pasar Madinah ada seorang pengemis Yahudi buta yang setiap&lt;br /&gt;harinya selalu berkata kepada setiap orang yang mendekatinya, "Wahai&lt;br /&gt;saudaraku, jangan dekati Muhammad, dia itu orang gila, dia itu&lt;br /&gt;pembohong, dia itu tukang sihir, apabila kalian mendekatinya maka&lt;br /&gt;kalian&lt;br /&gt;akan dipengaruhinya".&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Namun, setiap pagi Muhammad Rasulullah SAW mendatanginya dengan&lt;br /&gt;membawakan&lt;br /&gt;makanan, dan tanpa berucap sepatah kata pun Rasulullah SAW menyuapkan&lt;br /&gt;makanan yang dibawanya kepada pengemis itu&lt;br /&gt;sedangkan pengemis itu tidak mengetahui bahwa yang menyuapinya itu&lt;br /&gt;adalah&lt;br /&gt;Rasulullah SAW.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Rasulullah SAW melakukan hal ini setiap hari sampai beliau wafat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah wafatnya Rasulullah SAW praktis tidak ada lagi orang yang&lt;br /&gt;membawakan makanan setiap pagi kepada pengemis Yahudi buta itu. Suatu&lt;br /&gt;hari&lt;br /&gt;! sahabat terdekat Rasulullah SAW yakni Abubakar RA berkunjung ke rumah&lt;br /&gt;anaknya Aisyah RA yan g tidak lain tidak bukan merupakan istri&lt;br /&gt;Rasulullah&lt;br /&gt;SAW dan beliau bertanya kepada anaknya itu,&lt;br /&gt;"Anakku, adakah kebiasaan kekasihku yang belum aku kerjakan?". Aisyah&lt;br /&gt;RA&lt;br /&gt;menjawab, "Wahai ayah, engkau adalah seorang ahli sunnah dan hampir&lt;br /&gt;tidak&lt;br /&gt;ada satu kebiasaannya pun yang belum ayah lakukan kecuali satu saja".&lt;br /&gt;Apakah Itu?", tanya Abubakar RA.&lt;br /&gt;"Setiap pagi Rasulullah SAW selalu pergi keujung pasar dengan&lt;br /&gt;membawakan makanan untuk seorang pengemis Yahudi buta yang ada di&lt;br /&gt;sana",&lt;br /&gt;kata Aisyah RA.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Keesokan harinya Abubakar RA pergi ke pasar dengan membawa makanan&lt;br /&gt;untuk&lt;br /&gt;diberikan kepada pengemis itu. Abubakar RA mendatangi pengemis itu lalu&lt;br /&gt;memberikan makanan itu kepadanya. Ketika Abubakar RA mulai menyuapinya,&lt;br /&gt;si pengemis marah sambil menghardik, "Siapakah kamu ?".&lt;br /&gt;Abubakar RA menjawab, "Aku orang yang biasa."&lt;br /&gt;"Bukan! Engkau bukan ora! ng yang biasa mendatangiku", bantah si pengemis&lt;br /&gt;buta&lt;br /&gt;itu.&lt;br /&gt;"Apabila ia datang kepadaku tidak susah tangan ini memegang dan tidak&lt;br /&gt;susah&lt;br /&gt;mulut ini mengunyah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Orang yang biasa mendatangiku itu selalu menyuapiku, tapi terlebih&lt;br /&gt;dahulu&lt;br /&gt;dihaluskannya makanan tersebut setelah itu ia berikan padaku", pengemis&lt;br /&gt;itu&lt;br /&gt;melanjutkan perkataannya.&lt;br /&gt;Abubakar RA tidak dapat menahan air matanya, ia menangis sambil berkata&lt;br /&gt;kepada pengemis itu,&lt;br /&gt;"Aku memang bukan orang yang biasa datang padamu.&lt;br /&gt;Aku adalah salah seorang dari sahabatnya,&lt;br /&gt;orang yang mulia itu telah tiada. Ia adalah Muhammad Rasulullah SAW".&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seketika itu juga pengemis itu pun menangis mendengar&lt;br /&gt;penjelasan Abubakar RA, dan kemudian berkata, "Benarkah demikian?&lt;br /&gt;Selama ini&lt;br /&gt;aku selalu menghinanya, memfitnahnya, ia tidak pernah memarahiku&lt;br /&gt;sedikitpun,&lt;br /&gt;ia mendatangiku dengan membawa makanan setiap pagi, ia begitu mulia....&lt;br /&gt;" Pengemis Yahudi buta tersebut akhirnya bersyahadat di hadapan&lt;br /&gt;Abubakar RA&lt;br /&gt;saat itu juga dan sejak hari itu menjadi muslim. جَزَاكَ الله خَيْرًا&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5291650180671211874-8437792596817425825?l=generus313.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://generus313.blogspot.com/feeds/8437792596817425825/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://generus313.blogspot.com/2010/09/rosululloh-dan-pengemis.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5291650180671211874/posts/default/8437792596817425825'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5291650180671211874/posts/default/8437792596817425825'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://generus313.blogspot.com/2010/09/rosululloh-dan-pengemis.html' title='Rosululloh dan Pengemis'/><author><name>Sincerity of Islam Religion</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16256416355405845968</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='20' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_9T4sye0qpvw/SxfGiV-W8ZI/AAAAAAAAALI/D8g30Ug3Cts/S220/khatam+al+quran.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5291650180671211874.post-992093848633315067</id><published>2010-09-04T17:11:00.000+07:00</published><updated>2010-09-04T17:13:48.863+07:00</updated><title type='text'>MAAF</title><content type='html'>Pada saat Nabi Muhammad masih di Makkah, disaat2 kamu Quraisy yang masih Kafir (tidak bersyukur adalah terjemahan asli dari Kufr, lawan kata Syukur atau Syukr), beliau memberikan nasehat2, dakwah, peringatan2, dan ajakan kepada semua orang yang beliau kenal untuk mengimani Tuhan dengen sepenuhnya.&lt;br /&gt;Ada salah seorang kaum Quraisy saat itu yang sangat membenci Muhammad, ibarat sudah mendarah daging kebencian yang ada di hatinya kepada Nabi yang suci ini.&lt;br /&gt;Kebetulan rumahnya berada ditepi jalan yang biasa ditempuh oleh Rasulullah kalau mau bersilaturahmi kepada sahabat2nya.&lt;br /&gt;Yang terjadi adalah, setiap Rasulullah lewat rumahnya, pasti akan langsung kedengaran suaranya yang meludah ketanah, keras dan berulang, diiringi dengan umpatan2 yang terkadang didengar atau terkadang tidak didengar oleh rasulullah. Dan ini berlangsung sudah lama dan setiap hari.&lt;br /&gt;Sampai suatu hari, saat rasulullah lewat jalan itu, tidak terdengar suara 'langganan' yang sering beliau dengar dari rumah tersebut. Rasulullah tersenyum, mungkin pikirnya orang tersebut sedang ada keperluan. Tapi sudah beberapa hari, gak juga muncul suara tersebut, Rasulullah heran. Beliau merasakan ada yang tidak beres dengan orang tersebut. Akhirnya rasulullah bertanya2 kepada orang2 disekitar daerah itu, kemanakah gerangan orang tersebut?&lt;br /&gt;Kebanyakan orang2 lebih heran lagi, kenapa Muhammad bertanya tentang orang yang sudah jelas2 sangat membencinya, dan kebenciannya itu sering ditunjukkan secara nyata. Tapi mereka toh akhirnya memberi-tahukan juga kepada Rasulullah letak rumah orang tersebut.&lt;br /&gt;Akhirnya Rasulullah mendatangi kerumahnya. Didapati oleh beliau, bahwa orang yang sering meludahi dan memaki2nya tersebut sedang berbaring sendirian, dalam keadaan sakit. Rasulullah akhirnya masuk kerumah orang tersebut, sembari tersenyum tulus dan memegang tangannya dengan penuh kasih, sambil didoakan agar segera sembuh.&lt;br /&gt;Orang itu tiba2 menangis, dan berkata: "Wahai Muhammad... Saat aku sakit, orang2 yang aku hormati, yang aku hargai, yang aku puji2, tidak ada satupun yang menjengukku. Tapi engkau Muhammad, orang yang selalu kubenci dengan segenap darah dan hatiku, yang setiap saat melihatmu tidak pernah aku tidak memakimu, meludahimu, tapi cuma engkau yang datang menjengukku. Sungguh Mulia hatimu Muhammad. Sungguh mulia apa yang engkau ajarkan. Dan saksikan wahai saudaraku, mulai sekarang, aku bersaksi bahwa Tidak ada Tuhan melainkan Allah, dan Engkau adalah utusanNya.." جَزَاكَ الله خَيْرًا&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5291650180671211874-992093848633315067?l=generus313.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://generus313.blogspot.com/feeds/992093848633315067/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://generus313.blogspot.com/2010/09/maaf.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5291650180671211874/posts/default/992093848633315067'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5291650180671211874/posts/default/992093848633315067'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://generus313.blogspot.com/2010/09/maaf.html' title='MAAF'/><author><name>Sincerity of Islam Religion</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16256416355405845968</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='20' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_9T4sye0qpvw/SxfGiV-W8ZI/AAAAAAAAALI/D8g30Ug3Cts/S220/khatam+al+quran.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5291650180671211874.post-5555583257012751343</id><published>2010-08-12T14:36:00.000+07:00</published><updated>2010-08-12T14:37:36.855+07:00</updated><title type='text'>Menghias Hati dengan Menangis</title><content type='html'>“Andai kalian mengetahui apa yang aku ketahui, niscaya kalian akan sedikit tertawa dan banyak menangis.” (HR. Bukhari dan Muslim)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Indahnya hidup dengan celupan iman. Saat itulah terasa bahwa dunia bukan segala-galanya. Ada yang jauh lebih besar dari yang ada di depan mata. Semuanya teramat kecil dibanding dengan balasan dan siksa Allah swt.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menyadari bahwa dosa diri tak akan terpikul di pundak orang lain&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Siapa pun kita, jangan pernah berpikir bahwa dosa-dosa yang telah dilakukan akan terpikul di pundak orang lain. Siapa pun. Pemimpinkah, tokoh yang punya banyak pengikutkah, orang kayakah. Semua kebaikan dan keburukan akan kembali ke pelakunya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Maha Benar Allah dengan firman-Nya dalam surah Al-An’am ayat 164. “…Dan tidaklah seorang membuat dosa melainkan kemudharatannya kembali kepada dirinya sendiri; dan seorang yang berdosa tidak akan memikul dosa orang lain. Kemudian kepada Tuhanmulah kamu kembali, dan akan diberitakan-Nya kepadamu apa yang kamu perselisihkan.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lalu, pernahkah kita menghitung-hitung dosa yang telah kita lakukan. Seberapa banyak dan besar dosa-dosa itu. Jangan-jangan, hitungannya tak beda dengan jumlah nikmat Allah yang kita terima. Atau bahkan, jauh lebih banyak lagi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Masihkah kita merasa aman dengan mutu diri seperti itu. Belumkah tersadar kalau tak seorang pun mampu menjamin bahwa esok kita belum berpisah dengan dunia. Belumkah tersadar kalau tak seorang pun bisa yakin bahwa esok ia masih bisa beramal. Belumkah tersadar kalau kelak masing-masing kita sibuk mempertanggungjawabkan apa yang telah kita lakukan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menyadari bahwa diri teramat hina di hadapan Yang Maha Agung&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di antara keindahan iman adalah anugerah pemahaman bahwa kita begitu hina di hadapan Allah swt. Saat itulah, seorang hamba menemukan jati diri yang sebenarnya. Ia datang ke dunia ini tanpa membawa apa-apa. Dan akan kembali dengan selembar kain putih. Itu pun karena jasa baik orang lain.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apa yang kita dapatkan pun tak lebih dari anugerah Allah yang tersalur lewat lingkungan. Kita pandai karena orang tua menyekolah kita. Seperi itulah sunnatullah yang menjadi kelaziman bagi setiap orang tua. Kekayaan yang kita peroleh bisa berasal dari warisan orang tua atau karena berkah lingkungan yang lagi-lagi Allah titipkan buat kita. Kita begitu faqir di hadapan Allah swt.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seperti itulah Allah nyatakan dalam surah Faathir ayat 15 sampai 17, “Hai manusia, kamulah yang berkehendak kepada Allah; dan Allah Dialah yang Maha Kaya (tidak memerlukan sesuatu) lagi Maha Terpuji. Jika Dia menghendaki, niscaya Dia musnahkan kamu dan mendatangkan makhluk yang baru (untuk menggantikan kamu). Dan yang demikian itu sekali-kali tidak sulit bagi Allah.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menyadari bahwa surga tak akan termasuki hanya dengan amal yang sedikit&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mungkin, pernah terangan-angan dalam benak kita bahwa sudah menjadi kemestian kalau Allah swt. akan memasukkan kita kedalam surga. Pikiran itu mengalir lantaran merasa diri telah begitu banyak beramal. Siang malam, tak henti-hentinya kita menunaikan ibadah. “Pasti, pasti saya akan masuk surga,” begitulah keyakinan diri itu muncul karena melihat amal diri sudah lebih dari cukup.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Namun, ketika perbandingan nilai dilayangkan jauh ke generasi sahabat Rasul, kita akan melihat pemandangan lain. Bahwa, para generasi sekaliber sahabat pun tidak pernah aman kalau mereka pasti masuk surga. Dan seperti itulah dasar pijakan mereka ketika ada order-order baru yang diperintahkan Rasulullah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Begitulah ketika turun perintah hijrah. Mereka menatap segala bayang-bayang suram soal sanak keluarga yang ditinggal, harta yang pasti akan disita, dengan satu harapan: Allah pasti akan memberikan balasan yang terbaik. Dan itu adalah pilihan yang tak boleh disia-siakan. Begitu pun ketika secara tidak disengaja, Allah mempertemukan mereka dengan pasukan yang tiga kali lebih banyak dalam daerah yang bernama Badar. Dan taruhan saat itu bukan hal sepele: nyawa. Lagi-lagi, semua itu mereka tempuh demi menyongsong investasi besar, meraih surga.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Begitulah Allah menggambarkan mereka dalam surah Albaqarah ayat 214. “Apakah kamu mengira bahwa kamu akan masuk surga, padahal belum datang kepadamu (cobaan) sebagaimana halnya orang-orang terdahulu sebelum kamu? Mereka ditimpa malapetaka dan kesengsaraan, serta digoncangkan (dengan bermacam-macam cobaan) sehingga berkatalah Rasul dan orang-orang yang beriman bersamanya: ‘Bilakah datangnya pertolongan Allah?’ Ingatlah, sesungguhnya pertolongan Allah itu amat dekat.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menyadari bahwa azab Allah teramat pedih&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apa yang bisa kita bayangkan ketika suatu ketika semua manusia berkumpul dalam tempat luas yang tak seorang pun punya hak istimewa kecuali dengan izin Allah. Jangankan hak istimewa, pakaian pun tak ada. Yang jelas dalam benak manusia saat itu cuma pada dua pilihan: surga atau neraka. Di dua tempat itulah pilihan akhir nasib seorang anak manusia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Pada hari ketika manusia lari dari saudaranya, dari ibu dan bapaknya, dari isteri dan anak-anaknya. Setiap orang dari mereka pada hari itu mempunyai urusan yang cukup menyibukkannya.” (QS. 80: 34-37)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mulailah bayang-bayang pedihnya siksa neraka tergambar jelas. Kematian di dunia cuma sekali. Sementara, di neraka orang tidak pernah mati. Selamanya merasakan pedihnya siksa. Terus, dan selamanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seperti apa siksa neraka, Rasulullah saw. pernah menggambarkan sebuah contoh siksa yang paling ringan. “Sesungguhnya seringan-ringan siksa penghuni neraka pada hari kiamat ialah seseorang yang di bawah kedua tumitnya diletakkan dua bara api yang dapat mendidihkan otaknya. Sedangkan ia berpendapat bahwa tidak ada seorang pun yang lebih berat siksaannya daripada itu, padahal itu adalah siksaan yang paling ringan bagi penghuni neraka.” (HR. Bukhari dan Muslim)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Belum saatnyakah kita menangis di hadapan Allah. Atau jangan-jangan, hati kita sudah teramat keras untuk tersentuh dengan kekuasaan Allah yang teramat jelas di hadapan kita. Imam Ghazali pernah memberi nasihat, jika seorang hamba Allah tidak lagi mudah menangis karena takut dengan kekuasaan Allah, justru menangislah karena ketidakmampuan itu&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5291650180671211874-5555583257012751343?l=generus313.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://generus313.blogspot.com/feeds/5555583257012751343/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://generus313.blogspot.com/2010/08/menghias-hati-dengan-menangis.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5291650180671211874/posts/default/5555583257012751343'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5291650180671211874/posts/default/5555583257012751343'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://generus313.blogspot.com/2010/08/menghias-hati-dengan-menangis.html' title='Menghias Hati dengan Menangis'/><author><name>Sincerity of Islam Religion</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16256416355405845968</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='20' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_9T4sye0qpvw/SxfGiV-W8ZI/AAAAAAAAALI/D8g30Ug3Cts/S220/khatam+al+quran.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5291650180671211874.post-2810845848075330445</id><published>2010-07-30T22:37:00.001+07:00</published><updated>2010-07-30T22:37:48.425+07:00</updated><title type='text'>pacaran dalam Islam</title><content type='html'>a. Islam Mengakui Rasa Cinta&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Islam mengakui adanya rasa cinta yang ada dalam diri manusia. Ketika seseorang memiliki rasa cinta, maka hal itu adalah anugerah Yang Kuasa. Termasuk rasa cinta kepada wanita (lawan jenis) dan lain-lainnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Dijadikan indah pada manusia kecintaan kepada apa-apa yang diingini, yaitu: wanita-wanita, anak-anak, harta yang banyak dari jenis emas, perak, kuda pilihan, binatang-binatang ternak dan sawah ladang. Itulah kesenangan hidup di dunia, dan di sisi Allah-lah tempat kembali yang baik .”(QS. Ali Imran :14).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Khusus kepada wanita, Islam menganjurkan untuk mengejwantahkan rasa cinta itu dengan perlakuan yang baik, bijaksana, jujur, ramah dan yang paling penting dari semau itu adalah penuh dengan tanggung-jawab. Sehingga bila seseorang mencintai wanita, maka menjadi kewajibannya untuk memperlakukannya dengan cara yang paling baik.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Rasulullah SAW bersabda,”Orang yang paling baik diantara kamu adalah orang yang paling baik terhadap pasangannya (istrinya). Dan aku adalah orang yang paling baik terhadap istriku”.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;b. Cinta Kepada Lain Jenis Hanya Ada Dalam Wujud Ikatan Formal&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Namun dalam konsep Islam, cinta kepada lain jenis itu hanya dibenarkan manakala ikatan di antara mereka berdua sudah jelas. Sebelum adanya ikatan itu, maka pada hakikatnya bukan sebuah cinta, melainkan nafsu syahwat dan ketertarikan sesaat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebab cinta dalam pandangan Islam adalah sebuah tanggung jawab yang tidak mungkin sekedar diucapkan atau digoreskan di atas kertas surat cinta belaka. Atau janji muluk-muluk lewat SMS, chatting dan sejenisnya. Tapi cinta sejati haruslah berbentuk ikrar dan pernyataan tanggung-jawab yang disaksikan oleh orang banyak.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bahkan lebih ‘keren’nya, ucapan janji itu tidaklah ditujukan kepada pasangan, melainkan kepada ayah kandung wanita itu. Maka seorang laki-laki yang bertanggung-jawab akan berikrar dan melakukan ikatan untuk menjadikan wanita itu sebagai orang yang menjadi pendamping hidupnya, mencukupi seluruh kebutuhan hidupnya dan menjadi `pelindung` dan ‘pengayomnya`. Bahkan `mengambil alih` kepemimpinannya dari bahu sang ayah ke atas bahunya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dengan ikatan itu, jadilah seorang laki-laki itu `the real gentleman`. Karena dia telah menjadi suami dari seorang wnaita. Dan hanya ikatan inilah yang bisa memastikan apakah seorang laki-laki itu betul serorang gentlemen atau sekedar kelas laki-laki iseng tanpa nyali. Beraninya hanya menikmati sensasi seksual, tapi tidak siap menjadi the real man.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam Islam, hanya hubungan suami istri sajalah yang membolehkan terjadinya kontak-kontak yang mengarah kepada birahi. Baik itu sentuhan, pegangan, cium dan juga seks. Sedangkan di luar nikah, Islam tidak pernah membenarkan semua itu. Kecuali memang ada hubungan `mahram` (keharaman untuk menikahi). Akhlaq ini sebenarnya bukan hanya monopoli agama Islam saja, tapi hampir semua agama mengharamkan perzinaan. Apalagi agama Kristen yang dulunya adalah agama Islam juga, namun karena terjadi penyimpangan besar sampai masalah sendi yang paling pokok, akhirnya tidak pernah terdengar kejelasan agama ini mengharamkan zina dan perbuatan yang menyerampet kesana.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sedangkan pemandangan yang lihat dimana ada orang Islam yang melakukan praktek pacaran dengan pegang-pegangan, ini menunjukkan bahwa umumnya manusia memang telah terlalu jauh dari agama. Karena praktek itu bukan hanya terjadi pada masyarakat Islam yang nota bene masih sangat kental dengan keaslian agamanya, tapi masyakat dunia ini memang benar-benar telah dilanda degradasi agama.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Barat yang mayoritas nasrani justru merupakan sumber dari hedonisme dan permisifisme ini. Sehingga kalau pemandangan buruk itu terjadi juga pada sebagian pemuda-pemudi Islam, tentu kita tidak melihat dari satu sudut pandang saja. Tapi lihatlah bahwa kemerosotan moral ini juga terjadi pada agama lain, bahkan justru lebih parah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;c. Pacaran Bukan Cinta&lt;br /&gt;Melihat kecenderungan aktifitas pasangan muda yang berpacaran, sesungguhnya sangat sulit untuk mengatakan bahwa pacaran itu adalah media untuk saling mencinta satu sama lain. Sebab sebuah cinta sejati tidak berentu sebuah perkenalan singkat, misalnya dengan bertemu di suatu kesempatan tertentu lalu saling bertelepon, tukar menukar SMS, chatting dan diteruskan dengan janji bertemua langsung.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Semua bentuk aktifitas itu sebenarnya bukanlah aktifitas cinta, sebab yang terjadi adalah kencan dan bersenang-senang. Sama sekali tidak ada ikatan formal yang resmi dan diakui. Juga tidak ada ikatan tanggung-jawab antara mereka. Bahkan tidak ada ketentuan tentang kesetiaan dan seterusnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Padahal cinta itu memiliki, tanggung-jawab, ikatan syah dan sebuah harga kesetiaan. Dalam format pacaran, semua instrumen itu tidak terdapat, sehingga jelas sekali bahwa pacaran itu sangat berbeda dengan cinta.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;d. Pacaran Bukanlah Penjajakan / Perkenalan&lt;br /&gt;Bahkan kalau pun pacaran itu dianggap sebagai sarana untuk saling melakukan penjajakan, perkenalan atau mencari titik temu antara kedua calon suami istri, bukanlah anggapan yang benar. Sebab penjajagan itu tidak adil dan kurang memberikan gambaran sesungguhnya dari data yang diperlukan dalam sebuah persiapan pernikahan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam format mencari pasangan hidup, Islam telah memberikan panduan yang jelas tentang apa saja yang perlu diperhitungkan. Misalnya sabda Rasulullah SAW tentang 4 kriteria yang terkenal itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dari Abi Hurairah ra bahwa Rasulullah SAW berdabda,”Wanita itu dinikahi karena 4 hal : [1] hartanya, [2] keturunannya, [3] kecantikannya dan [4] agamanya. Maka perhatikanlah agamanya kamu akan selamat. (HR. Bukhari Kitabun Nikah Bab Al-Akfa’ fiddin nomor 4700, Muslim Kitabur-Radha’ Bab Istihbabu Nikah zatid-diin nomor 2661)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selain keempat kriteria itu, Islam membenarkan bila ketika seorang memilih pasangan hidup untuk mengetahui hal-hal yang tersembunyi yang tidak mungkin diceritakan langsung oleh yang bersangkutan. Maka dalam masalah ini, peran orang tua atau pihak keluarga menjadi sangat penting.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Inilah proses yang dikenal dalam Islam sebaga ta’aruf. Jauh lebih bermanfaat dan objektif ketimbang kencan berduaan. Sebab kecenderungan pasangan yang sedang kencan adalah menampilkan sisi-sisi terbaiknya saja. Terbukti dengan mereka mengenakan pakaian yang terbaik, bermake-up, berparfum dan mencari tempat-tempat yang indah dalam kencan. Padahal nantinya dalam berumah tangga tidak lagi demikian kondisinya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Istri tidak selalu dalam kondisi bermake-up, tidak setiap saat berbusana terbaik dan juga lebih sering bertemua dengan suaminya dalam keadaan tanpa parfum. Bahkan rumah yang mereka tempati itu bukanlah tempat-tempat indah mereka dulu kunjungi sebelumnya. Setelah menikah mereka akan menjalani hari-hari biasa yang kondisinya jauh dari suasana romantis saat pacaran.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Maka kesan indah saat pacaran itu tidak akan ada terus menerus di dalam kehidupan sehari-hari mereka. Dengan demikian, pacaran bukanlah sebuah penjajakan yang jujur, sebaliknya sebuah penyesatan dan pengelabuhan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan tidak heran kita dapati pasangan yang cukup lama berpacaran, namun segera mengurus perceraian belum lama setelah pernikahan terjadi. Padahal mereka pacaran bertahun-tahun dan membina rumah tangga dalam hitungan hari. Pacaran bukanlah perkenalan melainkan ajang kencan saja.جَزَاكَ الله خَيْرًا&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5291650180671211874-2810845848075330445?l=generus313.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://generus313.blogspot.com/feeds/2810845848075330445/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://generus313.blogspot.com/2010/07/pacaran-dalam-islam.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5291650180671211874/posts/default/2810845848075330445'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5291650180671211874/posts/default/2810845848075330445'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://generus313.blogspot.com/2010/07/pacaran-dalam-islam.html' title='pacaran dalam Islam'/><author><name>Sincerity of Islam Religion</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16256416355405845968</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='20' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_9T4sye0qpvw/SxfGiV-W8ZI/AAAAAAAAALI/D8g30Ug3Cts/S220/khatam+al+quran.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5291650180671211874.post-7647537711923807690</id><published>2010-07-30T22:36:00.001+07:00</published><updated>2010-07-30T22:36:49.830+07:00</updated><title type='text'>Sentuhan dengan Yang Bukan Mahrom??? Bolehkah???</title><content type='html'>Saudaraku yang kami muliakan karena Alloh, sejauh ini telah kau jaga kehormatanmu dari berbagai fitnah dan kerusakan di lingkunganmu. Alloh telah mencatatnya sebagai amal baik untukmu. Tunggulah, sebentar lagi surga yang penuh kesenangan dan keceriaan, akan menggantikan kesabaranmu dalam mengarungi kepenatan di dunia ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ada yang ingin kusampaikan, agar kau lebih mantap dalam menjaga permata kehormatanmu. Telah sampai kepada kita, hadits mulia dari kekasihmu, Rasulullah Shallallahu 'alaihi wa sallam.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Artinya: “Andaikan ditusukkan ke kepala salah seorang diantara kalian dengan jarum besi, yang demikian itu lebih baik daripada dia harus menyentuh wanita yang tidak dibolehkan baginya". [HR. Thabrani, hasan].&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Artinya: “Sesungguhnya aku tidak menyalami wanita, karena ucapanku bagi seratus wanita sama seperti ucapanku bagi satu wanita, atau seperti ucapanku bagi satu wanita”. (HR. Malik dalam Al-Muwattha').&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;kedua hadits tersebut menunjukkan bahwasanya seorang wanita/laki-laki tidak boleh bersalaman dengan seseorang yang bukan muhrimnya, karena sentuhan merupakan langkah awal dari perzinaan. Hal itu dibenarkan oleh Rasulullah Shallallahu 'alaihi wa sallam sendiri, beliau telah bersabda kepada kita.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Artinya : Telah ditetapkan bagi anak cucu Adam bagian-bagiannya dari zina, yang dia pasti mengetahuinya. Zina kedua mata adalah berupa pandangan, zina kedua telinga berupa pendengaran, zina lisan berupa ucapan, zina kaki berupa langkah, sedangkan hati mengharap dan menginginkan, dan kemaluan yang membenarkan dan mendustainya".&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sedangkan suara-suara nyeleneh yang dikumandangkan oleh orang-orang yang senantiasa melakukan tipu daya terhadap Islam, yang mengungkapkan bahwa salaman antara laki-laki dan wanita merupakan simbol persahabatan yang tulus di antara keduanya, maka suara-suara itu hanyalah omong kosong yang tidak berdasarkan pada Al-Qur'an maupun Al-Hadits. Sebaliknya, dalil-dalil yang ada bertentangan dengan apa yang mereka kumandangkan dan memperjelas kedustaan ucapan mereka.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jadi saudaraku, hindarilah bersalaman dengan seseorang yang bukan mahrommu. Semoga Alloh makin cinta dan kasih kepadamu...Karena kecintaanNya yang sangat kepadamu, membuahkan kesuksesanmu dunia akhirat. Ndak percaya?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Anonim mengatakan...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;dont get wrong peoples..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;once again,&lt;br /&gt;this is indonesia!!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;anythings related here!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;even i agreed with the hadist,&lt;br /&gt;but c'mon,&lt;br /&gt;respect the woman because they are humans&lt;br /&gt;not as an object..&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5291650180671211874-7647537711923807690?l=generus313.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://generus313.blogspot.com/feeds/7647537711923807690/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://generus313.blogspot.com/2010/07/sentuhan-dengan-yang-bukan-mahrom.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5291650180671211874/posts/default/7647537711923807690'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5291650180671211874/posts/default/7647537711923807690'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://generus313.blogspot.com/2010/07/sentuhan-dengan-yang-bukan-mahrom.html' title='Sentuhan dengan Yang Bukan Mahrom??? Bolehkah???'/><author><name>Sincerity of Islam Religion</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16256416355405845968</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='20' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_9T4sye0qpvw/SxfGiV-W8ZI/AAAAAAAAALI/D8g30Ug3Cts/S220/khatam+al+quran.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5291650180671211874.post-2316788328561835443</id><published>2010-07-30T22:32:00.001+07:00</published><updated>2010-07-30T22:32:42.608+07:00</updated><title type='text'>apa sih LDR itu? (long distance relationship)</title><content type='html'>LDR&lt;br /&gt;Long Distance Relationship (LDR) atau hubungan jarak jauh merupakan hubungan percintaan kedua sejoli yang terpisah oleh jarak. Cinta memang tak mengenal ruang dan waktu, namun di jaman sekarang ini, hubungan jarak jauh semakin banyak seiring majunya teknlogi. Tanpa mempedulikan jarak, mereka terus membina hubungan ini sampai ke pelaminan. Bagaimana sih cara mempertahankan hubungan jarak jauh? Coba simak beberapa tips berikut ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Komunikasi&lt;br /&gt;Hal ini merupakan nomor satu dalam menjalin hubungan jarak jauh. Tanpa komunikasi, hubungan itu akan hambar, dan tentunya berakhir di tengah jalan. Apabila menghadapi suatu masalah yang agak berat, upayakan untuk berbicara satu sama lain sehingga tidak menimbulkan kecurigaan atau miscommunication. Sering-seringlah berkomunikasi dengan menggunakan media apapun, mulai dari telpon, chat, surat, hingga sms.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tak perlulah komunikasi tiap hari via telpon karena hanya akan memperbengkak tagihan dan tentu membuat kita kere mendadak. Gunakan fasilitas messenger atau chatting dengan menggunakan internet. Hal ini tentu lebih irit ketimbang menelpon. Jangan lupa pada teknologi yang semakin maju, kita dapat menelpon orang yang di seberang benua dengan menggunakan software messenger. Lebih murah khan?&lt;br /&gt;Komitmen&lt;br /&gt;Dalam menjalin hubungan jarak jauh, komitmen itu sangat diperlukan, baik untuk hal-hal kecil hingga yang besar. Contohnya berkomitmen mengenai frekuensi komunikasi. Siapa yang menelpon duluan, berapa kali dalam seminggu dan masih banyak lain. Selain itu tentunya komitmen dalam hubungan ini. Banyak yang menjalani hubungan jarak jauh hanya untuk main-main. Sehingga buatlah komitmen ketika menjalani hubungan ini. Yakinkan kepada pasangan bahwa hubungan ini untuk ke arah serius.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kepercayaan&lt;br /&gt;Menjalani hubungan jarak jauh, kepercayaan merupakan penunjang hubungan. Pastikan Anda dan pasangan saling percaya satu sama lain. Timbulnya kecurigaan dapat membuat hubungan menjadi melempem dan tentunya hubungan ini menjadi terancam. Pastikan Anda tidak berbuat macam-macam yang mengakibatkan hilangnya kepercayaan pasangan Anda kepada Anda, dan sebaliknya. Terapkan rasa percaya satu sama lain agar hubungan ini tidak menjadi berat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sabar&lt;br /&gt;Kesabaran ini sangat penting, karena hubungan jarak jauh berarti mempunyai kendala sulit bertemu. Terkadang emosi mempengaruhi hubungan. Ketika mood sedang tidak bagus, Anda bisa saja menyalahkan pasangan Anda sebagai bantalan emosi. Dan tentu saja dalam kondisi ini, kesabaran memiliki peran penting. Belum lagi dengan kesibukan masing-masing, Anda harus bersabar. Ansitipasikan segala sesuatu dan jangan sambai emosi menguasai pikiran yang akhirnya berakibat buruk. Cobalah berpikir positif, karena pada akhirnya Anda akan melewati semua ini dan hidup bersama dengan pasangan Anda. Jadikan itu sebagai motivasi dalam hubungan ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pertimbangan&lt;br /&gt;Pertimbangkan segala resiko yang akan dihadapi ketika menjalani hubungan jarak jauh, mulai dari sulitnya bertemu, sampai dengan perasaan masing-masing. Apakah Anda kuat menjalani hubungan jarak jauh? Apakah Anda bahagia menjalani hubungan ini? Apakah kira-kira keluarga Anda dapat menerima pasangan Anda? Kendala apa saja yang Anda hadapi ketika berhubungan jarak jauh? Pertimbangkan semuanya ketika Anda memutuskan untuk LDR.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah menjalani LDR, cobalah untuk pertahankan hubungan Anda. Apabila ternyata hubungan ini mengakibatkan ketidakbahagiaan atau bahkan Anda sendiri ingin mengakhirinya, pertimbangkan kembali secara matang, apalagi kalau ternyata hubungan ini sudah berjalan kea rah serius. Namun apabila memang sudah tidak ada jalan keluar, jangan ragu-ragu untuk mengakhiri hubungan, karena pada ke depannya, Andalah yang akan merasakannya. Buatlah keputusan secara matang-matang untuk menjalani hubungan ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apakah Anda siap berhubungan jarak jauh?&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5291650180671211874-2316788328561835443?l=generus313.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://generus313.blogspot.com/feeds/2316788328561835443/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://generus313.blogspot.com/2010/07/apa-sih-ldr-itu-long-distance.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5291650180671211874/posts/default/2316788328561835443'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5291650180671211874/posts/default/2316788328561835443'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://generus313.blogspot.com/2010/07/apa-sih-ldr-itu-long-distance.html' title='apa sih LDR itu? (long distance relationship)'/><author><name>Sincerity of Islam Religion</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16256416355405845968</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='20' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_9T4sye0qpvw/SxfGiV-W8ZI/AAAAAAAAALI/D8g30Ug3Cts/S220/khatam+al+quran.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5291650180671211874.post-392852738455142928</id><published>2010-07-30T22:30:00.000+07:00</published><updated>2010-07-30T22:31:37.720+07:00</updated><title type='text'>renungan kematian</title><content type='html'>AIRMATA RASULULLAH SAW...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tiba-tiba dari luar pintu terdengar seorang yang berseru mengucapkan&lt;br /&gt;salam.&lt;br /&gt;"Bolehkah saya masuk?" tanyanya. Tapi Fatimah tidak mengizinkannya masuk,&lt;br /&gt;"Maafkanlah, ayahku sedang demam," kata Fatimah yang membalikkan badan&lt;br /&gt;dan menutup pintu.&lt;br /&gt;Kemudian ia kembali menemani ayahnya yang ternyata sudah membuka mata dan&lt;br /&gt;bertanya pada! Fatimah, "Siapakah itu wahai anakku?"&lt;br /&gt;"Tak tahulah ayahku,orang sepertinya baru sekali ini aku melihatnya,"&lt;br /&gt;tutur Fatimah lembut.&lt;br /&gt;Lalu, Rasulullah menatap puterinya itu dengan pandangan yang&lt;br /&gt;menggetarkan.Seolah-olah bahagian demi bahagian wajah anaknya itu hendak dikenang.&lt;br /&gt;"Ketahuilah, dialah yang menghapuskan kenikmatan sementara, dialah yang&lt;br /&gt;memisahkan pertemuan di dunia. Dialah malaikatul maut," kata&lt;br /&gt;Rasulullah,&lt;br /&gt;Fatimah pun menahan ledakkan tangisnya. Malaikat maut datang&lt;br /&gt;menghampiri,&lt;br /&gt;tapi Rasulullah menanyakan kenapa Jibril tidak ikut sama menyertainya.&lt;br /&gt;Kemudian dipanggilah Jibril yang sebelumnya sudah bersiap di atas langit&lt;br /&gt;dunia menyambut ruh kekasih Allah dan penghulu dunia ini.&lt;br /&gt;"Jibril, jelaskan apa haqku nanti di hadapan Allah?" Tanya Rasululllah&lt;br /&gt;dengan suara yang amat lemah. "Pintu-pintu langit telah terbuka, para&lt;br /&gt;malaikat telah menanti ruhmu.&lt;br /&gt;Semua syurga terbuka lebar menanti kedatanganmu," kata Jibril.&lt;br /&gt;Tapi itu ternyata tidak membuatkan Rasulullah lega, matanya masih penuh&lt;br /&gt;kecemasan.&lt;br /&gt;"Engkau tidak senang mendengar khabar ini?" Tanya Jibril lagi.&lt;br /&gt;"Khabarkan&lt;br /&gt;kepadaku bagaimana nasib umatku kelak?" Tanya Rasulullah kemudian.&lt;br /&gt;"Jangan khawatir, wahai Rasul Allah, aku pernah mendengar Allah berfirman&lt;br /&gt;kepadaku: 'Kuharamkan syurga bagi siapa saja, kecuali umat Muhammad&lt;br /&gt;telah berada di dalamnya," kata Jibril.&lt;br /&gt;Detik-detik semakin dekat, saatnya Izrail melakukan tugas. Perlahan ruh&lt;br /&gt;Rasulullah ditarik. Nampak seluruh tubuh Rasulullah bersimbah peluh,&lt;br /&gt;urat-urat lehernya menegang. "Jibril, betapa sakit sakaratul maut ini."&lt;br /&gt;Perlahan Rasulullah mengaduh. Fatimah terpejam, Ali yang disampingnya&lt;br /&gt;menunduk semakin dalam dan Jibril memalingkan muka.&lt;br /&gt;"Jijikkah kau melihatku, hingga kau palingkan wajahmu Jibril?" Tanya&lt;br /&gt;Rasulullah pada Malaikat pengantar wahyu itu. "Siapakah yang sanggup,&lt;br /&gt;melihat kekasih Allah direnggut ajal," kata Jibril. Sebentar kemudian&lt;br /&gt;terdengar Rasulullah mengaduh, karena sakit yang&lt;br /&gt;tidak tertahankan lagi. "Ya Allah, dahsyatnya maut ini, timpakan saja&lt;br /&gt;semua siksa maut ini kepadaku, jangan pada umatku".&lt;br /&gt;Badan Rasulullah mulai dingin, kaki dan dadanya sudah tidak bergerak lagi.&lt;br /&gt;Bibirnya bergetar seakan hendak membisikkan sesuatu, Ali segera mendekatkan&lt;br /&gt;telinganya. "U ushiikum bis shalati, wa maa malakat aimanuku - peliharalah&lt;br /&gt;shalat dan peliharalah orang-orang lemah diantaramu."&lt;br /&gt;Diluar pintu tangis mulai terdengar bersahutan, sahabat saling&lt;br /&gt;berpelukan.&lt;br /&gt;Fatimah menutupkan tangan di wajahnya, dan Ali kembali mendekatkan&lt;br /&gt;telinganya ke bibir Rasulullah yang mulai kebiruan. "Ummatii, ummatii,&lt;br /&gt;ummatiii?" "Umatku,umatku,umatku"&lt;br /&gt;Dan, berakhirlah hidup manusia mulia yang memberi sinaran itu.&lt;br /&gt;Allahu akbar...Allahu akbar...Allahu akbar...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;wassalam&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5291650180671211874-392852738455142928?l=generus313.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://generus313.blogspot.com/feeds/392852738455142928/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://generus313.blogspot.com/2010/07/renungan-kematian.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5291650180671211874/posts/default/392852738455142928'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5291650180671211874/posts/default/392852738455142928'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://generus313.blogspot.com/2010/07/renungan-kematian.html' title='renungan kematian'/><author><name>Sincerity of Islam Religion</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16256416355405845968</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='20' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_9T4sye0qpvw/SxfGiV-W8ZI/AAAAAAAAALI/D8g30Ug3Cts/S220/khatam+al+quran.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5291650180671211874.post-36197571586461509</id><published>2010-07-30T21:47:00.000+07:00</published><updated>2010-07-30T21:48:15.259+07:00</updated><title type='text'>Because of Alloh</title><content type='html'>Seorang ayah, yang memiliki putra yang berusia kurang lebih 5 tahun, memasukkan putranya tersebut ke sekolah musik untuk belajar piano. Ia rindu melihat anaknya kelak menjadi seorang pianis yang terkenal. Selang beberapa waktu kemudian, di kota tersebut datang seorang pianis yang sangat terkenal. Karena ketenarannya, dalam waktu singkat tiket konser telah habis terjual.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sang ayah membeli 2 buah tiket pertunjukan, untuk dirinya dan anaknya. Pada hari pertunjukan, satu jam sebelum konser dimulai, kursi telah terisi penuh, sang ayah duduk dan putranya tepat berada di sampingnya. Seperti layaknya seorang anak kecil, anak ini pun tidak betah duduk diam terlalu lama, tanpa sepengetahuan ayahnya, ia menyelinap pergi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketika lampu gedung mulai diredupkan, sang ayah terkejut menyadari bahwa putranya tidak ada di sampingnya. Ia lebih terkejut lagi ketika melihat anaknya berada dekat panggung pertunjukan, dan sedang berjalan menghampiri piano yang akan dimainkan pianis tersebut. Didorong oleh rasa ingin tahu, tanpa takut anak tersebut duduk di depan piano dan mulai memainkan sebuah lagu, lagu yang sederhana, twinkle2 little star. Operator lampu sorot, yang terkejut mendengar adanya suara piano mengira bahwa konser telah dimulai tanpa aba-aba terlebih dahulu, dan ia langsung menyorotkan lampunya ke tengah panggung.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seluruh penonton terkejut, melihat yang berada di panggung bukan sang pianis, tapi hanyalah seorang anak kecil. Sang pianis pun terkejut, dan bergegas naik ke atas panggung. Melihat anak tersebut, sang pianis tidak menjadi marah, ia tersenyum dan berkata "Teruslah bermain", dan sang anak yang mendapat ijin, meneruskan permainannya. Sang pianis lalu duduk, di samping anak itu, dan mulai bermain mengimbangi permainan anak itu, ia mengisi semua kelemahan permainan anak itu, dan akhirnya tercipta suatu komposisi permainan yang sangat indah. Bahkan mereka seakan menyatu dalam permainan piano tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketika mereka berdua selesai, seluruh penonton menyambut dengan meriah, karangan bunga dilemparkan ke tengah panggung. Sang anak jadi GR (Gede Rasa), pikirnya "Gila, baru belajar piano sebulan saja sudah hebat!" Ia lupa bahwa yang disoraki oleh penonton adalah sang pianis yang duduk di sebelahnya, mengisi semua kekurangannya dan menjadikan permainannya sempurna.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apa implikasinya dalam hidup kita ? Kadang kita bangga akan segala rencana hebat yang kita buat, perbuatan-perbuatan besar yang telah berhasil kita lakukan. Tapi kita lupa, bahwa semua itu terjadi karena Allah ada di samping kita. Kita adalah anak kecil tadi, tanpa ada Allah di samping kita, semua yang kita lakukan akan sia-sia. Tapi bila Allah ada di samping kita, sesederhana apapun hal yang kita lakukan hal itu akan menjadi hebat dan baik, bukan saja buat diri kita sendiri tapi juga baik bagi orang di sekitar kita.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5291650180671211874-36197571586461509?l=generus313.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://generus313.blogspot.com/feeds/36197571586461509/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://generus313.blogspot.com/2010/07/because-of-alloh.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5291650180671211874/posts/default/36197571586461509'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5291650180671211874/posts/default/36197571586461509'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://generus313.blogspot.com/2010/07/because-of-alloh.html' title='Because of Alloh'/><author><name>Sincerity of Islam Religion</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16256416355405845968</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='20' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_9T4sye0qpvw/SxfGiV-W8ZI/AAAAAAAAALI/D8g30Ug3Cts/S220/khatam+al+quran.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5291650180671211874.post-2793123288937492431</id><published>2010-07-30T21:46:00.000+07:00</published><updated>2010-07-30T21:47:22.878+07:00</updated><title type='text'>Menghias Hati dengan Menangis</title><content type='html'>“Andai kalian mengetahui apa yang aku ketahui, niscaya kalian akan sedikit tertawa dan banyak menangis.” (HR. Bukhari dan Muslim)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Indahnya hidup dengan celupan iman. Saat itulah terasa bahwa dunia bukan segala-galanya. Ada yang jauh lebih besar dari yang ada di depan mata. Semuanya teramat kecil dibanding dengan balasan dan siksa Allah swt.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menyadari bahwa dosa diri tak akan terpikul di pundak orang lain&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Siapa pun kita, jangan pernah berpikir bahwa dosa-dosa yang telah dilakukan akan terpikul di pundak orang lain. Siapa pun. Pemimpinkah, tokoh yang punya banyak pengikutkah, orang kayakah. Semua kebaikan dan keburukan akan kembali ke pelakunya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Maha Benar Allah dengan firman-Nya dalam surah Al-An’am ayat 164. “…Dan tidaklah seorang membuat dosa melainkan kemudharatannya kembali kepada dirinya sendiri; dan seorang yang berdosa tidak akan memikul dosa orang lain. Kemudian kepada Tuhanmulah kamu kembali, dan akan diberitakan-Nya kepadamu apa yang kamu perselisihkan.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lalu, pernahkah kita menghitung-hitung dosa yang telah kita lakukan. Seberapa banyak dan besar dosa-dosa itu. Jangan-jangan, hitungannya tak beda dengan jumlah nikmat Allah yang kita terima. Atau bahkan, jauh lebih banyak lagi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Masihkah kita merasa aman dengan mutu diri seperti itu. Belumkah tersadar kalau tak seorang pun mampu menjamin bahwa esok kita belum berpisah dengan dunia. Belumkah tersadar kalau tak seorang pun bisa yakin bahwa esok ia masih bisa beramal. Belumkah tersadar kalau kelak masing-masing kita sibuk mempertanggungjawabkan apa yang telah kita lakukan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menyadari bahwa diri teramat hina di hadapan Yang Maha Agung&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di antara keindahan iman adalah anugerah pemahaman bahwa kita begitu hina di hadapan Allah swt. Saat itulah, seorang hamba menemukan jati diri yang sebenarnya. Ia datang ke dunia ini tanpa membawa apa-apa. Dan akan kembali dengan selembar kain putih. Itu pun karena jasa baik orang lain.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apa yang kita dapatkan pun tak lebih dari anugerah Allah yang tersalur lewat lingkungan. Kita pandai karena orang tua menyekolah kita. Seperi itulah sunnatullah yang menjadi kelaziman bagi setiap orang tua. Kekayaan yang kita peroleh bisa berasal dari warisan orang tua atau karena berkah lingkungan yang lagi-lagi Allah titipkan buat kita. Kita begitu faqir di hadapan Allah swt.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seperti itulah Allah nyatakan dalam surah Faathir ayat 15 sampai 17, “Hai manusia, kamulah yang berkehendak kepada Allah; dan Allah Dialah yang Maha Kaya (tidak memerlukan sesuatu) lagi Maha Terpuji. Jika Dia menghendaki, niscaya Dia musnahkan kamu dan mendatangkan makhluk yang baru (untuk menggantikan kamu). Dan yang demikian itu sekali-kali tidak sulit bagi Allah.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menyadari bahwa surga tak akan termasuki hanya dengan amal yang sedikit&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mungkin, pernah terangan-angan dalam benak kita bahwa sudah menjadi kemestian kalau Allah swt. akan memasukkan kita kedalam surga. Pikiran itu mengalir lantaran merasa diri telah begitu banyak beramal. Siang malam, tak henti-hentinya kita menunaikan ibadah. “Pasti, pasti saya akan masuk surga,” begitulah keyakinan diri itu muncul karena melihat amal diri sudah lebih dari cukup.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Namun, ketika perbandingan nilai dilayangkan jauh ke generasi sahabat Rasul, kita akan melihat pemandangan lain. Bahwa, para generasi sekaliber sahabat pun tidak pernah aman kalau mereka pasti masuk surga. Dan seperti itulah dasar pijakan mereka ketika ada order-order baru yang diperintahkan Rasulullah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Begitulah ketika turun perintah hijrah. Mereka menatap segala bayang-bayang suram soal sanak keluarga yang ditinggal, harta yang pasti akan disita, dengan satu harapan: Allah pasti akan memberikan balasan yang terbaik. Dan itu adalah pilihan yang tak boleh disia-siakan. Begitu pun ketika secara tidak disengaja, Allah mempertemukan mereka dengan pasukan yang tiga kali lebih banyak dalam daerah yang bernama Badar. Dan taruhan saat itu bukan hal sepele: nyawa. Lagi-lagi, semua itu mereka tempuh demi menyongsong investasi besar, meraih surga.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Begitulah Allah menggambarkan mereka dalam surah Albaqarah ayat 214. “Apakah kamu mengira bahwa kamu akan masuk surga, padahal belum datang kepadamu (cobaan) sebagaimana halnya orang-orang terdahulu sebelum kamu? Mereka ditimpa malapetaka dan kesengsaraan, serta digoncangkan (dengan bermacam-macam cobaan) sehingga berkatalah Rasul dan orang-orang yang beriman bersamanya: ‘Bilakah datangnya pertolongan Allah?’ Ingatlah, sesungguhnya pertolongan Allah itu amat dekat.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menyadari bahwa azab Allah teramat pedih&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apa yang bisa kita bayangkan ketika suatu ketika semua manusia berkumpul dalam tempat luas yang tak seorang pun punya hak istimewa kecuali dengan izin Allah. Jangankan hak istimewa, pakaian pun tak ada. Yang jelas dalam benak manusia saat itu cuma pada dua pilihan: surga atau neraka. Di dua tempat itulah pilihan akhir nasib seorang anak manusia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Pada hari ketika manusia lari dari saudaranya, dari ibu dan bapaknya, dari isteri dan anak-anaknya. Setiap orang dari mereka pada hari itu mempunyai urusan yang cukup menyibukkannya.” (QS. 80: 34-37)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mulailah bayang-bayang pedihnya siksa neraka tergambar jelas. Kematian di dunia cuma sekali. Sementara, di neraka orang tidak pernah mati. Selamanya merasakan pedihnya siksa. Terus, dan selamanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seperti apa siksa neraka, Rasulullah saw. pernah menggambarkan sebuah contoh siksa yang paling ringan. “Sesungguhnya seringan-ringan siksa penghuni neraka pada hari kiamat ialah seseorang yang di bawah kedua tumitnya diletakkan dua bara api yang dapat mendidihkan otaknya. Sedangkan ia berpendapat bahwa tidak ada seorang pun yang lebih berat siksaannya daripada itu, padahal itu adalah siksaan yang paling ringan bagi penghuni neraka.” (HR. Bukhari dan Muslim)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Belum saatnyakah kita menangis di hadapan Allah. Atau jangan-jangan, hati kita sudah teramat keras untuk tersentuh dengan kekuasaan Allah yang teramat jelas di hadapan kita. Imam Ghazali pernah memberi nasihat, jika seorang hamba Allah tidak lagi mudah menangis karena takut dengan kekuasaan Allah, justru menangislah karena ketidakmampuan itu&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5291650180671211874-2793123288937492431?l=generus313.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://generus313.blogspot.com/feeds/2793123288937492431/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://generus313.blogspot.com/2010/07/menghias-hati-dengan-menangis.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5291650180671211874/posts/default/2793123288937492431'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5291650180671211874/posts/default/2793123288937492431'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://generus313.blogspot.com/2010/07/menghias-hati-dengan-menangis.html' title='Menghias Hati dengan Menangis'/><author><name>Sincerity of Islam Religion</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16256416355405845968</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='20' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_9T4sye0qpvw/SxfGiV-W8ZI/AAAAAAAAALI/D8g30Ug3Cts/S220/khatam+al+quran.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5291650180671211874.post-5398349366734782313</id><published>2010-06-24T13:30:00.000+07:00</published><updated>2010-06-24T13:31:52.378+07:00</updated><title type='text'>bahaya seks bebas</title><content type='html'>1. Beberapa penyakit yang siap mendatangi seperti, herpes, HIV Aids, Raja singa, dan penyakit lainnya. Anda lihat beberapa penyakit yang tidak bisa disembuhkan bukan?.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2. Hamil di luar pernikahan akan menimbulkan permasalahan baru, apabila anda masih kuliah atau sekolah tentu saja orang tua anda akan sangat kesal kepada anda. Dan anda pun takut untuk jujur kepada orang tua anda dan pasangan anda, akhirnya anda memutuskan untuk melakukan dosa baru yaitu aborsi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3. Apabila anda menikah di usia muda, permasalahan yang belum siap anda hadapi akan datang, seperti masalah keungan, masalah kebiasaan, masalah anak.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;4. Nama baik keluarga akan tercoreng oleh sikap anda. Keluarga anda akan menghadapi masalah yang anda buat apabila anda mendapatkan efek buruk dari seks bebas ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;5. Apabila anda hamil dan pasangan anda tidak mau bertanggung jawab, apa yang akan anda lakukan?. Akan banyak pikiran buruk yang akan mengganggu anda. Seperti ingin bunuh diri, berpikir tidak rasional yang mengakibatkan gangguan mental atau gila.جَزَاكَ الله خَيْرًا&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5291650180671211874-5398349366734782313?l=generus313.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://generus313.blogspot.com/feeds/5398349366734782313/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://generus313.blogspot.com/2010/06/bahaya-seks-bebas.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5291650180671211874/posts/default/5398349366734782313'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5291650180671211874/posts/default/5398349366734782313'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://generus313.blogspot.com/2010/06/bahaya-seks-bebas.html' title='bahaya seks bebas'/><author><name>Sincerity of Islam Religion</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16256416355405845968</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='20' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_9T4sye0qpvw/SxfGiV-W8ZI/AAAAAAAAALI/D8g30Ug3Cts/S220/khatam+al+quran.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5291650180671211874.post-424504870920317642</id><published>2010-06-24T13:29:00.003+07:00</published><updated>2010-06-24T13:30:10.900+07:00</updated><title type='text'>yuukk ber-Fesbuk yang syar`i. bag1</title><content type='html'>semua negeri membebek pada gaya hidup modernis di era globalisasi ini&lt;br /&gt;spektrumnya meluas menggandrungi dunia baru ini..dunia maya dikenalnya&lt;br /&gt;tak hanya bilangan remaja, kanak-kanak sampai tua renta pun asyik dengannya&lt;br /&gt;maka patutlah ini dijadikan perkara yang layak dipertanyakan hukumnya&lt;br /&gt;agar tak celaka kita, tersungkur, bersimbah dosa karenanya&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Alhamdulillah wa shalaatu wa salaamu ‘ala Rosulillah wa ‘ala alihi wa shohbihi ajma’in&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tak ada sanggahan yang dapat dilontarkan, di era globalisasi dan modernisasi ini beberapa dari kita tidak bisa lepas dari derasnya arus dua hal tersebut. Salah satu produknya adalah jaringan global bernama internet. Sekarang tak ada yang tak kenal dengan makhluk satu ini, bahkan dalam sebuah iklan layanan masyarakat, pemerintah mulai menggembar-gemborkan program internet masuk sekolah, sampai kepelosok negeri, tak lain dengan tujuan agar masyarakat kita “melek dunia”. Sangatlah mudah bagi kita untuk menimati jaringan internet. Yang berbayar, dari mulai warnet, berlangganan pada ISP, berlangganan pada provider kartu seluler, hingga cukup memanfaatkan hape sebagai sarana browsing. Yang 100% gratis, dari mulai layanan hotspot di kampus-kampus, cafe, mall, sampai akses internet pedesaan yang berasal dari bantuan luar negeri. Semua berlomba-lomba beruburu menjadi sosok yang modern dalam masa ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Arus informasi dengan deras kita tampung dan rekam dalam memori otak kita. Akan tetapi, seperti layaknya sebuah teknologi buatan manusia, ada dua sisi berlainan berkenaan dengan dampak yang ditimbulkannya. Memang semua tergantung pada si pemakainya, apakah digunakan untuk kemaslahatan atau sebagai sarana yang malah memudharatkan. Bagi pecinta pornografi, internet layaknya sebuah gudang yang tak terbatas bagi materi yang berbau syahwat (nafsu) yang satu ini. Namun internet juga menjadi pemuas dahaga yang sejuk bagi para penuntut ilmu yang haus akan suguhan materi penenang ruhani.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Salah satu manfaat yang lain dari “dunia maya” ini adalah sebagai sarana untuk mengaktualisasikan diri. Baik itu fenomena blogging yang sedang marak, berkumpul dalam wadah forum tertentu, maupun hanya bergabung dalam jejaring sosial dengan nama friendster, myspace, facebook dan semisalnya. Tak hanya dari kalangan awwam, para aktivis dakwah dan penuntut ilmu pun tak luput untuk memanfaatkan fasilitas-fasilitas gratis seperti ini. Sebagai sarana dakwah atau hanya sebagai pengerat tali ukhuwah (persaudaraan). Namun sangat disayangkan, apabila cara mereka dalam mengaktualisasikan diri secara tidak sadar (karena mudah-mudahan tidak disengaja) telah melanggar koridor-koridor syar’i.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Para pembaca yang semoga dirahmati oleh Allah Ta’ala. Jika belakangan ini di antara kita pernah mendengar mengenai fatwa haramnya Facebook. Banyak yang bingung dalam menyikapi fatwa semacam ini. Namun, bagi orang yang diberi kenikmatan Islam tentu tidak akan panik seribu kebingungan dalam menyikapinya, karna jelas masih banyak pewaris-pewaris ilmu Rasulullah shallallahu `alaihi wa sallam berada dekat dengan kita, merekalah tempat gundah segala perkara halal dan haram.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Diatas telah saya fantasikan bagaimana eksistensinya dunia maya dalam era ini. Dan dalam tulisan yang singkat ini, dengan izin dan pertolongan Allah saya akan membahas tema yang cukup menarik saat ini. Semoga Allah memudahkannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dua Kaedah yang Mesti Diperhatikan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saudaraku, yang semoga selalu mendapatkan taufik dan hidayah Allah Ta’ala. Dari hasil penelitian dari Al Qur’an dan As Sunnah, para ulama membuat dua kaedah ushul fiqih berikut ini:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hukum asal untuk perkara ibadah adalah terlarang dan tidaklah disyari’atkan sampai Allah dan Rasul-Nya mensyari’atkan. Sebaliknya, hukum asal untuk perkara ‘aadat (non ibadah) adalah dibolehkan dan tidak diharamkan sampai Allah dan Rasul-Nya melarangnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apa yang dimaksud dua kaedah di atas? Untuk kaedah pertama yaitu hukum asal setiap perkara ibadah adalah terlarang sampai ada dalil yang mensyariatkannya. Sebagaimana yang kita ketahui bahwa ibadah adalah sesuatu yang diperintahkan atau dianjurkan oleh Allah dan Rasul-Nya. Barangsiapa yang memerintahkan atau menganjurkan suatu amalan yang tidak ditunjukkan oleh Al Qur’an dan hadits, maka orang seperti ini berarti telah mengada-ada dalam beragama (baca: berbuat bid’ah). Amalan yang dilakukan oleh orang semacam ini pun tertolak karena Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam telah bersabda, مَنْ عَمِلَ عَمَلاً لَيْسَ عَلَيْهِ أَمْرُنَا فَهُوَ رَدٌّ “Barangsiapa melakukan suatu amalan yang bukan ajaran kami, maka amalan tersebut tertolak.” (HR. Muslim no. 1718)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Namun, untuk perkara ‘aadat (non ibadah) seperti makanan, minuman, pakaian, pekerjaan, dan mu’amalat, hukum asalnya adalah diperbolehkan kecuali jika ada dalil yang mengharamkannya. Dalil untuk kaedah kedua ini adalah firman Allah Ta’ala, هُوَ الَّذِي خَلَقَ لَكُم مَّا فِي الأَرْضِ جَمِيعاً “Dia-lah Allah, yang menjadikan segala yang ada di bumi untuk kamu”. (QS. Al Baqarah: 29). Maksudnya, adalah Allah menciptakan segala yang ada di muka bumi ini untuk dimanfaatkan. Itu berarti diperbolehkan selama tidak dilarangkan oleh syari’at dan tidak mendatangkan bahaya. Allah Ta’ala juga berfirman, قُلْ مَنْ حَرَّمَ زِينَةَ اللّهِ الَّتِيَ أَخْرَجَ لِعِبَادِهِ وَالْطَّيِّبَاتِ مِنَ الرِّزْقِ قُلْ هِي لِلَّذِينَ آمَنُواْ فِي الْحَيَاةِ الدُّنْيَا خَالِصَةً يَوْمَ الْقِيَامَةِ كَذَلِكَ نُفَصِّلُ الآيَاتِ لِقَوْمٍ يَعْلَمُونَ “Katakanlah: "Siapakah yang mengharamkan perhiasan dari Allah yang telah dikeluarkan-Nya untuk hamba-hamba-Nya dan (siapa pulakah yang mengharamkan) rezki yang baik?" Katakanlah: "Semuanya itu (disediakan) bagi orang-orang yang beriman dalam kehidupan dunia, khusus (untuk mereka saja) di hari kiamat ." Demikianlah Kami menjelaskan ayat-ayat itu bagi orang-orang yang mengetahui.” (QS. Al A’raaf: 32). Dalam ayat ini, Allah Ta’ala mengingkari siapa saja yang mengharamkan makanan, minuman, pakaian, dan semacamnya.جَزَاكَ الله خَيْرًا&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5291650180671211874-424504870920317642?l=generus313.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://generus313.blogspot.com/feeds/424504870920317642/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://generus313.blogspot.com/2010/06/yuukk-ber-fesbuk-yang-syari-bag1.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5291650180671211874/posts/default/424504870920317642'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5291650180671211874/posts/default/424504870920317642'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://generus313.blogspot.com/2010/06/yuukk-ber-fesbuk-yang-syari-bag1.html' title='yuukk ber-Fesbuk yang syar`i. bag1'/><author><name>Sincerity of Islam Religion</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16256416355405845968</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='20' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_9T4sye0qpvw/SxfGiV-W8ZI/AAAAAAAAALI/D8g30Ug3Cts/S220/khatam+al+quran.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5291650180671211874.post-8073879615698765459</id><published>2010-06-24T13:29:00.002+07:00</published><updated>2010-06-24T13:29:35.190+07:00</updated><title type='text'>yuukk ber-Fesbuk yang syar`i. bag2</title><content type='html'>Jadi, jika ada yang menanyakan mengenai hukum makanan “tahu”? Apa hukumnya? Maka jawabannya adalah “tahu” itu halal dan diperbolehkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jika ada yang menanyakan lagi mengenai hukum minuman “Coca-cola”? Apa hukumnya? Maka jawabannya juga sama yaitu halal dan diperbolehkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Begitu pula jika ada yang menanyakan mengenai jual beli laptop? Apa hukumnya? Jawabannya adalah halal dan diperbolehkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jadi, untuk perkara non ibadah seperti tadi, hukum asalnya adalah halal dan diperbolehkan kecuali ada dalil yang mengharamkannya. Makan bangkai menjadi haram, karena dilarang oleh Allah dan Rasul-Nya. Begitu pula pakaian sutra bagi laki-laki diharamkan karena ada dalil yang menunjukkan demikian. Namun asalnya untuk perkara non ibadah adalah halal dan diperbolehkan. Oleh karena itu, jika ada yang menanyakan bagaimana hukum Facebook? Maka jawabnya bahwa hukum asal Facebook adalah sebagaimana handphone, email, website, blog, radio dan alat-alat teknologi lainnya yaitu sama-sama mubah dan diperbolehkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Inti, Hukum Facebook adalah Tergantung Pemanfaatannya&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hukum facebook adalah tergantung pemanfaatannya. Kalau pemanfaatannya adalah untuk perkara yang sia-sia dan tidak bermanfaat, maka facebook pun bernilai sia-sia dan hanya membuang-buang waktu. Begitu pula jika facebook digunakan untuk perkara yang haram, maka hukumnya pun menjadi haram. Kita dapat melihat berlalu-lalang tak sedikit di antara pengguna facebook yang melakukan hubungan gelap di luar nikah di dunia maya. Padahal lawan jenis yang diajak berhubungan bukanlah mahram dan bukan istri. Sungguh, banyak terjadi perselingkuhan karena kasus semacam ini. Jika memang facebook banyak digunakan untuk tujuan-tujuan semacam ini, maka sungguh dapat di katakan, “Hukum facebook sebagaimana hukum pemanfaatannya. Kalau dimanfaatkan untuk yang haram, maka facebook pun menjadi haram.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Waktu yang Sia-sia Di Depan Facebook&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saudaraku, inilah yang saya ingatkan untuk para penggiat facebook. Ingatlah waktumu! Kebanyakan orang betah berjam-jam di depan facebook, bisa sampai 5 jam bahkan seharian, namun mereka begitu tidak betah di depan Al Qur’an dan majelis ilmu. Sungguh, ini yang saya sayangkan bagi saudara-saudaraku yang begitu gandrung dengan facebook. Oleh karena itu, sadarlah!!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Semoga beberapa nasehat kembali menyadarkanmu tentang waktu dan hidupmu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Imam Asy Syafi’i rahimahullah pernah mengatakan, “Aku pernah bersama dengan seorang sufi. Aku tidaklah mendapatkan pelajaran darinya selain dua hal. Pertama, dia mengatakan bahwa waktu bagaikan pedang. Jika kamu tidak memotongnya (memanfaatkannya), maka dia akan memotongmu.” Lanjutan dari perkataan Imam Asy Syafi’i di atas, “Kemudian orang sufi tersebut menyebutkan perkataan lain: Jika dirimu tidak tersibukkan dengan hal-hal yang baik (haq), pasti akan tersibukkan dengan hal-hal yang sia-sia (batil).”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ibnul Qayyim rahimahullah mengatakan, “Waktu manusia adalah umurnya yang sebenarnya. Waktu tersebut adalah waktu yang dimanfaatkan untuk mendapatkan kehidupan yang abadi dan penuh kenikmatan dan terbebas dari kesempitan dan adzab yang pedih. Ketahuilah bahwa berlalunya waktu lebih cepat dari berjalannya awan (mendung). Barangsiapa yang waktunya hanya untuk ketaatan dan beribadah pada Allah, maka itulah waktu dan umurnya yang sebenarnya. Selain itu tidak dinilai sebagai kehidupannya, namun hanya teranggap seperti kehidupan binatang ternak.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ingatlah.. kematian lebih layak bagi orang yang menyia-nyiakan waktu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ibnul Qayyim mengatakan, “Jika waktu hanya dihabiskan untuk hal-hal yang membuat lalai, untuk sekedar menghamburkan syahwat (hawa nafsu), berangan-angan yang batil, hanya dihabiskan dengan banyak tidur dan digunakan dalam kebatilan, maka sungguh kematian lebih layak bagi dirinya.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Marilah Memanfaatkan Facebook untuk Dakwah&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Inilah pemanfaatan yang paling baik yaitu facebook dimanfaatkan untuk dakwah. Betapa banyak orang yang senang dikirimi nasehat agama yang dibaca di inbox, note atau melalui link mereka. Banyak yang sadar dan kembali kepada jalan kebenaran karena membaca nasehat-nasehat tersebut. Oleh karena itu, jadilah orang yang bermanfaat bagi orang lain apalagi dalam masalah agama, yang tentu saja dengan bekal ini akan mendatangkan kebahagiaan di dunia dan akhirat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dari Jabir, Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, خيْرُ النَّاسِ أَنْفَعُهُمْ لِلنَّاسِ “Sebaik-baik manusia adalah yang paling memberikan manfaat bagi orang lain.” (Al Jaami’ Ash Shogir)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dari Abu Mas’ud Al Anshori, Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, مَنْ دَلَّ عَلَى خَيْرٍ فَلَهُ مِثْلُ أَجْرِ فَاعِلِهِ “Barangsiapa memberi petunjuk pada orang lain, maka dia mendapat ganjaran sebagaimana ganjaran orang yang melakukannya.” (HR. Muslim)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam juga bersabda, لأَنْ يَهْدِىَ اللَّهُ بِكَ رَجُلاً وَاحِدًا خَيْرٌ لَكَ مِنْ أَنْ يَكُونَ لَكَ حُمْرُ النَّعَمِ "Jika Allah memberikan hidayah kepada seseorang melalui perantaraanmu maka itu lebih baik bagimu daripada mendapatkan unta merah (harta yang paling berharga orang Arab saat itu)." (HR. Bukhari dan Muslim)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lihatlah saudaraku, bagaimana jika tulisan kita dalam note, status, atau link di facebook dibaca oleh 5, 1o bahkan ratusan orang, lalu mereka amalkan, betapa banyak pahala berganda yang kita peroleh. Jadi, facebook jika dimanfaatkan untuk dakwah semacam ini, sungguh sangat bermanfaat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Penutup: Nasehat bagi Para Pengguna Facebook&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Imam Asy Syafi’I mengatakan, “Jika dirimu tidak tersibukkan dengan hal-hal yang baik, pasti akan tersibukkan dengan hal-hal yang sia-sia (batil)”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Semoga kita selalu disibukkan dengan hal yang dapat memberikan manfaat pada orang lain. Alangkah indahnya jika status, note dan link yang kita berikan pada saudara-saudara kita berisi siraman-siraman rohani. Itu lebih baik dan lebih bermanfaat dibandingkan dengan mengisi status di FB dengan hal-hal yang sia-sia atau bahkan dosa. Kami hanya bisa berdoa kepada Allah, semoga Allah memberikan taufik dan hidayah bagi orang yang membaca tulisan ini. Semoga kita dimudahkan oleh Allah untuk memanfaatkan waktu dengan baik, dalam hal-hal yang bermanfaat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Alhamdulillahilladzi bi ni’matihi tatimmush sholihaat. Wa shallallahu ‘ala nabiyyina Muhammad wa ‘ala alihi wa shohbihi wa sallam.جَزَاكَ الله خَيْرًا&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5291650180671211874-8073879615698765459?l=generus313.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://generus313.blogspot.com/feeds/8073879615698765459/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://generus313.blogspot.com/2010/06/yuukk-ber-fesbuk-yang-syari-bag2.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5291650180671211874/posts/default/8073879615698765459'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5291650180671211874/posts/default/8073879615698765459'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://generus313.blogspot.com/2010/06/yuukk-ber-fesbuk-yang-syari-bag2.html' title='yuukk ber-Fesbuk yang syar`i. bag2'/><author><name>Sincerity of Islam Religion</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16256416355405845968</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='20' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_9T4sye0qpvw/SxfGiV-W8ZI/AAAAAAAAALI/D8g30Ug3Cts/S220/khatam+al+quran.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5291650180671211874.post-8242232436142451487</id><published>2010-06-24T13:27:00.000+07:00</published><updated>2010-06-24T13:28:16.073+07:00</updated><title type='text'>renungan kematian</title><content type='html'>aIRMATA RASULULLAH SAW...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tiba-tiba dari luar pintu terdengar seorang yang berseru mengucapkan&lt;br /&gt;salam.&lt;br /&gt;"Bolehkah saya masuk?" tanyanya. Tapi Fatimah tidak mengizinkannya masuk,&lt;br /&gt;"Maafkanlah, ayahku sedang demam," kata Fatimah yang membalikkan badan&lt;br /&gt;dan menutup pintu.&lt;br /&gt;Kemudian ia kembali menemani ayahnya yang ternyata sudah membuka mata dan&lt;br /&gt;bertanya pada! Fatimah, "Siapakah itu wahai anakku?"&lt;br /&gt;"Tak tahulah ayahku,orang sepertinya baru sekali ini aku melihatnya,"&lt;br /&gt;tutur Fatimah lembut.&lt;br /&gt;Lalu, Rasulullah menatap puterinya itu dengan pandangan yang&lt;br /&gt;menggetarkan.Seolah-olah bahagian demi bahagian wajah anaknya itu hendak dikenang.&lt;br /&gt;"Ketahuilah, dialah yang menghapuskan kenikmatan sementara, dialah yang&lt;br /&gt;memisahkan pertemuan di dunia. Dialah malaikatul maut," kata&lt;br /&gt;Rasulullah,&lt;br /&gt;Fatimah pun menahan ledakkan tangisnya. Malaikat maut datang&lt;br /&gt;menghampiri,&lt;br /&gt;tapi Rasulullah menanyakan kenapa Jibril tidak ikut sama menyertainya.&lt;br /&gt;Kemudian dipanggilah Jibril yang sebelumnya sudah bersiap di atas langit&lt;br /&gt;dunia menyambut ruh kekasih Allah dan penghulu dunia ini.&lt;br /&gt;"Jibril, jelaskan apa haqku nanti di hadapan Allah?" Tanya Rasululllah&lt;br /&gt;dengan suara yang amat lemah. "Pintu-pintu langit telah terbuka, para&lt;br /&gt;malaikat telah menanti ruhmu.&lt;br /&gt;Semua syurga terbuka lebar menanti kedatanganmu," kata Jibril.&lt;br /&gt;Tapi itu ternyata tidak membuatkan Rasulullah lega, matanya masih penuh&lt;br /&gt;kecemasan.&lt;br /&gt;"Engkau tidak senang mendengar khabar ini?" Tanya Jibril lagi.&lt;br /&gt;"Khabarkan&lt;br /&gt;kepadaku bagaimana nasib umatku kelak?" Tanya Rasulullah kemudian.&lt;br /&gt;"Jangan khawatir, wahai Rasul Allah, aku pernah mendengar Allah berfirman&lt;br /&gt;kepadaku: 'Kuharamkan syurga bagi siapa saja, kecuali umat Muhammad&lt;br /&gt;telah berada di dalamnya," kata Jibril.&lt;br /&gt;Detik-detik semakin dekat, saatnya Izrail melakukan tugas. Perlahan ruh&lt;br /&gt;Rasulullah ditarik. Nampak seluruh tubuh Rasulullah bersimbah peluh,&lt;br /&gt;urat-urat lehernya menegang. "Jibril, betapa sakit sakaratul maut ini."&lt;br /&gt;Perlahan Rasulullah mengaduh. Fatimah terpejam, Ali yang disampingnya&lt;br /&gt;menunduk semakin dalam dan Jibril memalingkan muka.&lt;br /&gt;"Jijikkah kau melihatku, hingga kau palingkan wajahmu Jibril?" Tanya&lt;br /&gt;Rasulullah pada Malaikat pengantar wahyu itu. "Siapakah yang sanggup,&lt;br /&gt;melihat kekasih Allah direnggut ajal," kata Jibril. Sebentar kemudian&lt;br /&gt;terdengar Rasulullah mengaduh, karena sakit yang&lt;br /&gt;tidak tertahankan lagi. "Ya Allah, dahsyatnya maut ini, timpakan saja&lt;br /&gt;semua siksa maut ini kepadaku, jangan pada umatku".&lt;br /&gt;Badan Rasulullah mulai dingin, kaki dan dadanya sudah tidak bergerak lagi.&lt;br /&gt;Bibirnya bergetar seakan hendak membisikkan sesuatu, Ali segera mendekatkan&lt;br /&gt;telinganya. "U ushiikum bis shalati, wa maa malakat aimanuku - peliharalah&lt;br /&gt;shalat dan peliharalah orang-orang lemah diantaramu."&lt;br /&gt;Diluar pintu tangis mulai terdengar bersahutan, sahabat saling&lt;br /&gt;berpelukan.&lt;br /&gt;Fatimah menutupkan tangan di wajahnya, dan Ali kembali mendekatkan&lt;br /&gt;telinganya ke bibir Rasulullah yang mulai kebiruan. "Ummatii, ummatii,&lt;br /&gt;ummatiii?" "Umatku,umatku,umatku"&lt;br /&gt;Dan, berakhirlah hidup manusia mulia yang memberi sinaran itu.&lt;br /&gt;Allahu akbar...Allahu akbar...Allahu akbar...جَزَاكَ الله خَيْرًا&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5291650180671211874-8242232436142451487?l=generus313.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://generus313.blogspot.com/feeds/8242232436142451487/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://generus313.blogspot.com/2010/06/renungan-kematian.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5291650180671211874/posts/default/8242232436142451487'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5291650180671211874/posts/default/8242232436142451487'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://generus313.blogspot.com/2010/06/renungan-kematian.html' title='renungan kematian'/><author><name>Sincerity of Islam Religion</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16256416355405845968</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='20' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_9T4sye0qpvw/SxfGiV-W8ZI/AAAAAAAAALI/D8g30Ug3Cts/S220/khatam+al+quran.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5291650180671211874.post-7969185487141522181</id><published>2010-06-24T13:26:00.000+07:00</published><updated>2010-06-24T13:27:01.040+07:00</updated><title type='text'>nasihat buat kaum hawa</title><content type='html'>Hidupku adalah milikku, tidak ada yang bisa mencampurinya, memepengaruhinya atau bahkan memilikinya meski sebagian. Semuanya utuh milikku. Aku adalah diriku, seutuhnya adalah aku. Inilah kesempurnaan hidup. Aku tidak butuh siapa - siapa, semuanya bisa aku lakukan sendiri. Prestasiku, bakatku mengalir seakan sungai yang jernih ke muara kehidupan. Aku pintar, cerdas, cantik, dan penuh dengan kemampuan yang lainnya. Di sekolah, akulah bintang kelas, di ekstra kurikuler akulah sang primadona. Siapa yang bisa mengalahkanku?&lt;br /&gt;Seperti saat ini, aku merasa aku adalah pemilik sah atas diriku. Maka ketika mama melarangku untuk mengikuti casting sebuah film remaja, aku merasa mama tidak menghargai eksistensi diriku. Maka jangan salahkan aku kalau aku ikut tanpa sepengetahuannya. Aku adalah pemilik sah diriku .&lt;br /&gt;Kehidupan memang ada yang mengaturnya, tapi kesuksesan sumbernya ada pada diri kita sendiri. Kesuksesan yang aku dapatkan, adalah hasil kerja kerasku selama ini. Popularitas, Karir yang gemilang, uang yang melimpah semuanya ada pada diriku. Kurang apa? Aku bisa membiayai semua kebutuhan adik - adikku dengan semua ini, bahkan untuk hidup mewah tanpa bekerja sampai tiga turunan aku masih bisa mencukupi. Sayang mama tidak pernah mau makan uangku sepeserpun. Beliau hanya mengatakan "Kebahagianku adalah segala - galanya baginya, bukan uang, emas intan dan permata."&lt;br /&gt;Semua sudah aku miliki, kuliah yang beberapa saat lagi akan kelar. Karir yang gemilang, uang yang banyak. Satu lagi sebentar lagi hidupku akan lengkap, kebahagiaanku akan sempurna. Karena beberapa hari lagi aku akan menikah dengan seseorang yang telah aku pilih untuk mendampingi hidupku. Seorang pemuda tampan, kaya dengan usahanya yang bertebaran di pelosok dunia. Kurang apa lagi? Sayangnya mama sedikit tidak setuju dengan pilihanku. Memang beliau tidak marah ketika aku menampik seorang pemuda sederhana, sedikit jadul dan selalu menunduk malu yang beliau tawarkan padaku.&lt;br /&gt;Jelas - jelas aku tolak mentah - mentah, bayangkan aku yang cantik, populer dan punya segalanya harus bersanding dengan lelaki jadul, sederhana, tidak keren dan berpenghasilan sebagai penjual buku dan kaset - kaset. Oh, apa kata dunia nantinya? Kerena hidupku adalah milikku maka aku tolak mentah - mentah. Mama tidak marah, hanya berkata "Kalau itu yang membuatmu bahagia silahkan".&lt;br /&gt;Asam manis cinta, kurasakan begitu indahnya bersamanya mengarungi bahtera hidup ini. Dia adalah lelaki sempurna untukku yang sempurna. Bohong benar apa yang Mama dan orang - orang bilang bahwa hidup berumah tangga tidak mudah seperti membalik telapak tangan. Buktinya, hidupku dengannya selalu diwarnai cinta sepanjang hari. Mungkin itu hanya menimpa kepada sebagian orang yang memang bernasib buruk.&lt;br /&gt;Aku hamil, sebuah kebahagiaan tiada tara. Sebuah pembuktian bahwa aku adalah manusia yang sempurna. Di dalam rahimku tertanam benih cintanya dan cintaku. Akan aku tunjukkan kepada dunia bahwa keluargaku adalah keluarga yang paling bahagia. Meski suamiku jarang di rumah. Sejak dia membuka perusahaan baru di luar kota, dia jadi sering jarang di rumah. Ada beberapa teman yang mengatakan kalau suami jarang di rumah itu berarti ada yang todak beres. Ah, bullshit ! Omong kosong, mereka hanya iri terhadap apa - apa yang aku punya.&lt;br /&gt;Begitu juga mama, beliau malah berkata yang bukan - bukan. Masa beliau bilang suamiku ada main dengan mantan muridnya. Mama, kalau memang tidak suka terhadap pilihanku jangan segitunya. Masa menantu sendiri dibegitukan. Buatku suamiku adalah nomer satu. Sementara itu kendunganku semakin besar, kurang dari seratus hari lagi aku akan menjadi ibu.&lt;br /&gt;Ternyata nasib baik tidak selamanya berpihak, kesuksesan memang aku bisa menetukan, tapi kesialan siapa yang tahu?&lt;br /&gt;Suamiku berubah, kemarin dia sudah berani membawa wanita lainnya ke rumahku. Ah, dunia macam apa ini? Bagaimana dengan anakku kelak? Parahnya Suamiku mengancamku akan menceraikan aku jika aku banyak maunya. Aku tidak mau anakkku nanti tidak berayah. Maka aku hanya bisa menangis. Aneh, setelah sekian lama hidupku hanya dihiasi tangisan bahagia, akhirnya aku mengeluarkan tangisan kesedihan juga.&lt;br /&gt;Sakit sekali rasanya, benar kata orang melahirkan itu sama dengan menjual nyawa. Saatnya telah tiba, anakku akan melihat dunia. Aku sedih, suamiku tidak disampingku. Harusnya dia mendampingiku dan memberiku dorongan semangat agar aku bisa bertahan berjuang melahirkan anakku. Ah, sakit itu kembali menyerang. Aku sudah tidak kuat lagi. Benar - benar sakit yang dahsyat. Entah kenapa tiba - tiba aku berteriak " Mama" yah, satu - satunya yang kuingat sekarang hanya beliau. Aku tidak peduli aku hanya ingin berteriak memanggilnya.&lt;br /&gt;Tiba - tiba tangan yang sudah keriput membelaiku.&lt;br /&gt;"Mama di sini sayang, menjagamu dan anakmu"&lt;br /&gt;Ada yang mengalir diwajahku, tetesan air mata meleleh. Mama, meski selama ini aku tidak peduli terhadapmu, tidak mengidahkan apa yang kau katakan. Kau masih di sini untukku.&lt;br /&gt;Samar kudengar tangisan anakku. "Bersyukurlah nak, meski ayahmu tidak di sini saat kau lahir. Nenekmu selalu ada untuk menjaga kita berdua." Tiba - tiba aku merasa lemah, dan membutuhkanmu Mama.جَزَاكَ الله خَيْرًا&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5291650180671211874-7969185487141522181?l=generus313.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://generus313.blogspot.com/feeds/7969185487141522181/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://generus313.blogspot.com/2010/06/nasihat-buat-kaum-hawa.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5291650180671211874/posts/default/7969185487141522181'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5291650180671211874/posts/default/7969185487141522181'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://generus313.blogspot.com/2010/06/nasihat-buat-kaum-hawa.html' title='nasihat buat kaum hawa'/><author><name>Sincerity of Islam Religion</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16256416355405845968</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='20' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_9T4sye0qpvw/SxfGiV-W8ZI/AAAAAAAAALI/D8g30Ug3Cts/S220/khatam+al+quran.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5291650180671211874.post-1157095020049290952</id><published>2010-06-24T13:25:00.000+07:00</published><updated>2010-06-24T13:26:10.541+07:00</updated><title type='text'>si kikir dan malaikat maut</title><content type='html'>Setelah bekerja keras, berdagang dan meminjamkan (uang) si kikir telah menumpuk harta, tigaratus ribu dinar. Ia memiliki tanah luas dan banyak gedung, dan segala macam harta benda.&lt;br /&gt;Kemudian ia memutuskan untuk beristirahat selama satu tahun, hidup nyaman, dan kemudian menentukan mengenai bagaimana masa depannya. Tetapi, segera setelah ia berhenti mengumpulkan uang, ketika itu juga muncul Malaikat Maut di hadapannya untuk mencabut nyawanya.&lt;br /&gt;Si kikir pun berusaha dengan segala daya upaya, agar Malaikat Maut yang pantang menyerah itu, tidak jadi menjalankan tugasnya. Ia berkata:&lt;br /&gt;“Bantulah aku, hanya tiga hari saja, dan akan kuberikan sepertiga hartaku.”&lt;br /&gt;Malaikat Maut menolak, dan mulai menarik nyawa si kikir. Kemudian si kikir berkata lagi:&lt;br /&gt;“Jika engkau membolehkan aku tinggal dua hari lagi, akan kuberi engkau duaratus ribu dinar dari gudangku.”&lt;br /&gt;Tetapi sang Malaikat Maut tidak mau mendengarkannya. Bahkan ia menolak memberi tambahan tiga hari demi tigaratus ribu dinarnya. Kemudian si kikir berkata:&lt;br /&gt;“Tolonglah, kalau begitu beri aku waktu untuk menulis sebentar.”&lt;br /&gt;Kali ini Malaikat Maut mengizinkannya, dan si kikir menulis dengan darahnya sendiri.&lt;br /&gt;“Wahai manusia, manfaatkan hidupmu. Aku tidak dapat membelinya dengan tigaratus ribu dinar. Pastikan bahwa engkau menyadari nilai dari waktu yang engkau miliki.”جَزَاكَ الله خَيْرًا&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5291650180671211874-1157095020049290952?l=generus313.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://generus313.blogspot.com/feeds/1157095020049290952/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://generus313.blogspot.com/2010/06/si-kikir-dan-malaikat-maut.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5291650180671211874/posts/default/1157095020049290952'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5291650180671211874/posts/default/1157095020049290952'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://generus313.blogspot.com/2010/06/si-kikir-dan-malaikat-maut.html' title='si kikir dan malaikat maut'/><author><name>Sincerity of Islam Religion</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16256416355405845968</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='20' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_9T4sye0qpvw/SxfGiV-W8ZI/AAAAAAAAALI/D8g30Ug3Cts/S220/khatam+al+quran.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5291650180671211874.post-7807214572501785415</id><published>2010-06-24T13:24:00.002+07:00</published><updated>2010-06-24T13:25:26.751+07:00</updated><title type='text'>sholat ashar</title><content type='html'>Dari Anas bersabda Rosululloh SAW “ itulah sholat-sholat munafiq yaitu yang duduk menunggu matahari hingga apabila matahari sudah berada diantara 2 tanduk syetan maka ia berdiri dan mempercepat sholatnya yang 4 rokaat hingga ia tidak ingat Allah kecuali sedikit” (HR Jamaah)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dari Buraidah Al Aslamy; Bersabda Nabi SAW “ bersegeralah menunaikan sholatpada waktu mendung barang siapa terlambat sholat Ashar maka hapuslah amalannya (HR. Ahmad)جَزَاكَ الله خَيْرًا&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5291650180671211874-7807214572501785415?l=generus313.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://generus313.blogspot.com/feeds/7807214572501785415/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://generus313.blogspot.com/2010/06/sholat-ashar.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5291650180671211874/posts/default/7807214572501785415'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5291650180671211874/posts/default/7807214572501785415'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://generus313.blogspot.com/2010/06/sholat-ashar.html' title='sholat ashar'/><author><name>Sincerity of Islam Religion</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16256416355405845968</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='20' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_9T4sye0qpvw/SxfGiV-W8ZI/AAAAAAAAALI/D8g30Ug3Cts/S220/khatam+al+quran.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5291650180671211874.post-177513638876567038</id><published>2010-06-24T13:24:00.001+07:00</published><updated>2010-06-24T13:24:39.157+07:00</updated><title type='text'>Mencintai Apa yang Dicintai Nabi</title><content type='html'>Rasulullah Muhammad adalah orang pilihan dan kekasih Allah SWT. Apapun amalan yang disukai Nabi adalah hal yang paling disukai Allah dan setiap amalan yang dibenci Nabi juga dimurkai Allah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bentuk kesungguhan kita mencintai Rasulullah Saw adalah berlomba-lomba dan bersungguh-sungguh mengikuti dan meneladani apa yang telah beliau lakukan. Sebagaimana firman Allah SWT, وَمَا ءَاتَاكُمُ الرَّسُولُ فَخُذُوهُ وَمَا نَهَاكُمْ عَنْهُ فَانْتَهُوا. Artinya, ”Apa saja yang dibawa oleh Rasul untuk kalian, ambillah, dan apa saja yang dilarangnya atas kalian, tinggalkanlah.” [QS. al-Hasyr [59]: 7]&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam ayat lain disebutkan, Katakanlah, “Jika kalian benar-benar mencintai Allah, ikutilah aku, niscaya Allah akan mengasihi kalian dan mengampuni dosa-dosa kalian.” [Qs. Ali-Imran [3]: 31].جَزَاكَ الله خَيْرًا&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5291650180671211874-177513638876567038?l=generus313.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://generus313.blogspot.com/feeds/177513638876567038/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://generus313.blogspot.com/2010/06/mencintai-apa-yang-dicintai-nabi.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5291650180671211874/posts/default/177513638876567038'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5291650180671211874/posts/default/177513638876567038'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://generus313.blogspot.com/2010/06/mencintai-apa-yang-dicintai-nabi.html' title='Mencintai Apa yang Dicintai Nabi'/><author><name>Sincerity of Islam Religion</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16256416355405845968</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='20' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_9T4sye0qpvw/SxfGiV-W8ZI/AAAAAAAAALI/D8g30Ug3Cts/S220/khatam+al+quran.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5291650180671211874.post-9185449621216515685</id><published>2010-06-24T12:57:00.001+07:00</published><updated>2010-06-24T12:57:56.732+07:00</updated><title type='text'>Antara Kebenaran dan Dusta</title><content type='html'>Suatu hari ketika 'Ali bin Abu Thalib ra sedang berada dalam pertempuran, pedang musuhnya patah dan orangnya terjatuh. 'Ali berdiri di atas musuhnya itu, meletakkan pedangnya ke arah dada orang itu, dia berkata, "Jika pedangmu berada di tanganmu, maka aku akan lanjutkan pertempuran ini, tetapi karena pedangmu patah, maka aku tidak boleh menyerangmu."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Kalau aku punya pedang saat ini, aku akan memutuskan tangan-tanganmu dan kaki-kakimu," orang itu berteriak balik.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Baiklah kalau begitu," jawab 'Ali, dan dia menyerahkan pedangnya ke tangan orang itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Apa yang sedang kamu lakukan", tanya orang itu kebingungan. "Bukankah saya ini musuhmu?"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ali bin Abu Thalib ra memandang tepat di matanya dan berkata, "Kamu bersumpah kalau memiliki sebuah pedang di tanganmu, maka kamu akan membunuhku. Sekarang kamu telah memiliki pedangku, karena itu majulah dan seranglah aku". Tetapi orang itu tidak mampu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Itulah kebodohanmu dan kesombongan berkata-kata," jelas 'Ali. "Di dalam agama Allah tidak ada perkelahian atau permusuhan antara kamu dan aku. Kita bersaudara. Perang yang sebenarnya adalah antara kebenaran dan kekurangan kebijakanmu. Yaitu antara kebenaran dan dusta. Engkau dan aku sedang menyaksikan pertempuran itu. Engkau adalah saudaraku. Jika aku menyakitimu dalam keadaan seperti ini, maka aku harus mempertanggungjawabkannya pada hari kiamat. Allah akan mempertanyakan hal ini kepadaku."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Inikah cara Islam?" Orang itu bertanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Ya," jawab 'Ali, "Ini adalah firman Allah, yang Mahakuasa, dan Sang Unik."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dengan segera, orang itu bersujud di kaki 'Ali bin Abu Thalib ra dan memohon, "Ajarkan aku syahadat."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan 'Ali pun mengajarkannya, "Tiada tuhan melainkan Allah. Tiada yang ada selain Engkau, ya Allah."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hal yang sama terjadi pada pertempuran berikutnya. 'Ali bin Abu Thalib ra menjatuhkan lawannya, meletakkan kakinya di atas dada orang itu dan menempelkan pedangnya ke leher orang itu. Tetapi sekali lagi dia tidak membunuh orang itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Mengapa kamu tidak membunuh aku?" Orang itu berteriak dengan marah. "Aku adalah musuhmu. Mengapa kamu hanya berdiri saja?" Dan dia meludahi muka 'Ali.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mulanya 'Ali bin Abu Thalib ra menjadi marah, tetapi kemudian dia mengangkat kakinya dari dada orang itu dan menarik pedangnya. "Aku bukan musuhmu", Ali menjawab.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Musuh yang sebenarnya adalah sifat-sifat buruk yang ada dalam diri kita. Engkau adalah saudaraku, tetapi engkau meludahi mukaku. Ketika engkau meludahi aku, aku menjadi marah dan keangkuhan datang kepadaku. Jika aku membunuhmu dalam keadaan seperti itu, maka aku akan menjadi seorang yang berdosa, seorang pembunuh. Aku akan menjadi seperti semua orang yang kulawan. Perbuatan buruk itu akan terekam atas namaku. Itulah sebabnya aku tidak membunuhmu."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Kalau begitu tidak ada pertempuran antara kau dan aku?" orang itu bertanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Tidak. Pertempuran adalah antara kearifan dan kesombongan. Antara kebenaran dan kepalsuan". 'Ali bin Abu Thalib ra menjelaskan kepadanya. "Meskipun engkau telah meludahiku, dan mendesakku untuk membunuhmu, aku tak boleh."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Dari mana datangnya ketentuan semacam itu?"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Itulah ketentuan Allah. Itulah Islam."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dengan segera orang itu tersungkur di kaki 'Ali bin Abu Thalib ra dan dia juga diajari dua kalimat syahadat. جَزَاكَ الله خَيْرًا&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5291650180671211874-9185449621216515685?l=generus313.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://generus313.blogspot.com/feeds/9185449621216515685/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://generus313.blogspot.com/2010/06/antara-kebenaran-dan-dusta.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5291650180671211874/posts/default/9185449621216515685'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5291650180671211874/posts/default/9185449621216515685'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://generus313.blogspot.com/2010/06/antara-kebenaran-dan-dusta.html' title='Antara Kebenaran dan Dusta'/><author><name>Sincerity of Islam Religion</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16256416355405845968</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='20' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_9T4sye0qpvw/SxfGiV-W8ZI/AAAAAAAAALI/D8g30Ug3Cts/S220/khatam+al+quran.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5291650180671211874.post-69624572244887479</id><published>2010-06-24T12:56:00.000+07:00</published><updated>2010-06-24T12:57:18.501+07:00</updated><title type='text'>Takdir? Seperti apakah itu?</title><content type='html'>Lapisan-lapisan sistem sebab akibat:&lt;br /&gt;1: Ikhtiar atau perbuatan lahir menjadi sebab akibat&lt;br /&gt;2: Bisikan syaitan menjadi sebab akibat&lt;br /&gt;3: Perbuatan makhluk halus menjadi sebab akibat&lt;br /&gt;4: Perbuatan dosa menjadi sebab akibat&lt;br /&gt;5: Ilham malaikat menjadi sebab akibat&lt;br /&gt;6: Tindakan malaikat menjadi sebab akibat&lt;br /&gt;7: Doa menjadi sebab akibat&lt;br /&gt;8: Amanah Allah s.w.t menjadi sebab akibat&lt;br /&gt;9: Zikir menjadi sebab akibat&lt;br /&gt;10: Ketentuan azali menjadi sebab akibat&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Semua sebab akibat di atas menjadi nyata apabila sebab akibat yang pertama berlaku. Berbagai macam tenaga sebab akibat berkumpul di dalam sebab akibat yang pertama itu. Tujuan dari sebab akibat yang pertama hingga ke sembilan adalah untuk menyatakan sebab akibat yang kesepuluh, yaitu ketentuan yang azali. Manusia pada umumnya memandang sebab akibat yang pertama secara terpisah tanpa dikaitkan dengan yang lain-lain. Banyak yang berfikir jika ikhtiar tidak mengeluarkan akibat yang sesuai dengan sebab yang diadakan maka seseorang itu kemudian mengatakan hal demikian adalah nasib atau takdir, yaitu sebab akibat yang kesepuluh. Manusia kadang hanya memperhatikan ikhtiar yang zahir. Bila bidang ikhtiar yang zahir telah gagal maka mereka kemudian mengatakan ikhtiar sudah habis. Jika kita tilik kepada susunan sebab akibat di atas, maka bisa kita lihat bahwa ikhtiar belum habis, hanya pada sebab akibat yang kesepuluh tidak ada ikhtiar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kita bisa memilih untuk menuruti bisikan syaitan ataupun tidak. Begitu juga dengan ilham yang sampai kepada kita. Kita dapat mengelakkan diri dari berbuat dosa dan juga dapat bertaubat untuk keluar dari arus sebab akibat yang menjadi hukuman kepada dosa. Kita juga dapat berdoa untuk mendapatkan sebab akibat yang baik. Kita juga dapat memilih untuk berjanji dan bersumpah atau tidak ataupun menunaikannya ataupun tidak. Kita juga dapat memilih untuk berzikir. Hanya apabila sampai kepada sumber sebab akibat yaitu ketentuan pada azali barulah tidak ada ikhtiar memilih, barulah dinamakan takdir. Dalam hal ketentuan pada azali ini tidak ada makhluk baik manusia, jin atau malaikat yang berkuasa campur tangan. Ketentuan pada azali menjadi kuasa yang menguasai semua sistem sebab akibat. Ini bermakna sekalipun kita boleh berikhtiar dan memilih namun, ikhtiar dan pilihan kita tetap tunduk berada dalam ketentuan azali. Bila dipandang dari aspek ini maka dapat juga dikatakan bahwa ikhtiar dan pilihan itu sendiri merupakan nasib atau takdir yang sudah ditentukan pada azali.جَزَاكَ الله خَيْرًا&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5291650180671211874-69624572244887479?l=generus313.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://generus313.blogspot.com/feeds/69624572244887479/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://generus313.blogspot.com/2010/06/takdir-seperti-apakah-itu.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5291650180671211874/posts/default/69624572244887479'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5291650180671211874/posts/default/69624572244887479'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://generus313.blogspot.com/2010/06/takdir-seperti-apakah-itu.html' title='Takdir? Seperti apakah itu?'/><author><name>Sincerity of Islam Religion</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16256416355405845968</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='20' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_9T4sye0qpvw/SxfGiV-W8ZI/AAAAAAAAALI/D8g30Ug3Cts/S220/khatam+al+quran.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5291650180671211874.post-2289846757987899819</id><published>2010-06-24T12:55:00.000+07:00</published><updated>2010-06-24T12:56:25.949+07:00</updated><title type='text'>tatapan mata</title><content type='html'>Menurut penelitian Allan &amp; Barbara Pease, jangkauan pandangan mata cewek tuh lebar banget, lebih dari 180 derajat. Karena itu, wanita dapat melihat sekeliling secara sekilas tanpa harus memutar kepala.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jadi, bila kamu pria, lalu cewek gebetanmu gak pernah secuil pun melayangkan pandangan matanya ke arahmu, jangan ke-CR-an terus. Belum tentu dia cuek ama kamu. Mungkin aja dia sering “curi-curi pandang”. Ini karena wanita dapat melihat sekeliling tanpa harus memutar kepala. Hanya dengan melihat sekilas, cewek udah mampu ngeliat “sasaran”!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;But… Walo bisa ngeliat sekeliling dengan mudah begitu, pandangan mata cewek itu “kurang tajam”. Pandangan matanya cenderung “buta arah”. Makanya jangan heran deh… klo hang out ke mall bareng ce-es-nya, cewek tuch lebih mudah hafal isi mall. Cumaa… ya itu… hafalnya mah hanya isinya, bukan tata letaknya. Coba klo diminta ngasih arahan, umpamanya “Di gerai mana kau beli HP-mu ini?” yang ada juga gini jawabannya “Pokoknya deket food court deh.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kalo kita ngedapetin jawaban kayak gitu dari cewek, maklumi ajal lah! Kalo emang butuh pergi ke tempat itu, ajak aja si cewek untuk kembali ke situ dan nunjukin lokasinya. Dengan mudah dia dapat menemukan tempat tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Now… what about men?? Oke… let’s talk about men.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Klo cowok niy, jangkauan pandangan matanya “sempit” (terfokus) seperti terowongan, sekitar 45 derajat atau kurang. Dengan terfokus gitu, mata cowok berusaha ngeliat “sasaran” secara tajam, termasuk ketika ngeliat cewek, he he he….&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nah, kalo kamu wanita, lalu ada cowok menatap wajahmu tanpa berkedip, jangan ke-GR-an terus. Belum tentu dia naksir kamu. Mungkin aja terfokusnya tatapan matanya pada wajahmu itu hanyalah untuk mengenali perbedaan antara dirimu dan cewek-cewek lain. Bila cuma ngeliat sekilas, sulit bagi cowok buat segera ngenali dirimu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kalo cuma liat sekilas-sekilas aja, kayaknya semua cewek tuh sama di mata cowok. Makanya, untuk mengenali apakah yang dilihatnya itu benar-benar dirimu ataukah kuntilanak, kaum pria mungkin perlu memfokuskan pandangannya ketika menatap dirimu. (Penulis buku ini sadis, ya? Masak, cewek semanis kamu dibanding-bandingin ama kuntilanak. Hiiiii….)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;But… Kalo kamu cowok TERLALU terfokus ketika menatap cewek, ati-ati! Jangan sampai terjerumus ke dalam “zina mata”. Untuk menghindarinya, berikut ini beberapa saran dari M. Shodiq Mustika &amp; Aisha Chuang, Gaul Gaya Rasul (Jakarta: Qultum Media, 2006), hlm. 52-57:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1. supaya tidak terkagum-kagum pada dayatarik seksualnya, fokuskan pengamatan kita pada penampilan non-seksualnya apabila kita memandang lawan-jenis.&lt;br /&gt;2. Setiap kali terpikat pada dayatarik seksualnya, lekas2lah alihkan pandangan ke arah lain sampai gejolak birahimu reda.&lt;br /&gt;3. Ketika kau kewalahan meredam nafsu syahwat, segera “alihkan perhatian” ke hal-hal lain yang bersifat non-seksual. Umpamanya: sepakbola, berita politik, dialog bisnis, eksplorasi flora dan fauna, dan sebagainya.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5291650180671211874-2289846757987899819?l=generus313.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://generus313.blogspot.com/feeds/2289846757987899819/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://generus313.blogspot.com/2010/06/tatapan-mata.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5291650180671211874/posts/default/2289846757987899819'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5291650180671211874/posts/default/2289846757987899819'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://generus313.blogspot.com/2010/06/tatapan-mata.html' title='tatapan mata'/><author><name>Sincerity of Islam Religion</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16256416355405845968</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='20' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_9T4sye0qpvw/SxfGiV-W8ZI/AAAAAAAAALI/D8g30Ug3Cts/S220/khatam+al+quran.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5291650180671211874.post-7323700427519948065</id><published>2010-05-22T22:17:00.000+07:00</published><updated>2010-05-22T22:18:03.371+07:00</updated><title type='text'>VIVAnews - Dikisahkan, sekitar 4.800 tahun lalu, banjir bandang menerjang Bumi.</title><content type='html'>Sebelum bencana mahadahsyat itu terjadi, Nabi Nuh -- nabi tiga agama, Islam, Kristen, dan Yahudi, diberi wahyu untuk membuat kapal besar -- demi menyelamatkan umat manusia dan mahluk Bumi lainnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Cerita tentang bahtera Nabi Nuh dikisah dalam berbagai buku, sejumlah film dan lain-lain. Sejumlah ahli sejarah dari berbagai negara sudah lama penasaran dengan kebenaran kisah ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk membuktikan kebenaran cerita itulah, kelompok peneliti dari China dan Turki yang tergabung dalam 'Noah's Ark Ministries International' selama bertahun-tahun mencari sisa-sisa perahu legendaris tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kemarin, 26 April 2010 mereka mengumumkan mereka menemukan perahu Nabi Nuh di Turki. Mereka mengklaim menemukan sisa-sisa perahu Nabi Nuh berada di ketinggian 4.000 meter di Gunung Agri atau Gunung Ararat, di Turki Timur.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mereka bahkan mengklaim berhasil masuk ke dalam perahu itu, mengambil foto dan beberapa specimen untuk membuktikan klaim mereka.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menurut para peneliti, specimen yang mereka ambil memiliki usia karbon 4.800 tahun, cocok dengan apa yang digambarkan dalam sejarah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jika klaim mereka benar, para peneliti Evangelis itu telah menemukan perahu paling terkenal dalam sejarah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Kami belum yakin 100 persen bahwa ini benar perahu Nuh, tapi keyakinan kami sudah 99 persen," kata salah satu anggota tim yang bertugas membuat film dokumenter, Yeung Wing, seperti dimuat laman berita Turki, National Turk, 27 April 2010.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Grup yang beranggotakan 15 orang dari Hong Kong dan Turki hadir dalam konferensi pers yang diadakan Senin 26 April 2010 lalu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kepada media yang hadir saat itu, mereka juga memamerkan specimen fosil kapal yang diduga perahu Nuh, berupa tambang, paku, dan pecahan kayu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seperti yang dijelaskan para peneliti, tambang dan paku diduga digunakan untuk menyatukan kayu-kayu hingga menjadi kapal. Tambang juga digunakan untuk mengikat hewan-hewan yang diselamatkan dari terjangan bah -- begitu juga dengan potongan kayu yang dibuat bersekat untuk menjaga keamanan hewan-hewan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Penemuan besar ini jadi amunisi untuk mendorong pemerintah Turki mendaftarkan situs ini ke UNESCO -- agar lembaga PBB itu ikut menjaga kelestarian perahu Nuh.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Awalnya, direncananya para arkeolog akan menggali perahu itu dan memisahkannya dari gunung. Namun, hal tersebut tak mungkin dilakukan, meski nilai sejarah penemuan ini sangat tinggi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Diyakini, ketika air surut, perahu Nuh berada di atas Gunung. Meski tiga agama besar mengabarkan mukjizat Nabi Nuh, tak ada penjelasan sama sekali, di mana persisnya perahu itu menyelesaikan misinya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sejak lama penduduk lokal Turki yang tinggal di pegunungan maupun kota-kota lain percaya bahwa perahu Nabi Nuh berada di Gunung Ararat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apalagi, pilot pesawat temput Turki dalam sebuah misi pemetaan NATO, mengaku melihat benda besar seperti perahu di Dogubayazit, Turki.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada 2006, citra satelit secara detil menunjukan benda mirip kapal yang diduga perahu Nuh itu adalah gunung yang dilapisi salju.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Beberapa ahli lain berpendapat bahwa sisa-sisa perahu Nuh menjadi bagian dari pemukiman manusia -- yang selamat dari bencana banjir bah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Namun, peneliti yang mengklaim penemu perahu Nuh membantahnya. "Kami tak pernah menemukan ada manusia yang bermukim di ketinggian 3.500 meter dalam sejarah umat manusia."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Cuaca sangat dingin di ketinggian 4.000 meter itu oleh para penemu diyakini menjaga kondisi perahu Nuh selama ribuan tahun. جَزَاكَ الله خَيْرًا&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5291650180671211874-7323700427519948065?l=generus313.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://generus313.blogspot.com/feeds/7323700427519948065/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://generus313.blogspot.com/2010/05/vivanews-dikisahkan-sekitar-4800-tahun.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5291650180671211874/posts/default/7323700427519948065'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5291650180671211874/posts/default/7323700427519948065'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://generus313.blogspot.com/2010/05/vivanews-dikisahkan-sekitar-4800-tahun.html' title='VIVAnews - Dikisahkan, sekitar 4.800 tahun lalu, banjir bandang menerjang Bumi.'/><author><name>Sincerity of Islam Religion</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16256416355405845968</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='20' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_9T4sye0qpvw/SxfGiV-W8ZI/AAAAAAAAALI/D8g30Ug3Cts/S220/khatam+al+quran.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5291650180671211874.post-492555104930266071</id><published>2010-05-22T22:14:00.001+07:00</published><updated>2010-05-22T22:14:36.254+07:00</updated><title type='text'>Suatu hari seorang tua bijak didatangi seorang pemuda yang sedang dirundung masalah. Tanpa membuang waktu pemuda itu langsung menceritakan semua masal</title><content type='html'>Pak tua bijak hanya mendengarkan dgn seksama, lalu Ia mengambil segenggam serbuk pahit dan meminta anak muda itu untuk mengambil segelas air.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ditaburkannya serbuk pahit itu ke dalam gelas, lalu diaduknya perlahan, "Coba minum ini dan katakan bagaimana rasanya ", ujar pak tua&lt;br /&gt;"Pahit, pahit sekali ", jawab pemuda itu sambil meludah ke samping.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pak tua itu tersenyum, lalu mengajak tamunya ini untuk berjalan ke tepi telaga belakang rumahnya.&lt;br /&gt;Kedua orang itu berjalan berdampingan dan akhirnya sampai ke tepi telaga yg tenang itu. Sesampai disana, Pak tua itu kembali menaburkan serbuk pahit ke telaga itu, dan dengan sepotong kayu ia mengaduknya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Coba ambil air dari telaga ini dan minumlah." Saat si pemuda mereguk air itu, Pak tua kembali bertanya lagi kepadanya, "Bagaimana rasanya ?"&lt;br /&gt;"Segar", sahut si pemuda.&lt;br /&gt;"Apakah kamu merasakan pahit di dalam air itu ?" tanya pak tua&lt;br /&gt;"Tidak, " sahut pemuda itu&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pak tua tertawa terbahak-bahak sambil berkata: "Anak muda, dengarkan baik-baik. Pahitnya kehidupan, adalah layaknya segenggam serbuk pahit ini, tak lebih tak kurang. Jumlah dan rasa pahitnyapun sama dan memang akan tetap sama.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tetapi kepahitan yg kita rasakan sangat tergantung dari wadah yang kita miliki. Kepahitan itu akan didasarkan dari perasaan tempat kita meletakkannya.Jadi saat kamu merasakan kepahitan dan kegagalan dalam hidup, hanya ada satu yg kamu dapat lakukan; Lapangkanlah dadamu menerima semuanya itu, luaskanlah hatimu untuk menampung setiap kepahitan itu".&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pak tua itu lalu kembali menasehatkan: "Hatimu adalah wadah itu; Perasaanmu adalah tempat itu; Kalbumu adalah tempat kamu menampung segalanya.Jadi jangan jadikan hatimu seperti gelas, buatlah laksana telaga yg mampu menampung setiap kepahitan itu, dan merubahnya menjadi kesegaran dan kedamaian.Karena Hidup adalah sebuah pilihan, mampukah kita jalani kehidupan dengan baik sampai ajal kita menjelang? Belajar bersabar menerima kenyataan adalah yang terbaik" جَزَاكَ الله خَيْرًا&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5291650180671211874-492555104930266071?l=generus313.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://generus313.blogspot.com/feeds/492555104930266071/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://generus313.blogspot.com/2010/05/suatu-hari-seorang-tua-bijak-didatangi.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5291650180671211874/posts/default/492555104930266071'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5291650180671211874/posts/default/492555104930266071'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://generus313.blogspot.com/2010/05/suatu-hari-seorang-tua-bijak-didatangi.html' title='Suatu hari seorang tua bijak didatangi seorang pemuda yang sedang dirundung masalah. Tanpa membuang waktu pemuda itu langsung menceritakan semua masal'/><author><name>Sincerity of Islam Religion</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16256416355405845968</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='20' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_9T4sye0qpvw/SxfGiV-W8ZI/AAAAAAAAALI/D8g30Ug3Cts/S220/khatam+al+quran.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5291650180671211874.post-2934347360325215216</id><published>2010-05-22T22:11:00.000+07:00</published><updated>2010-05-22T22:12:23.484+07:00</updated><title type='text'>Satu hari, Plato bertanya pada gurunya, "Apa itu cinta? Bagaimana saya bisa menemukannya?"</title><content type='html'>Gurunya menjawab, "Ada ladang gandum yang luas didepan sana. Berjalanlah kamu dan tanpa boleh mundur kembali, kemudian ambillah satu saja ranting. Jika kamu menemukan ranting yang kamu anggap paling menakjubkan, artinya kamu telah menemukan cinta"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Plato pun berjalan, dan tidak seberapa lama, dia kembali dengan tangan kosong, tanpa membawa apapun.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Gurunya bertanya, "Mengapa kamu tidak membawa satupun ranting?"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Plato menjawab, "Aku hanya boleh membawa satu saja, dan saat berjalan tidak boleh mundur kembali (berbalik). Sebenarnya aku telah menemukan yang paling menakjubkan, tapi aku tak tahu apakah ada yang lebih menakjubkan lagi di depan sana, jadi tak kuambil ranting tersebut Saat kumelanjutkan berjalan lebih jauh lagi, baru kusadari bahwasanya ranting - ranting yang kutemukan kemudian tak sebagus ranting yang tadi, jadi tak kuambil sebatangpun pada akhirnya"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Gurunya kemudian menjawab " Jadi ya itulah cinta"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di hari yang lain, Plato bertanya lagi pada gurunya, "Apa itu perkawinan? Bagaimana saya bisa menemukannya?"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Gurunya pun menjawab "Ada hutan yang subur didepan sana. Berjalanlah tanpa boleh mundur kembali (menoleh) dan kamu hanya boleh menebang satu pohon saja. Dan tebanglah jika kamu menemukan pohon yang paling tinggi, karena artinya kamu telah menemukan apa itu perkawinan"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Plato pun menjawab, "Sebab berdasarkan pengalamanku sebelumnya, setelah menjelajah hampir setengah hutan, ternyata aku kembali dengan tangan kosong. Jadi dikesempatan ini, aku lihat pohon ini, dan kurasa tidaklah buruk-buruk amat, jadi kuputuskan untuk menebangnya dan membawanya kesini. Aku tidak mau menghilangkan kesempatan untuk mendapatkannya“&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Gurunyapun kemudian menjawab, "Dan ya itulah perkawinan"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Cinta itu semakin dicari, maka semakin tidak ditemukan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Cinta adanya di dalam lubuk hati, ketika dapat menahan keinginan dan harapan yang lebih.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketika pengharapan dan keinginan yang berlebih akan cinta, maka yang didapat adalah kehampaan... tiada sesuatupun yang didapat, dan tidak dapat dimundurkan kembali.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Waktu dan masa tidak dapat diputar mundur.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Terimalah cinta apa adanya. Perkawinan adalah kelanjutan dari Cinta. Adalah proses mendapatkan kesempatan, ketika kamu mencari yang terbaik diantara pilihan yang ada, maka akan mengurangi kesempatan untuk mendapatkannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketika kesempurnaan ingin kau dapatkan, maka sia - sialah waktumu dalam mendapatkan perkawinan itu, karena sebenarnya kesempurnaan itu hampa adanya&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5291650180671211874-2934347360325215216?l=generus313.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://generus313.blogspot.com/feeds/2934347360325215216/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://generus313.blogspot.com/2010/05/satu-hari-plato-bertanya-pada-gurunya_22.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5291650180671211874/posts/default/2934347360325215216'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5291650180671211874/posts/default/2934347360325215216'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://generus313.blogspot.com/2010/05/satu-hari-plato-bertanya-pada-gurunya_22.html' title='Satu hari, Plato bertanya pada gurunya, &quot;Apa itu cinta? Bagaimana saya bisa menemukannya?&quot;'/><author><name>Sincerity of Islam Religion</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16256416355405845968</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='20' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_9T4sye0qpvw/SxfGiV-W8ZI/AAAAAAAAALI/D8g30Ug3Cts/S220/khatam+al+quran.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5291650180671211874.post-5563183697533272533</id><published>2010-05-22T22:10:00.000+07:00</published><updated>2010-05-22T22:11:09.790+07:00</updated><title type='text'>Wanita, sosok lemah dan tak berdaya yang terbayangkan.</title><content type='html'>Dengan lemahnya fisik, Allah tidak membebankan tanggung jawab nafkah di pundak wanita, memberi banyak keringanan dalam ibadah dan perkara lainnya. Mereka adalah sosok yang mudah mengeluh dan tidak tahan dengan beban yang menghimpitnya. Dengan kebengkokannya sehingga Rasulullah shalallahu ‘alaihi wa sallam memerintahkan untuk bersikap lembut dan banyak mewasiatkan agar bersikap baik kepadanya. Oleh karena itu, tidak mengherankan kiranya jika Allah Tabaroka wa Ta’ala dengan segala hikmah-Nya mengamanahkan kaum wanita kepada kaum laki-laki.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Namun, kelemahan itu tak harus melunturkan keteguhan iman. Sebagaimana keteguhan salah seorang putri, istri dari seorang suami yang menjadi musuh Allah Rabb alam semesta. Seorang suami yang angkuh atas kekuasaan yang ada di tangannya, yang dusta lagi kufur kepada Rabbnya. Putri yang akhirnya harus disiksa oleh tangan suaminya sendiri, yang disiksa karena keimanannya kepada Allah Dzat Yang Maha Tinggi. Dialah Asiyah binti Muzahim, istri Fir’aun.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketika mengetahui keimanan istrinya kepada Allah, maka murkalah Fir’aun. Dengan keimanan dan keteguhan hati, wanita shalihah tersebut tidak goyah pendiriaannya, meski mendapat ancaman dan siksaan dari suaminya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kemudian keluarlah sang suami yang dzalim ini kepada kaumnya dan berkata pada mereka, “Apa yang kalian ketahui tentang Asiyah binti Muzahaim?” Mereka menyanjungnya.Lalu Fir’aun berkata lagi kepada mereka,“Sesungguhnya dia menyembah Tuhan selainku.” Berkatalah mereka kepadanya,“Bunuhlah dia!”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Alangkah beratnya ujian wanita ini, disiksa oleh suaminya sendiri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dimulailah siksaan itu, Fir’aun pun memerintahkan para algojonya untuk memasang tonggak. Diikatlah kedua tangan dan kaki Asiyah pada tonggak tersebut, kemudian dibawanya wanita tersebut di bawah sengatan terik matahari. Belum cukup sampai disitu siksaan yang ditimpakan suaminya. Kedua tangan dan kaki Asiyah dipaku dan di atas punggungnya diletakkan batu yang besar. Subhanallah…saudariku, mampukah kita menghadapi siksaan semacam itu? Siksaan yang lebih layak ditimpakan kepada seorang laki-laki yang lebih kuat secara fisik dan bukan ditimpakan atas diri wanita yang bertubuh lemah tak berdaya. Siksaan yang apabila ditimpakan atas wanita sekarang, mugkin akan lebih memilih menyerah daripada mengalami siksaan semacam itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Namun, akankah siksaan itu menggeser keteguhan hati Asiyah walau sekejap? Sungguh siksaan itu tak sedikitpun mampu menggeser keimanan wanita mulia itu. Akan tetapi, siksaan-siksaan itu justru semakin menguatkan keimanannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Iman yang berangkat dari hati yang tulus, apapun yang menimpanya tidak sebanding dengan harapan atas apa yang dijanjikan di sisi Allah Tabaroka wa Ta’ala. Maka Allah pun tidak menyia-nyiakan keteguhan iman wanita ini. Ketika Fir’aun dan algojonya meninggalkan Asiyah, para malaikat pun datang menaunginya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di tengah beratnya siksaan yang menimpanya, wanita mulia ini senantiasa berdo’a memohon untuk dibuatkan rumah di surga. Allah mengabulkan doa Asiyah, maka disingkaplah hijab dan ia melihat rumahnya yang dibangun di dalam surga. Diabadikanlah doa wanita mulia ini di dalam al-Qur’an,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Ya Rabbku, bangunkanlah untukku sebuah rumah di sisi-Mu dalam surga dan selamatkanlah aku dari Fir’aun dan perbuatannya dan selamatkan aku dari kaum yang dzalim.” (Qs. At-Tahrim:11)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketika melihat rumahnya di surga dibangun, maka berbahagialah wanita mulia ini. Semakin hari semakin kuat kerinduan hatinya untuk memasukinya. Ia tak peduli lagi dengan siksaan Fir’aun dan algojonya. Ia malah tersenyum gembira yang membuat Fir’aun bingung dan terheran-heran. Bagaimana mungkin orang yang disiksa akan tetapi malah tertawa riang? Sungguh terasa aneh semua itu baginya. Jika seandainya apa yang dilihat wanita ini ditampakkan juga padanya, maka kekuasaan dan kerajaannya tidak ada apa-apanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Maka tibalah saat-saat terakhir di dunia. Allah mencabut jiwa suci wanita shalihah ini dan menaikkannya menuju rahmat dan keridhaan-Nya. Berakhir sudah penderitaan dan siksaan dunia, siksaan dari suami yang tak berperikemanusiaan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saudariku..tidakkah kita iri dengan kedudukan wanita mulia ini? Apakah kita tidak menginginkan kedudukan itu? Kedudukan tertinggi di sisi Allah Yang Maha Tinggi. Akan tetapi adakah kita telah berbuat amal untuk meraih kemuliaan itu? Kemuliaan yang hanya bisa diraih dengan amal shalih dan pengorbanan. Tidak ada kemuliaan diraih dengan memanjakan diri dan kemewahan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saudariku..tidakkah kita menjadikan Asiyah sebagai teladan hidup kita untuk meraih kemuliaan itu? Apakah kita tidak malu dengannya, dimana dia seorang istri raja, gemerlap dunia mampu diraihnya, istana dan segala kemewahannya dapat dengan mudah dinikmatinya. Namun, apa yang dipilihnya? Ia lebih memilih disiksa dan menderita karena keteguhan hati dan keimanannya. Ia lebih memilih kemuliaan di sisi Allah, bukan di sisi manusia. Jangan sampailah dunia yang tak seberapa ini melenakan kita. Melenakan kita untuk meraih janji Allah Ta’ala, surga dan kenikmatannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saudariku…jangan sampai karena alasan kondisi kita mengorbankan keimanan kita, mengorbankan aqidah kita. Marilah kita teladani Asiyah binti Muzahim dalam mempertahankan iman. Jangan sampai bujuk rayu setan dan bala tentaranya menggoyahkan keyakinana kita. Janganlah penilaian manusia dijadikan ukuran, tapi jadikan penilaian Allah sebagai tujuan. Apapun keadaan yang menghimpit kita, seberat apapun situasinya, hendaknya ridha Allah lebih utama. Mudah-mudahan Allah mengaruniakan surga tertinggi yang penuh kenikmatan. جَزَاكَ الله خَيْرًا&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5291650180671211874-5563183697533272533?l=generus313.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://generus313.blogspot.com/feeds/5563183697533272533/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://generus313.blogspot.com/2010/05/wanita-sosok-lemah-dan-tak-berdaya-yang_22.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5291650180671211874/posts/default/5563183697533272533'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5291650180671211874/posts/default/5563183697533272533'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://generus313.blogspot.com/2010/05/wanita-sosok-lemah-dan-tak-berdaya-yang_22.html' title='Wanita, sosok lemah dan tak berdaya yang terbayangkan.'/><author><name>Sincerity of Islam Religion</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16256416355405845968</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='20' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_9T4sye0qpvw/SxfGiV-W8ZI/AAAAAAAAALI/D8g30Ug3Cts/S220/khatam+al+quran.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5291650180671211874.post-54914847258839767</id><published>2010-05-22T22:07:00.000+07:00</published><updated>2010-05-22T22:08:08.859+07:00</updated><title type='text'>Pertama: Pacaran adalah jalan menuju zina</title><content type='html'>Yang namanya pacaran adalah jalan menuju zina dan itu nyata. Awalnya mungkin hanya melakukan pembicaraan lewat telepon, sms, atau chating. Namun lambat laut akan janjian kencan. Lalu lama kelamaan pun bisa terjerumus dalam hubungan yang melampaui batas layaknya suami istri. Begitu banyak anak-anak yang duduk di bangku sekolah yang mengalami semacam ini sebagaimana berbagai info yang mungkin pernah kita dengar di berbagai media. Maka benarlah, Allah Ta’ala mewanti-wanti kita agar jangan mendekati zina. Mendekati dengan berbagai jalan saja tidak dibolehkan, apalagi jika sampai berzina. Semoga kita bisa merenungkan ayat yang mulia,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;وَلَا تَقْرَبُوا الزِّنَا إِنَّهُ كَانَ فَاحِشَةً وَسَاءَ سَبِيلًا&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Dan janganlah kamu mendekati zina; sesungguhnya zina itu adalah suatu perbuatan yang keji. Dan suatu jalan yang buruk.”(QS. Al Isro’: 32). Asy Syaukani rahimahullah menjelaskan, “Allah melarang mendekati zina. Oleh karenanya, sekedar mencium lawan jenis saja otomatis terlarang. Karena segala jalan menuju sesuatu yang haram, maka jalan tersebut juga menjadi haram. Itulah yang dimaksud dengan ayat ini.” Selanjutnya, kami akan tunjukkan beberapa jalan menuju zina yang tidak mungkin lepas dari aktivitas pacaran.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kedua: Pacaran melanggar perintah Allah untuk menundukkan pandangan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Padahal Allah Ta’ala perintahkan dalam firman-Nya,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;قُلْ لِلْمُؤْمِنِينَ يَغُضُّوا مِنْ أَبْصَارِهِمْ وَيَحْفَظُوا فُرُوجَهُمْ ذَلِكَ أَزْكَى لَهُمْ إِنَّ اللَّهَ خَبِيرٌ بِمَا يَصْنَعُونَ&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Katakanlah kepada orang laki-laki yang beriman: “Hendaklah mereka menahan pandanganya, dan memelihara kemaluannya; yang demikian itu adalah lebih suci bagi mereka, sesungguhnya Allah Maha Mengetahui apa yang mereka perbuat”.” (QS. An Nur: 30). Dalam ayat ini, Allah memerintahkan kepada para pria yang beriman untuk menundukkan pandangan dari hal-hal yang diharamkan yaitu wanita yang bukan mahrom. Namun jika ia tidak sengaja memandang wanita yang bukan mahrom, maka hendaklah ia segera memalingkan pandangannya. Dari Jarir bin Abdillah, beliau mengatakan,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;سَأَلْتُ رَسُولَ اللَّهِ -صلى الله عليه وسلم- عَنْ نَظَرِ الْفُجَاءَةِ فَأَمَرَنِى أَنْ أَصْرِفَ بَصَرِى.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Aku bertanya kepada Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam tentang pandangan yang cuma selintas (tidak sengaja). Kemudian Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam memerintahkan kepadaku agar aku segera memalingkan pandanganku.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketiga: Pacaran seringnya berdua-duaan (berkholwat)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;أَلاَ لاَ يَخْلُوَنَّ رَجُلٌ بِامْرَأَةٍ لاَ تَحِلُّ لَهُ ، فَإِنَّ ثَالِثَهُمَا الشَّيْطَانُ ، إِلاَّ مَحْرَمٍ&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Janganlah seorang laki-laki berduaan dengan seorang wanita yang tidak halal baginya karena sesungguhnya syaithan adalah orang ketiga di antara mereka berdua kecuali apabila bersama mahromnya.” Berdua-duaan (kholwat) yang terlarang di sini tidak mesti dengan berdua-duan di kesepian di satu tempat, namun bisa pula bentuknya lewat pesan singkat (sms), lewat kata-kata mesra via chating dan lainnya. Seperti ini termasuk semi kholwat yang juga terlarang karena bisa pula sebagai jalan menuju sesuatu yang terlarang (yaitu zina).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Keempat: Dalam pacaran, tangan pun ikut berzina&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Zina tangan adalah dengan menyentuh lawan jenis yang bukan mahrom sehingga ini menunjukkan haramnya. Dari Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu , Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;كُتِبَ عَلَى ابْنِ آدَمَ نَصِيبُهُ مِنَ الزِّنَى مُدْرِكٌ ذَلِكَ لاَ مَحَالَةَ فَالْعَيْنَانِ زِنَاهُمَا النَّظَرُ وَالأُذُنَانِ زِنَاهُمَا الاِسْتِمَاعُ وَاللِّسَانُ زِنَاهُ الْكَلاَمُ وَالْيَدُ زِنَاهَا الْبَطْشُ وَالرِّجْلُ زِنَاهَا الْخُطَا وَالْقَلْبُ يَهْوَى وَيَتَمَنَّى وَيُصَدِّقُ ذَلِكَ الْفَرْجُ وَيُكَذِّبُهُ&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Setiap anak Adam telah ditakdirkan bagian untuk berzina dan ini suatu yang pasti terjadi, tidak bisa tidak. Zina kedua mata adalah dengan melihat. Zina kedua telinga dengan mendengar. Zina lisan adalah dengan berbicara. Zina tangan adalah dengan meraba (menyentuh). Zina kaki adalah dengan melangkah. Zina hati adalah dengan menginginkan dan berangan-angan. Lalu kemaluanlah yang nanti akan membenarkan atau mengingkari yang demikian.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Inilah beberapa pelanggaran ketika dua pasangan memadu kasih lewat pacaran. Adakah bentuk pacaran yang selamat dari hal-hal di atas? Lantas dari sini, bagaimanakah mungkin pacaran dikatakan halal? Dan bagaimana mungkin dikatakan ada pacaran islami padahal pelanggaran-pelanggaran di atas pun ditemukan? Jika kita berani mengatakan ada pacaran Islami, maka seharusnya kita berani pula mengatakan ada zina islami, judi islami, arak islami, dan seterusnya.جَزَاكَ الله خَيْرًا&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5291650180671211874-54914847258839767?l=generus313.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://generus313.blogspot.com/feeds/54914847258839767/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://generus313.blogspot.com/2010/05/pertama-pacaran-adalah-jalan-menuju_22.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5291650180671211874/posts/default/54914847258839767'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5291650180671211874/posts/default/54914847258839767'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://generus313.blogspot.com/2010/05/pertama-pacaran-adalah-jalan-menuju_22.html' title='Pertama: Pacaran adalah jalan menuju zina'/><author><name>Sincerity of Islam Religion</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16256416355405845968</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='20' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_9T4sye0qpvw/SxfGiV-W8ZI/AAAAAAAAALI/D8g30Ug3Cts/S220/khatam+al+quran.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5291650180671211874.post-5433326295305508241</id><published>2010-05-22T22:03:00.000+07:00</published><updated>2010-05-22T22:04:41.786+07:00</updated><title type='text'>Pertama: Berusaha ikhlas dalam beribadah.</title><content type='html'>Jika seseorang benar-benar ikhlas menghadapkan diri pada Allah, maka Allah akan menolongnya dari penyakit rindu dengan cara yang tak pernah terbetik di hati sebelumnya. Cinta pada Allah dan nikmat dalam beribadah akan mengalahkan cinta-cinta lainnya. Syaikhul Islam Ibnu Taimiyah mengatakan, “Sungguh, jika hati telah merasakan manisnya ibadah kepada Allah dan ikhlas kepada-Nya, niscaya ia tidak akan menjumpai hal-hal lain yang lebih manis, lebih indah, lebih nikmat dan lebih baik daripada Allah. Manusia tidak akan meninggalkan sesuatu yang dicintainya, melainkan setelah memperoleh kekasih lain yang lebih dicintainya. Atau karena adanya sesuatu yang ditakutinya. Cinta yang buruk akan bisa dihilangkan dengan cinta yang baik. Atau takut terhadap sesuatu yang membahayakannya.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kedua: Banyak memohon pada Allah&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketika seseorang berada dalam kesempitan dan dia bersungguh-sungguh dalam berdo’a, merasakan kebutuhannya pada Allah, niscaya Allah akan mengabulkan do’anya. Termasuk di antaranya apabila seseorang memohon pada Allah agar dilepaskan dari penyakit rindu dan kasmaran yang terasa mengoyak-ngoyak hatinya. Penyakit yang menyebabkan dirinya gundah gulana, sedih dan sengsara. Ingatlah, Allah Ta’ala berfirman,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;وَقَالَ رَبُّكُمُ ادْعُونِي أَسْتَجِبْ لَكُمْ&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Dan Rabbmu berfirman: “Berdoalah kepada-Ku, niscaya akan Kuperkenankan bagimu.” (QS. Al Mu’min: 60)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketiga: Rajin memenej pandangan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pandangan yang berulang-ulang adalah pemantik terbesar yang menyalakan api hingga terbakarlah api dengan kerinduan. Orang yang memandang dengan sepintas saja jarang yang mendapatkan rasa kasmaran. Namun pandangan yang berulang-ulanglah yang merupakan biang kehancuran. Oleh karena itu, kita diperintahkan untuk menundukkan pandangan agar hati ini tetap terjaga. Lihatlah surat An Nur ayat 30 yang telah kami sebutkan sebelumnya. Mujahid mengatakan, “Menundukkan pandangan dari berbagai hal yang diharamkan oleh Allah akan menumbuhkan rasa cinta pada Allah.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Keempat: Lebih giat menyibukkan diri&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam situasi kosong kegiatan biasanya seseorang lebih mudah untuk berangan memikirkan orang yang ia cintai. Dalam keadaan sibuk luar biasa berbagai pikiran tersebut mudah untuk lenyap begitu saja. Ibnul Qayyim pernah menyebutkan nasehat seorang sufi yang ditujukan pada Imam Asy Syafi’i. Ia berkata, “Jika dirimu tidak tersibukkan dengan hal-hal yang baik (haq), pasti akan tersibukkan dengan hal-hal yang sia-sia (batil).”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kelima: Menjauhi musik dan film percintaan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nyanyian dan film-film percintaan memiliki andil besar untuk mengobarkan kerinduan pada orang yang dicintai. Apalagi jika nyanyian tersebut dikemas dengan mengharu biru, mendayu-dayu tentu akan menggetarkan hati orang yang sedang ditimpa kerinduan. Akibatnya rasa rindu kepadanya semakin memuncak, berbagai angan-angan yang menyimpang pun terbetik dalam hati dan pikiran. Bila demikian, sudah layak jika nyanyian dan tontonan seperti ini dan secara umum ditinggalkan. Demi keselamatan dan kejernihan hati. Sehingga sempat diungkapkan oleh beberapa ulama nyanyian adalah mantera-mantera zina.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ibnu Mas’ud mengatakan, “Nyanyian dapat menumbuhkan kemunafikan dalam hati sebagaimana air dapat menumbuhkan sayuran.” Fudhail bin ‘Iyadh mengatakan, “Nyanyian adalah mantera-mantera zina.” Adh Dhohak mengatakan, “Nyanyian itu akan merusak hati dan akan mendatangkan kemurkaan Allah.” جَزَاكَ الله خَيْرًا&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5291650180671211874-5433326295305508241?l=generus313.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://generus313.blogspot.com/feeds/5433326295305508241/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://generus313.blogspot.com/2010/05/pertama-berusaha-ikhlas-dalam-beribadah.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5291650180671211874/posts/default/5433326295305508241'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5291650180671211874/posts/default/5433326295305508241'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://generus313.blogspot.com/2010/05/pertama-berusaha-ikhlas-dalam-beribadah.html' title='Pertama: Berusaha ikhlas dalam beribadah.'/><author><name>Sincerity of Islam Religion</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16256416355405845968</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='20' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_9T4sye0qpvw/SxfGiV-W8ZI/AAAAAAAAALI/D8g30Ug3Cts/S220/khatam+al+quran.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5291650180671211874.post-964607545852020028</id><published>2010-05-20T21:18:00.001+07:00</published><updated>2010-05-20T21:18:42.662+07:00</updated><title type='text'>Pernahkah saudara-saudara melihat seorang bidadari? Bidadari yang bermata jeli.</title><content type='html'>Yang kabarnya sangat indah dan jelita. Saya yakin kita semua belum pernah melihatnya. Kalau begitu mari kita ikuti percakapan antara Rasulullah sallallahu’alaihi wa sallam dan Ummu Salamah radhiyallahu ‘anha tentang sifat-sifat bidadari yang bermata jeli.&lt;br /&gt;—-&lt;br /&gt;Imam Ath-Thabrany mengisahkan dalam sebuah hadist, dari Ummu Salamah radhiyallahu ‘anha, dia berkata, “Saya berkata, ‘Wahai Rasulullah, jelaskanlah kepadaku firman Allah tentang bidadari-bidadari yang bermata jeli’.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Beliau menjawab, “Bidadari yang kulitnya putih, matanya jeli dan lebar, rambutnya berkilai seperti sayap burung nasar.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya berkata lagi, “Jelaskan kepadaku tentang firman Allah, ‘Laksana mutiara yang tersimpan baik’.” (Al-waqi’ah : 23)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Beliau menjawab, “Kebeningannya seperti kebeningan mutiara di kedalaman lautan, tidak pernah tersentuh tangan manusia.”&lt;br /&gt;Saya berkata lagi, “Wahai Rasulullah, jelaskan kepadaku firman Allah, ‘Di dalam surga-surga itu ada bidadari-bidadari yang baik-baik lagi cantik-cantik’.” (Ar-Rahman : 70)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Beliau menjawab, “Akhlaknya baik dan wajahnya cantik jelita”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya berkata lagi, Jelaskan kepadaku firman Allah, ‘Seakan-akan mereka adalah telur (burung onta) yang tersimpan dengan baik’.” (Ash-Shaffat : 49)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Beliau menjawab, “Kelembutannya seperti kelembutan kulit yang ada di bagian dalam telur dan terlindung kulit telur bagian luar, atau yang biasa disebut putih telur.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya berkata lagi, “Wahai Rasulullah, jelaskan kepadaku firman Allah, ‘Penuh cinta lagi sebaya umurnya’.” (Al-Waqi’ah : 37)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Beliau menjawab, “Mereka adalah wanita-wanita yang meninggal di dunia pada usia lanjut, dalam keadaan rabun dan beruban. Itulah yang dijadikan Allah tatkala mereka sudah tahu, lalu Dia menjadikan mereka sebagai wanita-wanita gadis, penuh cinta, bergairah, mengasihi dan umurnya sebaya.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya bertanya, “Wahai Rasulullah, manakah yang lebih utama, wanita dunia ataukah bidadari yang bermata jeli?”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Beliau menjawab, “Wanita-wanita dunia lebih utama daripada bidadari-bidadari yang bermata jeli, seperti kelebihan apa yang tampak daripada apa yang tidak tampak.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya bertanya, “Karena apa wanita dunia lebih utama daripada mereka?”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Beliau menjawab, “Karena shalat mereka, puasa dan ibadah mereka kepada Allah. Allah meletakkan cahaya di wajah mereka, tubuh mereka adalah kain sutera, kulitnya putih bersih, pakaiannya berwarna hijau, perhiasannya kekuning-kuningan, sanggulnya mutiara dan sisirnya terbuat dari emas. Mereka berkata, ‘Kami hidup abadi dan tidak mati, kami lemah lembut dan tidak jahat sama sekali, kami selalu mendampingi dan tidak beranjak sama sekali, kami ridha dan tidak pernah bersungut-sungut sama sekali. Berbahagialah orang yang memiliki kami dan kami memilikinya.’.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya berkata, “Wahai Rasulullah, salah seorang wanita di antara kami pernah menikah dengan dua, tiga, atau empat laki-laki lalu meninggal dunia. Dia masuk surga dan mereka pun masuk surga pula. Siapakah di antara laki-laki itu yang akan menjadi suaminya di surga?”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Beliau menjawab, “Wahai Ummu Salamah, wanita itu disuruh memilih, lalu dia pun memilih siapa di antara mereka yang akhlaknya paling bagus, lalu dia berkata, ‘Wahai Rabb-ku, sesungguhnya lelaki inilah yang paling baik akhlaknya tatkala hidup bersamaku di dunia. Maka nikahkanlah aku dengannya’. Wahai Ummu Salamah, akhlak yang baik itu akan pergi membawa dua kebaikan, dunia dan akhirat.”&lt;br /&gt;—-&lt;br /&gt;Sungguh indah perkataan Rasulullah sallallahu’alaihi wa sallam yang menggambarkan tentang bidadari bermata jeli. Namun betapa lebih indah lagi dikala beliau mengatakan bahwa wanita dunia yang taat kepada Allah lebih utama dibandingkan seorang bidadari. Ya, bidadari saudaraku.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sungguh betapa mulianya seorang muslimah yang kaffah diin islamnya. Mereka yang senantiasa menjaga ibadah dan akhlaknya, senantiasa menjaga keimanan dan ketaqwaannya kepada Allah. Sungguh, betapa indah gambaran Allah kepada wanita shalehah, yang menjaga kehormatan diri dan suaminya. Yang tatkala cobaan dan ujian menimpa, hanya kesabaran dan keikhlasan yang ia tunjukkan. Di saat gemerlap dunia kian dahsyat menerpa, ia tetap teguh mempertahankan keimanannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebaik-baik perhiasan ialah wanita salehah. Dan wanita salehah adalah mereka yang menerapkan islam secara menyeluruh di dalam dirinya, sehingga kelak ia menjadi penyejuk mata bagi orang-orang di sekitarnya. Senantiasa merasakan kebaikan di manapun ia berada. Bahkan seorang “Aidh Al-Qarni menggambarkan wanita sebagai batu-batu indah seperti zamrud, berlian, intan, permata, dan sebagainya di dalam bukunya yang berjudul “Menjadi wanita paling bahagia”.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Subhanallah. Tak ada kemuliaan lain ketika Allah menyebutkan di dalam al-quran surat an-nisa ayat 34, bahwa wanita salehah adalah yang tunduk kepada Allah dan menaati suaminya, yang sangat menjaga di saat ia tak hadir sebagaimana yang diajarkan oleh Allah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan bidadari pun cemburu kepada mereka karena keimanan dan kemuliaannya. Bagaimana caranya agar menjadi wanita salehah? Tentu saja dengan melakukan apa yang diperintahkan Allah dan menjauhi segala laranganNya. Senantiasa meningkatkan kualitas diri dan menularkannya kepada orang lain. Wanita dunia yang salehah kelak akan menjadi bidadari-bidadari surga yang begitu indah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Duhai saudariku muslimah, maukah engkau menjadi wanita yang lebih utama dibanding bidadari? Allah meletakkan cahaya di atas wajahmu dan memuliakanmu di surga menjadi bidadari-bidadari surga. Maka, berlajarlah dan tingkatkanlah kualitas dirimu, agar Allah ridha kepadamuجَزَاكَ الله خَيْرًا&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5291650180671211874-964607545852020028?l=generus313.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://generus313.blogspot.com/feeds/964607545852020028/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://generus313.blogspot.com/2010/05/pernahkah-saudara-saudara-melihat.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5291650180671211874/posts/default/964607545852020028'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5291650180671211874/posts/default/964607545852020028'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://generus313.blogspot.com/2010/05/pernahkah-saudara-saudara-melihat.html' title='Pernahkah saudara-saudara melihat seorang bidadari? Bidadari yang bermata jeli.'/><author><name>Sincerity of Islam Religion</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16256416355405845968</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='20' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_9T4sye0qpvw/SxfGiV-W8ZI/AAAAAAAAALI/D8g30Ug3Cts/S220/khatam+al+quran.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5291650180671211874.post-568380989216978854</id><published>2010-05-20T21:11:00.000+07:00</published><updated>2010-05-20T21:12:47.848+07:00</updated><title type='text'>Satu hari, Plato bertanya pada gurunya, "Apa itu cinta? Bagaimana saya bisa menemukannya?"</title><content type='html'>Gurunya menjawab, "Ada ladang gandum yang luas didepan sana. Berjalanlah kamu dan tanpa boleh mundur kembali, kemudian ambillah satu saja ranting. Jika kamu menemukan ranting yang kamu anggap paling menakjubkan, artinya kamu telah menemukan cinta"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Plato pun berjalan, dan tidak seberapa lama, dia kembali dengan tangan kosong, tanpa membawa apapun.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Gurunya bertanya, "Mengapa kamu tidak membawa satupun ranting?"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Plato menjawab, "Aku hanya boleh membawa satu saja, dan saat berjalan tidak boleh mundur kembali (berbalik). Sebenarnya aku telah menemukan yang paling menakjubkan, tapi aku tak tahu apakah ada yang lebih menakjubkan lagi di depan sana, jadi tak kuambil ranting tersebut Saat kumelanjutkan berjalan lebih jauh lagi, baru kusadari bahwasanya ranting - ranting yang kutemukan kemudian tak sebagus ranting yang tadi, jadi tak kuambil sebatangpun pada akhirnya"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Gurunya kemudian menjawab " Jadi ya itulah cinta"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di hari yang lain, Plato bertanya lagi pada gurunya, "Apa itu perkawinan? Bagaimana saya bisa menemukannya?"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Gurunya pun menjawab "Ada hutan yang subur didepan sana. Berjalanlah tanpa boleh mundur kembali (menoleh) dan kamu hanya boleh menebang satu pohon saja. Dan tebanglah jika kamu menemukan pohon yang paling tinggi, karena artinya kamu telah menemukan apa itu perkawinan"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Plato pun menjawab, "Sebab berdasarkan pengalamanku sebelumnya, setelah menjelajah hampir setengah hutan, ternyata aku kembali dengan tangan kosong. Jadi dikesempatan ini, aku lihat pohon ini, dan kurasa tidaklah buruk-buruk amat, jadi kuputuskan untuk menebangnya dan membawanya kesini. Aku tidak mau menghilangkan kesempatan untuk mendapatkannya“&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Gurunyapun kemudian menjawab, "Dan ya itulah perkawinan"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Cinta itu semakin dicari, maka semakin tidak ditemukan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Cinta adanya di dalam lubuk hati, ketika dapat menahan keinginan dan harapan yang lebih.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketika pengharapan dan keinginan yang berlebih akan cinta, maka yang didapat adalah kehampaan... tiada sesuatupun yang didapat, dan tidak dapat dimundurkan kembali.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Waktu dan masa tidak dapat diputar mundur.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Terimalah cinta apa adanya. Perkawinan adalah kelanjutan dari Cinta. Adalah proses mendapatkan kesempatan, ketika kamu mencari yang terbaik diantara pilihan yang ada, maka akan mengurangi kesempatan untuk mendapatkannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketika kesempurnaan ingin kau dapatkan, maka sia - sialah waktumu dalam mendapatkan perkawinan itu, karena sebenarnya kesempurnaan itu hampa adanya جَزَاكَ الله خَيْرًا&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5291650180671211874-568380989216978854?l=generus313.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://generus313.blogspot.com/feeds/568380989216978854/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://generus313.blogspot.com/2010/05/satu-hari-plato-bertanya-pada-gurunya.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5291650180671211874/posts/default/568380989216978854'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5291650180671211874/posts/default/568380989216978854'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://generus313.blogspot.com/2010/05/satu-hari-plato-bertanya-pada-gurunya.html' title='Satu hari, Plato bertanya pada gurunya, &quot;Apa itu cinta? Bagaimana saya bisa menemukannya?&quot;'/><author><name>Sincerity of Islam Religion</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16256416355405845968</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='20' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_9T4sye0qpvw/SxfGiV-W8ZI/AAAAAAAAALI/D8g30Ug3Cts/S220/khatam+al+quran.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5291650180671211874.post-9072804127768185832</id><published>2010-05-20T20:52:00.001+07:00</published><updated>2010-05-20T20:52:53.560+07:00</updated><title type='text'>Wanita, sosok lemah dan tak berdaya yang terbayangkan.</title><content type='html'>Dengan lemahnya fisik, Allah tidak membebankan tanggung jawab nafkah di pundak wanita, memberi banyak keringanan dalam ibadah dan perkara lainnya. Mereka adalah sosok yang mudah mengeluh dan tidak tahan dengan beban yang menghimpitnya. Dengan kebengkokannya sehingga Rasulullah shalallahu ‘alaihi wa sallam memerintahkan untuk bersikap lembut dan banyak mewasiatkan agar bersikap baik kepadanya. Oleh karena itu, tidak mengherankan kiranya jika Allah Tabaroka wa Ta’ala dengan segala hikmah-Nya mengamanahkan kaum wanita kepada kaum laki-laki.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Namun, kelemahan itu tak harus melunturkan keteguhan iman. Sebagaimana keteguhan salah seorang putri, istri dari seorang suami yang menjadi musuh Allah Rabb alam semesta. Seorang suami yang angkuh atas kekuasaan yang ada di tangannya, yang dusta lagi kufur kepada Rabbnya. Putri yang akhirnya harus disiksa oleh tangan suaminya sendiri, yang disiksa karena keimanannya kepada Allah Dzat Yang Maha Tinggi. Dialah Asiyah binti Muzahim, istri Fir’aun.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketika mengetahui keimanan istrinya kepada Allah, maka murkalah Fir’aun. Dengan keimanan dan keteguhan hati, wanita shalihah tersebut tidak goyah pendiriaannya, meski mendapat ancaman dan siksaan dari suaminya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kemudian keluarlah sang suami yang dzalim ini kepada kaumnya dan berkata pada mereka, “Apa yang kalian ketahui tentang Asiyah binti Muzahaim?” Mereka menyanjungnya.Lalu Fir’aun berkata lagi kepada mereka,“Sesungguhnya dia menyembah Tuhan selainku.” Berkatalah mereka kepadanya,“Bunuhlah dia!”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Alangkah beratnya ujian wanita ini, disiksa oleh suaminya sendiri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dimulailah siksaan itu, Fir’aun pun memerintahkan para algojonya untuk memasang tonggak. Diikatlah kedua tangan dan kaki Asiyah pada tonggak tersebut, kemudian dibawanya wanita tersebut di bawah sengatan terik matahari. Belum cukup sampai disitu siksaan yang ditimpakan suaminya. Kedua tangan dan kaki Asiyah dipaku dan di atas punggungnya diletakkan batu yang besar. Subhanallah…saudariku, mampukah kita menghadapi siksaan semacam itu? Siksaan yang lebih layak ditimpakan kepada seorang laki-laki yang lebih kuat secara fisik dan bukan ditimpakan atas diri wanita yang bertubuh lemah tak berdaya. Siksaan yang apabila ditimpakan atas wanita sekarang, mugkin akan lebih memilih menyerah daripada mengalami siksaan semacam itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Namun, akankah siksaan itu menggeser keteguhan hati Asiyah walau sekejap? Sungguh siksaan itu tak sedikitpun mampu menggeser keimanan wanita mulia itu. Akan tetapi, siksaan-siksaan itu justru semakin menguatkan keimanannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Iman yang berangkat dari hati yang tulus, apapun yang menimpanya tidak sebanding dengan harapan atas apa yang dijanjikan di sisi Allah Tabaroka wa Ta’ala. Maka Allah pun tidak menyia-nyiakan keteguhan iman wanita ini. Ketika Fir’aun dan algojonya meninggalkan Asiyah, para malaikat pun datang menaunginya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di tengah beratnya siksaan yang menimpanya, wanita mulia ini senantiasa berdo’a memohon untuk dibuatkan rumah di surga. Allah mengabulkan doa Asiyah, maka disingkaplah hijab dan ia melihat rumahnya yang dibangun di dalam surga. Diabadikanlah doa wanita mulia ini di dalam al-Qur’an,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Ya Rabbku, bangunkanlah untukku sebuah rumah di sisi-Mu dalam surga dan selamatkanlah aku dari Fir’aun dan perbuatannya dan selamatkan aku dari kaum yang dzalim.” (Qs. At-Tahrim:11)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketika melihat rumahnya di surga dibangun, maka berbahagialah wanita mulia ini. Semakin hari semakin kuat kerinduan hatinya untuk memasukinya. Ia tak peduli lagi dengan siksaan Fir’aun dan algojonya. Ia malah tersenyum gembira yang membuat Fir’aun bingung dan terheran-heran. Bagaimana mungkin orang yang disiksa akan tetapi malah tertawa riang? Sungguh terasa aneh semua itu baginya. Jika seandainya apa yang dilihat wanita ini ditampakkan juga padanya, maka kekuasaan dan kerajaannya tidak ada apa-apanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Maka tibalah saat-saat terakhir di dunia. Allah mencabut jiwa suci wanita shalihah ini dan menaikkannya menuju rahmat dan keridhaan-Nya. Berakhir sudah penderitaan dan siksaan dunia, siksaan dari suami yang tak berperikemanusiaan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saudariku..tidakkah kita iri dengan kedudukan wanita mulia ini? Apakah kita tidak menginginkan kedudukan itu? Kedudukan tertinggi di sisi Allah Yang Maha Tinggi. Akan tetapi adakah kita telah berbuat amal untuk meraih kemuliaan itu? Kemuliaan yang hanya bisa diraih dengan amal shalih dan pengorbanan. Tidak ada kemuliaan diraih dengan memanjakan diri dan kemewahan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saudariku..tidakkah kita menjadikan Asiyah sebagai teladan hidup kita untuk meraih kemuliaan itu? Apakah kita tidak malu dengannya, dimana dia seorang istri raja, gemerlap dunia mampu diraihnya, istana dan segala kemewahannya dapat dengan mudah dinikmatinya. Namun, apa yang dipilihnya? Ia lebih memilih disiksa dan menderita karena keteguhan hati dan keimanannya. Ia lebih memilih kemuliaan di sisi Allah, bukan di sisi manusia. Jangan sampailah dunia yang tak seberapa ini melenakan kita. Melenakan kita untuk meraih janji Allah Ta’ala, surga dan kenikmatannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saudariku…jangan sampai karena alasan kondisi kita mengorbankan keimanan kita, mengorbankan aqidah kita. Marilah kita teladani Asiyah binti Muzahim dalam mempertahankan iman. Jangan sampai bujuk rayu setan dan bala tentaranya menggoyahkan keyakinana kita. Janganlah penilaian manusia dijadikan ukuran, tapi jadikan penilaian Allah sebagai tujuan. Apapun keadaan yang menghimpit kita, seberat apapun situasinya, hendaknya ridha Allah lebih utama. Mudah-mudahan Allah mengaruniakan surga tertinggi yang penuh kenikmatan. جَزَاكَ الله خَيْرًا&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5291650180671211874-9072804127768185832?l=generus313.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://generus313.blogspot.com/feeds/9072804127768185832/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://generus313.blogspot.com/2010/05/wanita-sosok-lemah-dan-tak-berdaya-yang.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5291650180671211874/posts/default/9072804127768185832'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5291650180671211874/posts/default/9072804127768185832'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://generus313.blogspot.com/2010/05/wanita-sosok-lemah-dan-tak-berdaya-yang.html' title='Wanita, sosok lemah dan tak berdaya yang terbayangkan.'/><author><name>Sincerity of Islam Religion</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16256416355405845968</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='20' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_9T4sye0qpvw/SxfGiV-W8ZI/AAAAAAAAALI/D8g30Ug3Cts/S220/khatam+al+quran.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5291650180671211874.post-8851908463455807059</id><published>2010-05-20T20:49:00.000+07:00</published><updated>2010-05-20T20:51:05.520+07:00</updated><title type='text'>Pertama: Pacaran adalah jalan menuju zina</title><content type='html'>Yang namanya pacaran adalah jalan menuju zina dan itu nyata. Awalnya mungkin hanya melakukan pembicaraan lewat telepon, sms, atau chating. Namun lambat laut akan janjian kencan. Lalu lama kelamaan pun bisa terjerumus dalam hubungan yang melampaui batas layaknya suami istri. Begitu banyak anak-anak yang duduk di bangku sekolah yang mengalami semacam ini sebagaimana berbagai info yang mungkin pernah kita dengar di berbagai media. Maka benarlah, Allah Ta’ala mewanti-wanti kita agar jangan mendekati zina. Mendekati dengan berbagai jalan saja tidak dibolehkan, apalagi jika sampai berzina. Semoga kita bisa merenungkan ayat yang mulia,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;وَلَا تَقْرَبُوا الزِّنَا إِنَّهُ كَانَ فَاحِشَةً وَسَاءَ سَبِيلًا&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Dan janganlah kamu mendekati zina; sesungguhnya zina itu adalah suatu perbuatan yang keji. Dan suatu jalan yang buruk.”(QS. Al Isro’: 32). Asy Syaukani rahimahullah menjelaskan, “Allah melarang mendekati zina. Oleh karenanya, sekedar mencium lawan jenis saja otomatis terlarang. Karena segala jalan menuju sesuatu yang haram, maka jalan tersebut juga menjadi haram. Itulah yang dimaksud dengan ayat ini.” Selanjutnya, kami akan tunjukkan beberapa jalan menuju zina yang tidak mungkin lepas dari aktivitas pacaran.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kedua: Pacaran melanggar perintah Allah untuk menundukkan pandangan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Padahal Allah Ta’ala perintahkan dalam firman-Nya,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;قُلْ لِلْمُؤْمِنِينَ يَغُضُّوا مِنْ أَبْصَارِهِمْ وَيَحْفَظُوا فُرُوجَهُمْ ذَلِكَ أَزْكَى لَهُمْ إِنَّ اللَّهَ خَبِيرٌ بِمَا يَصْنَعُونَ&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Katakanlah kepada orang laki-laki yang beriman: “Hendaklah mereka menahan pandanganya, dan memelihara kemaluannya; yang demikian itu adalah lebih suci bagi mereka, sesungguhnya Allah Maha Mengetahui apa yang mereka perbuat”.” (QS. An Nur: 30). Dalam ayat ini, Allah memerintahkan kepada para pria yang beriman untuk menundukkan pandangan dari hal-hal yang diharamkan yaitu wanita yang bukan mahrom. Namun jika ia tidak sengaja memandang wanita yang bukan mahrom, maka hendaklah ia segera memalingkan pandangannya. Dari Jarir bin Abdillah, beliau mengatakan,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;سَأَلْتُ رَسُولَ اللَّهِ -صلى الله عليه وسلم- عَنْ نَظَرِ الْفُجَاءَةِ فَأَمَرَنِى أَنْ أَصْرِفَ بَصَرِى.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Aku bertanya kepada Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam tentang pandangan yang cuma selintas (tidak sengaja). Kemudian Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam memerintahkan kepadaku agar aku segera memalingkan pandanganku.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketiga: Pacaran seringnya berdua-duaan (berkholwat)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;أَلاَ لاَ يَخْلُوَنَّ رَجُلٌ بِامْرَأَةٍ لاَ تَحِلُّ لَهُ ، فَإِنَّ ثَالِثَهُمَا الشَّيْطَانُ ، إِلاَّ مَحْرَمٍ&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Janganlah seorang laki-laki berduaan dengan seorang wanita yang tidak halal baginya karena sesungguhnya syaithan adalah orang ketiga di antara mereka berdua kecuali apabila bersama mahromnya.” Berdua-duaan (kholwat) yang terlarang di sini tidak mesti dengan berdua-duan di kesepian di satu tempat, namun bisa pula bentuknya lewat pesan singkat (sms), lewat kata-kata mesra via chating dan lainnya. Seperti ini termasuk semi kholwat yang juga terlarang karena bisa pula sebagai jalan menuju sesuatu yang terlarang (yaitu zina).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Keempat: Dalam pacaran, tangan pun ikut berzina&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Zina tangan adalah dengan menyentuh lawan jenis yang bukan mahrom sehingga ini menunjukkan haramnya. Dari Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu , Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;كُتِبَ عَلَى ابْنِ آدَمَ نَصِيبُهُ مِنَ الزِّنَى مُدْرِكٌ ذَلِكَ لاَ مَحَالَةَ فَالْعَيْنَانِ زِنَاهُمَا النَّظَرُ وَالأُذُنَانِ زِنَاهُمَا الاِسْتِمَاعُ وَاللِّسَانُ زِنَاهُ الْكَلاَمُ وَالْيَدُ زِنَاهَا الْبَطْشُ وَالرِّجْلُ زِنَاهَا الْخُطَا وَالْقَلْبُ يَهْوَى وَيَتَمَنَّى وَيُصَدِّقُ ذَلِكَ الْفَرْجُ وَيُكَذِّبُهُ&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Setiap anak Adam telah ditakdirkan bagian untuk berzina dan ini suatu yang pasti terjadi, tidak bisa tidak. Zina kedua mata adalah dengan melihat. Zina kedua telinga dengan mendengar. Zina lisan adalah dengan berbicara. Zina tangan adalah dengan meraba (menyentuh). Zina kaki adalah dengan melangkah. Zina hati adalah dengan menginginkan dan berangan-angan. Lalu kemaluanlah yang nanti akan membenarkan atau mengingkari yang demikian.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Inilah beberapa pelanggaran ketika dua pasangan memadu kasih lewat pacaran. Adakah bentuk pacaran yang selamat dari hal-hal di atas? Lantas dari sini, bagaimanakah mungkin pacaran dikatakan halal? Dan bagaimana mungkin dikatakan ada pacaran islami padahal pelanggaran-pelanggaran di atas pun ditemukan? Jika kita berani mengatakan ada pacaran Islami, maka seharusnya kita berani pula mengatakan ada zina islami, judi islami, arak islami, dan seterusnya.جَزَاكَ الله خَيْرًا&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5291650180671211874-8851908463455807059?l=generus313.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://generus313.blogspot.com/feeds/8851908463455807059/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://generus313.blogspot.com/2010/05/pertama-pacaran-adalah-jalan-menuju.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5291650180671211874/posts/default/8851908463455807059'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5291650180671211874/posts/default/8851908463455807059'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://generus313.blogspot.com/2010/05/pertama-pacaran-adalah-jalan-menuju.html' title='Pertama: Pacaran adalah jalan menuju zina'/><author><name>Sincerity of Islam Religion</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16256416355405845968</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='20' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_9T4sye0qpvw/SxfGiV-W8ZI/AAAAAAAAALI/D8g30Ug3Cts/S220/khatam+al+quran.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5291650180671211874.post-158175343556610448</id><published>2010-05-20T20:48:00.000+07:00</published><updated>2010-05-20T20:49:12.916+07:00</updated><title type='text'>Solusi terbaik bagi yang ingin memadu kasih adalah dengan menikah. Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam pernah bersabda,</title><content type='html'>« لَمْ نَرَ لِلْمُتَحَابَّيْنِ مِثْلَ النِّكَاحِ »&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Kami tidak pernah mengetahui solusi untuk dua orang yang saling mencintai semisal pernikahan.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Inilah jalan yang terbaik bagi orang yang mampu menikah. Namun ingat, syaratnya adalah mampu yaitu telah mampu menafkahi keluarga. Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;يَا مَعْشَرَ الشَّبَابِ مَنِ اسْتَطَاعَ مِنْكُمُ الْبَاءَةَ فَلْيَتَزَوَّجْ فَإِنَّهُ أَغَضُّ لِلْبَصَرِ وَأَحْصَنُ لِلْفَرْجِ وَمَنْ لَمْ يَسْتَطِعْ فَعَلَيْهِ بِالصَّوْمِ فَإِنَّهُ لَهُ وِجَاءٌ&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Wahai para pemuda, barangsiapa yang memiliki baa-ah, maka menikahlah. Karena itu lebih akan menundukkan pandangan dan lebih menjaga kemaluan. Barangsiapa yang belum mampu, maka berpuasalah karena puasa itu bagai obat pengekang baginya.” Yang dimaksud baa-ah dalam hadits ini boleh jadi jima’ yaitu mampu berhubungan badan. Sebagian ulama lainnya mengatakan bahwa yang dimaksud baa-ah adalah telah mampu memberi nafkah. Yahya bin Syarf An Nawawi rahimahullahh mengatakan bahwa kedua makna tadi kembali pada makna kemampuan memberi nafkah. Itulah yang lebih tepat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Inilah solusi terbaik untuk orang yang akan memadu kasih. Bukan malah lewat jalan yang haram dan salah. Ingatlah, bahwa kerinduan pada si dia yang diidam-idamkan adalah penyakit. Obatnya tentu saja bukanlah ditambah dengan penyakit lagi. Obatnya adalah dengan menikah jika mampu. Ibnul Qayyim rahimahullah mengatakan, “Sesungguhnya obat bagi orang yang saling mencintai adalah dengan menyatunya dua insan tersebut dalam jenjang pernikahan. جَزَاكَ الله خَيْرًا&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5291650180671211874-158175343556610448?l=generus313.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://generus313.blogspot.com/feeds/158175343556610448/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://generus313.blogspot.com/2010/05/solusi-terbaik-bagi-yang-ingin-memadu.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5291650180671211874/posts/default/158175343556610448'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5291650180671211874/posts/default/158175343556610448'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://generus313.blogspot.com/2010/05/solusi-terbaik-bagi-yang-ingin-memadu.html' title='Solusi terbaik bagi yang ingin memadu kasih adalah dengan menikah. Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam pernah bersabda,'/><author><name>Sincerity of Islam Religion</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16256416355405845968</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='20' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_9T4sye0qpvw/SxfGiV-W8ZI/AAAAAAAAALI/D8g30Ug3Cts/S220/khatam+al+quran.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5291650180671211874.post-616568820230700019</id><published>2010-05-20T20:46:00.000+07:00</published><updated>2010-05-20T20:47:31.665+07:00</updated><title type='text'>Mereka yang melakukan aktivitas pacaran, memberikan alasan bahwa seks sebelum nikah (sex before marriage) adalah bukti cinta sejati</title><content type='html'>Logika mereka, yang namanya cinta itu butuh pengorbanan. Nah, kalau wanita yang diajak pacaran, maka ia harus mau berkorban. Apa bentuk pengorbanannya? Tak lain dan tak bukan adalah mengorbankan kesucian mereka. Naudzu billah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tentu ini adalah alasan yang dibuat-buat untuk memperturutkan hawa nafsu rendahan. Yang benar adalah bila seseorang cinta pada seseorang pasti ia akan berusaha memberikan kebaikan kepada orang yang dicintainya dan tak rela bila kekasihnya terjerumus dalam kesengsaraan. Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;وَالَّذِى نَفْسِى بِيَدِهِ لاَ يُؤْمِنُ عَبْدٌ حَتَّى يُحِبَّ لأَخِيهِ مَا يُحِبُّ لِنَفْسِهِ مِنَ الْخَيْرِ&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Demi yang jiwaku berada di tangan-Nya, seorang hamba tidak beriman (dengan iman yang sempurna) hingga ia mencintai saudaranya sebagaimana ia mencintai dirinya mendapat kebaikan.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bila kita benar-benar cinta kepada seorang wanita dan sebaliknya, maka kita akan bersungguh-sungguh menjaga kesuciannya karena itu adalah suatu kebaikan sebagaimana kita pula ingin memperolehnya. Tentu hal itu tidak ditempuh lewat jalan pacaran dan berhubungan seks di luar jalan yang benar. Pengorbanan yang benar dalam cinta bukan berkorban untuk maksiat, namun berkorban dengan mengerahkan seluruh kemampuan menjaga kesucian diri dan orang yang dicinta serta berusaha meraih hubungan yang dihalalkan oleh Allah. Yakinlah adikku, jika kita benar-benar tulus ingin menjaga kesucian diri dan meraih yang halal, Allah pasti akan menolong. Ingat selalu sabda Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;ثَلاَثَةٌ حَقٌّ عَلَى اللَّهِ عَوْنُهُمُ الْمُجَاهِدُ فِى سَبِيلِ اللَّهِ وَالْمُكَاتَبُ الَّذِى يُرِيدُ الأَدَاءَ وَالنَّاكِحُ الَّذِى يُرِيدُ الْعَفَافَ&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Tiga orang yang berhak mendapatkan pertolongan Allah, yaitu orang yang berjihad di jalan Allah, budak mukatab yang ingin membebaskan dirinya, dan orang yang menikah yang ingin menjaga kehormatan dirinya.” Oleh karenanya, jika seseorang betul-betul ingin menjaga kesucian dirinya, maka tempuhlah jalan yang benar yaitu melalui jenjang pernikahan, niscaya pertolongan Allah akan terus datang. Yakinlah!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jadi cinta sejati dibuktikan lewat jalan yang benar yaitu lewat jalan menikah. Jika belum mampu, maka bersabarlah. Sibukkanlah diri dengan hal-hal yang baik. Jauhi pergaulan dengan lawan jenis kecuali jika darurat. Banyak memohon kepada Allah agar diberikan kemudahan untuk terlepas dari zina dan segala jalan menuju perbuatan yang keji tersebut.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5291650180671211874-616568820230700019?l=generus313.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://generus313.blogspot.com/feeds/616568820230700019/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://generus313.blogspot.com/2010/05/mereka-yang-melakukan-aktivitas-pacaran.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5291650180671211874/posts/default/616568820230700019'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5291650180671211874/posts/default/616568820230700019'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://generus313.blogspot.com/2010/05/mereka-yang-melakukan-aktivitas-pacaran.html' title='Mereka yang melakukan aktivitas pacaran, memberikan alasan bahwa seks sebelum nikah (sex before marriage) adalah bukti cinta sejati'/><author><name>Sincerity of Islam Religion</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16256416355405845968</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='20' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_9T4sye0qpvw/SxfGiV-W8ZI/AAAAAAAAALI/D8g30Ug3Cts/S220/khatam+al+quran.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5291650180671211874.post-5438168958402517069</id><published>2010-05-20T20:37:00.001+07:00</published><updated>2010-05-20T20:43:04.843+07:00</updated><title type='text'>Fathimah Az-Zahra (sa), adalah</title><content type='html'>جَزَاكَ الله خَيْرًا&lt;br /&gt;putri Rasulullah (saw) yang memiliki kedudukan mulia di sisi Rasul dan di hadapan Allah (swt). Sedemikian mulianya kedudukan Az-Zahra, sampai-sampai Rasul bersabda, “Fathimah adalah belahan badanku, siapa yang menyakitinya, maka dia telah menyakitiku dan siapa yang membahagiakannya, maka dia telah membahagiakanku.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada tanggal 20 Jumadits-Tsani, lima tahun setelah kenabian, hati Muhammad (saw) dan Khadijah (sa), dipenuhi kebahagiaan atas kelahiran putri mereka. Allah (swt) pun menurunkan surat Al-Kautsar berkenaan dengan kelahiran perempuan mulia ini. Atas perintah Allah, Rasul memberi anak perempuannya itu nama Fathimah. Fathimah bagaikan mutiara di dalam rumah wahyu Rasulullah dan dia mengenal ma’rifat Ilahi yang tertinggi di dalam rumah itu. Kecintaan yang mendalam dari Rasulullah terhadap Fathimah menunjukkan nilai dan posisi perempuan dalam pandangan Islam. Fathimah dengan potensi maknawiah yang dimilikinya mengejawantahkan ayat-ayat Ilahi mengenai kedudukan perempuan dalam individu, dalam keluarga, dan dalam masyarakat dengan sempurna dan penuh cahaya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam pandangan Islam, pembicaraan mengenai penyempurnaan jiwa dan maknawi tidak membeda-bedakan antara laki-laki dan perempuan. Laki-laki dan perempuan sama-sama memiliki potensi untuk menerima ajaran samawi Al-Quran. Allah (swt) dalam Al-Quran memberikan contoh perempuan-perempuan yang patut dijadikan teladan umat manusia, yaitu Sayyidah Maryam dan Asiah, istri Firaun. Dalam surat An-Nahal ayat 97 Allah berfirman, “Siapapun yang melakukan kebaikan, baik laki-laki maupun perempuan, dan ia beriman, Kami pasti akan memberinya kehidupan yang menyenangkan dan Kami akan memberi mereka pahala sebaik-baiknya sesuai dengan yang mereka kerjakan.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Laki-laki dan perempuan tidak memiliki perbedaan dalam kemampuan akal dan kebijaksanaan, dalam menentukan dan memilih jalan hidup yang benar, serta dalam menemukan hakikat kebenaran. Kaum perempuan, sebagaimana laki-laki, memiliki potensi untuk mencapai posisi ruhani yang tinggi. Allah (swt) juga menegaskan bahwa orang terbaik di antara umat manusia adalah mereka yang bertakwa, baik itu laki-laki maupun perempuan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Fathimah Az-Zahra (sa), dalam usianya yang singkat telah mampu mencapai derajat ruhani dan maknawi yang amat tinggi, sehingga Rasulullah pernah bersabda: “Allah marah ketika Fathimah marah dan senang ketika Fathimah merasa senang.” Artinya, segala perilaku Az-Zahra sedemikan sesuainya dengan perintah Allah, sehingga segala sesuatu yang dilakukan Az-Zahra pasti berdasarkan aturan Allah dan segala sesuatu yang tidak disukai Fathimah pastilah sesuatu yang tidak disukai Allah pula.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Fathimah Az-Zahra adalah seorang hamba yang menyembah Tuhannya dengan penuh kecintaan. Suatu hari Rasulullah bertanya kepada putrinya, “Wahai Fathimah, apakah yang kau inginkan sekarang? Saat ini di sampingku ada malaikat penyampai wahyu dan membawa pesan dari Allah bahwa apapun yang kau minta akan dikabulkan Allah.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Fathimah menjawab, “Kenikmatan ketika menyembah Allah telah membuatku tidak menginginkan apa-apa lagi selain keinginan agar aku bisa melihat keindahan Allah.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tidak dapat disangkal lagi, penciptaan laki-laki dan perempuan memiliki perbedaan-perbedaan yang akan membawa kepada perbedaan dan hak masing-masing pihak dalam kehidupan sosial dan keluarga. Namun, perbedaan itu merupakan pelengkap satu sama lain. Laki-laki dan perempuan merupakan bagian dari sebuah kesatuan yang jika saling berdampingan, kesatuan itu menjadi sempurna dan seimbang. Setiap pihak dalam kesatuan ini memiliki perannya sendiri-sendiri yang saling melengkapi. Tidak ada satupun perbedaan di antara laki-laki dan perempuan yang membuat satu pihak lebih baik daripada pihak yang lain.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dengan sudut pandang seperti ini, kita bisa memahami bahwa tanggung jawab terbesar dalam mendidik jiwa dan raga anak diserahkan kepada perempuan. Baik sebelum atau sesudah melahirkan anak, seorang ibu harus memberikan ketenangan kepada anaknya sehingga si anak bisa merasakan kasih sayang dan cahaya ibu di dalam hatinya. Tanggung jawab seorang ibu yang diberikan Allah kepada perempuan adalah tanggung jawab yang amat besar dan berat. Hal ini sekaligus menunjukkan betapa Allah telah memilih perempuan untuk menjadi pendidik generasi umat manusia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Fathimah Az-Zahra (sa), telah menjalankan tugas Allah ini secara sempurna. Dalam rumahnya yang kecil, Az-zahra telah mempersembahkan tokoh-tokoh besar kepada umat manusia yang selalu tercatat dalam sejarah sebagai orang-orang yang melakukan perubahan. Mereka adalah Imam Hasan, Imam Husain, dan Sayyidah Zainab (sa).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sejarah mencatat, Fathimah Az-Zahra (sa), selalu menjadi pendukung dan pendamping suaminya Imam Ali (as), dalam setiap krisis politik dan sosial yang dihadapinya. Setiap kali Imam Ali pulang ke rumah setelah lelah bekerja seharian, sambutan dan kasih sayang yang diperlihatkan Az-Zahra telah menghilangkan kelelahan itu. Az-Zahra pernah berkata kepada suaminya, “Wahai Abal-Hasan, aku merasa malu kepada Allah bila meminta sesuatu yang di luar dari kemampuan dan kekuatanmu untuk memenuhinya.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam surat Al-Ahzab disebutkan mengenai hijrahnya kaum muslimin dari Mekah ke Madinah, sebuah langkah politik yang juga diikutsertai oleh kaum perempuan. Al-Quran juga menyebutkan tanggung jawab laki-laki dan perempuan dalam menegakkan kebenaran dan mencegah kemungkaran. Dalam surat An-Nisa disebutkan pula kesetaraan laki-laki dan perempuan dalam masalah ekonomi. Allah berfirman bahwa laki-laki memperoleh hasil dari apa yang mereka kerjakan, dan begitupula, perempuan akan mendapatkan hasil dari pekerjaan mereka.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sejarah juga mencatat bahwa Fathimah Az-Zahra (sa). hadir di medan peperangan di masa hidupnya Rasulullah. Dalam perang Khandak, kota Madinah dikepung oleh musuh. Saat itu, Az-Zahra membuat roti dan memenuhi sebagian kebutuhan para mujahidin. Suatu hari, Az-Zahra pergi ke garis depan untuk menemui ayahnya, lalu berkata, “Ayah, aku telah membuat roti untuk anak-anakku, namun aku teringat kepadamu dan mengkhawatirkanmu. Oleh karena itu, aku antar roti ini kepadamu.”Rasulullah menjawab, “Wahai putriku, ini adalah makanan pertama yang masuk ke perutku dalam tiga hari ini.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seluruh catatan sejarah yang kami kemukakan tadi membuktikan bahwa Fathimah Az-Zahra (sa), telah melaksanakan seluruh kewajibannya sebagai seorang perempuan, baik sebagai individu, dalam keluarga, maupun dalam masyarakat. Semua itu membuktikan derajat beliau sebagai seorang manusia yang sempurna di sisi Allah (swt) dan menjadi teladan bagi seluruh umat manusia, terutama kaum perempuan.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5291650180671211874-5438168958402517069?l=generus313.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://generus313.blogspot.com/feeds/5438168958402517069/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://generus313.blogspot.com/2010/05/fathimah-az-zahra-sa-adalah.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5291650180671211874/posts/default/5438168958402517069'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5291650180671211874/posts/default/5438168958402517069'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://generus313.blogspot.com/2010/05/fathimah-az-zahra-sa-adalah.html' title='Fathimah Az-Zahra (sa), adalah'/><author><name>Sincerity of Islam Religion</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16256416355405845968</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='20' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_9T4sye0qpvw/SxfGiV-W8ZI/AAAAAAAAALI/D8g30Ug3Cts/S220/khatam+al+quran.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5291650180671211874.post-3804083210647373739</id><published>2010-05-20T20:37:00.000+07:00</published><updated>2010-05-20T20:39:47.622+07:00</updated><title type='text'>Fathimah Az-Zahra (sa), adalah putri Rasulullah (saw) yang memiliki kedudukan mulia di sisi Rasul dan di hadapan Allah (swt). Sedemikian mulianya kedu</title><content type='html'>جَزَاكَ الله خَيْرًا&lt;br /&gt;Pada tanggal 20 Jumadits-Tsani, lima tahun setelah kenabian, hati Muhammad (saw) dan Khadijah (sa), dipenuhi kebahagiaan atas kelahiran putri mereka. Allah (swt) pun menurunkan surat Al-Kautsar berkenaan dengan kelahiran perempuan mulia ini. Atas perintah Allah, Rasul memberi anak perempuannya itu nama Fathimah. Fathimah bagaikan mutiara di dalam rumah wahyu Rasulullah dan dia mengenal ma’rifat Ilahi yang tertinggi di dalam rumah itu. Kecintaan yang mendalam dari Rasulullah terhadap Fathimah menunjukkan nilai dan posisi perempuan dalam pandangan Islam. Fathimah dengan potensi maknawiah yang dimilikinya mengejawantahkan ayat-ayat Ilahi mengenai kedudukan perempuan dalam individu, dalam keluarga, dan dalam masyarakat dengan sempurna dan penuh cahaya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam pandangan Islam, pembicaraan mengenai penyempurnaan jiwa dan maknawi tidak membeda-bedakan antara laki-laki dan perempuan. Laki-laki dan perempuan sama-sama memiliki potensi untuk menerima ajaran samawi Al-Quran. Allah (swt) dalam Al-Quran memberikan contoh perempuan-perempuan yang patut dijadikan teladan umat manusia, yaitu Sayyidah Maryam dan Asiah, istri Firaun. Dalam surat An-Nahal ayat 97 Allah berfirman, “Siapapun yang melakukan kebaikan, baik laki-laki maupun perempuan, dan ia beriman, Kami pasti akan memberinya kehidupan yang menyenangkan dan Kami akan memberi mereka pahala sebaik-baiknya sesuai dengan yang mereka kerjakan.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Laki-laki dan perempuan tidak memiliki perbedaan dalam kemampuan akal dan kebijaksanaan, dalam menentukan dan memilih jalan hidup yang benar, serta dalam menemukan hakikat kebenaran. Kaum perempuan, sebagaimana laki-laki, memiliki potensi untuk mencapai posisi ruhani yang tinggi. Allah (swt) juga menegaskan bahwa orang terbaik di antara umat manusia adalah mereka yang bertakwa, baik itu laki-laki maupun perempuan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Fathimah Az-Zahra (sa), dalam usianya yang singkat telah mampu mencapai derajat ruhani dan maknawi yang amat tinggi, sehingga Rasulullah pernah bersabda: “Allah marah ketika Fathimah marah dan senang ketika Fathimah merasa senang.” Artinya, segala perilaku Az-Zahra sedemikan sesuainya dengan perintah Allah, sehingga segala sesuatu yang dilakukan Az-Zahra pasti berdasarkan aturan Allah dan segala sesuatu yang tidak disukai Fathimah pastilah sesuatu yang tidak disukai Allah pula.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Fathimah Az-Zahra adalah seorang hamba yang menyembah Tuhannya dengan penuh kecintaan. Suatu hari Rasulullah bertanya kepada putrinya, “Wahai Fathimah, apakah yang kau inginkan sekarang? Saat ini di sampingku ada malaikat penyampai wahyu dan membawa pesan dari Allah bahwa apapun yang kau minta akan dikabulkan Allah.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Fathimah menjawab, “Kenikmatan ketika menyembah Allah telah membuatku tidak menginginkan apa-apa lagi selain keinginan agar aku bisa melihat keindahan Allah.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tidak dapat disangkal lagi, penciptaan laki-laki dan perempuan memiliki perbedaan-perbedaan yang akan membawa kepada perbedaan dan hak masing-masing pihak dalam kehidupan sosial dan keluarga. Namun, perbedaan itu merupakan pelengkap satu sama lain. Laki-laki dan perempuan merupakan bagian dari sebuah kesatuan yang jika saling berdampingan, kesatuan itu menjadi sempurna dan seimbang. Setiap pihak dalam kesatuan ini memiliki perannya sendiri-sendiri yang saling melengkapi. Tidak ada satupun perbedaan di antara laki-laki dan perempuan yang membuat satu pihak lebih baik daripada pihak yang lain.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dengan sudut pandang seperti ini, kita bisa memahami bahwa tanggung jawab terbesar dalam mendidik jiwa dan raga anak diserahkan kepada perempuan. Baik sebelum atau sesudah melahirkan anak, seorang ibu harus memberikan ketenangan kepada anaknya sehingga si anak bisa merasakan kasih sayang dan cahaya ibu di dalam hatinya. Tanggung jawab seorang ibu yang diberikan Allah kepada perempuan adalah tanggung jawab yang amat besar dan berat. Hal ini sekaligus menunjukkan betapa Allah telah memilih perempuan untuk menjadi pendidik generasi umat manusia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Fathimah Az-Zahra (sa), telah menjalankan tugas Allah ini secara sempurna. Dalam rumahnya yang kecil, Az-zahra telah mempersembahkan tokoh-tokoh besar kepada umat manusia yang selalu tercatat dalam sejarah sebagai orang-orang yang melakukan perubahan. Mereka adalah Imam Hasan, Imam Husain, dan Sayyidah Zainab (sa).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sejarah mencatat, Fathimah Az-Zahra (sa), selalu menjadi pendukung dan pendamping suaminya Imam Ali (as), dalam setiap krisis politik dan sosial yang dihadapinya. Setiap kali Imam Ali pulang ke rumah setelah lelah bekerja seharian, sambutan dan kasih sayang yang diperlihatkan Az-Zahra telah menghilangkan kelelahan itu. Az-Zahra pernah berkata kepada suaminya, “Wahai Abal-Hasan, aku merasa malu kepada Allah bila meminta sesuatu yang di luar dari kemampuan dan kekuatanmu untuk memenuhinya.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam surat Al-Ahzab disebutkan mengenai hijrahnya kaum muslimin dari Mekah ke Madinah, sebuah langkah politik yang juga diikutsertai oleh kaum perempuan. Al-Quran juga menyebutkan tanggung jawab laki-laki dan perempuan dalam menegakkan kebenaran dan mencegah kemungkaran. Dalam surat An-Nisa disebutkan pula kesetaraan laki-laki dan perempuan dalam masalah ekonomi. Allah berfirman bahwa laki-laki memperoleh hasil dari apa yang mereka kerjakan, dan begitupula, perempuan akan mendapatkan hasil dari pekerjaan mereka.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sejarah juga mencatat bahwa Fathimah Az-Zahra (sa). hadir di medan peperangan di masa hidupnya Rasulullah. Dalam perang Khandak, kota Madinah dikepung oleh musuh. Saat itu, Az-Zahra membuat roti dan memenuhi sebagian kebutuhan para mujahidin. Suatu hari, Az-Zahra pergi ke garis depan untuk menemui ayahnya, lalu berkata, “Ayah, aku telah membuat roti untuk anak-anakku, namun aku teringat kepadamu dan mengkhawatirkanmu. Oleh karena itu, aku antar roti ini kepadamu.”Rasulullah menjawab, “Wahai putriku, ini adalah makanan pertama yang masuk ke perutku dalam tiga hari ini.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seluruh catatan sejarah yang kami kemukakan tadi membuktikan bahwa Fathimah Az-Zahra (sa), telah melaksanakan seluruh kewajibannya sebagai seorang perempuan, baik sebagai individu, dalam keluarga, maupun dalam masyarakat. Semua itu membuktikan derajat beliau sebagai seorang manusia yang sempurna di sisi Allah (swt) dan menjadi teladan bagi seluruh umat manusia, terutama kaum perempuan.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5291650180671211874-3804083210647373739?l=generus313.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://generus313.blogspot.com/feeds/3804083210647373739/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://generus313.blogspot.com/2010/05/fathimah-az-zahra-sa-adalah-putri.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5291650180671211874/posts/default/3804083210647373739'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5291650180671211874/posts/default/3804083210647373739'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://generus313.blogspot.com/2010/05/fathimah-az-zahra-sa-adalah-putri.html' title='Fathimah Az-Zahra (sa), adalah putri Rasulullah (saw) yang memiliki kedudukan mulia di sisi Rasul dan di hadapan Allah (swt). Sedemikian mulianya kedu'/><author><name>Sincerity of Islam Religion</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16256416355405845968</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='20' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_9T4sye0qpvw/SxfGiV-W8ZI/AAAAAAAAALI/D8g30Ug3Cts/S220/khatam+al+quran.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5291650180671211874.post-6766224456360460050</id><published>2010-02-23T20:47:00.000+07:00</published><updated>2010-02-23T20:48:08.997+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='(oleh: Dave Ariant Yusuf)'/><title type='text'>Nasehat Kyai Hasan</title><content type='html'>Suatu ketika saat Kyai Hasan sedang duduk-duduk di depan rumahnya, tiba-tiba ada jenazah seorang laki-laki yang melintas menuju ke tempat pemakaman. Terlihat olehnya dibelakang jenazah itu seorang gadis kecil beserta para pengiring yang lain. Rambut gadis kecil itu tergerai dan tidak henti-hentinya ia menangis. Segera saja Kyai Hasan membuntuti iring-iringan jenazah tersebut dan mendekati gadis kecil yang masih menangis tak henti-hentinya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Image &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tatkala sudah dekat dengan gadis kecil itu, Kyai Hasan mendengar dengan jelas rintihannya, “Wahai ayah, belum pernah selama hidupku aku mengalami perasaan sedih seperti yang kualami sekarang ini”.&lt;br /&gt;“Nak, belum pernah juga ayahmu mengalami kejadian yang menyusahkan seperti sekarang ini” sahut Kyai Hasan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah tiba di sebuah musholla, jenazah itu pun segera disholati dan kemudian dimakamkan. Usai acara pemakaman para pengantar pun segera kembali ke rumahnya masing-masing.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Esok harinya setelah setelah menjalankan shalat subuh Kyai Hasan kembali duduk-duduk santai di depan rumah. Namun selang beberapa lama kemudian, ia melihat seorang gadis kecil yang melintas depan rumahnya. Rupanya, ia adalah gadis yang kemarin ditinggal mati oleh ayahnya. Gadis kecil itu rupa-rupanya berjalan menuju tempat pemakaman.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Merasa ada gelagat yang kurang baik, segera Kyai Hasan mengikutinya dari kejauhan. Beliau ingin tahu apa sebenarnya yang ingin dikerjakan gadis kecil itu. Saat gadis kecil itu memasuki makam, Kyai Hasan mengintip dari tempat yang tersembunyi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tiba-tiba gadis itu memeluk nisan dan pipinya ditaruh diatas makam ayahnya, seraya berkata, “Wahai ayah, bagaimana tadi malam engkau menginap. Kemarin lusa aku masih mempersiapkan alas tidur untukmu. Lalu siapakah yang mempersiapkan alas tidurmu tadi malam? Kemarin lusa aku masih mempersiapkan lampu untuk menerangimu. Lalu siapakah gerangan yang mempersiapkan lampu untuk menerangimu tadi malam? Wahai ayah, ketika badanmu terasa pegal-pegal, seringkali aku memijat badanmu. Lalu siapa lagi sekarang yang akan memijat-mijatmu?”&lt;br /&gt;“Wahai ayah” rintihnya kemudian, “Ketika engkau merasa haus, dengan segera aku mengambilkan minuman untukmu. Namun siapakah yang mengambilkan engkau minuman tadi malam? Ketika engkau merasa jemu dan penat tidur telentang, maka segera aku balikkan engkau agar nyaman. Namun siapakah tadi malam yang mau membalik tubuhmu agar nyaman?”&lt;br /&gt;“Dengan perasaan belas kasih, kemarin aku masih memandangi wajahmu. Tapi sekarang siapa lagi yang akan memandangi wajahmu seperti itu? Saat engkau memerlukan sesuatu, engkau segera memanggilku. Tapi bagaimana dengan malam tadi, siapa yang engkau panggil? Bahkan kemarin lusa aku masih memasakkan makanan untukmu. Tapi masihkah engkau juga menginginkannya dan siapa yang akan menyiapkan makanan untukmu?”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; Image&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kyai Hasan tak sanggup lagi membendung air matanya saat mendengar rintihan gadis kecil itu. Air matanya berderai dengan derasnya membasahi pipinya. Ia langsung keluar dari persembunyiannya. “Janganlah engkau mengucapkan kata-kata seperti itu, Nak..” Hibur Kyai Hasan sambil mengusap rambut gadis kecil itu. “Namun katakanlah, “Wahai ayah, kemarin engkau masih menghadapkan wajahmu ke arah kiblat. Lalu masihkah kini wajahmu menghadap ke kiblat ataukah telah berpaling darinya? Wahai ayah, saat tubuhmu diletakkan di liang kubur masih tampak utuh. Masihkah sekarang keadaanmu seperti itu ataukah sudah habis dimakan ulat?”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Ucapkan pula, Nak.. Para ulama mengatakan bahwa seseorang yang sudah mati itu pasti akan ditanyai tentang keimanannya. Diantara mereka ada yang bisa menjawab dengan benar tapi ada juga yang tidak bisa menjawabnya sama sekali. Adakah ayah termasuk diantara mereka yang bisa menjawabnya?”&lt;br /&gt;“Meraka juga menjelaskan bahwa sebagian jenazah itu ada yang dijepit oleh liang kuburnya sendiri hingga tulang rusuknya hancur berantakan, tapi adakalanya yang merasa liang kuburnya sangat luas sekali. Lalu bagaimana dengan keadaan kubur ayah sekarang ini?”&lt;br /&gt;“Begitu juga ada keterangan yang menyebutkan bahwa kubur itu acapkali diganti dengan taman-taman surga. Tapi adakalanya yang diubah menjadi jurang neraka. Lalu bagaimana dengan kubur ayah sekarang?”&lt;br /&gt;“Keterangan lain yang dikatakan para ulama adalah bahwa kubur itu acapkali memeluk penghuninya sebagaimana seorang ibu yang memeluk anaknya dengan penuh kasih sayang. Tapi adakalanya yang mendapat marah dari kuburnya hingga menjepit sampai tulang belulangnya berserakan. Adakah kubur ayah sekarang marah ataukah sebaliknya, memeluk ayah dengan kasih sayang?”&lt;br /&gt;“Demikian juga bahwa para ulama telah menjelaskan, ketika seseorang telah memasuki kuburnya, maka bila dia sebagai orang yang bertakwa, ia akan menyesal karena merasa ketakwaannya belum seberapa. Begitu juga dengan orang yang durhaka, mereka akan menyesal karena semasa hidupnya tidak mau berbuat kebajikan. Lantas apakah ayah tergolong mereka yang menyesal karena tidak pernah berbuat kebajikan ataukah mereka yang menyesal karena merasa ketakwaannya belumlah seberapa?”&lt;br /&gt;“Wahai ayah, cukup lama aku memanggilmu, tapi engkau tidak menjawab sedikitpun panggilanku. Ya Allah…Janganlah kiranya Engkau menghalangi pertemuanku dengan ayah di akhirat kelak..”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Usai Kyai Hasan mengajari seperti itu, gadis kecil tersebut menolehkan kepalanya seraya berkata, “Kalimat-kalimat yang engkau ajarkan itu sungguh menyejukkan hatiku. Sehingga hatiku sekarang merasa lebih tenteram dan memalingkan aku dari kelalaian.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Melihat gadis kecil itu sudah tenang hatinya, segera saja Kyai Hasan mengantarnya pulang. Demikianlah mudah-mudahan kisah ini ada hikmah dan pelajaran berharga yang bisa kita renungkan bersama. Amin&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5291650180671211874-6766224456360460050?l=generus313.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://generus313.blogspot.com/feeds/6766224456360460050/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://generus313.blogspot.com/2010/02/nasehat-kyai-hasan.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5291650180671211874/posts/default/6766224456360460050'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5291650180671211874/posts/default/6766224456360460050'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://generus313.blogspot.com/2010/02/nasehat-kyai-hasan.html' title='Nasehat Kyai Hasan'/><author><name>Sincerity of Islam Religion</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16256416355405845968</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='20' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_9T4sye0qpvw/SxfGiV-W8ZI/AAAAAAAAALI/D8g30Ug3Cts/S220/khatam+al+quran.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5291650180671211874.post-44590396102745617</id><published>2010-02-23T20:41:00.004+07:00</published><updated>2010-02-23T20:45:49.559+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='BE'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='SE'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Konsultasi Agama    Diasuh oleh : H. Aceng Karimullah'/><title type='text'>Imam Masjid Pinggir Jalan</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_9T4sye0qpvw/S4PbZlbPWLI/AAAAAAAAAQ0/bOjsH-O2ts0/s1600-h/Aceng+FC-web.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 93px; height: 108px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_9T4sye0qpvw/S4PbZlbPWLI/AAAAAAAAAQ0/bOjsH-O2ts0/s320/Aceng+FC-web.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5441434007383267506" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Assalaamu ‘alaikum warohmatulloohi wabarokaatuh.&lt;br /&gt;Bapak Ustadz yang saya hormati,  alhamdu lillaah Pimpinan Anak Cabang (PAC) kami telah berhasil membangun sebuah masjid dari hasil infaq shodaqoh jariyah dan gotong royong warga sekitar. Masjid tersebut kami manfaatkan untuk kegiatan sholat dan majelis ta’lim bagi anak-anak, remaja, maupun orang dewasa, malah sampai tingkat lansia.&lt;br /&gt;Letaknya cukup strategis, di pinggir jalan raya, sehingga setiap waktu sholat wajib banyak yang berjama’ah, baik dari warga sekitar maupun orang-orang yang kebetulan lewat.&lt;br /&gt;Pertanyaan saya : ketika kami melaksanakan sholat berjama’ah, siapakah yang seharusnya menjadi imam ? Masalahnya diantara tamu yang ikut sholat kadang-kadang kami lihat ada pula ”orang penting”. Apakah beliau lebih berhak menjadi imam ? Demikian pertanyaan saya dan saya mohon maaf bila pertanyaan saya ini kurang pada tempatnya.&lt;br /&gt;Wassalaamu ‘alaikum warohmatulloohi wabarokaatuh.&lt;br /&gt;Bagja - Bogor&lt;br /&gt;Wa ‘alaikumus-salaam warohmatulloohi wabarokaatuh.&lt;br /&gt;Masjid, di samping sebagai tempat sholat, juga harus berfungsi sebagai tempat membina ketaqwaan dan kerukunan warga sekitar maupun para pendatang.&lt;br /&gt;Agar program-program yang diselenggarakan di masjid dapat berjalan dengan tertib maka perlu disusun suatu kepengurusan pengelola masjid, biasa disebut Ta’mir Masjid atau DKM (Dewan Kemakmuran Masjid). Musyawarah Ta’mir Masjid inilah yang menetapkan siapa-siapa yang berhak menjadi imam sehari-hari, siapakah muadzdzin-nya, siapa yang bertanggung-jawab atas kebersihan, keamanan dan lain sebagainya.&lt;br /&gt;Khusus tentang kriteria orang yang lebih berhak menjadi imam sholat, dijelaskan dalam sabda Rosululloh, shollallohu ’alaihi wasallam, yang diriwayatkan Imam An-Nasaai sebagai berikut :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Artinya : (Yang berhak) mengimami suatu kaum adalah yang paling bagus di antara mereka bacaan Al-Qurannya. Kalau kemampuan bacaan mereka setara maka (pilihlah) yang lebih dahulu hijrahnya. Kalau hijrahnya dinilai sama maka (pilihlah) yang lebih pandai dalam urusan hadits. Kalau kepandaian bidang hadits dinilai sama maka (pilihlah) yang lebih tua umurnya. (Rosululloh melengkapi sabdanya) Dan janganlah engkau mengimami seseorang di wilayah kekuasaannya dan (janganlah) engkau duduk di kursi kemuliaannya, kecuali jika engkau diijinkan (dipersilakan).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jadi meskipun ada ”orang penting” yang kebetulan ikut sholat, maka yang berhak mengimami sholat berjama’ah di suatu masjid adalah imam yang telah ditetapkan oleh warga setempat (lewat Ta’mir Masjid-nya) dengan mengindahkan kriteria dari hadits di atas tadi.&lt;br /&gt;Sudah lumrah kita ketahui bahwa dalam setiap komunitas itu ada kode etik yang berlaku secara internal. Misalnya dalam komunitas para dokter ada kode etik kedokteran; dalam komunitas para wartawan ada kode etik jurnalistik, dan lain sebagainya. Nah dalam kalangan para ulama pun ada kode etik-nya yang tentu saja berlandaskan kepada Kitab Alloh dan Sunnah Rosul-Nya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berdasar pada hadits sabda Rosululloh di atas, sesungguhnya bisa disebut tabu kalau seorang muslim mengajukan diri atau menawarkan diri (berambisi) untuk menjadi imam di luar tempat tinggalnya. Misalnya kebetulan ada Pengurus Dewan Pimpinan Daerah (DPD) atau Dewan Pimpinan Pusat (DPD) sekalipun, yang ikut sholat di masjid anda, merasa sebagai pengurus peringkat organisasi yang lebih tinggi maka tanpa dipersilakan kok dia langsung saja nyelonong menjadi imam di masjid anda, itu bisa menunjukkan bahwa beliau adalah pengurus yang kurang beretika.&lt;br /&gt;Menyinggung istilah ”orang penting” yang anda tulis di atas, ada satu pepatah yang berbunyi ”Adalah baik kalau kita jadi orang penting, tapi yang lebih penting bagaimana agar kita menjadi orang baik”. Orang baik adalah orang yang selalu mengindahkan peraturan dan tata kerama, sebagaimana Rosululloh bersabda ”Orang baik di antara kalian ditentukan oleh kebaikan akhlaqnya”. (Hadits riwayat At-Tirmidzi). Jadi, orang yang merasa dirinya adalah ”orang penting” sekalipun, bila dia sholat di masjid di luar kampungnya maka dia harus tetap menghormati imam lokal yang sudah ditetapkan di masjid tersebut, kecuali kalau memang dia diminta atau dipersilakan untuk mengimami.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Walloohul-musta’aan, walaa haula walaa quwwata illaa billaah.&lt;br /&gt;Wassalaamu ‘alaikum warohmatulloohi wabarokaatuh.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5291650180671211874-44590396102745617?l=generus313.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://generus313.blogspot.com/feeds/44590396102745617/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://generus313.blogspot.com/2010/02/imam-masjid-pinggir-jalan.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5291650180671211874/posts/default/44590396102745617'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5291650180671211874/posts/default/44590396102745617'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://generus313.blogspot.com/2010/02/imam-masjid-pinggir-jalan.html' title='Imam Masjid Pinggir Jalan'/><author><name>Sincerity of Islam Religion</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16256416355405845968</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='20' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_9T4sye0qpvw/SxfGiV-W8ZI/AAAAAAAAALI/D8g30Ug3Cts/S220/khatam+al+quran.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_9T4sye0qpvw/S4PbZlbPWLI/AAAAAAAAAQ0/bOjsH-O2ts0/s72-c/Aceng+FC-web.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5291650180671211874.post-336380537775389625</id><published>2010-01-08T22:18:00.001+07:00</published><updated>2010-01-08T22:18:47.918+07:00</updated><title type='text'>Pernahkah Anda Berfikir</title><content type='html'>Pernahkah anda memikirkan bahwa anda tidak ada sebelum dilahirkan ke dunia ini; dan anda telah diciptakan dari sebuah ketiadaan?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pernahkan anda berpikir bagaimana bunga yang setiap hari anda lihat di ruang tamu, yang tumbuh dari tanah yang hitam, ternyata memiliki bau yang harum serta berwarna-warni?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pernahkan anda memikirkan seekor nyamuk, yang sangat mengganggu ketika terbang mengitari anda, mengepakkan sayapnya dengan kecepatan yang sedemikian tinggi sehingga kita tidak mampu melihatnya?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pernahkan anda berpikir bahwa lapisan luar dari buah-buahan seperti pisang, semangka, melon dan jeruk berfungsi sebagai pembungkus yang sangat berkualitas, yang membungkus daging buahnya sedemikian rupa sehingga rasa dan keharumannya tetap terjaga?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pernahkan anda berpikir bahwa gempa bumi mungkin saja datang secara tiba-tiba ketika anda sedang tidur, yang menghancur luluhkan rumah, kantor dan kota anda hingga rata dengan tanah sehingga dalam tempo beberapa detik saja anda pun kehilangan segala sesuatu yang anda miliki di dunia ini?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pernahkan anda berpikir bahwa kehidupan anda berlalu dengan sangat cepat, anda pun menjadi semakin tua dan lemah, dan lambat laun kehilangan ketampanan atau kecantikan, kesehatan dan kekuatan anda?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pernahkan anda memikirkan bahwa suatu hari nanti, malaikat maut yang diutus oleh Allah akan datang menjemput untuk membawa anda meninggalkan dunia ini?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jika demikian, pernahkan anda berpikir mengapa manusia demikian terbelenggu oleh kehidupan dunia yang sebentar lagi akan mereka tinggalkan dan yang seharusnya mereka jadikan sebagai tempat untuk bekerja keras dalam meraih kebahagiaan hidup di akhirat?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Manusia adalah makhluk yang dilengkapi Allah sarana berpikir. Namun sayang, kebanyakan mereka tidak menggunakan sarana yang teramat penting ini sebagaimana mestinya. Bahkan pada kenyataannya sebagian manusia hampir tidak pernah berpikir.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebenarnya, setiap orang memiliki tingkat kemampuan berpikir yang seringkali ia sendiri tidak menyadarinya. Ketika mulai menggunakan kemampuan berpikir tersebut, fakta-fakta yang sampai sekarang tidak mampu diketahuinya, lambat-laun mulai terbuka di hadapannya. Semakin dalam ia berpikir, semakin bertambahlah kemampuan berpikirnya dan hal ini mungkin sekali berlaku bagi setiap orang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Harus disadari bahwa tiap orang mempunyai kebutuhan untuk berpikir serta menggunakan akalnya semaksimal mungkin.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Dan pada hari itu diperlihatkan neraka Jahannam; dan pada hari itu ingatlah manusia akan tetapi tidak berguna lagi mengingat itu baginya. Dia mengatakan, “Alangkah baiknya kiranya aku dahulu mngerjakan (amal saleh) untuk hidupku ini." (QS. Al-Fajr, 89:23-24)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seseorang yang tidak berpikir berada sangat jauh dari kebenaran dan menjalani sebuah kehidupan yang penuh kepalsuan dan kesesatan. Akibatnya ia tidak akan mengetahui tujuan penciptaan alam, dan arti keberadaan dirinya di dunia. Padahal, Allah telah menciptakan segala sesuatu untuk sebuah tujuan sebagaimana dinyatakan dalam Al-Qur'an:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Dan Kami tidak menciptakan langit dan bumi dan apa yang ada antara keduanya dengan bermain-main. Kami tidak menciptakan keduanya melainkan dengan haq, tetapi kebanyakan mereka tidak mengetahui." (QS. Ad-Dukhaan, 44: 38-39)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Maka apakah kamu mengira, bahwa sesungguhnya Kami menciptakan kamu secara main-main (saja), dan bahwa kamu tidak akan dikembalikan kepada Kami?" (QS. Al-Mu’minuun, 23:115)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Oleh karena itu, yang paling pertama kali wajib untuk dipikirkan secara mendalam oleh setiap orang ialah tujuan dari penciptaan dirinya, baru kemudian segala sesuatu yang ia lihat di alam sekitar serta segala kejadian atau peristiwa yang ia jumpai selama hidupnya. Manusia yang tidak memikirkan hal ini, hanya akan mengetahui kenyataan-kenyataan tersebut setelah ia mati. Yakni ketika ia mempertanggung jawabkan segala amal perbuatannya di hadapan Allah; namun sayang sudah terlambat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Allah berfirman dalam Al-Qur'an bahwa pada hari penghisaban, tiap manusia akan berpikir dan menyaksikan kebenaran atau kenyataan tersebut:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Dan pada hari itu diperlihatkan neraka Jahannam; dan pada hari itu ingatlah manusia akan tetapi tidak berguna lagi mengingat itu baginya. Dia mengatakan, “Alangkah baiknya kiranya aku dahulu mengerjakan (amal saleh) untuk hidupku ini." (QS. Al-Fajr, 89:23-24)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Padahal Allah telah memberikan kita kesempatan hidup di dunia. Berpikir atau merenung untuk kemudian mengambil kesimpulan atau pelajaran-pelajaran dari apa yang kita renungkan untuk memahami kebenaran, akan menghasilkan sesuatu yang bernilai bagi kehidupan di akhirat kelak. Dengan alasan inilah, Allah mewajibkan seluruh manusia, melalui para Nabi dan Kitab-kitab-Nya, untuk memikirkan dan merenungkan penciptaan diri mereka sendiri dan jagad raya:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Dan mengapa mereka tidak memikirkan tentang (kejadian) diri mereka?, Allah tidak menjadikan langit dan bumi dan apa yang ada di antara keduanya melainkan dengan tujuan yang benar dan waktu yang ditentukan. Dan sesungguhnya kebanyakan di antara manusia benar-benar ingkar akan pertemuan dengan Tuhannya." (QS. Ar-Ruum, 30: 8)&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5291650180671211874-336380537775389625?l=generus313.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://generus313.blogspot.com/feeds/336380537775389625/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://generus313.blogspot.com/2010/01/pernahkah-anda-berfikir.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5291650180671211874/posts/default/336380537775389625'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5291650180671211874/posts/default/336380537775389625'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://generus313.blogspot.com/2010/01/pernahkah-anda-berfikir.html' title='Pernahkah Anda Berfikir'/><author><name>Sincerity of Islam Religion</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16256416355405845968</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='20' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_9T4sye0qpvw/SxfGiV-W8ZI/AAAAAAAAALI/D8g30Ug3Cts/S220/khatam+al+quran.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5291650180671211874.post-8302074968557116553</id><published>2010-01-08T22:04:00.001+07:00</published><updated>2010-01-08T22:04:55.179+07:00</updated><title type='text'>Dalam Sujud Terakhirku</title><content type='html'>Dalam sujud terakhirku Ya Allah...&lt;br /&gt;kuteriakkan Asma-Mu sekeras-kerasnya&lt;br /&gt;agar runtuh dinding kesombongan dalam hatiku&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam sujud terakhirku Ya Rabbi...&lt;br /&gt;ku menangis sejadi-jadinya&lt;br /&gt;biar kering mata ini&lt;br /&gt;namun basah ladang hati yang gersang&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam sujud terakhirku Ya Rahman...&lt;br /&gt;kulihat semua dosa yang membayangiku&lt;br /&gt;kelam mencengkram jiwa yang lusuh&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam sujud terakhirku Ya Rahim...&lt;br /&gt;biarkan aku patah dalam cahayaMu&lt;br /&gt;biarkan kumusnahkan titik-titik kemunafikanku&lt;br /&gt;agar ku kembali dalam pelukan hidayahMu&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam sujud terakhirku&lt;br /&gt;biarkan aku hirup nafasku sekali lagi&lt;br /&gt;hanya untuk menyebut namaMu dan kekasihMu tercinta&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5291650180671211874-8302074968557116553?l=generus313.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://generus313.blogspot.com/feeds/8302074968557116553/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://generus313.blogspot.com/2010/01/dalam-sujud-terakhirku.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5291650180671211874/posts/default/8302074968557116553'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5291650180671211874/posts/default/8302074968557116553'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://generus313.blogspot.com/2010/01/dalam-sujud-terakhirku.html' title='Dalam Sujud Terakhirku'/><author><name>Sincerity of Islam Religion</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16256416355405845968</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='20' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_9T4sye0qpvw/SxfGiV-W8ZI/AAAAAAAAALI/D8g30Ug3Cts/S220/khatam+al+quran.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5291650180671211874.post-5732389668568018840</id><published>2009-12-28T23:06:00.001+07:00</published><updated>2009-12-28T23:07:41.967+07:00</updated><title type='text'>Cara Meredam Amarah Wanita</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_9T4sye0qpvw/SzjXwuKme_I/AAAAAAAAAOU/RJgJUz5sAAw/s1600-h/Cara+Meredam+Amarah+Wanita.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 320px; height: 182px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_9T4sye0qpvw/SzjXwuKme_I/AAAAAAAAAOU/RJgJUz5sAAw/s320/Cara+Meredam+Amarah+Wanita.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5420319383566580722" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam sebuah hubungan, tentu ada fase-fase saat Anda dan pasangan saling berselisih paham. Hal itu bukan masalah besar bila Anda berdua bisa mengatasinya dengan kepala dingin. Namun bila Anda berdua terbakar emosi, sangat tidak baik jadinya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saat Anda melihat ada tanda-tanda ia mulai frustasi, jangan tunggu sampai amarahnya memuncak. Redamlah amarahnya sebelum berkobar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1. Jangan terpancing emosi&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jika Anda terpancing melihatnya marah, justru masalah akan semakin runyam. Saat Anda merasa mulai sedikit terpengaruh, tekankan pada diri Anda bahwa "dia tidak akan membuat saya marah," ujar Paul Hauck, PhD, psikolog dan penulis How to Cope with People Who Drive You Crazy and Overcoming Frustration and Anger. Bila pun masalah itu datang dari Anda, sebaiknya Anda tetap tenang, dan kemudian meminta maaf bila kemarahannya sudah mereda.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2. Diam saja&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saat wanita sedang emosi, ia cenderung tidak bisa menerima penjelasan. Jadi, percuma saja membeberkan fakta atau penjelasan saat ia sedang marah. Lebih baik diam saja hingga kemarahannya mereda, baru kemudian pelan-pelan jelaskan padanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Memberi penjelasan saat dia marah bisa diartikannya bahwa Anda tak menghargai dan mendegarkannya," ujar Michael Staver, penulis 21 Ways to Defuse Anger and Calm People Down.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3. Mengaku salah&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Bila Anda memang merasa bersalah, akuilah," ujar Staver. "Tapi jangan lakukan itu dengan cara merendahkan diri."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;4. Pahami dia&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Jika Anda melihat dia sedang memiliki masalah besar, jadilah pendengar yang baik," saran Hauck. Jangan tunggu sampai pedang dicabut dari sarungnya, sebelum dia benar-benar emosi, tenangkan hatinya dengan memberikan sedikit perhatian.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;5. Mundur selangkah&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Anda tak harus selalu mengiyakan pendapatnya," ujar Staver. "Namun usahakan Anda memahami permasalahan yang ada melalui perspektifnya. Ini berarti Anda menghargainya." Seringkali, wanita terbakar emosinya karena menganggap hal yang menurut Anda biasa saja, tapi menuruntnya tidak adil.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;5. Perhatikan kontak mata&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kontak mata ini sangat penting artinya. Bila Anda selalu menghindari bertatapan mata dengannya saat berbicara, berati Anda sudah mulai emosi, tapi bila Anda mempertahankan kontak mata, berarti Anda mengerti dan mendengarkannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jangan pernah menghindari masalah dengan menghindar darinya. Mungkin maksud Anda ingin menghindari pertengkaran, tapi dia bisa mnegartikan lain, bahwa Anda berusaha lari dari masalah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;7. Ikut terlibat&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saat ia berbicara, ajukan beberapa pertanyaan. Ini menandakan bahwa Anda serius mendengarkan dan berusaha memahami masalahnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;8. Ajak dia keluar&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Berjalan-jalan sebentar ke luar rumah memiliki efek menenangkan," ujar Susan Heitler, psikolog yang juga penulis The Power of Two.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;9. Ucapkan kata-kata 'ajaib'&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kamu benar. Maafkan aku. Aku setuju. Tidak ada hal yang lebih baik untuk mendinginkan suasana selain mengalah. Tapi bukan berarti Anda harus benar-benar menuruti semua katanya. Anda hanya perlu menekankan beberapa hal yang masih bisa dikompromikan. Tekankan bahwa Anda setuju dengannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;10. Tentukan batasan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Anda berdua harus menyepakati hal-hal tertentu yang berpotensi menimbulkan konflik, kemudian tentukan batas toleransinya.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5291650180671211874-5732389668568018840?l=generus313.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://generus313.blogspot.com/feeds/5732389668568018840/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://generus313.blogspot.com/2009/12/cara-meredam-amarah-wanita.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5291650180671211874/posts/default/5732389668568018840'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5291650180671211874/posts/default/5732389668568018840'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://generus313.blogspot.com/2009/12/cara-meredam-amarah-wanita.html' title='Cara Meredam Amarah Wanita'/><author><name>Sincerity of Islam Religion</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16256416355405845968</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='20' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_9T4sye0qpvw/SxfGiV-W8ZI/AAAAAAAAALI/D8g30Ug3Cts/S220/khatam+al+quran.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_9T4sye0qpvw/SzjXwuKme_I/AAAAAAAAAOU/RJgJUz5sAAw/s72-c/Cara+Meredam+Amarah+Wanita.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5291650180671211874.post-8247139615709210093</id><published>2009-12-08T11:05:00.001+07:00</published><updated>2009-12-08T11:06:20.018+07:00</updated><title type='text'>ا  Jabat Tangan Lawan Jenis, Bole Ga Si?</title><content type='html'>Filed under: Islam, Ma Faith | Tags: Jabat tangan, mahram&lt;br /&gt;* Comments (1)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;[ada sepenggal cerita]&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan..yang paling gawat, Mas Gagah emoh salaman sama perempuan! Kupikir apa&lt;br /&gt;sih maunya Mas Gagah?”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Sok kece banget sih Mas? Masak nggak mau jabatan tangan sama Tresye? Dia&lt;br /&gt;tuh cewek paling beken di sanggar Gita tahu?” tegurku suatu hari. “Jangan&lt;br /&gt;gitu dong. Sama aja nggak menghargai orang!”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Justru karena Mas menghargai dia, makanya Mas begitu,” dalihnya, lagi-lagi&lt;br /&gt;dengan nada yang amat sabar. “Gita lihat kan gaya orang Sunda salaman?&lt;br /&gt;Santun tetapi nggak sentuhan. Itu yang lebih benar!”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Huh, nggak mau salaman. Ngomong nunduk melulu?, sekarang bawa-bawa orang&lt;br /&gt;Sunda. Apa hubungannya?”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mas Gagah membuka sebuah buku dan menyorongkannya kepadaku.”Baca!”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kubaca keras-keras. “Dari Aisyah ra. Demi Allah, demi Allah, demi Allah,&lt;br /&gt;Rasulullah Saw tidak pernah berjabatan tangan dengan wanita kecuali dengan&lt;br /&gt;mahromnya. Hadits Bukhori Muslim.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;[cerita selesasi]&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Penjelasan :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hadist yang dimaksud :&lt;br /&gt;“Aisyah berkata, “Maka barangsiapa diantara wanita-wanita beriman itu yang menerima syarat tersebut (syarat untuk dibai’at), Rasulullah saw. berkata kepadanya, “Aku telah membai’atmu – dengan perkataan saja – dan demi Allah tangan beliau sama sekali tidak menyentuh tangan wanita dalam bai’at itu; beliau tidak membai’at mereka melainkan dengan mengucapkan, ‘Aku telah membai’atmu tentang hal itu.’” HR Bukhari&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dari hadist ini beberapa ulama mengambil kesimpulan : “Sewaktu Bai’at -yang merupakan prosesi penting- Nabi tidak menyalami wanita, jadi berjabat tangan antara lawan jenis hukumnya haram”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Perlu diketahui ada hadist lain tentang proses bai’at ini yang diriwayatkan oleh Ummu Athiyah :&lt;br /&gt;“Lalu Rasulullah saw. mengulurkan tangannya dari luar rumah dan kami mengulurkan tangan kami dari dalam rumah, kemudian beliau berucap, ‘Ya Allah, saksikanlah.’” HR. Bukhari&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nah, proses Bai’at sendiri dilakukan berulang-ulang oleh Nabi sehingga memungkinkan terdapat periwayatan yang berbeda seperti terlihat pada dua hadist di atas. Seandainya kita mengambil hadist Aisyah sebagai dalil pengharaman berjabat tangan, ini juga tidak terlalu tepat mengingat :&lt;br /&gt;a. Kaidah bahwa sesuatu yang tidak dilakukan oleh Rasul, tidak lantas berarti haram. Bisa mubah, atau makruh, bisa jadi memang karena Rasul tidak prefer melakukannya, kecuali memang ada kata-kata yang tegas dari Rasul untuk mengharamkannya. Contoh : Rasul tidak memakan daging biawak, tetapi para ulama sepakat hukumnya mubah.&lt;br /&gt;b. Konteks hadist tersebut, Aisyah sedang membicarakan Bai’at wanita mukminah yang berhijrah setelah perjanjian Hudaibiyah, bukan Bai’at secara umum, terlebih berjabat tangan secara umum. Oleh karena itu Imam Bukhari memasukkan hadist ini ke bab “Idzaa Jaa aka al-Mu’minaat Muhaajiraat” Read more »&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5291650180671211874-8247139615709210093?l=generus313.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://generus313.blogspot.com/feeds/8247139615709210093/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://generus313.blogspot.com/2009/12/jabat-tangan-lawan-jenis-bole-ga-si.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5291650180671211874/posts/default/8247139615709210093'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5291650180671211874/posts/default/8247139615709210093'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://generus313.blogspot.com/2009/12/jabat-tangan-lawan-jenis-bole-ga-si.html' title='ا  Jabat Tangan Lawan Jenis, Bole Ga Si?'/><author><name>Sincerity of Islam Religion</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16256416355405845968</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='20' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_9T4sye0qpvw/SxfGiV-W8ZI/AAAAAAAAALI/D8g30Ug3Cts/S220/khatam+al+quran.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5291650180671211874.post-5775671134041849168</id><published>2009-12-04T01:43:00.003+07:00</published><updated>2009-12-04T01:51:46.255+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='www.indonesiaindonesia.com'/><title type='text'>Harga Diri Seorang Wanita</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_9T4sye0qpvw/SxgH2DGdYdI/AAAAAAAAAMI/S08uUnW8vKw/s1600-h/perempuan.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 320px; height: 240px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_9T4sye0qpvw/SxgH2DGdYdI/AAAAAAAAAMI/S08uUnW8vKw/s320/perempuan.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5411083577412379090" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Harga diri seorang wanita sesungguhnya bukan terletak pada performance fisik semata, tetapi justru nampak dari pancaran kepribadiannya. Secara tak sadar kita sering melihat wanita yang berpenampilan bak selebritis yang tengah berjalan, praktis langsung atau tidak otak bawah sadar kita akan merespon negatif, jangan-jangan itu simpanan pejabat anu atau jangan-jangan ia wanita penggoda atau jangan-jangan ia bukan wanita baik-baik, dan sebagainya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dari penampilan fisik yang agak berbeda saja sudah cukup mengundang beragam pertanyaan yang tertuju kepada wanita tersebut. Umumnya pertanyaan yang muncul bernada miring. Kendati ia seorang yang berakhlak baik, tetapi penampilannya yang bernuansa selebritis mengenyampingkan harga dirinya sendiri. Apalagi ia turun dari mobil keren bersama laki-laki buncit. Wah..tambah seru cara menggunjingnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tapi kalau saja ia berpenampilan yang tidak mengundang decak kagum berlebihan bagi orang yang melihat, umumnya kitapun tidak akan menilai bahwa harga diri perempuan tersebut minus. Biasa saja atau malah mengundang pujian positif. Kendati, dari penampilan memang tidak 100% mencerminkan sebuah harga diri. Jadi, konon kata orang pinter, harga diri perempuan tercermin dari inner beauty, inner talenta dan inner personality. Yang jadi masalah kemudian adalah penterjemahan dan persepsi yang ditimbulkannya. Perempuan berjilbab belum tentu memiliki harga diri yang mantap kalau jilbabnya hanya untuk kedok saja. Tentu akan lebih baik memilih perempuan yang tidak berjilbab tetapi mampu mempertahankan harga dirinya. demikian halnya dengan perempuan yang tidak berjilbab, yang notabene justru lebih banyak dimensi negatifnya, juga tidak menjamin harga diri perempuan tersebut. Jadi bagaimana cara memilihnya?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jika kita sandarkan persoalan harga diri perempuan pada landasan agama, agama apapun, tentu yang bicara bukan sekedar logika semata, melainkan dengan rasio manusia. Untuk itulah manusia dilengkapi nalar (kalau hewan kan cuma punya naluri). Jadi lihatlah wanita dengan nalar, jangan dengan naluri. Karena naluri lebih dekat kepada nafsu hewani. Dan bagi wanita pergunakan nalar agar harga dirimu terpancar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kalian tau ga, perempuan itu, ibaratkan sebotol arak.. yang botolnya di buka, harus diminum sampai habis. Bila tidak, baunya akan hilang. Perempuan juga seperti kaca. Kaca, kalo pecah, trus disambung lagi, bekas retaknya masih kelihatan.&lt;br /&gt;Harga diri perempuan itu, juga adalah harga diri perempuan lain.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kita sebagai perempuan, haruslah pandai menjaga diri. Perempuan itu tidak sama dengan laki-laki. Bila wanita itu ternoda, akan terlihat bekasnya. Bukankah, perempuan itu seperti kaca. Misalnya, seorang perempuan tidak bisa menjaga diri. Sampai ia hilang keperawanannya. Akibatnya, ia akan hamil. Meskipun aborsi, bekasnya masih akan kelihatan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Cara perempuan menjaga diri, tidak harus dengan berjilbab. Berjilbab, tapi dia tidak bisa menahan nafsu untuk agresif pada laki-laki?? Sama aja, deh..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sekian posting saya.. Tambah pendapat, SILAHKAN..&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5291650180671211874-5775671134041849168?l=generus313.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://generus313.blogspot.com/feeds/5775671134041849168/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://generus313.blogspot.com/2009/12/harga-diri-seorang-wanita.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5291650180671211874/posts/default/5775671134041849168'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5291650180671211874/posts/default/5775671134041849168'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://generus313.blogspot.com/2009/12/harga-diri-seorang-wanita.html' title='Harga Diri Seorang Wanita'/><author><name>Sincerity of Islam Religion</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16256416355405845968</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='20' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_9T4sye0qpvw/SxfGiV-W8ZI/AAAAAAAAALI/D8g30Ug3Cts/S220/khatam+al+quran.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_9T4sye0qpvw/SxgH2DGdYdI/AAAAAAAAAMI/S08uUnW8vKw/s72-c/perempuan.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5291650180671211874.post-8662624459326025634</id><published>2009-12-03T04:23:00.001+07:00</published><updated>2009-12-03T04:24:59.883+07:00</updated><title type='text'>Makna Warna Sabuk Persinas ASAD</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_9T4sye0qpvw/SxbbIdtJeHI/AAAAAAAAAK4/peA6KiJ6k7o/s1600-h/Persinas.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 310px; height: 305px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_9T4sye0qpvw/SxbbIdtJeHI/AAAAAAAAAK4/peA6KiJ6k7o/s320/Persinas.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5410752940791658610" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;DATA INI DI AMBIL&lt;br /&gt;DARI BLOGGER PERSINAS ASAD :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tingkat I / Sabuk Putih / Siswa I&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Warna putih pada sabuk mempunyai makna lembaran putih dan bersih dengan tulus ikhlas, ridho dan suci. Bagi seorang calon pesilat untuk diberikan pengetahuan, ketrampilan dan sikap dasar tentang ilmu beladiri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tingkat II / Sabuk Hijau / Siswa II&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Warna hijau pada sabuk memberi makna kedamaian hati setalah diberikan pelajaran dasar tentang pengetahuan, ketrampilan dan sikap sehingga memberi keteduhan hati dan bangga dengan ilmu yang dimilikinya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tingkat III / Sabuk Hijau Strip Kuning / Asisten Muda&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Warna hijau yang memberikan kedamaian, kebahagiaan dan kesejahteraan serta dipersiapkan untuk menjadi pesilat yang berkualitas dan berbudi pekerti luhur yang dilambangkan strip kuning pada sabuk.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tingkat IV / Sabuk Kuning / Asisten Madya&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Warna kuning melambangkan keluhuran budi pekerti (akhlaqul karimah) dan keagungan jiwa serta berkualitas, sehingga pesilat makin banyak ilmunya makin berbudi pekerti yang luhur.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tingkat V / Sabuk Kuning Strip Biru / Asisten Utama&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dengan budi pekerti yang luhur dan keagungan jiwa disertai cita-cita yang luhur, semangat belajar dan tabah dalam menghadapi tantangan yang dilambangkan dengan strip biru pada sabuk.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tingkat VI / Sabuk Biru / Pelatih Muda&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Warna biru melambangkan semangat belajar yang tinggi, dengan percaya diri serta dapat menjaga martabat dan mampu menguasai serta mengendalikan diri walaupun banyak tantangan, rintangan dan halangan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tingkat VII / Sabuk Biru Strip Coklat / Pelatih Madya&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dengan semangat dan cita-cita yang tinggi menjadikan percaya diri, selalu menegakkan kebenaran, kejujuran dan menghormati sesama insan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tingkat VIII / Sabuk Coklat / Pelatih Utama&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Warna coklat tua melambangkan sikap damai, bersahabat, selalu rendah hati dan senantiasa menegakkan kebenaran, kejujuran dan keadilan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tingkat IX / Sabuk Coklat Bintang Merah 1 / Guru Muda&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bersikap damai dan bersahabat, ramah dan sopan, senantiasa menegakkan kebenaran.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tingkat X / Sabuk Coklat Bintang Merah 2 / Guru Madya&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Senantiasa mengupayakan perdamaian dan persahabatan dengan sesame. Keramahan dan kesopanan ditingkatkan, dengan keberanian yang tinggi membela kebenaran.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tingkat XI / Sabuk Merah / Guru Utama&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Merah melambangkan keberanian dalam membela kebenaran, berjiwa besar, mawas diri, pemaaf dan mengutamakan kepentingan umum dan dapat menjadi panutan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tingkat XII / Sabuk Merah Garis Tepi Emas / Guru Besar&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berjiwa besar sebagai pendekar, bisa meramut dan membina serta sebagai pengayom.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Perkembangan Positif Persinas Asad&lt;br /&gt;Sebanyak 130 pesilat ambil bagian dalam Kejuaraan Daerah Perguruan Silat&lt;br /&gt;Nasional (Kejurda Persinas) Asad se-Kaltim di Gedung KNPI Samarinda sejak Jumat&lt;br /&gt;(23/2) lalu. Kejurda ini dimaksudkan untuk menjaring pesilat yang akan menjadi&lt;br /&gt;perwakilan Kaltim pada Kejurnas Persinas Asad di Jawa Timur, 17-19 Maret&lt;br /&gt;mendatang.&lt;br /&gt;Dalam kejurda tersebut mempertandingkan kelas A sampai J, juga seni&lt;br /&gt;tunggal, ganda dan beregu. Meski bertindak sebagai tuan rumah, Samarinda belum&lt;br /&gt;mendominasi. Itu terbukti, dari semua kelas yang dipertandingkan, tuan rumah&lt;br /&gt;hanya menempatkan Hudan D di final kelas 46 kg D putra, dan Hendro di kelas 47&lt;br /&gt;kg E putra.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selebihnya, kontingen Bontang, Tarakan , Kukar, Balikpapan, Paser, Berau&lt;br /&gt;dan Kutim menguasai babak final. Terutama di kelas seni tunggal, ganda, dan&lt;br /&gt;kategori beregu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Sebagai anak dari induk Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI), keberadaan&lt;br /&gt;Persinas Asad di Kaltim, memasuki perkembangan yang positif. Digelarnya Kejurda&lt;br /&gt;ini menjadi bukti bahwa pembinaannya telah berjalan," ungkap Abdur Rofiq,&lt;br /&gt;bagian pertandingan Kejurda.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebagai salah satu cabang yang dianggap mampu berbicara banyak kejuaraan&lt;br /&gt;nasional, pencak silat Kaltim memang menunjukkan prestasi yang cukup baik dan&lt;br /&gt;terjaga.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Diharapkan untuk kategori Persinas Asad ini, prestasi tersebut juga bisa&lt;br /&gt;terbangun dan dijaga.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Tak ada perbedaan antara pencak silat dan Persinas Asad. Persinas&lt;br /&gt;merupakan anak cabang pembinaan dari IPSI. Hanya saja, Persinas Asad,&lt;br /&gt;pembinannya lebih difokuskan lewat perguruan-perguruan silat," tukas Ketua&lt;br /&gt;Pengda Persinas Asad, Iwan Mulyana.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menurutnya, bukan tak mungkin gabungan atlet silat IPSI dan Persinas&lt;br /&gt;Asad, akan menjadi paduan kekuatan meyakinkan saat mewakili Kaltim di ajang PON&lt;br /&gt;XVII mendatang.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5291650180671211874-8662624459326025634?l=generus313.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://generus313.blogspot.com/feeds/8662624459326025634/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://generus313.blogspot.com/2009/12/makna-warna-sabuk-persinas-asad.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5291650180671211874/posts/default/8662624459326025634'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5291650180671211874/posts/default/8662624459326025634'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://generus313.blogspot.com/2009/12/makna-warna-sabuk-persinas-asad.html' title='Makna Warna Sabuk Persinas ASAD'/><author><name>Sincerity of Islam Religion</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16256416355405845968</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='20' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_9T4sye0qpvw/SxfGiV-W8ZI/AAAAAAAAALI/D8g30Ug3Cts/S220/khatam+al+quran.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_9T4sye0qpvw/SxbbIdtJeHI/AAAAAAAAAK4/peA6KiJ6k7o/s72-c/Persinas.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5291650180671211874.post-3452915861489666635</id><published>2009-12-03T04:08:00.001+07:00</published><updated>2009-12-03T04:09:09.162+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='www.muslim.or.id'/><title type='text'>3 Pokok Ajaran Islam</title><content type='html'>Sejauh Mana Pemahaman Kita?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tak terasa, sudah sejak lama sekali (mungkin sudah 20-an tahun atau bahkan lebih) kita menjadi sebagai seorang muslim. Nikmat yang besar ini patutlah kita syukuri, karena banyak diantara manusia yang tidak memperoleh nikmat ini. Dan nikmat inilah yang sangat menentukan bahagia atau sengsaranya kita di hari akhir nanti.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada kesempatan ini, tidaklah kami ingin menanyakan ‘Sejak kapan kita masuk islam?’ atau ‘Bagaimana ceritanya kita masuk islam?’ karena jawaban pertanyaan ini bukanlah suatu yang paling mendasar dan paling penting. Namun pertanyaan paling penting yang harus kita renungkan dan kita jawab pada setiap diri kita adalah: ‘Sudah sejauh manakah kita telah memahami dan mengamalkan ajaran kita ini?’ Pertanyaan inilah yang paling penting yang harus direnungkan dan dijawab, karena jawaban pertanyaan inilah yang nantinya sangat menentukan kualitas keislaman dan ketakwaan seseorang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Alloh berfirman, “Demi masa. Sesungguhnya manusia itu benar-benar dalam kerugian, kecuali orang-orang yang beriman dan mengerjakan amal saleh dan nasehat menasehati supaya mentaati di dalam kebenaran dan nasehat menasehati supaya menetapi kesabaran.” (Al Ashr: 1-3)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Alloh berfirman, “Sesungguhnya orang yang paling mulia diantara kamu disisi Alloh ialah orang yang paling taqwa diantara kamu.” (Al Hujurot: 13)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pokok Ajaran Islam&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebagaimana yang telah diketahui bahwa ajaran Islam ini adalah ajaran yang paling sempurna, karena memang semuanya ada dalam Islam, mulai dari urusan buang air besar sampai urusan negara, Islam telah memberikan petunjuk di dalamnya. Alloh berfirman, “Pada hari ini telah Kusempurnakan untuk kamu agamamu, dan telah Ku-cukupkan kepadamu nikmat-Ku, dan telah Ku-ridhai Islam menjadi agama bagimu.” (Al-Maidah: 3)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Salman Al-Farisi berkata,“Telah berkata kepada kami orang-orang musyrikin, ‘Sesungguhnya Nabi kamu telah mengajarkan kepada kamu segala sesuatu sampai buang air besar!’ Jawab Salman, ‘benar!” (Hadits Shohih riwayat Muslim). Semua ini menunjukkan sempurnanya agama Islam dan luasnya petunjuk yang tercakup di dalamnya, yang tidaklah seseorang itu butuh kepada petunjuk selainnya, baik itu teori demokrasi, filsafat atau lainnya; ataupun ucapan Plato, Aristoteles atau siapa pun juga.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Meskipun begitu luasnya petunjuk Islam, pada dasarnya pokok ajarannya hanyalah kembali pada tiga hal yaitu tauhid, taat dan baro’ah/berlepas diri. Inilah inti ajaran para Nabi dan Rosul yang diutus oleh Alloh kepada ummat manusia. Maka barangsiapa yang tidak melaksanakan ketiga hal ini pada hakikatnya dia bukanlah pengikut dakwah para Nabi. Keadaan orang semacam ini tidak ubahnya seperti orang yang digambarkan oleh seorang penyair,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Semua orang mengaku punya hubungan cinta dengan Laila,&lt;br /&gt;namun laila tidak mengakui perkataan mereka&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berserah Diri Kepada Alloh Dengan Merealisasikan Tauhid&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yaitu kerendahan diri dan tunduk kepada Alloh dengan tauhid, yakni mengesakan Alloh dalam setiap peribadahan kita. Tidak boleh menujukan satu saja dari jenis ibadah kita kepada selain-Nya. Karena memang hanya Dia yang berhak untuk diibadahi. Dia lah yang telah menciptakan kita, memberi rizki kita dan mengatur alam semesta ini, pantaskah kita tujukan ibadah kita kepada selain-Nya, yang tidak berkuasa dan berperan sedikitpun pada diri kita?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Semua yang disembah selain Alloh tidak mampu memberikan pertolongan bahkan terhadap diri mereka sendiri sekali pun. Alloh berfirman, “Apakah mereka mempersekutukan dengan berhala-berhala yang tak dapat menciptakan sesuatu pun? Sedang berhala-berhala itu sendiri yang diciptakan. Dan berhala-berhala itu tidak mampu memberi pertolongan kepada para penyembahnya, bahkan kepada diri meraka sendiripun berhala-berhala itu tidak dapat memberi pertolongan.” (Al -A’rof: 191-192)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Semua yang disembah selain Alloh tidak memiliki sedikitpun kekuasaan di alam semesta ini. Alloh berfirman, “Dan orang-orang yang kamu seru selain Alloh tiada mempunyai apa-apa walaupun setipis kulit ari. Jika kamu menyeru mereka, mereka tiada mendengar seruanmu; dan kalau mereka mendengar, mereka tidak dapat memperkenankan permintaanmu, dan pada hari kiamat mereka akan mengingkari kemusyrikanmu dan tidak ada yang dapat memberi keterangan kepadamu sebagai yang diberikan oleh Yang Maha Mengetahui.” (Fathir: 13-14)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tunduk dan Patuh Kepada Alloh Dengan Sepenuh Ketaatan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pokok Islam yang kedua adalah adanya ketundukan dan kepatuhan yang mutlak kepada Alloh. Dan inilah sebenarnya yang merupakan bukti kebenaran pengakuan imannya. Penyerahan dan perendahan semata tidak cukup apabila tidak disertai ketundukan terhadap perintah-perintah Alloh dan Rosul-Nya dan menjauhi apa-apa yang dilarang, semata-mata hanya karena taat kepada Alloh dan hanya mengharap wajah-Nya semata, berharap dengan balasan yang ada di sisi-Nya serta takut akan adzab-Nya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kita tidak dibiarkan mengatakan sudah beriman lantas tidak ada ujian yang membuktikan kebenaran pengakuan tersebut. Alloh berfirman, “Apakah manusia itu mengira bahwa mereka dibiarkan mengatakan: “Kami telah beriman”, sedang mereka tidak diuji lagi? Dan sesungguhnya kami telah menguji orang-orang yang sebelum mereka, maka sesungguhnya Alloh mengetahui orang-orang yang benar dan sesungguhnya Dia mengetahui orang-orang yang dusta.” ( Al-Ankabut: 2-3)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Orang yang beriman tidak boleh memiliki pilihan lain apabila Alloh dan Rosul-Nya telah menetapkan keputusan. Alloh berfirman, “Dan tidaklah patut bagi laki-laki yang beriman dan tidak pula perempuan yang beriman, apabila Alloh dan Rosul-Nya telah menetapkan suatu ketetapan, akan ada bagi mereka pilihan tentang urusan mereka. Dan barangsiapa mendurhakai Alloh dan Rosul-Nya maka sungguh dia telah sesat dengan kesesatan yang nyata.” (Al Ahzab: 36)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Orang yang beriman tidak membantah ketetapan Alloh dan Rosul-Nya akan tetapi mereka mentaatinya lahir maupun batin. Alloh berfirman, “Sesungguhnya jawaban orang-orang beriman, bila mereka diseru kepada Alloh dan Rosul-Nya agar rosul menghukum di antara mereka ialah ucapan. ‘Kami mendengar, dan kami patuh’. Dan mereka itulah orang-orang yang beruntung.” (An Nur: 51)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Memusuhi dan Membenci Syirik dan Pelakunya&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seorang muslim yang tunduk dan patuh terhadap perintah dan larangan Alloh, maka konsekuensi dari benarnya keimanannya maka ia juga harus berlepas diri dan membenci perbuatan syirik dan pelakunya. Karena ia belum dikatakan beriman dengan sebenar-benarnya sebelum ia mencintai apa yang dicintai Alloh dan membenci apa yang dibenci Alloh. Padahal syirik adalah sesuatu yang paling dibenci oleh Alloh. Karena syirik adalah dosa yang paling besar, kedzaliman yang paling dzalim dan sikap kurang ajar yang paling bejat terhadap Alloh, padahal Allohlah Robb yang telah menciptakan, memelihara dan mencurahkan kasih sayang-Nya kepada kita semua.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Alloh telah memberikan teladan kepada bagi kita yakni pada diri Nabiyulloh Ibrohim ‘alaihis salam agar berlepas diri dan memusuhi para pelaku syirik dan kesyirikan. Alloh berfirman, “Sesungguhnya telah ada suri tauladan yang baik bagimu pada Ibrahim dan orang-orang yang bersama dengan dia; ketika mereka berkata kepada kaum mereka: ‘Sesungguhnya kami berlepas diri daripada kamu dari daripada apa yang kamu sembah selain Alloh, kami mengingkari kamu dan telah nyata antara kami dan kamu permusuhan dan kebencian buat selama-lamanya sampai kamu beriman kepada Alloh saja.’” (Al-Mumtahanah: 4)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jadi ajaran Nabi Ibrohim ‘alaihis salam bukan mengajak kepada persatuan agama-agama sebagaimana yang didakwakan oleh tokoh-tokoh Islam Liberal, akan tetapi dakwah beliau ialah memerangi syirik dan para pemujanya. Inilah millah Ibrohim yang lurus! Demikian pula Nabi Muhammad shollallohu ‘alaihi wa sallam senantiasa mengobarkan peperangan terhadap segala bentuk kesyirikan dan memusuhi para pemujanya. Inilah tiga pokok ajaran Islam yang harus kita ketahui dan pahami bersama untuk dapat menjawab pertanyaan di atas dengan jawaban yang yakin dan pasti. Dan di atas ketiga pokok inilah aqidah dan syari’ah ini dibangun. Maka kita mohon kepada Alloh semoga Alloh memberikan taufiq kepada kita untuk dapat memahami agama ini, serta diteguhkan di atas meniti din ini. Wallohu a’lam…&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;***&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Penulis: Abu Hudzaifah Yusuf bin Munasir&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5291650180671211874-3452915861489666635?l=generus313.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://generus313.blogspot.com/feeds/3452915861489666635/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://generus313.blogspot.com/2009/12/3-pokok-ajaran-islam.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5291650180671211874/posts/default/3452915861489666635'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5291650180671211874/posts/default/3452915861489666635'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://generus313.blogspot.com/2009/12/3-pokok-ajaran-islam.html' title='3 Pokok Ajaran Islam'/><author><name>Sincerity of Islam Religion</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16256416355405845968</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='20' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_9T4sye0qpvw/SxfGiV-W8ZI/AAAAAAAAALI/D8g30Ug3Cts/S220/khatam+al+quran.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5291650180671211874.post-4226925925916729075</id><published>2009-12-03T04:03:00.000+07:00</published><updated>2009-12-03T04:05:14.292+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='www.muslim.or.id'/><title type='text'>Wahai Manusia Lihatlah Hatimu</title><content type='html'>Rosulullah bersabda dalam hadits yang diriwayatkan oleh Imam Bukhari dan Muslim yang artinya: “Sesungguhnya di dalam tubuh ada segumpal darah. jika segumpal darah tersebut baik maka akan baik pulalah seluruh tubuhnya, adapun jika segumpal darah tersebut rusak maka akan rusak pulalah seluruh tubuhnya, ketahuilah segumpal darah tersebut adalah hati.” (Yang lebih benar untuk penyebutan segumpal darah (القلب ) tersebut adalah jantung, akan tetapi di dalam bahasa Indonesia sudah terlanjur biasa untuk menerjemahkan القلب dengan “hati”).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Maka hati bagaikan raja yang menggerakkan tubuh untuk melakukan perbuatan-perbuatannya, jika hati tersebut adalah hati yang baik maka seluruh tubuhnya akan tergerak untuk mengerjakan hal-hal yang baik, adapun jika hatinya adalah hati yang buruk maka tentunya juga akan membawa tubuh melakukan hal-hal yang buruk. Hati adalah perkara utama untuk memperbaiki manusia, Jika seseorang ingin memperbaiki dirinya maka hendaklah ia memperbaiki dahulu hatinya!!!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketahuilah, hati ini merupakan penggerak bagi seluruh tubuh, ia merupakan poros untuk tercapainya segala sarana dalam terwujudnya perbuatan. Hati laksana panglima yang memompa pasukannya untuk melawan musuh atau melemahkan mereka sehingga mundur dari medan peperangan. Karena hati disifatkan dengan sifat kehidupan dan kematian, maka hati ini juga dibagi dalam tiga kriteria yakni hati yang mati, hati yang sakit dan hati yang sehat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1. Hati yang Sehat&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yaitu hati yang selamat, hati yang bertauhid (mengesakan Alloh dalam setiap peribadatannya), di mana seseorang tidak akan selamat di hari akhirat nanti kecuali ia datang dengan membawa hati ini. Alloh berfirman dalam surat as-Syu’ara ayat 88-89:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;يَوْمَ لَا يَنفَعُ مَالٌ وَلَا بَنُونَ إِلَّا مَنْ أَتَى اللَّهَ بِقَلْبٍ سَلِيمٍ&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“(Yaitu) hari di mana tidak berguna lagi harta dan anak-anak kecuali mereka yang datang menemui Alloh dengan hati yang selamat (selamat dari kesyirikan dan kotoran-kotorannya).” (QS. Asy Syu’ara: 88,89)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hati yang sehat ini didefinisikan dengan hati yang terbebas dari setiap syahwat, selamat dari setiap keinginan yang bertentangan dari perintah Alloh, selamat dari setiap syubhat (kerancuan-kerancuan dalam pemikiran), selamat dari menyimpang pada kebenaran. Hati ini selamat dari beribadah kepada selain Alloh dan berhukum kepada hukum selain hukum Rosul-Nya. Hati ini mengikhlaskan peribadatannya hanya kepada Alloh dalam keinginannya, dalam tawakalnya, dalam pengharapannya dalam kecintaannya Jika ia mencintai ia mencintai karena Alloh, jika ia membenci ia membenci karena Alloh, jika ia memberi ia memberi karena Alloh, jika ia menolak ia menolak karena Alloh. Hati ini terbebas dari berhukum kepada hukum selain Alloh dan Rosul-Nya. Hati ini telah terikat kepada suatu ikatan yang kuat, yakni syariat agama yang Alloh turunkan. Sehingga hati ini menjadikan syariat sebagai panutan dalam setiap perkataan dan perbuatannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Alloh berfirman:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا لَا تُقَدِّمُوا بَيْنَ يَدَيِ اللَّهِ وَرَسُولِهِ وَاتَّقُوا اللَّهَ إِنَّ اللَّهَ سَمِيعٌ عَلِيمٌ&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Wahai orang-orang yang beriman, janganlah kalian bersikap mendahului Alloh dan Rosul-Nya, bertakwalah kepada Alloh, sesungguhnya Alloh Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui.” (QS. Al Hujurot: 1)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pemilik hati yang sehat ini akan senantiasa dekat dengan Al Quran, ia senantiasa berinteraksi dengan Al Quran, ia senantiasa tenang, permasalahan apapun yang dihadapinya akan dihadapi dengan tegar, ia senantiasa bertawakal kepada-Nya karena ia mengetahui semua hal berasal dari Alloh dan semuanya akan kembali kepada-Nya. Di manapun ia berada zikir kepada Alloh senantiasa terucap dari lisannya, jika disebut nama Alloh bergetarlah hatinya, jika dibacakan ayat-ayatNya maka bertambahlah imannya. Pemilik hati inilah seorang mukmin sejati, orang yang Alloh puji dalam Firman-Nya:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;إِنَّمَا الْمُؤْمِنُونَ الَّذِينَ إِذَا ذُكِرَ اللَّهُ وَجِلَتْ قُلُوبُهُمْ وَإِذَا تُلِيَتْ عَلَيْهِمْ آيَاتُهُ زَادَتْهُمْ إِيمَانًا وَعَلَى رَبِّهِمْ يَتَوَكَّلُونَ&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Sesungguhnya orang-orang yang beriman (sempurna imannya) ialah mereka yang bila disebut nama Alloh gemetarlah hati mereka, dan apabila dibacakan ayat-ayat-Nya bertambahlah iman mereka (karenanya), dan hanya kepada Allohlah mereka bertawakkal (berserah diri).” (QS. Al-Anfaal: 2)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2. Hati yang Mati&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hati yang mati adalah hati yang tidak mengenal siapa Robbnya, ia tidak menyembah-Nya sesuai dengan perintah-Nya, ia tidak menghadirkan setiap perbuatannya berdasarkan sesuatu yang dicintai dan diridhai-Nya. Hati ini senantiasa berjalan bersama hawa nafsu dan kenikmatan dunia walaupun di dalamnya ada murka Alloh, akan tetapi hati ini tidak memperdulikan hal-hal tersebut, baginya yang terpenting adalah bagaimana ia bisa melimpahkan hawa nafsunya. Ia menghamba kepada selain Alloh, jika ia mencinta maka mencinta karena hawa nafsu, jika ia membenci maka ia membenci karena hawa nafsu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Alloh berfirman:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;أَفَرَأَيْتَ مَنِ اتَّخَذَ إِلَهَهُ هَوَاهُ وَأَضَلَّهُ اللَّهُ عَلَى عِلْمٍ وَخَتَمَ عَلَى سَمْعِهِ وَقَلْبِهِ وَجَعَلَ عَلَى بَصَرِهِ غِشَاوَةً فَمَن يَهْدِيهِ مِن بَعْدِ اللَّهِ أَفَلَا تَذَكَّرُونَ&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Maka pernahkah kamu melihat orang yang menjadikan hawa nafsunya sebagai tuhannya, dan Alloh membiarkannya sesat berdasarkan ilmu-Nya dan Alloh mengunci mati pendengaran dan hatinya dan meletakkan tutupan atas penglihatannya? Maka siapakah yang akan memberinya petunjuk sesudah Alloh (membiarkannya sesat). Maka mengapa kamu tidak mengambil pelajaran?” (QS. Al Jaatsiyah: 23)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pemilik hati ini jika dibacakan kepadanya ayat-ayat Al Quran maka dirinya tidak tergetar, ia senantiasa ingin menjauh dari Al Quran, ia lebih senang mendengar suara-suara yang membuatnya lalai, ia lebih senang mendengar nyanyian, mendengar musik, mendengar suara-suara yang menggejolakkan hawa nafsunya. Pemilik hati ini senantiasa gelisah, ia tidak tahu harus kepada siapa ia menyandarkan dirinya, ia tidak tahu kepada siapa ia berharap, ia tidak tahu kepada siapa ia meminta, kehidupannya terombang-ambing, ke mana saja angin bertiup ia akan mengikutinya, ke mana saja syahwat mengajaknya ia akan mengikutinya, wahai betapa menderitanya pemilik hati ini!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3. Hati yang Sakit&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hati ini adalah hati yang hidup namun mengandung penyakit. Hati ini akan mengikuti unsur kuat yang mempengaruhinya, terkadang hati ini cenderung kepada “kehidupan” dan terkadang cenderung kepada “penyakit”. Pada hati ini ada kecintaan kepada Alloh, keimanan, keikhlasan dan tawakal kepada-Nya. Akan tetapi pada hati ini juga terdapat kecintaan kepada syahwat, ketamakan, hawa nafsu, dengki, kesombongan dan sikap bangga diri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ia ada di antara dua penyeru, penyeru kepada Alloh, Rosul dan hari akhir dan penyeru kepada kehidupan duniawi. Seruan yang akan disambutnya adalah seruan yang paling dekat dan paling akrab kepadanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pemilik hati ini akan senantiasa berubah-ubah, terkadang ia berada dalam ketaatan dan kebaikan, terkadang ia berada dalam maksiat dan dosa. Amalannya senantiasa berubah sesuai dengan lingkungannya, jika lingkungannya baik maka ia berubah menjadi baik adapun jika lingkungannya buruk maka ia akan terseret pula kepada keburukan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Demikianlah, hati yang pertama adalah hati yang hidup, khusyu’, tawadhu’, lembut dan selalu berjaga. Hati yang kedua adalah hati yang gersang dan mati. Hati yang ketiga adalah hati yang sakit, kadang-kadang dekat kepada keselamatan dan kadang-kadang dekat kepada kebinasaan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Maka wahai kaum muslimin! hendaknya kita menginterospeksi diri kita sendiri, termasuk dalam golongan yang manakah hati kita? apakah hati kita termasuk dalam hati yang sehat, hati yang sakit atau malah hati kita telah mati? Maka renungkanlah Firman Alloh dalam surat Al-Kahfi ayat 49:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;وَوُضِعَ الْكِتَابُ فَتَرَى الْمُجْرِمِينَ مُشْفِقِينَ مِمَّا فِيهِ وَيَقُولُونَ يَا وَيْلَتَنَا مَالِ هَذَا الْكِتَابِ لَا يُغَادِرُ صَغِيرَةً وَلَا كَبِيرَةً إِلَّا أَحْصَاهَا وَوَجَدُوا مَا عَمِلُوا حَاضِراً وَلَا يَظْلِمُ رَبُّكَ أَحَداً&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Dan diletakkanlah kitab (kitab amalan perbuatan), lalu kamu akan melihat orang-orang berdosa ketakutan terhadap apa yang (tertulis) di dalamnya, dan mereka berkata: Aduhai celaka kami, kitab apakah ini yang tidak meninggalkan yang kecil dan tidak (pula) yang besar, melainkan ia mencatat semuanya; dan mereka dapati apa yang telah mereka kerjakan hadir (tertulis). Dan Tuhanmu tidak menganiaya seorang juapun.” (QS. Al Kahfy: 49)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan sebaliknya Firman-Nya dalam Surat Al-Kahfi ayat 29-30:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;إِنَّ الَّذِينَ آمَنُوا وَعَمِلُوا الصَّالِحَاتِ إِنَّا لَا نُضِيعُ أَجْرَ مَنْ أَحْسَنَ عَمَلاً أُوْلَئِكَ لَهُمْ جَنَّاتُ عَدْنٍ تَجْرِي مِن تَحْتِهِمُ الْأَنْهَارُ يُحَلَّوْنَ فِيهَا مِنْ أَسَاوِرَ مِن ذَهَبٍ وَيَلْبَسُونَ ثِيَاباً خُضْراً مِّن سُندُسٍ وَإِسْتَبْرَقٍ مُّتَّكِئِينَ فِيهَا عَلَى الْأَرَائِكِ نِعْمَ الثَّوَابُ وَحَسُنَتْ مُرْتَفَقاً&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Sesungguhnya orang-orang yang beriman dan beramal saleh, tentulah Kami tidak akan menyia-nyiakan pahala orang-orang yang mengerjakan amalan(nya) dengan yang baik. Mereka itulah (orang-orang yang) bagi mereka surga ‘Adn, mengalir sungai-sungai di bawahnya; dalam surga itu mereka dihiasi dengan gelang emas dan mereka memakai pakaian hijau dari sutera halus dan sutera tebal, sedang mereka duduk sambil bersandar di atas dipan-dipan yang indah. Itulah pahala yang sebaik-baiknya, dan tempat istirahat yang indah.” (QS. Al Kahfy: 29,30)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Wahai zat yang membolak-bolakkan hati, teguhkanlah hati kami diatas agamamu, wahai zat yang membolak-balikkan hati tuntunlah hati kami teguh di atas ketaatan kepada-Mu…&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;***&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Penulis: Abu Sa’id Satria Buana&lt;br /&gt;Murojaah: Ustadz Abu Sa’ad&lt;br /&gt;Artikel Wahai Manusia Lihatlah Hatimu!!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Rosulullah bersabda dalam hadits yang diriwayatkan oleh Imam Bukhari dan Muslim yang artinya: “Sesungguhnya di dalam tubuh ada segumpal darah. jika segumpal darah tersebut baik maka akan baik pulalah seluruh tubuhnya, adapun jika segumpal darah tersebut rusak maka akan rusak pulalah seluruh tubuhnya, ketahuilah segumpal darah tersebut adalah hati.” (Yang lebih benar untuk penyebutan segumpal darah (القلب ) tersebut adalah jantung, akan tetapi di dalam bahasa Indonesia sudah terlanjur biasa untuk menerjemahkan القلب dengan “hati”).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Maka hati bagaikan raja yang menggerakkan tubuh untuk melakukan perbuatan-perbuatannya, jika hati tersebut adalah hati yang baik maka seluruh tubuhnya akan tergerak untuk mengerjakan hal-hal yang baik, adapun jika hatinya adalah hati yang buruk maka tentunya juga akan membawa tubuh melakukan hal-hal yang buruk. Hati adalah perkara utama untuk memperbaiki manusia, Jika seseorang ingin memperbaiki dirinya maka hendaklah ia memperbaiki dahulu hatinya!!!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketahuilah, hati ini merupakan penggerak bagi seluruh tubuh, ia merupakan poros untuk tercapainya segala sarana dalam terwujudnya perbuatan. Hati laksana panglima yang memompa pasukannya untuk melawan musuh atau melemahkan mereka sehingga mundur dari medan peperangan. Karena hati disifatkan dengan sifat kehidupan dan kematian, maka hati ini juga dibagi dalam tiga kriteria yakni hati yang mati, hati yang sakit dan hati yang sehat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1. Hati yang Sehat&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yaitu hati yang selamat, hati yang bertauhid (mengesakan Alloh dalam setiap peribadatannya), di mana seseorang tidak akan selamat di hari akhirat nanti kecuali ia datang dengan membawa hati ini. Alloh berfirman dalam surat as-Syu’ara ayat 88-89:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;يَوْمَ لَا يَنفَعُ مَالٌ وَلَا بَنُونَ إِلَّا مَنْ أَتَى اللَّهَ بِقَلْبٍ سَلِيمٍ&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“(Yaitu) hari di mana tidak berguna lagi harta dan anak-anak kecuali mereka yang datang menemui Alloh dengan hati yang selamat (selamat dari kesyirikan dan kotoran-kotorannya).” (QS. Asy Syu’ara: 88,89)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hati yang sehat ini didefinisikan dengan hati yang terbebas dari setiap syahwat, selamat dari setiap keinginan yang bertentangan dari perintah Alloh, selamat dari setiap syubhat (kerancuan-kerancuan dalam pemikiran), selamat dari menyimpang pada kebenaran. Hati ini selamat dari beribadah kepada selain Alloh dan berhukum kepada hukum selain hukum Rosul-Nya. Hati ini mengikhlaskan peribadatannya hanya kepada Alloh dalam keinginannya, dalam tawakalnya, dalam pengharapannya dalam kecintaannya Jika ia mencintai ia mencintai karena Alloh, jika ia membenci ia membenci karena Alloh, jika ia memberi ia memberi karena Alloh, jika ia menolak ia menolak karena Alloh. Hati ini terbebas dari berhukum kepada hukum selain Alloh dan Rosul-Nya. Hati ini telah terikat kepada suatu ikatan yang kuat, yakni syariat agama yang Alloh turunkan. Sehingga hati ini menjadikan syariat sebagai panutan dalam setiap perkataan dan perbuatannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Alloh berfirman:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا لَا تُقَدِّمُوا بَيْنَ يَدَيِ اللَّهِ وَرَسُولِهِ وَاتَّقُوا اللَّهَ إِنَّ اللَّهَ سَمِيعٌ عَلِيمٌ&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Wahai orang-orang yang beriman, janganlah kalian bersikap mendahului Alloh dan Rosul-Nya, bertakwalah kepada Alloh, sesungguhnya Alloh Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui.” (QS. Al Hujurot: 1)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pemilik hati yang sehat ini akan senantiasa dekat dengan Al Quran, ia senantiasa berinteraksi dengan Al Quran, ia senantiasa tenang, permasalahan apapun yang dihadapinya akan dihadapi dengan tegar, ia senantiasa bertawakal kepada-Nya karena ia mengetahui semua hal berasal dari Alloh dan semuanya akan kembali kepada-Nya. Di manapun ia berada zikir kepada Alloh senantiasa terucap dari lisannya, jika disebut nama Alloh bergetarlah hatinya, jika dibacakan ayat-ayatNya maka bertambahlah imannya. Pemilik hati inilah seorang mukmin sejati, orang yang Alloh puji dalam Firman-Nya:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;إِنَّمَا الْمُؤْمِنُونَ الَّذِينَ إِذَا ذُكِرَ اللَّهُ وَجِلَتْ قُلُوبُهُمْ وَإِذَا تُلِيَتْ عَلَيْهِمْ آيَاتُهُ زَادَتْهُمْ إِيمَانًا وَعَلَى رَبِّهِمْ يَتَوَكَّلُونَ&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Sesungguhnya orang-orang yang beriman (sempurna imannya) ialah mereka yang bila disebut nama Alloh gemetarlah hati mereka, dan apabila dibacakan ayat-ayat-Nya bertambahlah iman mereka (karenanya), dan hanya kepada Allohlah mereka bertawakkal (berserah diri).” (QS. Al-Anfaal: 2)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2. Hati yang Mati&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hati yang mati adalah hati yang tidak mengenal siapa Robbnya, ia tidak menyembah-Nya sesuai dengan perintah-Nya, ia tidak menghadirkan setiap perbuatannya berdasarkan sesuatu yang dicintai dan diridhai-Nya. Hati ini senantiasa berjalan bersama hawa nafsu dan kenikmatan dunia walaupun di dalamnya ada murka Alloh, akan tetapi hati ini tidak memperdulikan hal-hal tersebut, baginya yang terpenting adalah bagaimana ia bisa melimpahkan hawa nafsunya. Ia menghamba kepada selain Alloh, jika ia mencinta maka mencinta karena hawa nafsu, jika ia membenci maka ia membenci karena hawa nafsu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Alloh berfirman:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;أَفَرَأَيْتَ مَنِ اتَّخَذَ إِلَهَهُ هَوَاهُ وَأَضَلَّهُ اللَّهُ عَلَى عِلْمٍ وَخَتَمَ عَلَى سَمْعِهِ وَقَلْبِهِ وَجَعَلَ عَلَى بَصَرِهِ غِشَاوَةً فَمَن يَهْدِيهِ مِن بَعْدِ اللَّهِ أَفَلَا تَذَكَّرُونَ&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Maka pernahkah kamu melihat orang yang menjadikan hawa nafsunya sebagai tuhannya, dan Alloh membiarkannya sesat berdasarkan ilmu-Nya dan Alloh mengunci mati pendengaran dan hatinya dan meletakkan tutupan atas penglihatannya? Maka siapakah yang akan memberinya petunjuk sesudah Alloh (membiarkannya sesat). Maka mengapa kamu tidak mengambil pelajaran?” (QS. Al Jaatsiyah: 23)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pemilik hati ini jika dibacakan kepadanya ayat-ayat Al Quran maka dirinya tidak tergetar, ia senantiasa ingin menjauh dari Al Quran, ia lebih senang mendengar suara-suara yang membuatnya lalai, ia lebih senang mendengar nyanyian, mendengar musik, mendengar suara-suara yang menggejolakkan hawa nafsunya. Pemilik hati ini senantiasa gelisah, ia tidak tahu harus kepada siapa ia menyandarkan dirinya, ia tidak tahu kepada siapa ia berharap, ia tidak tahu kepada siapa ia meminta, kehidupannya terombang-ambing, ke mana saja angin bertiup ia akan mengikutinya, ke mana saja syahwat mengajaknya ia akan mengikutinya, wahai betapa menderitanya pemilik hati ini!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3. Hati yang Sakit&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hati ini adalah hati yang hidup namun mengandung penyakit. Hati ini akan mengikuti unsur kuat yang mempengaruhinya, terkadang hati ini cenderung kepada “kehidupan” dan terkadang cenderung kepada “penyakit”. Pada hati ini ada kecintaan kepada Alloh, keimanan, keikhlasan dan tawakal kepada-Nya. Akan tetapi pada hati ini juga terdapat kecintaan kepada syahwat, ketamakan, hawa nafsu, dengki, kesombongan dan sikap bangga diri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ia ada di antara dua penyeru, penyeru kepada Alloh, Rosul dan hari akhir dan penyeru kepada kehidupan duniawi. Seruan yang akan disambutnya adalah seruan yang paling dekat dan paling akrab kepadanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pemilik hati ini akan senantiasa berubah-ubah, terkadang ia berada dalam ketaatan dan kebaikan, terkadang ia berada dalam maksiat dan dosa. Amalannya senantiasa berubah sesuai dengan lingkungannya, jika lingkungannya baik maka ia berubah menjadi baik adapun jika lingkungannya buruk maka ia akan terseret pula kepada keburukan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Demikianlah, hati yang pertama adalah hati yang hidup, khusyu’, tawadhu’, lembut dan selalu berjaga. Hati yang kedua adalah hati yang gersang dan mati. Hati yang ketiga adalah hati yang sakit, kadang-kadang dekat kepada keselamatan dan kadang-kadang dekat kepada kebinasaan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Maka wahai kaum muslimin! hendaknya kita menginterospeksi diri kita sendiri, termasuk dalam golongan yang manakah hati kita? apakah hati kita termasuk dalam hati yang sehat, hati yang sakit atau malah hati kita telah mati? Maka renungkanlah Firman Alloh dalam surat Al-Kahfi ayat 49:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;وَوُضِعَ الْكِتَابُ فَتَرَى الْمُجْرِمِينَ مُشْفِقِينَ مِمَّا فِيهِ وَيَقُولُونَ يَا وَيْلَتَنَا مَالِ هَذَا الْكِتَابِ لَا يُغَادِرُ صَغِيرَةً وَلَا كَبِيرَةً إِلَّا أَحْصَاهَا وَوَجَدُوا مَا عَمِلُوا حَاضِراً وَلَا يَظْلِمُ رَبُّكَ أَحَداً&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Dan diletakkanlah kitab (kitab amalan perbuatan), lalu kamu akan melihat orang-orang berdosa ketakutan terhadap apa yang (tertulis) di dalamnya, dan mereka berkata: Aduhai celaka kami, kitab apakah ini yang tidak meninggalkan yang kecil dan tidak (pula) yang besar, melainkan ia mencatat semuanya; dan mereka dapati apa yang telah mereka kerjakan hadir (tertulis). Dan Tuhanmu tidak menganiaya seorang juapun.” (QS. Al Kahfy: 49)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan sebaliknya Firman-Nya dalam Surat Al-Kahfi ayat 29-30:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;إِنَّ الَّذِينَ آمَنُوا وَعَمِلُوا الصَّالِحَاتِ إِنَّا لَا نُضِيعُ أَجْرَ مَنْ أَحْسَنَ عَمَلاً أُوْلَئِكَ لَهُمْ جَنَّاتُ عَدْنٍ تَجْرِي مِن تَحْتِهِمُ الْأَنْهَارُ يُحَلَّوْنَ فِيهَا مِنْ أَسَاوِرَ مِن ذَهَبٍ وَيَلْبَسُونَ ثِيَاباً خُضْراً مِّن سُندُسٍ وَإِسْتَبْرَقٍ مُّتَّكِئِينَ فِيهَا عَلَى الْأَرَائِكِ نِعْمَ الثَّوَابُ وَحَسُنَتْ مُرْتَفَقاً&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Sesungguhnya orang-orang yang beriman dan beramal saleh, tentulah Kami tidak akan menyia-nyiakan pahala orang-orang yang mengerjakan amalan(nya) dengan yang baik. Mereka itulah (orang-orang yang) bagi mereka surga ‘Adn, mengalir sungai-sungai di bawahnya; dalam surga itu mereka dihiasi dengan gelang emas dan mereka memakai pakaian hijau dari sutera halus dan sutera tebal, sedang mereka duduk sambil bersandar di atas dipan-dipan yang indah. Itulah pahala yang sebaik-baiknya, dan tempat istirahat yang indah.” (QS. Al Kahfy: 29,30)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Wahai zat yang membolak-bolakkan hati, teguhkanlah hati kami diatas agamamu, wahai zat yang membolak-balikkan hati tuntunlah hati kami teguh di atas ketaatan kepada-Mu…&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;***&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Penulis: Abu Sa’id Satria Buana&lt;br /&gt;Murojaah: Ustadz Abu Sa’ad&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5291650180671211874-4226925925916729075?l=generus313.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://generus313.blogspot.com/feeds/4226925925916729075/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://generus313.blogspot.com/2009/12/wahai-manusia-lihatlah-hatimu.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5291650180671211874/posts/default/4226925925916729075'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5291650180671211874/posts/default/4226925925916729075'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://generus313.blogspot.com/2009/12/wahai-manusia-lihatlah-hatimu.html' title='Wahai Manusia Lihatlah Hatimu'/><author><name>Sincerity of Islam Religion</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16256416355405845968</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='20' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_9T4sye0qpvw/SxfGiV-W8ZI/AAAAAAAAALI/D8g30Ug3Cts/S220/khatam+al+quran.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5291650180671211874.post-8094160233533007625</id><published>2009-12-03T03:53:00.001+07:00</published><updated>2009-12-03T03:55:05.009+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='www.muslim.or.id'/><title type='text'>Kesalahan-Kesalahan Makmum Dalam Shalat</title><content type='html'>Termasuk di antara manfaat yang dapat dipetik dari sholat berjamaah ialah saling memberikan pengajaran ilmu syari antar jamaah satu dengan yang lainnya. Salah satu contohnya: Terkadang seorang salah dalam tatacara sholat maka jamaah lain yang tahu kemudian membenarkannya. Inilah rohmat yang Alloh turunkan kepada umat ini lewat syariat sholat berjamaah. Berikut ini akan kami sampaikan beberapa kesalahan yang seringkali terjadi dalam praktek sholat berjamaah sebagai bentuk nasihat kepada kaum muslimin secara umum.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tidak Memperhatikan Kerapian dan Kelurusan Shof&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Para pembaca yang semoga dirahmati Alloh, Rosululloh shollallohu ‘alaihi wasallam telah bersabda yang artinya, “Sebaik-baik shof bagi laki-laki adalah yang paling depan, sedangkan shof yang paling buruk adalah yang paling akhir. Sedangkan shof yang terbaik bagi wanita adalah paling belakang dan yang paling buruk adalah yang paling depan.” (HR. Muslim). Tapi sungguh sangat disayangkan sebagian kaum muslimin tidak berlomba-lomba untuk mendapatkan kebaikan ini, bahkan mereka malah menghindari dan enggan untuk memposisikan diri pada shof yang pertama, dengan mereka mempersilahkan orang lain untuk berada di shaf depan. Kaidah Fiqhiyah mengatakan: “Mengutamakan orang lain dalam masalah ibadah adalah terlarang”.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kesalahan lain yang banyak muncul adalah tidak meluruskan ataupun merapatkan shof. Rosululloh bersabda yang artinya, “Luruskan shof-shof kalian, karena lurusnya shof termasuk kesempurnaan sholat.” (HR. Bukhori Muslim)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mendahului Maupun Menyertai Gerakan Imam&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Rosululloh shollallohu ‘alaihi wasallam bersabda yang artinya, “Tidakkah orang yang mengangkat kepalanya mendahului imam merasa takut kalau Alloh merubah kepalanya menjadi kepala keledai.” (HR. Bukhori, Muslim)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Sesungguhnya ubun-ubun orang yang merunduk dan mengangkat kepalanya mendahului imam berada di dalam genggaman setan.” (HR. Thobroni dengan status hasan)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Adapun larangan membarengi gerakan imam maka dasarnya adalah sabda Rosululloh shollallohu ‘alaihi wasallam, “Sesungguhnya imam itu dijadikan untuk diikuti. Jika imam telah ruku’ maka ruku’-lah kalian dan jika imam bangkit maka bangkitlah kalian.” (HR. Al Bukhori). Dari hadits ini diambil kesimpulan terlarangnya mengakhirkan atau melambatkan gerakan dari imam. Adapun yang diperintahkan adalah mengikuti atau mengiringi gerakan imam.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sibuk Dengan Berbagai Macam Doa Sebelum Takbirotul Ihrom&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sering kali kita lihat sebagian kaum muslimin sebelum sholat menyibukkan melafalkan niat. Sebagian mereka membaca surat An Naas dengan dalih untuk menghilangkan was-was setan. Begitu juga ada makmum yang mengatakan: Sami’na wa ‘Atho’na ketika mendengar perintah untuk meluruskan shof dari imam: Sawwuu shufuufakum! Padahal perintah dari imam tadi butuh pelaksanaan, bukan butuh jawaban. Sebaik-baik petunjuk adalah petunjuk rosululloh shollallohu ‘alaihi wa sallam. Hendaklah kaum muslimin bersegera meninggalkan segala macam tatacara ibadah yang tidak bersumber dari beliau.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sibuk Dengan Sholat Sunah Padahal Telah Iqomah&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Terkadang kita jumpai seseorang yang malah sibuk dengan sholat nafilah/sunnah ketika iqomat telah dikumandangkan atau yang lebih parah malah memulai sholat sunnah baru dan tidak bergabung dengan sholat wajib. Hal ini menyelisihi sabda Rosululloh shollallohu ‘alaihi wasallam yang artinya: “Apabila iqomah sudah dikumandangkan, maka tidak ada sholat kecuali sholat wajib.” (HR. Muslim)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menarik Orang Lain di Shof Depannya Untuk Membuat Shof Baru&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hadits-hadits yang menjelaskan masalah ini bukan termasuk hadits yang yang shohih, maka perbuatan ini tidak boleh dilakukan bahkan dia wajib bergabung dengan shof yang ada jika memungkinkan. Jika tidak maka boleh dia sholat sendiri di shof yang baru, dan sholatnya dianggap sah karena Alloh tidaklah membebani seorang kecuali sesuai kemampuannya (Lihat Silsilah Al Hadits Ash Shohihah wal Maudu’at). Wallohu A’lam.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;***&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Penulis: Abu ‘Abdillah R. Agus Hermawan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;جَزَكَ الله خَيْرًا&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5291650180671211874-8094160233533007625?l=generus313.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://generus313.blogspot.com/feeds/8094160233533007625/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://generus313.blogspot.com/2009/12/kesalahan-kesalahan-makmum-dalam-shalat.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5291650180671211874/posts/default/8094160233533007625'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5291650180671211874/posts/default/8094160233533007625'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://generus313.blogspot.com/2009/12/kesalahan-kesalahan-makmum-dalam-shalat.html' title='Kesalahan-Kesalahan Makmum Dalam Shalat'/><author><name>Sincerity of Islam Religion</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16256416355405845968</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='20' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_9T4sye0qpvw/SxfGiV-W8ZI/AAAAAAAAALI/D8g30Ug3Cts/S220/khatam+al+quran.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5291650180671211874.post-6463270919027975714</id><published>2009-12-03T03:49:00.001+07:00</published><updated>2009-12-03T03:50:25.377+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='www.muslim.or.id'/><title type='text'>Yasinan: Bid’ah yang Dianggap Sunnah</title><content type='html'>“Ayo pak kita yasinan di rumahnya pak RT!” Kegiatan yang sudah menjadi tradisi di masyarakat kita ini biasanya diisi dengan membaca surat Yasin secara bersama-sama. Mereka bermaksud mengirim pahala bacaan tersebut kepada si mayit untuk meringankan penderitaannya. Timbang-timbang, daripada berkumpul untuk bermain catur, kartu apalagi berjudi, kan lebih baik digunakan untuk membaca Al-Qur’an (khususnya surat Yasin). Memang sepintas jika dipertimbangkan menurut akal pernyataan itu benar namun kalau dicermati lagi ternyata ini merupakan kekeliruan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Al-Qur’an untuk Orang Hidup&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Al-Qur’an diturunkan Alloh Ta’ala kepada Nabi Muhammad shollallohu’alaihi wa sallam sebagai petunjuk, rahmat, cahaya, kabar gembira dan peringatan. Maka kewajiban orang-orang yang beriman untuk membacanya, merenungkannya, memahaminya, mengimaninya, mengamalkan dan berhukum dengannya. Hikmah ini tidak akan diperoleh seseorang yang sudah mati. Bahkan mendengar saja mereka tidak mampu. “Sesungguhnya kamu tidak dapat menjadikan orang-orang mati itu mendengar.” (Terjemah An-Nahl: 80). Alloh Ta’ala juga berfirman di dalam surat Yasin tentang hikmah tersebut yang artinya, “Al Qur’an itu tidak lain hanyalah pelajaran dan kitab yang memberi penerangan supaya dia memberi peringatan kepada orang-orang yang hidup.” (Yasin: 69-70). Alloh berfirman yang artinya, “Sesungguhnya seseorang itu tidak akan menanggung dosa seseorang yang lain dan bahwasanya manusia tidak akan memperolehi ganjaran melainkan apa yang telah ia kerjakan.” (An-Najm: 38-39). Berkata Al-Hafizh Imam Ibnu Katsir rohimahulloh: “Melalui ayat yang mulia ini, Imam Syafi’i rohimahulloh dan para pengikutnya menetapkan bahwa pahala bacaan (Al-Qur’an) dan hadiah pahala tidak sampai kepada orang yang mati, karena bacaan tersebut bukan dari amal mereka dan bukan usaha mereka. Oleh karena itu Rosululloh shollallohu ‘alaihi wa sallam tidak pernah memerintahkan umatnya, mendesak mereka untuk melakukan perkara tersebut dan tidak pula menunjuk hal tersebut (menghadiahkan bacaan kepada orang yang mati) walaupun hanya dengan sebuah dalil pun.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Adapun dalil-dalil yang menunjukkan keutamaan surat Yasin jika dibaca secara khusus tidak dapat dijadikan hujjah. Membaca surat Yasin pada malam tertentu, saat menjelang atau sesudah kematian seseorang tidak pernah dituntunkan oleh syari’at Islam. Bahkan seluruh hadits yang menyebutkan tentang keutamaan membaca Yasin tidak ada yang sahih sebagaimana ditegaskan oleh Al Imam Ad Daruquthni.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Islam telah menunjukkan hal yang dapat dilakukan oleh mereka yang telah ditinggal mati oleh teman, kerabat atau keluarganya yaitu dengan mendo’akannya agar segala dosa mereka diampuni dan ditempatkan di surga Alloh subhanahu wa ta’ala. Sedangkan jika yang meninggal adalah orang tua, maka termasuk amal yang tidak terputus dari orang tua adalah do’a anak yang sholih karena anak termasuk hasil usaha seseorang semasa di dunia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Biar Sederhana yang Penting Ada Tuntunannya&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jadi, tidak perlu repot-repot mengadakan kenduri, yasinan dan perbuatan lainnya yang tidak ada tuntunannya dari Rosululloh shollallohu’alaihi wa sallam. Bahkan apabila dikaitkan dengan waktu malam Jum’at, maka ada larangan khusus dari Rosululloh shollalohu’alaihi wa sallam yakni seperti yang termaktub dalam sabdanya, “Dari Abu Hurairah, dari Nabi shollallohu ‘alaihi wa sallam: Janganlah kamu khususkan malam Jum’at untuk melakukan ibadah yang tidak dilakukan pada malam-malam yang lain.” (HR. Muslim). Bukankah lebih baik beribadah sedikit namun ada dalilnya dan istiqomah mengerjakannya dibanding banyak beribadah tapi sia-sia? Rosululloh shollallohu’alaihi wa sallam bersabda, “Barangsiapa yang beramal yang tidak ada tuntunannya dari kami, maka ia tertolak.” (HR. Muslim). Semoga Alloh subhanahu wa ta’ala melindungi kita semua dari hal-hal yang menjerumuskan kita ke dalam kebinasaan. Wallohu a’lam bishshowab.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;***&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Penulis: Muhammad Ikrar Yamin&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5291650180671211874-6463270919027975714?l=generus313.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://generus313.blogspot.com/feeds/6463270919027975714/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://generus313.blogspot.com/2009/12/yasinan-bidah-yang-dianggap-sunnah.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5291650180671211874/posts/default/6463270919027975714'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5291650180671211874/posts/default/6463270919027975714'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://generus313.blogspot.com/2009/12/yasinan-bidah-yang-dianggap-sunnah.html' title='Yasinan: Bid’ah yang Dianggap Sunnah'/><author><name>Sincerity of Islam Religion</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16256416355405845968</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='20' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_9T4sye0qpvw/SxfGiV-W8ZI/AAAAAAAAALI/D8g30Ug3Cts/S220/khatam+al+quran.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5291650180671211874.post-2949781840287066422</id><published>2009-12-02T23:42:00.003+07:00</published><updated>2010-12-01T02:57:28.481+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='www.tempo.co.id/komentar'/><title type='text'>Fakta baru ustadz BAMBANG IRAWAN HAFILUDIN PENULIS BUKU BAHAYA LDII, ISLAM JAMAAH, LEMKARI</title><content type='html'>"Ustadz Bambang Irawan Hafiludin berpulang 29 Desember 2010, pukul : 14.00&lt;br /&gt;"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;ustadz bambang irawan hafiludin adalah mantan islam jamaah/jamaah 354/LDII yang karena kekecawaannya ia murtad dan mempropaganda dengan berita yang tidak benar dan jelas-jelas kebohongannya dan oleh beberapa pencari materi dalam dakwahnya seperti Hartono Ahmad Jaiz dimanfaatkan untuk mencari keuntungan (uang/dunia) yang berdasarkan fakta-fakta:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1. Ustadz Bambang irawan hafiludin penulis buku tersebut adalah mantan islam jamaah /jamaah 354 / LDII yang dalam kiprahnya ia berniat untuk mencari kedudukan dalam jamaah (di LDII), karena salah niat dalam ibadahnya tersebut oleh Allah ia dilencengkan/dijauhkan dari kebenaran Qur'an Hadits yang berbentuk Jama'ah terbukti pada waktu ia ketemu orang-orang jama'ah LDII dan dinasehati supaya kembali untuk tetap Qur'an Hadits Jama'ah ia balik berkata&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Apa kamu (LDII) tidak paham tentang dalil yaitu keluarnya aku (bambang irawan) justru untuk memupuk kesuburan (membuat jadi lebih BESAR) Jama'ah /sebagai tumbal Jama'ah".&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dari ini berarti Bambang Irawan Hafiludin masih mengakui bahwa Ajaran Qur'an Hadits Jama'ah BENAR. Dan usahanya untuk membuat Jamaah hancur sampai sekarang tidak berhasil karena Allah sendiri sudah menjamin yaitu&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"TanganKu (pertolonganKu) beserta Jama'ah"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan karena LDII dalam ibadahnya selalu MURNI tetap dalam QUR'AN HADITS yang berbentuk JAMA'AH ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2. Bambang Irawan Hafiludin yang dalam perjalanannya mencari kawan yang sama-sama kecewa selalu membuat berita bohong/fitnah karena dalam buku yang ditulisnya adalah memutar balikan fakta alias kebohongan, Untuk itu ia kemudian dilaporkan dan diproses hukum guna mempertanggung jawabkan perbuatannya dan sekarang sedang divonis hukum (penjara) karena terbukti bersalah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3. Buku karang tersebut yang oleh Hartono Ahmad Jaiz dijadikan sumber untuk turut serta menghujat dan menyudutkan keberadaan LDII, apa itu bisa disebut seorang berpendidikan yang menggunakan buku orang lain yang notabenya belum terbukti kebenarannya karena hanya sebatas pengakuan sepihak oleh Bambang Irawan Hafiludin yang karena didasari rasa kekecawaanya karena niat untuk menguasai jamaah LDII tidak berhasil. Hartono Ahmad Jais dalam setiap acara dakwah dan pembicaraanya selalu menyinggung bahwa LDII sesat berdasarkan buku dari bambang irawan hafiludin saja. Dan sekarang Hartono Ahmad Jaiz tidak berani lagi karena dalam acara di Karanganyar ia didatangi masa yang tidak terima karena atas isi ceramahnya itu, dan selanjutnya ia diajukan ke proses hukum apabila masih mengulanginya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;4. BIla buku karangan itu dan pendapat Hartono Ahmad Jaiz benar mestinya LDII menjadi hancur tetapi kenyataannya sejak buku itu diterbitkan jumlah jamaah LDII semakin bertambah, sarana ibadah : masjid, pondok, wisma tamu, gedung semakin megah dan baik, sarana transportasi : sepeda motor, mobil hampir ditiap pelosok kepengurusan sak antero Indonesia ada. Infak, Sodaqoh, zakat semakin banyak terbukti LDII tidak banyak meminta sumbangan dalam kegiatan ibadahnya. Mobilisasi masa dalam kegiatannya bertambah ramai dan makin lancar, meningkat, banyak pejabat pemerintahan yang ikut mendukung dan banyak prestasi-prestasi baik secara individu atau atas nama LDII seperti Sepakbola, Pencak silat, seminar-seminar kebangsaan dan bahkan berkembang sampai ke Manca negara, seprti di Australia, Eropa, USA, Jepang, Suriname dan di Arab Saudi sendiri banyak sekali orang LDII baik yang bermukim di sana atau dalam setiap tahunnya makin banyak jamaahnya yang menunaikan ibadah haji. ini menandakan bahwa informasi buku dan penceramah (hartono ahmad jaiz)ditambah lagi berita-berita yang disebarkn milis-milis di internet jelas kebohongan yang nyata. Bahkn sebelum Ulama Abd Dhohir meninggal Bambang irawan hafiludin masih berkeinginan menemui untuk bagaimanacaranya supaya ia bisa menjadi Pimpinan LDII, tetapi sekali lagi Allah masih ridho dan menyelamatkn Qur'an Hadits Jama'ah / Jama'ah Qur'an Hadits (Qur'an Hadits berbentuk Jama'ah / Jama'ah berpedoman Qur'an Hadits) ini hingga sekarang dan hari kiamat nanti. amin!!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Semoga info ini membawa pencerahan, manfaat n barokah bagi kita semua. .&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dipetik dari :&lt;br /&gt;www.hidayatullah.com/berita/lokal/14409-mantan-petinggi-islam-jamaah-berpulang&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Join us :&lt;br /&gt;Hidayatullah, sabili, lembaga  peneliti pengkajian islam ( LPPI ), MUI, Radio dakta, bmt al kautsar, kompas, radar, jamaah 354, muhammadiyah, persatuan islam ( PERSIS ), Persinas Asad, NU, (Cinta Alam Indonesia) CAI, NUANSA PERSADA, LDNU, SENKOM, RAPI, ORARI, SILET, LIPUTAN 6, RCTI, MNC, TV ONE, GLOBAL TV, INDOSIAR&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;fulan(Manshurin@yaho.com) - solo&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5291650180671211874-2949781840287066422?l=generus313.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://generus313.blogspot.com/feeds/2949781840287066422/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://generus313.blogspot.com/2009/12/fakta-bambang-irawan-penulis-buku.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5291650180671211874/posts/default/2949781840287066422'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5291650180671211874/posts/default/2949781840287066422'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://generus313.blogspot.com/2009/12/fakta-bambang-irawan-penulis-buku.html' title='Fakta baru ustadz BAMBANG IRAWAN HAFILUDIN PENULIS BUKU BAHAYA LDII, ISLAM JAMAAH, LEMKARI'/><author><name>Sincerity of Islam Religion</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16256416355405845968</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='20' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_9T4sye0qpvw/SxfGiV-W8ZI/AAAAAAAAALI/D8g30Ug3Cts/S220/khatam+al+quran.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5291650180671211874.post-5951837390138668122</id><published>2009-12-02T23:15:00.002+07:00</published><updated>2009-12-03T00:00:03.891+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='www.mui.or.id/mui_in/fatwa.php'/><title type='text'>Masalah Jama`ah, Khalifah dan Bai`at</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_9T4sye0qpvw/SxadCeTySkI/AAAAAAAAAKs/2mxhZtfyaKo/s1600-h/mui_top.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 320px; height: 45px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_9T4sye0qpvw/SxadCeTySkI/AAAAAAAAAKs/2mxhZtfyaKo/s320/mui_top.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5410684668153580098" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Majelis Ulama Indonesia telah mendapat pertanyaan-pertanyaan dari Kejaksaan Agung, sebagai berikut :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;   1. Jamaah Muslimin Hizbullah berpendapat bahwa: "Berbai'at kepada Imam Jamaah Muslimin Hizbullah adalah wajib hukumnya. Bagaimana pendapat Majelis Ulama mengenai persoalan tersebut di atas?&lt;br /&gt;   2. Dapatkah Majelis Ulama Indonesia memberikan kepada kami dalil-dalil AlQur'an maupun Hadits mengenai persoalan Jama'at Imamah/Khalifah dan Bai' at selain daripada yang dikemukakan oleh Jemaat Muslimin Hizbullah?&lt;br /&gt;   3. Kami memohon pendapat Majelis Ulama Indonesia tentang telah dibentuknya Jamaat Muslimin Hizbullah dibawah pimpinan Syeh Wall Al Fatah tahun 1953 yang kemudian sampai kini masih diteruskan dbawah pimpinan/Imam Haj i Muhyiddin Hamdi.&lt;br /&gt;   4. Apa masih ada keterangan lain yang akan diberikan oleh Majelis Ulama Indonesia sehubungan dengan telah "ditetapinya" Jamaah Muslimin Hizbullah tersebut. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Komisi Fatwa Majelis Ulama Indonesia, setelah mengadakan dua kali sidang terbatas, pada tanggal 12 Juli 1978 dan tanggal 2 Agustus 1978 guna membahas tentang Jama'ah, Khalifah, dan Bai'at berkesimpulan sebagai berikut :&lt;br /&gt;  a. Jama'ah&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;   1. Jama' ah menurut logat ialah : lebih dari dua orang.&lt;br /&gt;   2. Menurut istilah, jama'ah berarti : Himpunan paling sedikit dua orang untuk melaksanakan shalat lima waktu. Pada shalat biasa hukumnya sunat mu' akkad. Dalam shalat Jum' at menj adi rukun Jum' at.&lt;br /&gt;   3. Ada pula yang berpendapat bahwa berjamaah dalam shalat lima waktu hukumnya fardhu kifayah. Shalat berjama'ah pahalanya berlipat ganda dari shalat sendirian, berjama'ah dianjurkan oleh agama Islam. Jama'ah di dalam kemasyarakatan ialah bekerja bersama_sama untuk menegakkan amarma’ruf nahi munkar, tolong menolong dalam bidang sosial dan menghindari perpecahan &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;  b. Khalifah&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;   1. Khalifah menurut logat berarti : Wakil&lt;br /&gt;   2. Menurut Istilah, berarti orang yang dipilih oleh jama’ah utnuk menjadi pemimpin mereka&lt;br /&gt;   3. Khalifah menurut sejarah ialah : Kepala Pemerintahan Islam pada Zaman sahabat, yaitu dengan bai’at sebagai pernyataan setia dari penduduknya dengan jalan pilihan. Sesuadah masa sahabat, sebutan khalifah dipergunakan untuk sebutan kepala Pemerintahan tetapi tidak melalui pilihan (kerajaan) &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebutan Khalifah menirut sejarah telah berakhir dengan berakhirnya Khalifah Usmaniyah dari Turki Sebuatan Khalifah menurut sejarah ada kalanya dipergunakan kata Imam, Setelah berakhir Khalifah Usmaniyah tersebut sebutan Khalifah dipergunakan oleh kelompok-kelompok Tariqat untuk sebutan ketuanya, seperti tariqat Naqsyabandiyah, Satarijah, Tijaniyah dan lain-lain Demikian pula sebutan Imam dipergunakan oleh golongan madzab-madzab Fiqih seperti Imam hanafi, Imam Maliki, Imam Syafi’i, Imam Hambali dan lain-lain Jaga pada kegiatan sosial (kemasyarakatan) seperti pemuka-pemuka Islam yang memperbaiki pendidikan Islam seperti Muh. Abduh, Ustadz/Al Imam menjadi sebutannya. Bagi Syeikhul Azhar, Mesir memakai sebutan Al Imam Al Akbar. Bagi tiap-tiap mesjid menyelenggarakan shalat Juma’at juga memakai sebutan Imam Jami’i, Sedang pada shalat lima waktu disebut Imam Rawatib   c. Bai’at&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;   1. Bai’at menurut logat ialah jabatan tangan sebagai manifestasi Persetujuan.&lt;br /&gt;   2. Menurut istilah, berarti pengakuan setia dri pengikut kepada pemimpin yang diikutinya. Sebagaimana bai'at itu berlaku dalam kemasyarakatan seperti diterangkan di atas, juga dipergunakan di dalam Lingkungan , tariqut. Begitu pula di beberapa golongan pada zaman belanda seperti Serikat Islam mempergunakan kata bai'at, &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;nbsp d. Tentang Jama’ah Muslimin Hizbullah&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;   1. Jama’ah Muslimin Hizbullah adalah suatu kelompok yang mempunyai faham tersendiri tersendiri dalam ummat Islam, statusnya sebagai Ormas Islam&lt;br /&gt;   2. Di kalangan ummat Islam ada keyakinan-keyakinan dan pemahamannya agak menyimpang tentang Al-Qur'an dan hadits. Biasanya kalau ajarannya menyimpang hanya mempunyai pengikut terbatas dan tidak, berkembang. Diperlukan usaha--usaha da'wah terhadap kekeliruan pemahaman kalau terhadap yang berlainan dcngan pemahaman umum, tentang .Al-Qur'an dan Hadist&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ditetapkan :&lt;br /&gt;Jakarta, 2 Agustus 1978&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;KOMISI FATWA&lt;br /&gt;MAJELIS ULAMA INDONESIA&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketua         Sekretaris&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;K.H. M. Syukri Ghozali         H. Musytari Yusuf, LA&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;CATATAN: Halaman ini di buat sebagaimana mestinya dalam bentuk yang bisa di sajikan di halaman situs dengan isi yang sama dengan dokumen asli. Untuk mendapatkan copy document aslinya dalam bentuk PDF, silahkan masuk ke halaman DOWNLOAD&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5291650180671211874-5951837390138668122?l=generus313.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://generus313.blogspot.com/feeds/5951837390138668122/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://generus313.blogspot.com/2009/12/masalah-jamaah-khalifah-dan-baiat.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5291650180671211874/posts/default/5951837390138668122'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5291650180671211874/posts/default/5951837390138668122'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://generus313.blogspot.com/2009/12/masalah-jamaah-khalifah-dan-baiat.html' title='Masalah Jama`ah, Khalifah dan Bai`at'/><author><name>Sincerity of Islam Religion</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16256416355405845968</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='20' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_9T4sye0qpvw/SxfGiV-W8ZI/AAAAAAAAALI/D8g30Ug3Cts/S220/khatam+al+quran.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_9T4sye0qpvw/SxadCeTySkI/AAAAAAAAAKs/2mxhZtfyaKo/s72-c/mui_top.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5291650180671211874.post-6259683799572270258</id><published>2009-11-29T00:22:00.002+07:00</published><updated>2009-11-29T00:26:15.677+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='www.tribun-timur.com'/><title type='text'>Mekah, Magnit Umat Islam</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_9T4sye0qpvw/SxFc1U2rPnI/AAAAAAAAAI0/4JrmG5GI8MQ/s1600/the-interior-of-the-kabah.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 320px; height: 275px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_9T4sye0qpvw/SxFc1U2rPnI/AAAAAAAAAI0/4JrmG5GI8MQ/s320/the-interior-of-the-kabah.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5409206698649534066" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;MEKAH adalah kota pertama di dunia. Di kota inilah Nabi Ibrahim dan Siti Hajar membentuk suatu komunitas kehidupan di mana dalam menjalaninya mereka meminta kepada Allah untuk diselamatkan dari godaan setan yang terkutuk.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kemudian Allah mengabulkan doa mereka dan diutuslah para malaikat untuk menjaga mereka. Tempat-tempat para malaikat itulah yang sekarang menjadi batas Tanah Haram. Adapun batas Tanah Haram adalah: sebelah utara 6 km (Tan'im), selatan 12 km (Adhah), barat 15 km (Syumaisyi), timur 16 km (Ji'ranah), dan tenggara 13 km (Wadinah).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sejak Kakbah berdiri, di sekelilingnya dibangun tempat sujud yang kita kenal dengan Masjidil Haram yang mempunyai luas 328 ribu m2 dan dapat menampung 730.000 jamaah pada hari biasa. Sedangkan pada musim haji, jamaah di Masjidil Haram bisa mencapai satu juta orang. Tahun ini sedang ada pelebaran Masjidil Haram. Di sekelilingnya seperti Pasar Seng dan beberapa hotel sudah diratakan dengan tanah. Demikian pula bukit-bukit banyak yang diratakan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Praktis hanya Hotel Hilton, Hotel Intercontinental, dan Zamzam Tower (hotel baru) yang bertahan. Semua ini untuk mengantisipasi jumlah orang yang datang ke Masjidil Haram, baik saat umrah maupun pada musim haji yang setiap tahunnya selalu meningkat. Cuaca Kota Mekah saat ini lebih bersahabat dibanding Medinah, baik malam hari maupun siang hari. Siang hari "hanya" mencapai 35-40 derajat celsius sedangkan malam hari sekitar 30 derajat sehingga sehingga cukup kondusif bagi jamaah yang melaksanakan ibadah umrah dalam keadaan puasa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setiap pribadi muslim pasti bercita-cita untuk ke Masjidil Haram. Selain wajib bagi yang mampu, juga setiap orang yang pernah ke Mekah akan selalu berdoa agar bisa kembali untuk beribadah di Masjidil Haram seperti yang tersirat dalam doa: Allahumma balligna makkata wal madinata wal `arafata warzuknal hajjal mabrur, wardha anna wagfirlana warhamna anta maulana fansyurna `alal kaumil kaafirin. Kota Suci Mekah dengan Masjidil Haramnya merupakan magnit bagi umat Islam. Setiap muslim bercita-cita datang ke Masjidil Haram, minimal sekali seumur hidup. Kalaupun belum bisa, biasanya kita menitip doa kepada orang-orang yang akan berangkat ke Mekah, baik untuk umrah maupun ibadah haji. Ada banyak keutamaan Tanah Haram Mekah, antara lain, beribadah disini sama dengan beribadah seratus ribu kali lipat dari tempat-tempat lainnya di bumi ini (Hadits riwayat Ibnu Majjah).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Keutamaan umrah di bulan Ramadhan adalah pahalanya membandingi haji bersama Nabi Muhammad (Hadis riwayat Muslim dari Ibnu Abbas). Dalam Hadits riwayat Ibnu Majjah dari Ibnu Abbas diterangkan bahwa barang siapa yang menjumpai bulan Ramadhan di Mekah lalu melaksanakan puasa dan salat maka pahalanya sama dengan seratus ribu bulan Ramadhan diluar Mekah. Subhanallah, begtu banyak pahala dan magfirah yang diperoleh di Mekah. Namun keutamaan bulan Ramadhan bukan hanya diperoleh di Kota Mekah. Di mana saja di muka bumi ini bila kita melaksanakan puasa dan semua amalan yang ada di dalamnya maka kita akan memperoleh pahala yang juga besar. Dalam sebuah riwayat hadis Buhori diterangkan, "Man shauma ramadhana imanan wa'tisaban gufiro lahu mataqaddama minzanbi". Artinya: "Barang siapa yang berpuasa di bulan Ramadhan dengan keimanan dan keikhlasan niscaya akan diampuni dosanya yang telah lalu."&lt;br /&gt;(Oleh: Hidayat Nahwi Rasul,Sumber Asli: http://www.tribun-timur.com/view.php?id=96253&amp;jenis=Front)&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5291650180671211874-6259683799572270258?l=generus313.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://generus313.blogspot.com/feeds/6259683799572270258/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://generus313.blogspot.com/2009/11/mekah-magnit-umat-islam_8363.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5291650180671211874/posts/default/6259683799572270258'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5291650180671211874/posts/default/6259683799572270258'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://generus313.blogspot.com/2009/11/mekah-magnit-umat-islam_8363.html' title='Mekah, Magnit Umat Islam'/><author><name>Sincerity of Islam Religion</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16256416355405845968</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='20' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_9T4sye0qpvw/SxfGiV-W8ZI/AAAAAAAAALI/D8g30Ug3Cts/S220/khatam+al+quran.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_9T4sye0qpvw/SxFc1U2rPnI/AAAAAAAAAI0/4JrmG5GI8MQ/s72-c/the-interior-of-the-kabah.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5291650180671211874.post-1576904546233927617</id><published>2009-11-29T00:18:00.000+07:00</published><updated>2009-11-29T00:19:08.258+07:00</updated><title type='text'>موسوعة مؤلفات الإمام ابن تيمية - الإصدار الثاني</title><content type='html'>الوصف: برنامج موسوعي لمؤلفات الإمام أحمد بن عبد الحليم بن تيمية، ويعد البرنامج من أكبر الموسوعات الالكترونية التي عنيت بجمع كتب وتراث الإمام ابن تيمية، ويضم ترجمة له ومجموعة من أبرز مؤلفاته، ويتيح البرنامج تصفح الكتب إضافة إلى خواص النسخ والبحث والطباعة، والكتب في البرنامج هي:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;- اقتضاء الصراط المستقيم [موافق للمطبوع]&lt;br /&gt;- الأحاديث العوالي من جزء ابن عرفة العبدي [موافق للمطبوع]&lt;br /&gt;- الإيمان [موافق للمطبوع]&lt;br /&gt;- الجواب الصحيح لمن بدل دين المسيح [موافق للمطبوع]&lt;br /&gt;- الحسنة والسيئة [موافق للمطبوع]&lt;br /&gt;- الرد على المنطقيين [موافق للمطبوع]&lt;br /&gt;- الرد على من قال بفناء الجنة والنار [موافق للمطبوع]&lt;br /&gt;- الرسالة الأكملية في ما يجب لله من صفات الكمال [موافق للمطبوع]&lt;br /&gt;- الرسالة التدمرية [موافق للمطبوع]&lt;br /&gt;- الرسالة العرشية [موافق للمطبوع]&lt;br /&gt;- السياسة الشرعية في إصلاح الراعي والرعية [موافق للمطبوع]&lt;br /&gt;- الصارم المسلول على شاتم الرسول [موافق للمطبوع]&lt;br /&gt;- الصفدية [موافق للمطبوع]&lt;br /&gt;- الفتاوى الكبرى [موافق للمطبوع]&lt;br /&gt;- الفتوى الحموية الكبرى [موافق للمطبوع]&lt;br /&gt;- القواعد النورانية الفقهية [موافق للمطبوع]&lt;br /&gt;- النبوات [موافق للمطبوع]&lt;br /&gt;- الواسطة بين الحق والخلق [موافق للمطبوع]&lt;br /&gt;- بغية المرتاد في الرد على المتفلسفة والقرامطة والباطنية [موافق للمطبوع]&lt;br /&gt;- بيان تلبيس الجهمية [موافق للمطبوع]&lt;br /&gt;- حجاب المرأة ولباسها في الصلاة [موافق للمطبوع]&lt;br /&gt;- حقوق آل البيت [موافق للمطبوع]&lt;br /&gt;- رسالة في أصول الدين [موافق للمطبوع]&lt;br /&gt;- رفع الملام عن الأئمة الأعلام [موافق للمطبوع]&lt;br /&gt;- زيارة القبور والاستنجاد بالمقبور [موافق للمطبوع]&lt;br /&gt;- سجود التلاوة معانيه وأحكامه [موافق للمطبوع]&lt;br /&gt;- سنة الجمعة [موافق للمطبوع]&lt;br /&gt;- شرح حديث النزول [موافق للمطبوع]&lt;br /&gt;- قاعدة تتضمن ذكر ملابس النبي وسلاحه ودوابه [موافق للمطبوع]&lt;br /&gt;- قاعدة حسنة في الباقيات الصالحات [موافق للمطبوع]&lt;br /&gt;- قاعدة في الانغماس في العدو وهل يباح [موافق للمطبوع]&lt;br /&gt;- قاعدة في المحبة [موافق للمطبوع]&lt;br /&gt;- مسألة فى المرابطة بالثغور أفضل أم المجاورة بمكة [موافق للمطبوع]&lt;br /&gt;- مقدمة في أصول التفسير [موافق للمطبوع]&lt;br /&gt;- منهاج السنة النبوية [موافق للمطبوع]&lt;br /&gt;- شرح العقيدة الأصفهانية [موافق للمطبوع]&lt;br /&gt;- شرح العمدة [موافق للمطبوع]&lt;br /&gt;- إقامة الدليل على إبطال التحليل [موافق للمطبوع]&lt;br /&gt;- الأمر بالمعروف والنهي عن المنكر [موافق للمطبوع]&lt;br /&gt;- الحسبة في الإسلام [موافق للمطبوع]&lt;br /&gt;- الرسالة المدنية في تحقيق المجاز والحقيقة في صفات الله [موافق للمطبوع]&lt;br /&gt;- قاعدة مختصرة في وجوب طاعة الله ورسوله وولاة الأمور [موافق للمطبوع]&lt;br /&gt;- الاختيارات الفقهية [موافق للمطبوع]&lt;br /&gt;- الاستقامة [موافق للمطبوع]&lt;br /&gt;- الرد على الأخنائي [موافق للمطبوع]&lt;br /&gt;- العبودية&lt;br /&gt;- الكلم الطيب&lt;br /&gt;- أمراض القلب وشفاؤها [موافق للمطبوع]&lt;br /&gt;- أولياء الرحمن وأولياء الشيطان&lt;br /&gt;- جامع الرسائل&lt;br /&gt;- درء تعارض العقل والنقل [موافق للمطبوع]&lt;br /&gt;- رسالة إلى السلطان الملك الناصري&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;وقد تم إعداد الموسوعة بثلاث صيغ : صيغة ملف تنفيذي ( exe ) ، وصيغة ملف مساعدة ( chm ) ، وصيغة ( bok ) الخاصة بالموسوعة الشاملة ، مع توثيق الكتب بترقيم الصفحات لتوافق المطبوع.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;تحميل صيغ الموسوعة:  صيغة ملف تنفيذي (Exe)&lt;br /&gt;الحجم: 13 ميجا - (52365 مرة)  صيغة ملف مساعدة (Chm)&lt;br /&gt;الحجم: 23 ميجا - (8013 مرة)  صيغة الموسوعة الشاملة (bok)&lt;br /&gt;الحجم: 13 ميجا - (10745 مرة)&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5291650180671211874-1576904546233927617?l=generus313.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://generus313.blogspot.com/feeds/1576904546233927617/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://generus313.blogspot.com/2009/11/blog-post_29.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5291650180671211874/posts/default/1576904546233927617'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5291650180671211874/posts/default/1576904546233927617'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://generus313.blogspot.com/2009/11/blog-post_29.html' title='موسوعة مؤلفات الإمام ابن تيمية - الإصدار الثاني'/><author><name>Sincerity of Islam Religion</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16256416355405845968</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='20' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_9T4sye0qpvw/SxfGiV-W8ZI/AAAAAAAAALI/D8g30Ug3Cts/S220/khatam+al+quran.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5291650180671211874.post-1592985075823383351</id><published>2009-11-29T00:14:00.001+07:00</published><updated>2009-11-29T00:14:47.311+07:00</updated><title type='text'>Perpustakaan Pribadi Berisi Ribuan Kitab</title><content type='html'>Apakah anda ingin memiliki Kitab Tafsir Thobary, Kitab Shohih Bukhori, Shohih Muslim, Kutub Tis'ah dan kitab-kitab induk yang lain ??? Jika iya, apakah anda punya cukup dana untuk membelinya ??? Padahal anda sangat membutuhkannya, tapi apa daya ekonomi tidak mendukung.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kini telah hadir solusi tepat bagi Perpustakaan Pribadi anda Gratiiiss.., Maktabah Syamilah atau Maktabah Shamela Gratiiss tiss..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam rangka mempermudah tela'ah kitab-kitab arab telah banyak terdapat situs-situs yang menawarkan kitab gratis yang terdiri dari kitab-kitab induk dalam Dien Islam, di antaranya Kutub Tis'ah dan kitab induk yang lain, situs yang paling bagus dalam menawarkan kitab itu adalah :&lt;br /&gt;1. http://www.almeshkat.com/books/&lt;br /&gt;2. http://www.almaktba.com&lt;br /&gt;3. http://saaid.net/book/index.php&lt;br /&gt;Juga bisa dicari di www.sultan.org/a cari kitab gratis disana dengan bahasa arab tentunya.&lt;br /&gt;Hari ini sudah ada kumpulan kitab yang sangat berguna sekali bagi para santri dan penuntut ilmu bahkan bagi para Ustadz atau Kyai dan pengelola pondok pesantren, kumpulan kitab itu bernama Maktabah Shamela atau Maktabah Syamilah yang terdapat dalam berbagai macam format, dari VCD sampai DVD.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Maktabah Shamela adalah program yang seharusnya disebarkan ke seluruh dunia, karena tidak semua orang yang ingin memiliki kitab mudah mendapatkannya, disebabkan keadaan keuangannya yang minim atau sebab lain, kemudian juga tidak semua orang bisa mengakses internet dengan mudah, padahal untuk mendownload kitab-kitab itu perlu adanya komputer atau warnet dan jaringan internet yang lancar dan cepat, mungkin saja di suatu tempat ada internet namun akses kecepatannya lambat, sehingga ia tidak bisa mendownload kitab yang ada dengan mudah, untuk itu semua kami menawarkan kepada anda beberapa format bentuk maktabah shamela yang telah mengandung berbagai macam kitab dari :&lt;br /&gt;1. Kitab Tafsir&lt;br /&gt;2. Kitab Hadits&lt;br /&gt;3. Kitab Aqidah&lt;br /&gt;4. Kitab Fiqih&lt;br /&gt;5. Kitab Adab&lt;br /&gt;6. Kitab Umum&lt;br /&gt;7. Kamus&lt;br /&gt;8. Kitab Fahros / Indeks dll.&lt;br /&gt;Dan masih banyak yang lainnya&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ini adalah versi 2.06 dengan 1800 kitab seperti yang ada dalam situs dibawah ini dan bisa didownload dengan gratis.&lt;br /&gt;Anda bisa download silahkan download di : http://www.almeshkat.com/&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;silahkan download gratis atau di alamat : http://www.islamway.com/ GRATIS JUGA.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ini untuk versi yang 2.06 dengan 1800 kitab lebih. Kapasitasnya 789 MB sekitar satu keping VCD lebih sedikit, file ini di zip dan setelah di extrak akan menjadi 3,2 GB dan memerlukan ruang hard disk kosong minimal 4 GB.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk membuka file kitab dibawah ini tidak perlu program maktabah shamela, karena filenya berbentuk CHM sebagian berbentuk EXE yang bisa langsung anda pake atau diklik dua kali saja.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kumpulan Kitab-Kitab&lt;br /&gt;(Kompilasi)&lt;br /&gt;Al Quranul Karim Lengkap Dgn Tafsirnya Ibnu Katsir, Thobari, Qurtubi&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kutubu Tis’ah Kumpulan Hadits&lt;br /&gt;Semua ada disini 9 kitab hadits File CHM 54 MB.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Majmu’ Fatawa Ibnu Taimiyyah&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kutubus Sunnah ( Kumpulan Kitab-Kitab Sunnah Dalam Aqidah )&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mausu'ah Usulul Fiqh ( Kumpulan Usul Fiqih )&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Maktabah As Syeikh Abdur Rahman As Sa'dhiy&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kumpulan Kutubut Tauhid&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kumpulan Kitab Ibnu Qayyim&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kumpulan Kitab Ibnu Taimiyyah&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kutubu Tis’ah Kumpulan Hadits&lt;br /&gt;File Exe lebih kecil 28 MB&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selengkapnya kunjungi http://www.islamspirit.com/islamspirit_ebooks.php&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5291650180671211874-1592985075823383351?l=generus313.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://generus313.blogspot.com/feeds/1592985075823383351/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://generus313.blogspot.com/2009/11/perpustakaan-pribadi-berisi-ribuan.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5291650180671211874/posts/default/1592985075823383351'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5291650180671211874/posts/default/1592985075823383351'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://generus313.blogspot.com/2009/11/perpustakaan-pribadi-berisi-ribuan.html' title='Perpustakaan Pribadi Berisi Ribuan Kitab'/><author><name>Sincerity of Islam Religion</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16256416355405845968</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='20' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_9T4sye0qpvw/SxfGiV-W8ZI/AAAAAAAAALI/D8g30Ug3Cts/S220/khatam+al+quran.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5291650180671211874.post-7614381481345243980</id><published>2009-11-29T00:09:00.002+07:00</published><updated>2009-11-29T00:12:36.680+07:00</updated><title type='text'>Keutamaan Do'a &amp; Dzikir</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_9T4sye0qpvw/SxFZ-qurm6I/AAAAAAAAAIs/SN2SRdCSiDU/s1600/wallpaper-doa-pagi-petang.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 320px; height: 240px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_9T4sye0qpvw/SxFZ-qurm6I/AAAAAAAAAIs/SN2SRdCSiDU/s320/wallpaper-doa-pagi-petang.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5409203560605522850" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;KEUTAMAAN DO’A.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1. Berdo’a adalah perintah Allah ta’ala, sesuai dengan firman-Nya: “Berdo’alah kepada-Ku, niscaya akan Aku kabulkan do’amu.” (QS. Al-Mu’min: 60)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2. Mengabulkan orang yang berdo’a kepada-Nya. Allah ta’ala berfirman: “Aku mengabulkan permohonan orang yang berdo’a apa bila ia memohon kepada-Ku.” (QS. Al-Baqarah: 186)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3. Do’a adalah Ibadah. Rasulullah saw. bersabda: “Do’a itu adalah ibadah.” (HR. At-Tirmidzi, Abu Dawud, Ibnu Majah &amp; Ahmad)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;4. Allah sangat memuliakan do’a. Rasulullah saw. bersabda: “Tidak ada sesuatu pun yang lebih dimuliakan Allah ta’ala selain do’a.” (HR. At-Tirmidzi, Ibnu Majah &amp; Ahmad)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;5. Dapat mengubah qadha’. Rasulullah saw. bersabda: “Tidak ada yang bisa menolak qadha’ kecuali do’a, dan tidak menambah usia kecuali perbuatan baik.” (HR. At-Tirmidzi).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;KEUTAMAAN DZIKIR&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1. Dzikir Adalah Perintah Allah.&lt;br /&gt;Allah subhanahu wa ta’ala berfirman,&lt;br /&gt;“Hai orang-orang yang beriman, berdzikirlah (dengan menyebut nama) Allah, dhikir yang sebanyak-banyak nya.” (QS. Al-Ahzaab: 41)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2. Orang yang berdzikir Dijanjikan Surga&lt;br /&gt;Allah subhanahu wa ta’ala berfirman,&lt;br /&gt;“Laki-laki dan perempuan yang banyak menyebut (nama) Allah, Allah telah menyediakan untuk mereka ampunan dan pahala yang besar.” (QS. Al-Ahzaab 35)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3. Dengan Mengingat Allah, Allah pun ingat Kepada Kita&lt;br /&gt;Allah subhanahu wa ta’ala berfirman,&lt;br /&gt;“Maka ingatlah kamu kepada-Ku, niscaya Aku pun ingat kepadamu. Dan bersyukurlah kepada-Ku, dan jaganlah kamu mengingkari nikmat-Ku.” (QS Al-Baqarah: 152)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;4. Allah Bersama orang yang Berdzikir kepada-Nya&lt;br /&gt;Allah subhanahu wa ta’ala berfirman dalam hadist qudsi,&lt;br /&gt;“Aku bersama sangkaan hamba-Ku kepada-Ku, dan Aku bersamanya jika dia menyebut-Ku. Jika dia menyebut-Ku dalam dirinya, aku pun menyebutnya dalam Diri-Ku. Dan apabila dia menyebut-Ku di hadapan orang banyak, Aku pun menyebutnya di hadapan orang-orang yang lebik baik dari mereka.” (HR. Al-Bukhari dan Muslim)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;5. Orang yang Berdzikir Dikelilingi Malaikat dan Diliputi Rahmat&lt;br /&gt;Rasulullah shallalahu ‘alaihi wa sallam bersabda,&lt;br /&gt;“Jika ada suatu kaum yang duduk untuk berdzikir kepada Allah ‘Azza wa jalla, niscaya para malaikat akan mengelilingi mereka, mereka pun diliputi rahmat, dan diturunkan ketenangan jiwa untuk mereka. Dan Allah pun menyebut mereka kepada orang-orang yang berada di sisi-Nya.” (HR. Muslim, At-Tirmidzi, dan Ahmad)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;KEUTAMAAN ISTIGHFAR&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1. Istighfar (Mohon Ampunan) Adalah Perintah Allah&lt;br /&gt;Allah subhanahu wa ta’ala berfirman,&lt;br /&gt;“Dan mohonlah ampun kepada Tuhanmu kemudian bertaubatlah kepada-Nya.” (QS Huud: 90)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2. Beristighfar Adalah Sunnah Nabi&lt;br /&gt;Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,&lt;br /&gt;“Demi Allah, sesungguhnya aku ini beristghfar kepada Allah dan bertaubat kepada-Nya dalam sehari lebih dari tujuh puluh kali.” (HR. Al-Bukhari, At-Tirmidzi, dan Ibnu Majah, dan Ahmad)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3. Mencegah Azhab Allah&lt;br /&gt;Allah subhanahu wa ta’ala berfirman,&lt;br /&gt;“Dan Allah sekali-kali tidak akan mengahzab mereka, sedang mereka senantiasa beristighfar .” (QS. Al-Anfaal: 33)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;4. Istighfar Mendatangkan Rezeki Tak Terduga&lt;br /&gt;Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,&lt;br /&gt;“Barangsiapa yang rutin membaca istighfar, Allah akan memberikan solusi pada setiap kesulitannya, dan penyelesaian bagi setiap permasalahannya. Dan Dia akan memberikan rezeki dari jalan yang tidak terduga.” (Abu Dawud, An-Nasai, Ibnu Majah, al-Hakim, dan Al-Baihaqi)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;KEUTAMAAN MEMBACA SHALAWAT&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1. Membaca Shalawat untuk Nabi Adalah Perintah Allah&lt;br /&gt;Allah subhanahu wa ta’ala berfirman,&lt;br /&gt;“Sesungguhnya Allah dan para malaikat-Nya bershalawat untuk Nabi. Hai orang-orang yang beriman, bershalawatlah kamu untuk Nabi dan ucapkanlah salam penghormatan kepadanya.” (QS. Al-Ahzaab: 56)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2. Dengan Shalawat Dosa Diampuni dan Derajat Diangkat.&lt;br /&gt;Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,&lt;br /&gt;“Barangsiapa yang bershalawat kepadaku sekali, Allah akan bershalawat sepuluh kali untuknya, sepuluh dosanya akan dihapus, dan dia diangkat sepuluh derajat.” (HR.An-Nasai dan Ahmad)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3. Orang yang Banyak Bershalawat Paling Berhak Mendapat Syafaat Nabi.&lt;br /&gt;Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,&lt;br /&gt;“Orang yang paling utama bagiku nanti pada hari kiamat adalah yang paling banyak bershalawat kepadaku.” (HR. Tirmidzi)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;KEUTAMAAN MEMBACA TASBIH&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Ada Dua kalimat yang ringan di lisan tapi berat di mizan, dan disukai oleh Yang Maha Penyayang: Subhaanallaahil ‘azhiimi subhaanallaahi wa bihamdih (Maha Suci Allah yang Mahabesar, Mahasuci Allah dengan memuji-Nya).” (HR. Al-Bukhari, Muslim, At-Tirmidzi, Ibnu Majah, dan Ahmad)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Barangsiapa yang membaca Subhaanallaahi wa bihamdih (Mahasuci Allah dan dengan memuji-nya) dalam sehari sebanyak seratus kali, dosa-dosanya akan dihapus sekalipun sebanyak buih di lautan.” (HR. Al-Bukhari, At-Tirmidzi, Ibnu Majah, Ahmad, dan Malik)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Perkataan yang paling dicintai Allah ada empat; Subhaanallaah, wal hamdulillaah, wa laa ilaaha illallaah, wallaahu akbar.” (HR Muslim, Ibnu Majah, dan Ahmad)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;KEUTAMAAN MEMBACA TAHLIL DAN TAHMID&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Dzikir yang paling utama adalah Laa ilaaha illallaah, dan doa yang paling utama adalah Alhamdulillaah.” (HR. Ibnu Majah dan At-Tirmidzi)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;KEUTAMAAN MEMBACA HAWQALAH&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Katakanlah ; Laa haula walaa quwwata illa billaah (tiada daya dan kekuatan kecuali karena Allah), karena sesungguhnya ia adalah perbendaharaan dari kekayaan surga.” (HR. Al-Bukhari dan Muslim)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda kepada Qais binh Sa’ad bin Ubadah Radhiyallahu ‘Anhuma,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Maukah kamu saya kasih tahu satu pintu dari pintu-pintu surga?” Qais menjawab, “Ya, mau.” Nabi bersabda, “(kalimat) Laa haula walaa quwwata ilaa billaah.” (HR. Tirmidzi)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Shafwan bin Sulaim rahimahullah (w. 132 H) berkata, “Tidaklah malaikat beranjak meninggalkan bumi sehingga ia membaca Laa haula walaa quwwata illaa billaah.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;BERDOA DENGAN ASMAUL HUSNA&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Allah subhanahu wa ta’ala berfirman,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Hanya milik Allah-lah asmaul husna (nama-nama yang baik), maka berdoalah kepada-Nya dengan asmaul husna itu.” (QS. Al-A’raaf: 180)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Allah ‘Azza wa Jalla juga berfirman,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Katakanlah, ‘serulah Allah atau serulah Ar-Rahman. Dengan nama yang mana saja kamu seru, Dia mempunyai asmaul husna (nama-nama yang terbaik).” (QS.al Israa’: 110)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Sesungguhnya Allah memiliki sembilan puluh sembilan nama, seratus kurang satu. Barang siapa yang menghitungnya ia akan masuk surga. Dia adalah ganjil (Maha Esa) dan menyukai ganjil.” (HR. Al-Bukhari dan Muslim)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Buraidah bin Al-Hushaib Radhiyallahu ‘Anhu menceritakan, bahwa Nabi Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam pernah mendengar seorang laki-laki berkata dalam doanya,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Ya Allah, sesungguhnya aku memohon kapada-Mu dengan bersaksi bahwa tiada Tuhan selain Engkau, Yang Maha Tunggal, Yang Maha Dibutuhkan, Yang tidak beranak lagi tidak diperanak dan tidak ada yang setara dengan-Nya.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Maka, Nabi pun berkata,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Demi yang jiwaku berada di tangan-Nya, sungguh dia telah meminta kepada Allah dengan ismullooh al a’zhom (nama Allah yang paling agung), dimana jika orang berdoa kepada-Nya dengan nama itu, pasti dikabulkan. Dan jika Dia diminta dengan nama itu niscaya Dia akan memberi.” (HR Tirmidzi, Abu Dawud, Ibnu Majah, Ahmad, dan Ibnu Hibban)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;99 Asma’ul Husna&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“ Sesungguhnya Allah Ta’ala mempunyai sembilan puluh sembilan nama, seratus kurang satu. Barang siapa yang menghitungnya pasti masuk surga.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;(HR At-Tirmidzi, Ibnu Hibban, Al-Baihaqi, dan Al-Hakim)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;InsyaAllah bermanfaat…&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5291650180671211874-7614381481345243980?l=generus313.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://generus313.blogspot.com/feeds/7614381481345243980/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://generus313.blogspot.com/2009/11/keutamaan-doa-dzikir.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5291650180671211874/posts/default/7614381481345243980'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5291650180671211874/posts/default/7614381481345243980'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://generus313.blogspot.com/2009/11/keutamaan-doa-dzikir.html' title='Keutamaan Do&apos;a &amp; Dzikir'/><author><name>Sincerity of Islam Religion</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16256416355405845968</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='20' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_9T4sye0qpvw/SxfGiV-W8ZI/AAAAAAAAALI/D8g30Ug3Cts/S220/khatam+al+quran.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_9T4sye0qpvw/SxFZ-qurm6I/AAAAAAAAAIs/SN2SRdCSiDU/s72-c/wallpaper-doa-pagi-petang.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5291650180671211874.post-3991291230578202684</id><published>2009-11-29T00:06:00.000+07:00</published><updated>2009-11-29T00:07:34.523+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Renungan'/><title type='text'>Kisah Penghuni Surga Paling Akhir</title><content type='html'>Bahwa Sahabat bertanya kepada Rasulullah saw: Wahai Rasulullah, apakah kami dapat melihat Tuhan kami pada hari kiamat? Rasulullah saw. bersabda: Apakah kalian terhalang melihat bulan di malam purnama?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Para sahabat menjawab: Tidak, wahai Rasulullah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Rasulullah saw. bersabda: Apakah kalian terhalang melihat matahari yang tidak tertutup awan?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mereka menjawab: Tidak, wahai Rasulullah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Rasulullah saw. bersabda: Seperti itulah kalian akan melihat Allah. Barang siapa yang menyembah sesuatu, maka ia mengikuti sembahannya itu. Orang yang menyembah matahari mengikuti matahari, orang yang menyembah bulan mengikuti bulan, orang yang menyembah berhala mengikuti berhala.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tinggallah umat ini, termasuk di antaranya yang munafik. Kemudian Allah datang kepada mereka dalam bentuk selain bentuk-Nya yang mereka kenal, seraya berfirman: Akulah Tuhan kalian.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mereka (umat ini) berkata: Kami berlindung kepada Allah darimu. Ini adalah tempat kami, sampai Tuhan kami datang kepada kami. Apabila Tuhan datang, kami tentu mengenal-Nya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lalu Allah Taala datang kepada mereka dalam bentuk-Nya yang telah mereka kenal. Allah berfirman: Akulah Tuhan kalian.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mereka pun berkata: Engkau Tuhan kami.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mereka mengikuti-Nya. Dan Allah membentangkan jembatan di atas neraka Jahanam.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku (Rasulullah saw.) dan umatkulah yang pertama kali melintas. Pada saat itu, yang berbicara hanyalah para rasul. Doa para rasul saat itu adalah: Ya Allah, selamatkanlah, selamatkanlah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di dalam neraka Jahanam terdapat besi berkait seperti duri Sakdan (nama tumbuhan yang berduri besar di setiap sisinya).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pernahkah kalian melihat Sakdan? Para sahabat menjawab: Ya, wahai Rasulullah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Rasulullah saw. melanjutkan: Besi berkait itu seperti duri Sakdan, tetapi hanya Allah yang tahu seberapa besarnya. Besi berkait itu merenggut manusia dengan amal-amal mereka. Di antara mereka ada orang yang beriman, maka tetaplah amalnya. Dan di antara mereka ada yang dapat melintas, hingga selamat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah Allah selesai memberikan keputusan untuk para hamba dan dengan rahmat-Nya Dia ingin mengeluarkan orang-orang di antara ahli neraka yang Dia kehendaki, maka Dia memerintah para malaikat untuk mengeluarkan orang-orang yang tidak pernah menyekutukan Allah. Itulah orang-orang yang dikehendaki Allah untuk mendapatkan rahmat-Nya, yang mengucap: "Laa ilaaha illallah".&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Para malaikat mengenali mereka di neraka dengan adanya bekas sujud. Api neraka memakan tubuh anak keturunan Adam, kecuali bekas sujud. Allah melarang neraka memakan bekas sujud. Mereka dikeluarkan dari neraka, dalam keadaan hangus. Lalu mereka disiram dengan air kehidupan, sehingga mereka menjadi tumbuh seperti biji-bijian tumbuh dalam kandungan banjir (lumpur).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kemudian selesailah Allah Taala memberi keputusan di antara para hamba. Tinggal seorang lelaki yang menghadapkan wajahnya ke neraka. Dia adalah ahli surga yang terakhir masuk. Dia berkata: Ya Tuhanku, palingkanlah wajahku dari neraka, anginnya benar-benar menamparku dan nyala apinya membakarku. Dia terus memohon apa yang dibolehkan kepada Allah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kemudian Allah Taala berfirman: Mungkin, jika Aku mengabulkan permintaanmu, engkau akan meminta yang lain.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Orang itu menjawab: Aku tidak akan minta yang lain kepada-Mu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Maka ia pun berjanji kepada Allah. Lalu Allah memalingkan wajahnya dari neraka. Ketika ia telah menghadap dan melihat surga, ia pun diam tertegun, kemudian berkata: Ya Tuhanku, majukanlah aku ke pintu surga.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Allah berkata: Bukankah engkau telah berjanji untuk tidak meminta kepada-Ku selain apa yang sudah Kuberikan, celaka engkau, hai anak-cucu Adam, ternyata engkau tidak menepati janji.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Orang itu berkata: Ya Tuhanku! Dia memohon terus kepada Allah, hingga Allah berfirman kepadanya: Mungkin jika Aku memberimu apa yang engkau pinta, engkau akan meminta yang lain lagi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Orang itu berkata: Tidak, demi Keagungan-Mu. Dan ia berjanji lagi kepada Tuhannya. Lalu Allah mendekatkannya ke pintu surga. Setelah ia berdiri di ambang pintu surga, ternyata pintu surga terbuka lebar baginya, sehingga ia dapat melihat dengan jelas keindahan dan kesenangan yang ada di dalamnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dia pun diam tertegun. Kemudian berkata: Ya Tuhanku, masukkanlah aku ke dalam surga.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Allah Taala berfirman kepadanya: Bukankah engkau telah berjanji tidak akan meminta selain apa yang telah Aku berikan? Celaka engkau, hai anak cucu Adam, betapa engkau tidak dapat menepati janji!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Orang itu berkata: Ya Tuhanku, aku tidak ingin menjadi makhluk-Mu yang paling malang. Dia terus memohon kepada Allah, sehingga membuat Allah Taala tertawa (ridha).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketika Allah Taala tertawa Dia berfirman: Masuklah engkau ke surga. Setelah orang itu masuk surga, Allah berfirman kepadanya: Inginkanlah sesuatu! Orang itu meminta kepada Tuhannya, sampai Allah mengingatkannya tentang ini dan itu. Ketika telah habis keinginan-keinginannya, Allah Taala berfirman: Itu semua untukmu, begitu pula yang semisalnya&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;(HR Muslim no 267)&lt;br /&gt;Diposkan oleh HQ di 16:10 0 komentar&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5291650180671211874-3991291230578202684?l=generus313.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://generus313.blogspot.com/feeds/3991291230578202684/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://generus313.blogspot.com/2009/11/kisah-penghuni-surga-paling-akhir.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5291650180671211874/posts/default/3991291230578202684'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5291650180671211874/posts/default/3991291230578202684'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://generus313.blogspot.com/2009/11/kisah-penghuni-surga-paling-akhir.html' title='Kisah Penghuni Surga Paling Akhir'/><author><name>Sincerity of Islam Religion</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16256416355405845968</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='20' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_9T4sye0qpvw/SxfGiV-W8ZI/AAAAAAAAALI/D8g30Ug3Cts/S220/khatam+al+quran.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5291650180671211874.post-820758176870372955</id><published>2009-11-29T00:05:00.001+07:00</published><updated>2009-11-29T00:05:59.178+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Doa - Doa Pilihan'/><title type='text'>Doa -Doa Dalam Al Quran (2)</title><content type='html'>رَبَّنَا لا تَجْعَلْنَا فِتْنَةً لِلْقَوْمِ الظَّالِمِينَ  وَنَجِّنَا بِرَحْمَتِكَ مِنَ الْقَوْمِ الْكَافِرِينَ&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ya Tuhan kami; janganlah Engkau jadikan Kami sasaran fitnah bagi kaum yang'zalim,  QS Yunus 85-86&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;رَبَّنَا اغْفِرْ لَنَا ذُنُوبَنَا وَإِسْرَافَنَا فِي أَمْرِنَا وَثَبِّتْ أَقْدَامَنَا وَانْصُرْنَا عَلَى الْقَوْمِ الْكَافِرِينَ&lt;br /&gt;Ya Tuhan Kami, ampunilah dosa-dosa Kami dan tindakan-tindakan Kami yang berlebih-lebihan dalam urusan kami dan tetapkanlah pendirian Kami, dan tolonglah Kami terhadap kaum yang kafir".  QS Ali Imran 147&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;رَبَّنَا آتِنَا مِنْ لَدُنْكَ رَحْمَةً وَهَيِّئْ لَنَا مِنْ أَمْرِنَا رَشَدًا&lt;br /&gt;"Wahai Tuhan Kami, berikanlah rahmat kepada Kami dari sisi-Mu dan sempurnakanlah bagi Kami petunjuk yang Lurus dalam urusan Kami (ini)."  QS Al Kahfi 10&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;رَبِّ أَعُوذُ بِكَ مِنْ هَمَزَاتِ الشَّيَاطِينِ  وَأَعُوذُ بِكَ رَبِّ أَنْ يَحْضُرُونِ&lt;br /&gt;"Ya Tuhanku aku berlindung kepada Engkau dari bisikan-bisikan syaitan. dan aku berlindung (pula) kepada Engkau Ya Tuhanku, dari kedatangan mereka kepadaku." QS Al mukminun 97-98&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; رَبِّ اغْفِرْ وَارْحَمْ وَأَنْتَ خَيْرُ الرَّاحِمِينَ&lt;br /&gt;"Ya Tuhanku berilah ampun dan berilah rahmat, dan Engkau adalah pemberi rahmat yang paling baik." QS Al mukminun 118&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;سَمِعْنَا وَأَطَعْنَا غُفْرَانَكَ رَبَّنَا وَإِلَيْكَ الْمَصِيرُ&lt;br /&gt;"Kami dengar dan Kami taat." (mereka berdoa): "Ampunilah Kami Ya Tuhan Kami dan kepada Engkaulah tempat kembali."  QS Al Baqarah 285&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;رَبَّنَا لا تُؤَاخِذْنَا إِنْ نَسِينَا أَوْ أَخْطَأْنَا رَبَّنَا وَلا تَحْمِلْ عَلَيْنَا إِصْرًا كَمَا حَمَلْتَهُ عَلَى الَّذِينَ مِنْ قَبْلِنَا رَبَّنَا وَلا تُحَمِّلْنَا مَا لا طَاقَةَ لَنَا بِهِ وَاعْفُ عَنَّا وَاغْفِرْ لَنَا وَارْحَمْنَا أَنْتَ مَوْلانَا فَانْصُرْنَا عَلَى الْقَوْمِ الْكَافِرِينَ&lt;br /&gt;"Ya Tuhan Kami, janganlah Engkau hukum Kami jika Kami lupa atau Kami tersalah. Ya Tuhan Kami, janganlah Engkau bebankan kepada Kami beban yang berat sebagaimana Engkau bebankan kepada orang-orang sebelum kami. Ya Tuhan Kami, janganlah Engkau pikulkan kepada Kami apa yang tak sanggup Kami memikulnya. beri ma'aflah kami; ampunilah kami; dan rahmatilah kami. Engkaulah penolong Kami, Maka tolonglah Kami terhadap kaum yang kafir."  QS Al Baqarah 286&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;رَبَّنَا لا تُزِغْ قُلُوبَنَا بَعْدَ إِذْ هَدَيْتَنَا وَهَبْ لَنَا مِنْ لَدُنْكَ رَحْمَةً إِنَّكَ أَنْتَ الْوَهَّابُ  رَبَّنَا إِنَّكَ جَامِعُ النَّاسِ لِيَوْمٍ لا رَيْبَ فِيهِ إِنَّ اللَّهَ لا يُخْلِفُ الْمِيعَادَ&lt;br /&gt;"Ya Tuhan Kami, janganlah Engkau jadikan hati Kami condong kepada kesesatan sesudah Engkau beri petunjuk kepada Kami, dan karuniakanlah kepada Kami rahmat dari sisi Engkau; karena Sesungguhnya Engkau-lah Maha pemberi (karunia)".&lt;br /&gt;"Ya Tuhan Kami, Sesungguhnya Engkau mengumpulkan manusia untuk (menerima pembalasan pada) hari yang tak ada keraguan padanya". Sesungguhnya Allah tidak menyalahi janji. QS Ali ‘Imran 8-9&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;رَبَّنَا مَا خَلَقْتَ هَذَا بَاطِلا سُبْحَانَكَ فَقِنَا عَذَابَ النَّارِ  رَبَّنَا إِنَّكَ مَنْ تُدْخِلِ النَّارَ فَقَدْ أَخْزَيْتَهُ وَمَا لِلظَّالِمِينَ مِنْ أَنْصَارٍ  رَبَّنَا إِنَّنَا سَمِعْنَا مُنَادِيًا يُنَادِي لِلإيمَانِ أَنْ آمِنُوا بِرَبِّكُمْ فَآمَنَّا رَبَّنَا فَاغْفِرْ لَنَا ذُنُوبَنَا وَكَفِّرْ عَنَّا سَيِّئَاتِنَا وَتَوَفَّنَا مَعَ الأبْرَارِ  رَبَّنَا وَآتِنَا مَا وَعَدْتَنَا عَلَى رُسُلِكَ وَلا تُخْزِنَا يَوْمَ الْقِيَامَةِ إِنَّكَ لا تُخْلِفُ الْمِيعَادَ&lt;br /&gt;"Ya Tuhan Kami, Tiadalah Engkau menciptakan ini dengan sia-sia, Maha suci Engkau, Maka peliharalah Kami dari siksa neraka.&lt;br /&gt;Ya Tuhan Kami, Sesungguhnya Barangsiapa yang Engkau masukkan ke dalam neraka, Maka sungguh telah Engkau hinakan ia, dan tidak ada bagi orang-orang yang zalim seorang penolongpun.&lt;br /&gt;Ya Tuhan Kami, Sesungguhnya Kami mendengar (seruan) yang menyeru kepada iman, (yaitu): "Berimanlah kamu kepada Tuhanmu", Maka Kamipun beriman. Ya Tuhan Kami, ampunilah bagi Kami dosa-dosa Kami dan hapuskanlah dari Kami kesalahan-kesalahan Kami, dan wafatkanlah Kami beserta orang-orang yang banyak berbakti.&lt;br /&gt;Ya Tuhan Kami, berilah Kami apa yang telah Engkau janjikan kepada Kami dengan perantaraan Rasul-rasul Engkau. dan janganlah Engkau hinakan Kami di hari kiamat. Sesungguhnya Engkau tidak menyalahi janji."  QS Ali ‘Imran 191-194&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;رَبَّنَا آمَنَّا فَاغْفِرْ لَنَا وَارْحَمْنَا وَأَنْتَ خَيْرُ الرَّاحِمِينَ&lt;br /&gt;"Ya Tuhan Kami, Kami telah beriman, Maka ampunilah Kami dan berilah Kami rahmat dan Engkau adalah pemberi rahmat yang paling baik.  QS Al Mukminun 109&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;رَبَّنَا هَبْ لَنَا مِنْ أَزْوَاجِنَا وَذُرِّيَّاتِنَا قُرَّةَ أَعْيُنٍ وَاجْعَلْنَا لِلْمُتَّقِينَ إِمَامًا&lt;br /&gt;"Ya Tuhan Kami, anugrahkanlah kepada Kami isteri-isteri Kami dan keturunan Kami sebagai penyenang hati (Kami), dan Jadikanlah Kami imam bagi orang-orang yang bertakwa.  QS Al Furqan 73&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;رَبَّنَا اصْرِفْ عَنَّا عَذَابَ جَهَنَّمَ إِنَّ عَذَابَهَا كَانَ غَرَامًا إِنَّهَا سَاءَتْ مُسْتَقَرًّا وَمُقَامًا&lt;br /&gt;"Ya Tuhan Kami, jauhkan azab Jahannam dari Kami, Sesungguhnya azabnya itu adalah kebinasaan yang kekal".&lt;br /&gt;Sesungguhnya Jahannam itu seburuk-buruk tempat menetap dan tempat kediaman.  .  QS Al Furqan 65-66&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;رَبِّ أَوْزِعْنِي أَنْ أَشْكُرَ نِعْمَتَكَ الَّتِي أَنْعَمْتَ عَلَيَّ وَعَلَى وَالِدَيَّ وَأَنْ أَعْمَلَ صَالِحًا تَرْضَاهُ وَأَصْلِحْ لِي فِي ذُرِّيَّتِي إِنِّي تُبْتُ إِلَيْكَ وَإِنِّي مِنَ الْمُسْلِمِينَ&lt;br /&gt;"Ya Tuhanku, tunjukilah aku untuk mensyukuri nikmat Engkau yang telah Engkau berikan kepadaku dan kepada ibu bapakku dan supaya aku dapat berbuat amal yang saleh yang Engkau ridhai; berilah kebaikan kepadaku dengan (memberi kebaikan) kepada anak cucuku. Sesungguhnya aku bertaubat kepada Engkau dan Sesungguhnya aku Termasuk orang-orang yang berserah diri".  QS Al Ahqaf 15&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;رَبَّنَا اغْفِرْ لَنَا وَلإخْوَانِنَا الَّذِينَ سَبَقُونَا بِالإيمَانِ وَلا تَجْعَلْ فِي قُلُوبِنَا غِلا لِلَّذِينَ آمَنُوا رَبَّنَا إِنَّكَ رَءُوفٌ رَحِيمٌ&lt;br /&gt;"Ya Rabb Kami, beri ampunlah Kami dan saudara-saudara Kami yang telah beriman lebih dulu dari Kami, dan janganlah Engkau membiarkan kedengkian dalam hati Kami terhadap orang-orang yang beriman; Ya Rabb Kami, Sesungguhnya Engkau Maha Penyantun lagi Maha Penyayang."   QS Al Hasyr 10&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;رَبَّنَا إِنَّنَا آمَنَّا فَاغْفِرْ لَنَا ذُنُوبَنَا وَقِنَا عَذَابَ النَّارِ&lt;br /&gt;Ya Tuhan Kami, Sesungguhnya Kami telah beriman, Maka ampunilah segala dosa Kami dan peliharalah Kami dari siksa neraka,"   QS  Ali Imran 16&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5291650180671211874-820758176870372955?l=generus313.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://generus313.blogspot.com/feeds/820758176870372955/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://generus313.blogspot.com/2009/11/doa-doa-dalam-al-quran-2.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5291650180671211874/posts/default/820758176870372955'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5291650180671211874/posts/default/820758176870372955'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://generus313.blogspot.com/2009/11/doa-doa-dalam-al-quran-2.html' title='Doa -Doa Dalam Al Quran (2)'/><author><name>Sincerity of Islam Religion</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16256416355405845968</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='20' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_9T4sye0qpvw/SxfGiV-W8ZI/AAAAAAAAALI/D8g30Ug3Cts/S220/khatam+al+quran.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5291650180671211874.post-6166275004064602880</id><published>2009-11-29T00:03:00.000+07:00</published><updated>2009-11-29T00:04:40.900+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Doa - Doa Pilihan'/><title type='text'>Doa - Doa Dalam Al Quran (1)</title><content type='html'>رَبِّ إِنِّي أَعُوذُ بِكَ أَنْ أَسْأَلَكَ مَا لَيْسَ لِي بِهِ عِلْمٌ وَإِلا تَغْفِرْ لِي وَتَرْحَمْنِي أَكُنْ مِنَ الْخَاسِرِينَ&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Ya Tuhanku, Sesungguhnya aku berlindung kepada Engkau dari memohon kepada Engkau sesuatu yang aku tiada mengetahui (hakekat)nya. dan Sekiranya Engkau tidak memberi ampun kepadaKu, dan (tidak) menaruh belas kasihan kepadaKu, niscaya aku akan Termasuk orang-orang yang merugi." QS Al Hud : 47&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; رَبَّنَا ظَلَمْنَا أَنْفُسَنَا وَإِنْ لَمْ تَغْفِرْ لَنَا وَتَرْحَمْنَا لَنَكُونَنَّ مِنَ الْخَاسِرِينَ&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ya Tuhan Kami, Kami telah Menganiaya diri Kami sendiri, dan jika Engkau tidak mengampuni Kami dan memberi rahmat kepada Kami, niscaya pastilah Kami Termasuk orang-orang yang merugi. QS. Al A’raf 23&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;رَبِّ اغْفِرْ لِي وَلِوَالِدَيَّ وَلِمَنْ دَخَلَ بَيْتِيَ مُؤْمِنًا وَلِلْمُؤْمِنِينَ وَالْمُؤْمِنَاتِ وَلا تَزِدِ الظَّالِمِينَ إِلا تَبَارًا&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ya Tuhanku! ampunilah Aku, ibu bapakku, orang yang masuk ke rumahKu dengan beriman dan semua orang yang beriman laki-laki dan perempuan. dan janganlah Engkau tambahkan bagi orang-orang yang zalim itu selain kebinasaan". QS Nuh 28&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;رَبَّنَا تَقَبَّلْ مِنَّا إِنَّكَ أَنْتَ السَّمِيعُ الْعَلِيمُ&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Ya Tuhan Kami terimalah daripada Kami (amalan kami), Sesungguhnya Engkaulah yang Maha mendengar lagi Maha Mengetahui". QS Al Baqarah : 127&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;رَبِّ اجْعَلْنِي مُقِيمَ الصَّلاةِ وَمِنْ ذُرِّيَّتِي رَبَّنَا وَتَقَبَّلْ دُعَاءِ&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ya Tuhanku, Jadikanlah aku dan anak cucuku orang-orang yang tetap mendirikan shalat, Ya Tuhan Kami, perkenankanlah doaku. QS Ibrahim 40&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;رَبِّ هَبْ لِي حُكْمًا وَأَلْحِقْنِي بِالصَّالِحِينَ  -وَاجْعَلْ لِي لِسَانَ صِدْقٍ فِي الآخِرِينَ  -وَاجْعَلْنِي مِنْ وَرَثَةِ جَنَّةِ النَّعِيمِ&lt;br /&gt;"Ya Tuhanku, berikanlah kepadaku Hikmah dan masukkanlah aku ke dalam golongan orang-orang yang saleh,&lt;br /&gt;dan Jadikanlah aku buah tutur yang baik bagi orang-orang (yang datang) Kemudian,&lt;br /&gt;dan Jadikanlah aku Termasuk orang-orang yang mempusakai surga yang penuh kenikmatan, QS Asy Syua'raa'&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;رَبَّنَا عَلَيْكَ تَوَكَّلْنَا وَإِلَيْكَ أَنَبْنَا وَإِلَيْكَ الْمَصِيرُ  -رَبَّنَا لا تَجْعَلْنَا فِتْنَةً لِلَّذِينَ كَفَرُوا وَاغْفِرْ لَنَا رَبَّنَا إِنَّكَ أَنْتَ الْعَزِيزُ الْحَكِيمُ&lt;br /&gt;"Ya Tuhan Kami hanya kepada Engkaulah Kami bertawakkal dan hanya kepada Engkaulah Kami bertaubat dan hanya kepada Engkaulah Kami kembali."&lt;br /&gt;"Ya Tuhan Kami, janganlah Engkau jadikan Kami (sasaran) fitnah bagi orang-orang kafir. dan ampunilah Kami Ya Tuhan kami. Sesungguhnya Engkaulah yang Maha Perkasa lagi Maha Bijaksana". QS Al Mumtahanah 4-5&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;رَبِّ أَوْزِعْنِي أَنْ أَشْكُرَ نِعْمَتَكَ الَّتِي أَنْعَمْتَ عَلَيَّ وَعَلَى وَالِدَيَّ وَأَنْ أَعْمَلَ صَالِحًا تَرْضَاهُ وَأَدْخِلْنِي بِرَحْمَتِكَ فِي عِبَادِكَ الصَّالِحِينَ&lt;br /&gt;"Ya Tuhanku berilah aku ilham untuk tetap mensyukuri nikmat mu yang telah Engkau anugerahkan kepadaku dan kepada dua orang ibu bapakku dan untuk mengerjakan amal saleh yang Engkau ridhai; dan masukkanlah aku dengan rahmat-Mu ke dalam golongan hamba-hamba-Mu yang saleh".  QS An Naml 19&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;رَبِّ هَبْ لِي مِنْ لَدُنْكَ ذُرِّيَّةً طَيِّبَةً إِنَّكَ سَمِيعُ الدُّعَاءِ&lt;br /&gt;"Ya Tuhanku, berilah aku dari sisi Engkau seorang anak yang baik. Sesungguhnya Engkau Maha Pendengar doa". QS Ali Imran 38&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;رَبِّ لا تَذَرْنِي فَرْدًا وَأَنْتَ خَيْرُ الْوَارِثِينَ&lt;br /&gt;"Ya Tuhanku janganlah Engkau membiarkan aku hidup seorang diri dan Engkaulah waris yang paling Baik QS Al Anbiyaa’ 89&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;أَنْ لا إِلَهَ إِلا أَنْتَ سُبْحَانَكَ إِنِّي كُنْتُ مِنَ الظَّالِمِينَ&lt;br /&gt;"Bahwa tidak ada Tuhan selain Engkau. Maha suci Engkau, Sesungguhnya aku adalah Termasuk orang-orang yang zalim."  QS Al Anbiyaa’ 87&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;رَبِّ اشْرَحْ لِي صَدْرِي وَيَسِّرْ لِي أَمْرِي وَاحْلُلْ عُقْدَةً مِنْ لِسَانِي يَفْقَهُوا قَوْلِي&lt;br /&gt;"Ya Tuhanku, lapangkanlah untukku dadaku dan mudahkanlah untukku urusanku, dan lepaskanlah kekakuan dari lidahku, supaya mereka mengerti perkataanku,  QS Thaahaa 25-28&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; رَبِّ إِنِّي ظَلَمْتُ نَفْسِي فَاغْفِرْ لِي&lt;br /&gt;"Ya Tuhanku, Sesungguhnya aku telah Menganiaya diriku sendiri karena itu ampunilah aku". QS Al Qashash 16&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;رَبَّنَا آمَنَّا بِمَا أَنْزَلْتَ وَاتَّبَعْنَا الرَّسُولَ فَاكْتُبْنَا مَعَ الشَّاهِدِينَ&lt;br /&gt;Ya Tuhan Kami, Kami telah beriman kepada apa yang telah Engkau turunkan dan telah Kami ikuti rasul, karena itu masukanlah Kami ke dalam golongan orang-orang yang menjadi saksi (tentang keesaan Allah)". QS Ali Imran 53&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5291650180671211874-6166275004064602880?l=generus313.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://generus313.blogspot.com/feeds/6166275004064602880/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://generus313.blogspot.com/2009/11/doa-doa-dalam-al-quran-1.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5291650180671211874/posts/default/6166275004064602880'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5291650180671211874/posts/default/6166275004064602880'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://generus313.blogspot.com/2009/11/doa-doa-dalam-al-quran-1.html' title='Doa - Doa Dalam Al Quran (1)'/><author><name>Sincerity of Islam Religion</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16256416355405845968</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='20' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_9T4sye0qpvw/SxfGiV-W8ZI/AAAAAAAAALI/D8g30Ug3Cts/S220/khatam+al+quran.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5291650180671211874.post-5712504933073246206</id><published>2009-11-28T23:57:00.000+07:00</published><updated>2009-11-28T23:58:21.424+07:00</updated><title type='text'>Tips Membina Rumah Tangga</title><content type='html'>Tips Membina Rumah Tangga&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seorang temanku pernah bertanya “eh, kalo gw nikah tetapi dengan gaji gw yang cuma Rp. 1.000.000    bisa ga ya?”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;hmmmm&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Maka dari pertanyaan itu aku membuat survey asal, dan berikut adalah daftar pengeluaran standar bulanan setelah merit&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sekedar berbagi aja, buat temen2 yang mungkin juga mengalami ‘Matery after merit phobia syndhrome’&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Daftar anggaran bulanan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;(asumsi : disusun berdasarkan skala proritas, disusun dengan sangat2 relatif, dan berdasarkan basic needs standar menengah ke bawah)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1. Makan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dengan asumsi sekali makan adalah 5000&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Maka makan 3x sehari, kali 2 orang (karena sepiring berdua cuma ada dilagu aja), kali 30 hari adalah Rp. 900.000&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tips&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Rajin2 ke kondangan atau sunatan, dan bawa pulang nasi kotaknya pasti lebih ngirit.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2. Kontrakan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dengan asumsi masih ngontrak di rumah petak, yang punya udah botak, tapi masih galak, dan punya anjing belum jinak. Maka dana untuk kontrakan sekitar 500.000/bulan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tips&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tinggallah di Pondok Mertua Indah, niscaya ke-2 dana di atas gak akan pernah ada, Di pondok mertua indah, anda akan bebas makan apa aja, termasuk ‘makan ati’ ^_^&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3. Listrik dan Air&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dengan asumsi daya listrik 900 watt dan pake jetpam maka anggaran untuk listrik adalah 100.000/bulan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tips&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jangan pake AC, cukup AC (Angin Cendela)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jangan suka main Playstation, cukup main monopoli, atau gaple ama istri terasa lebih romantis&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;4. Transportasi&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dengan asumsi naik motor ke kantor, dengan motor yang paling irit rit rit, maka untuk ongkos bensin dan service adalah 100.000/bulan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tips&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Gunakanlah Bensin campur..!!! (maksudnya campur dorong, pasti lebih irit)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Atau ikutlah “Nebeng Fans Club”, dengan alasan mempererat silaturahmi dengan yang ditebengi maka perjalanan berangkat dan pulang kantor akan terasa lebih menyenangkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;5. Komunikasi&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dengan asumsi pake CDMA yang 1000/menit maka untuk sebulan, ongkos komunikasi berdua adalah 100.000&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tips&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pakelah ‘FREN’ yang lebih murah (maksudnya kalo mau nelpon atau sms tinggal bilang “Freeen….minjem HP nya dong..minta pulsa yah…?”) dasar “CUMI” Cuma Minjem trus Minta.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;6. Keperluan Sehari2&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seperti sabun, odol, syampu, dll dsb&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dengan asumsi tidak pake fesyel, krimbat, manikyur, pedikyur, kukyur2 maka alokasi dana untuk ini sebesar 50.000&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tips&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mandi kalo perlu saja, Kalo dulu 2 kali sehari, jadi 2 hari sekali, untuk ngirit odol kembalilah memakai tumbukan batu bata&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;7. Kesehatan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seperti minyak kayu putih, vitamin, obat pusing (ini penting buat pengantin baru yang sering pusing wakakaka!!), maka alokasi cadangan untuk kesehatan sebesar 50.000&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tips&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jaga kesehatan, Jangan begadang…kalo tiada artinya…begadang bole saja…asalkan sambil ronda (halah!!)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;8. Entertaiment&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nha ini kalo ada uang lebih aja, bisalaah sekali2 nomat, liat live music, lari pagi di monas, atau makan martabak sekali2.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jadii…&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dari asumsi basic needs diatas maka pengeluaran untuk tiap bulan adalah sebesar : 1.800.000/bulan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;(syeeeett dah…masih gede juga ya)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mungkin ini bisa jadi bahan pertimbangan temen2 ketika pengen menikah, untuk kemudian dibandingkan dengan pemasukan yang ada. Kalopun masih ‘besar pasak daripada tiang’ anda bisa memperkecil pasak, atau memperbesar tiang….ataauu..ga usah peke pasak, tapi di paku aja!!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tapi ada 1 hal yang ga bisa dijelaskan dengan perhitungan ketika anda memutuskan untuk menikah&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yaitu, berkah menikah&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selalu, Tuhan akan mencukupi kebutuhan umatnya yang mau berusaha dan berdoa dan selalu bersukur dan percaya bahwa tuhanlah raja dari segala raja akuntuing…!!!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;so, stop accounting, just do it! :) )&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5291650180671211874-5712504933073246206?l=generus313.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://generus313.blogspot.com/feeds/5712504933073246206/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://generus313.blogspot.com/2009/11/tips-membina-rumah-tangga.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5291650180671211874/posts/default/5712504933073246206'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5291650180671211874/posts/default/5712504933073246206'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://generus313.blogspot.com/2009/11/tips-membina-rumah-tangga.html' title='Tips Membina Rumah Tangga'/><author><name>Sincerity of Islam Religion</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16256416355405845968</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='20' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_9T4sye0qpvw/SxfGiV-W8ZI/AAAAAAAAALI/D8g30Ug3Cts/S220/khatam+al+quran.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5291650180671211874.post-5371577754379125486</id><published>2009-11-28T23:52:00.003+07:00</published><updated>2009-11-28T23:52:58.600+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='nasehat'/><title type='text'>Menghilangkan Kebencian</title><content type='html'>Walaa tahaasaduu, walaa tabaghodhuu, walaa tadaabaruu wakuunuu ‘ibadalloohi ikhwaanan – janganlah kalian saling dengki, jangan saling marah, dan jangan saling benci - jadilah hamba – hamba Allah yang bersaudara. (Rowahu Bukhory Fii Kitaabul Adab dari Abu Huroiroh). Dengki, marah dan benci adalah bersaudara. Setali tiga uang. Tiga sekawan, dimana antara satu dan lainnya saling terkait dan terhubung. Tak terpisahkan. Kadang marah bisa menjadi sebab benci. Tapi dari benci bisa juga muncul kemarahan. Dari benci bisa timbal iri. Dan sebaliknya dari iri menelorkan benci. Karena iri bisa jadi penyebab marah, atau marah karena dengki. Dan mereka adalah produk hati. Ketiganya merupakan penyakit yang bersarang dan beranak - pinak di hati. Ada factor kesulitan yang tinggi untuk memilah – milah dan memisahkan menjadi satu wujud yang mandiri – berdiri sendiri. Sebab pada kenyataannya memang saling terkait dan akar – akarnya berdempet – dempet kusut di dalamnya. Salah seorang murid Nasrudin yang terkenal cerdas dan pintar di sekolah, mengajukan sebuah pertanyaan. "Manakah keberhasilan yang paling besar; orang yang bisa menundukkan sebuah kerajaan, orang yang bisa tetapi tidak mau, atau orang yang mencegah orang lain melakukan hal itu ?" tanya muridnya. “Nampaknya, ada tugas yang lebih sulit daripada ketiganya," kata Nasrudin menimpali. "Apa itu?" kata muridnya ingin tahu. “Mencoba mengajar engkau untuk melihat segala sesuatu sebagaimana adanya", tutur Nasrudin dengan bijaknya. Serupa dengan cerita di atas, untuk menyingkirkan ketiga penyakit dari hati bisa dilakukan ketika kita sadar apa yang sedang terjadi. Apakah yang muncul ke permukaan itu marah? Apakah itu benci? Atau sebenarnya hanya dengki? Ketika kita sadar dengan apa yang terjadi pada diri kita, baru kita akan tahu apa yang mesti dilakukan. Sebab semua sudah berada pada tempat dan kedudukan sebagaimana adanya. Kalau datang marah, maka kita hadapi dengan sabar. Munculnya kemarahan kita siram dengan api kesabaran. Jika marah itu sumbernya dari kebencian, maka bunuhlah dengan sikap memaafkan. Memaafkan adalah melepaskan. Memberi maaf akan menghilangkan kebencian. Sedangkan jika fenomena yang mengemuka itu adalah rasa dengki, maka habisilah dengan banyak memberi. Terutama memberi kepada orang yang kita benci. Dan bersegeralah kamu kepada ampunan dari Tuhanmu dan kepada surga yang luasnya seluas langit dan bumi yang disediakan untuk orang-orang yang bertakwa, (yaitu) orang-orang yang menafkahkan (hartanya), baik di waktu lapang maupun sempit, dan orang-orang yang menahan amarahnya dan mema'afkan (kesalahan) orang. Allah menyukai orang-orang yang berbuat kebajikan. (QS Ali Imron 133 – 134). Kembali pada kebencian, yang nota bene adalah masa lalu, maka tak ada jalan lain untuk melepaskannya kecuali dengan cara melupakan dan memaafkan. Dengan memaafkan berarti melepas masa lalu. Membiarkannya pergi sebagaimana waktunya itu. Rela memaafkan berarti menaruh beban yang terbawa sepanjang waktu. Seperti cerita Nasrudin yang terjebur ke dalam kolam. Suatu hari Nasrudin hampir terjatuh ke kolam. Tapi orang yang tidak dikenal berada di dekatnya, dan kemudian menolongnya pada saat yang tepat. Namun setelah itu, setiap kali bertemu Nasrudin orang itu selalu membicarakan peristiwa itu, dan membuat Nasrudin berterima kasih berulang-ulang. Suatu hari, untuk yang kesekian kalinya, orang itu menyinggung peristiwa itu lagi. Nasrudin mengajaknya ke lokasi, dan kali ini Nasrudin langsung melompat ke air. "Kau lihat! Sekarang aku sudah benar-benar basah seperti yang seharusnya terjadi kalau engkau dulu tidak menolongku. Sudah, pergi sana!" kata Nasrudin menyudahi. Kurang lebih seperti itulah memutus mata rantai kebencian dengan memaafkan. Bukan berarti persis seperti Nasrudin yang kecemplung kolam, tetapi terhentinya pengungkitan dan balas budi. Ketika kita tidak lagi mengingatnya, ketika kita telah benar – benar melupakan dan menaruhnya pada tempatnya. Putus, nggak nyambung lagi. Tinggal saat ini, kekinian, yang kita nikmati untuk kemudian merangkainya untuk menyongsong masa yang akan datang. Biarlah masa lalu hanya tercatat dalam history, tetapi tidak di hati. Rabindranath Tagore – pujangga India - dalam The Heart of God pernah mengatakan : ‘when the far and the near will kiss each other, and life will be one in love’ – ‘Bila yang jauh berciuman dengan yang dekat, maka kehidupan menyatu dalam cinta’. Mungkin kedengarannya puitis, tetapi sebenarnya ini merupakan penjelasan dari Sabda Nabi SAW di atas, yaitu Jadilah hamba – hamba Allah yang bersaudara. Kenapa? Karena yang jauh adalah kejadian-kejadian di masa lalu, sekaligus harapan-harapan kita akan masa depan. Yang dekat adalah kehidupan kita yang riil dan nyata di hari ini. Dan keduanya tidak mungkin disatukan oleh kebencian. Ia jauh lebih mungkin dijembatani oleh kesediaan untuk memaafkan. Melepaskan dan memaafkan. Dan dari sinilah lahir bibit-bibit unggul cinta buat sang kehidupan. Jadilah hidup seperti bersaudara, dimana saja kita berada. Mari, mulailah dari sekarang untuk banyak memaafkan. Entah itu memaafkan isteri, suami, musuh, diri sendiri, atau siapa saja agar kebencian menjauh dan sang kehidupan menyatu dalam cinta -wakuunuu ‘ibadalloohi ikhwaanan. Oleh : A.R.Ansori - Faizunal Abdillah - www.ldii.or.id&lt;br /&gt;made in ijonkansori&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5291650180671211874-5371577754379125486?l=generus313.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://generus313.blogspot.com/feeds/5371577754379125486/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://generus313.blogspot.com/2009/11/menghilangkan-kebencian.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5291650180671211874/posts/default/5371577754379125486'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5291650180671211874/posts/default/5371577754379125486'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://generus313.blogspot.com/2009/11/menghilangkan-kebencian.html' title='Menghilangkan Kebencian'/><author><name>Sincerity of Islam Religion</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16256416355405845968</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='20' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_9T4sye0qpvw/SxfGiV-W8ZI/AAAAAAAAALI/D8g30Ug3Cts/S220/khatam+al+quran.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5291650180671211874.post-685036316480776741</id><published>2009-11-28T23:45:00.002+07:00</published><updated>2009-11-28T23:47:32.281+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Tentang Penulis Rony ARRONY QISTHY'/><title type='text'>Menghindari Proses Peradilan Perdata yang ‘Ribet’, Namun Masalah Sengketa Tetap Dapat Diselesaikan</title><content type='html'>Oleh Arrony Qisthy, F.H. Unpas.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Opini publik telah terbentuk terhadap penyelesaian perkara sengketa perdata melalui pengadilan. Yaitu masyarakat menganggap penyelesaian perkara melalui pengadilan dianggap memakan waktu yang lama, rumit, melelahkan dan tidak selalu menyelesaikan masalah, justru menimbulkan masalah baru. Hal ini diperparah dengan biaya yang relatif mahal terutama bagi masyarakat strata menengah ke bawah. Walaupun ada sebuah asas yang dianut oleh peradilan di Indonesia yaitu ‘asas peradilan cepat, sederhana dan biaya murah’.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lalu timbul pertanyaan dari mayoritas masyarakat (awam hukum) yang mempunyai perkara sengketa perdata. Ketika kita terpaksa harus berurusan dengan pengadilan. Hal tersebut bisa disebabkan karena kita menjadi tergugat, turut tergugat atau menjadi penggugat. Apakah kita dapat menghindari proses peradilan tersebut? Namun masalah perkara sengketa perdata tetap dapat diselesaikan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jawabannya, dapat! Berdasarkan Undang-undang No.30 Tahun 1999 Tentang Arbitrase dan Alternatif Penyelesaian Sengketa Umum, Peraturan Mahkamah Agung (PERMA) No. 2 Tahun 2003 yang mewajibkan ditempuhnya proses mediasi sebelum pemeriksaan pokok perkara perdata. Dengan kata lain, jika kita menjadi pihak yang berperkara (penggugat, tergugat maupun turut tergugat), maka kita dapat mengoptimalkan penyelesaian perkara melalui mediasi yang merupakan suatu Metode Alternatif Penyelesaian Sengketa atau disingkat dengan istilah MAPS, yang dalam bahasa Inggris dikenal dengan istilah Alternative Dispute Resolution atau disingkat dengan istilah ADR.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Beberapa negara di dunia (dalam perkembangannya termasuk Indonesia) penyelesaian sengketa melalui MAPS atau ADR bahkan menjadi klausul (pasal) yang selalu dicantumkan dalam kontrak atau perjanjian (Factum de Compromittendo &amp; Akta Compromis), sehingga jika ternyata muncul perselisihan di kemudian hari, maka para pihak akan menyelesaikannya melalui lembaga MAPS atau ADR tersebut (tidak melalui pengadilan). Dari hal ini dapat kita cermati bahwa MAPS atau ADR telah menjadi strategi preventif untuk mencegah “terjebaknya” para pihak dalam proses “gugat menggugat” di lembaga peradilan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada dasarnya seluruh mekanisme penyelesaian perkara perdata yang diselesaikan dengan tidak menggunakan prosedur beracara di pengadilan dapat dikategorikan dalam MAPS atau ADR. Pada saat ini, mekanisme tersebut sering kita dengar dengan istilah :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;   1. Konsultasi, yaitu meminta pendapat ahli di bidangnya (dalam arbitrase hanya mengenal dalam bidang perdagangan)&lt;br /&gt;   2. Negosiasi (penyelesaian melalui perundingan secara bipartit / dua pihak);&lt;br /&gt;   3. Mediasi / Konsiliasi (negosiasi dengan dibantu oleh mediator / konsiliator); dan&lt;br /&gt;   4. Arbitrase ( penyelesaian melalui pemeriksaan dan putusan oleh Arbiter ).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Keempat mekanisme di atas diatur berdasarkan Pasal 6 UU.No30 Tahun 1999.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di Indonesia MAPS atau ADR ini bahkan telah dilembagakan secara permanen, antara lain BANI (Badan Arbitrase Nasional Indonesia) yang dibentuk berdasarkan UU No.30 Tahun 1999, BAMUI yang sekarang telah diganti menjadi BASYARNAS (Badan Syariah Arbitrase Nasional) serta BPSK (Badan Penyelesaian Sengketa Konsumen) yang dibentuk berdasarkan UU No. 8 Tahun 1999.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kemudian timbul kembali suatu pertanyaan, Mengapa ADR atau APS, atau juga MAPS dianggap sebagai solusi terbaik (untuk saat ini) dalam menyelesaikan sengketa perdata dibandingkan jika diselesaikan melalui pengadilan?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jawabannya bermacam-macam. Akan tetapi secara sederhana, jika dibandingkan dengan proses pemeriksaan di pengadilan, maka ada beberapa kelebihan yang akan kita dapatkan jika kita menyelesaikan perkara melalui MAPS dan ADR, yaitu :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1.  Proses penyelesaian relatif lebih sederhana dan singkat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Proses penyelesaian dalam MAPS dan ADR dapat dibuat sesederhana mungkin oleh para pihak. Sebagai contoh, dalam menyusun suatu kontrak, para pihak dapat mencantumkan klausul penyelesaian perselisihan dalam dua tahap, yaitu negosiasi dan arbitrase. Dengan kata lain, jika terjadi perselisihan maka para pihak akan menyelesaikannya dengan terlebih dahulu melakukan negosiasi dan jika tidak berhasil maka sengketa akan diserahkan kepada Arbitrase. (Perlu diketahui bahwa putusan arbitrase adalah putusan yang final dan mengikat kedua belah pihak).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2.  Tingkat kerahasiaan para pihak yang berperkara lebih terjaga.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berbeda dengan proses pemeriksaan di pengadilan yang berpotensi terpublikasi secara luas (karena menurut undang-undang harus terbuka untuk umum), maka proses pemeriksaan perkara dalam MAPS dan ADR dapat dilakukan secara tertutup. Hal ini diharapkan dapat meminimalisir potensi terpublikasinya sengketa yang mengakibatkan berkurangnya kredibilitas atau rusaknya nama baik para pihak.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3.  Hubungan baik para pihak yang bersengketa tetap dapat dijaga.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di dalam pemeriksaan di pengadilan, suasana yang terbangun antara penggugat dan tergugat cenderung konfrontatif, di mana para pihak akan berusaha semaksimal mungkin untuk saling menjatuhkan dengan membuktikan kesalahan pihak lawan di depan majelis hakim. Di dalam MAPS atau ADR suasana yang terbangun tidaklah demikian. Kedua belah pihak akan termotivasi untuk mencari solusi yang terbaik tanpa harus saling menjatuhkan dengan membuktikan kesalahan pihak lawan (hal ini sering ditemukan dalam proses negosiasi dan mediasi, yang mengutamakan prinsip win-win solution).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Akan tetapi perlu dicatat, bahwa syarat mutlak dari MAPS atau ADR adalah adanya itikad baik dan kejujuran dari kedua belah pihak yang bersengketa. Dengan kata lain, di samping adanya kesadaran terhadap kelebihan sebagaimana tersebut di atas, faktor penghormatan para pihak terhadap proses pemeriksaan dan kepatuhan para pihak untuk melaksanakan putusan lembaga ini merupakan faktor utama efektifnya MAPS atau ADR.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Semoga tulisan ini bermanfaat bagi para pembaca. Dan semoga ADR atau MAPS ini dapat segera tersosialisasi kepada masyarakat luas, mengingat banyak manfaat yang dimilikinya. Alhamdulillahi jaza kumullohu khoiro.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;(0609).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;***&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tentang Penulis&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Rony ARRONY QISTHY&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mahasiswa Fakultas Hukum Universitas Pasundan, Angkatan 2006. Salah satu Pengurus Muda-mudi di Masjid Al-Irsyad Dago, memiliki cita-cita berkarir di Kejaksaan Agung.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;facebook_icon&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;E-mail: arrony_hoppuz@yahoo.com.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5291650180671211874-685036316480776741?l=generus313.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://generus313.blogspot.com/feeds/685036316480776741/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://generus313.blogspot.com/2009/11/menghindari-proses-peradilan-perdata.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5291650180671211874/posts/default/685036316480776741'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5291650180671211874/posts/default/685036316480776741'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://generus313.blogspot.com/2009/11/menghindari-proses-peradilan-perdata.html' title='Menghindari Proses Peradilan Perdata yang ‘Ribet’, Namun Masalah Sengketa Tetap Dapat Diselesaikan'/><author><name>Sincerity of Islam Religion</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16256416355405845968</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='20' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_9T4sye0qpvw/SxfGiV-W8ZI/AAAAAAAAALI/D8g30Ug3Cts/S220/khatam+al+quran.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5291650180671211874.post-5054830920007621456</id><published>2009-11-28T17:57:00.001+07:00</published><updated>2009-11-28T17:57:59.565+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='www.nu.or.id'/><title type='text'>Umat Islam Memerlukan Proses Dialog dalam Berdakwah</title><content type='html'>Jumat, 27 November 2009 11:10&lt;br /&gt;Jakarta, NU Online&lt;br /&gt;Dialog adalah salah satu strategi dakwah yang tepat untuk diterapkan di tengah-tengah masyarakat. Karenanya, umat Islam diharapkan dapat mengembangkan budaya dialog dalam berdakwah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dialog, adalah strategi dakwah yang telah dijalankan oleh para nabi, sejak zaman Nabi Nuh AS, Ibrahim AS, hingga Rasulullah Muhammad SAW. Peringatan Idul Adha dan penyembelihan hewan qurban merupakan salah satu wujud dari adanya proses dialog dalam berdakwah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Demikian dinyatakan oleh KH Muslih Hanafi dalam khutbahnya di hadapan para jamaah Sholat Idul Adha di gedung Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) Jl. Kramat Raya 164 Jakarta, Jum'at (27/11). Menurut Muslih, salah satu keteladanan dalam dakwah Nabi Ibrahim AS adalah dialog, meskipun terkadang hasilnya tidak seperti yang diharapkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Nabi Ibrahim meneladankan kepada kita untuk berdialog dengan segenap pihak dalam berdakwah, bahkan dengan alam sekalipun. Karenanya, sebagai keturunan Nabi Ibrahim, kita pun mestinya mengaplikasikan dialog dalam segala bentuk dakwah," terang Muslih.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lebih lanjut, Muslih menjelaskan, dialog dengan alam misalnya dapat diwujudkan dengan memelihara kelestarian lingkungan dan menciptakan suasana masyarakat yang kondusif.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Membagikan hewan qurban kepada kelompok masyarakat yang tidak setiap hari dapat makan daging adalah salah satu contoh berdialog dengan lingkungan masyarakat di sekitar kita," tandas Muslih. (min)&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5291650180671211874-5054830920007621456?l=generus313.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://generus313.blogspot.com/feeds/5054830920007621456/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://generus313.blogspot.com/2009/11/umat-islam-memerlukan-proses-dialog.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5291650180671211874/posts/default/5054830920007621456'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5291650180671211874/posts/default/5054830920007621456'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://generus313.blogspot.com/2009/11/umat-islam-memerlukan-proses-dialog.html' title='Umat Islam Memerlukan Proses Dialog dalam Berdakwah'/><author><name>Sincerity of Islam Religion</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16256416355405845968</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='20' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_9T4sye0qpvw/SxfGiV-W8ZI/AAAAAAAAALI/D8g30Ug3Cts/S220/khatam+al+quran.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5291650180671211874.post-3547930929964947113</id><published>2009-11-28T17:54:00.000+07:00</published><updated>2009-11-28T17:55:27.046+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='www.nu.or.id'/><title type='text'>Limbah Hewan Qurban Bisa Diolah Jadi Pupuk</title><content type='html'>Kamis, 26 November 2009 06:37&lt;br /&gt;Kulon Progo, NU Online&lt;br /&gt;Warga diimbau tidak membuang limbah hewan qurban berupa kotoran dan isi perut sembarangan karena mencemari sumber air tanah. Limbah sebaiknya diolah menjadi pupuk tanaman yang berguna bagi para petani.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kepala Bidang Kesehatan Hewan Dinas Kelautan Perikanan dan Peternakan Kulon Progo, Endang Purwaningrum mengatakan isi perut dan kotoran hewan qurban mengandung banyak bakteri berbahaya, seperti E.Coli, yang bisa menyebabkan penyakit diare. Apabila limbah ini dibuang sembarangan ke sungai atau aliran air, maka bisa mencemari sumur-sumur di sekitarnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Endang melanjutkan, Rabu (25/22), limbah hewan qurban juga akan menimbulkan bau tidak sedap sehingga mengundang kehadiran lalat. Padahal, seperti diketahui, serangga ini merupakan hewan penyebar berbagai penyakit menular seperti disentri dan kolera.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Warga sebaiknya menyediakan tempat khusus untuk menampung limbah hewan qurban. Limbah tersebut bisa ditempatkan di dalam drum bekas atau kolam. Dengan tambahan bahan baku lain seperti tetes tebu atau gula jawa, limbah difermentasi menjadi pupuk.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Wakil Ketua Kontak Tani Nelayan Andalan (KTNA) DIY, Slamet juga menyarankan para petani untuk bersedia menampung limbah isi perut dan kotoran hewan ternak dari takmir masjid. Isi perut bisa dijadikan pupuk cair yang tidak hanya memiliki kandungan nitrogen tinggi, tapi juga unsur hara lain dan mikroba yang berfungsi menggemburkan lahan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apalagi tahun depan harga eceran tertinggi pupuk bersubsidi akan dinaikkan oleh pemerintah. Pupuk limbah hewan qurban bisa menjadi cadangan bagi petani yang tidak mampu membeli urea atau pupuk lain yang harganya mahal.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kepala Dinas Pertanian dan Kehutanan Kulon Progo, Agus Langgeng Basuki, petani diharapkan bisa mengembangkan pupuk organik dalam skala yang lebih besar. Penggunaan pupuk organik tidak hanya mengurangi ketergantungan petani kepada produsen, tapi juga memperbaiki kondisi tanah dan mutu produk pertanian. Saat ini pasar sangat menghargai produk-produk pertanian organik dan berani membayar mahal untuk bisa mengonsumsinya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Kalau perlu, mulai Idul Adha tahun ini, petani memproduksi pupuk organik dalam skala lebih besar untuk menyuplai kebutuhan petani-petani di daerah lain," ujar Agus.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Harga pupuk organik cenderung lebih terjangkau, yakni sekitar Rp 4.500-Rp 5.000 per karung ukuran 30 kilogram. Untuk satu hektar lahan sawah rata-rata dibutuhkan 200 kilogram pupuk kandang, sehingga biaya produksi dari segi pemakaian pupuk bisa kurang dari Rp 50.000 per hektare. Anggaran ini hanya seperlima dari total biaya yang dikeluarkan petani jika menggunakan pupuk urea, yakni mencapai Rp 250.000 per hektare sawah. (kcm/sam)&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5291650180671211874-3547930929964947113?l=generus313.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://generus313.blogspot.com/feeds/3547930929964947113/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://generus313.blogspot.com/2009/11/limbah-hewan-qurban-bisa-diolah-jadi.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5291650180671211874/posts/default/3547930929964947113'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5291650180671211874/posts/default/3547930929964947113'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://generus313.blogspot.com/2009/11/limbah-hewan-qurban-bisa-diolah-jadi.html' title='Limbah Hewan Qurban Bisa Diolah Jadi Pupuk'/><author><name>Sincerity of Islam Religion</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16256416355405845968</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='20' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_9T4sye0qpvw/SxfGiV-W8ZI/AAAAAAAAALI/D8g30Ug3Cts/S220/khatam+al+quran.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5291650180671211874.post-498036307221049950</id><published>2009-11-28T17:52:00.000+07:00</published><updated>2009-11-28T17:53:17.529+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Kembali ke arsip Warta'/><title type='text'>Semangat Qurban harus Diwujudkan dalam Kehidupan Nyata</title><content type='html'>Sabtu, 28 November 2009 10:16&lt;br /&gt;Bogor, NU Online&lt;br /&gt;Semangat berqurban yang terkandung dalam perayaan Idul Adha harus diwujudkan secara nyata dalam kehidupan bermasyarakat dan bernegara.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Demikian diutarakan oleh Ketua Forum Komunikasi Dai Muda Indonesia (FKDMI) Kabupaten Bogor, Ustad Sudeni Alfathoni MA, Jumat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kepada NU Online di Bogor, Sudeni yang juga Wakil Ketua Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah (STIT) Sirojul Falah Cibinong Bogor, menagatakan, Idul Adha hendaknya bukan hanya dijadikan sebagai ritual tahunan umat Islam. Namun yang lebih penting makna yang terkandung dalam semangat Idul Adha perlu diinternalisasi dan direalisasikan dalam kehidupan nyata.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Idul Adha bukan hanya untuk dirayakan. Pemotongan hewan qurban belum cukup untuk menginternalisasi hakikat makna qurban. Secara formalitas penyembelihan hewan bisa diartikan telah berqurban, namun secara substansi butuh perjuangan lebih keras lagi untuk merealisasikan makna qurban sesungguhnya dalam panggung kehidupan nyata," papar alumnus training dai PP LDNU tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sudeni Alfathoni menyampaikan khutbah Idul Adha di Masjid Ar-Royyan, Perumahan Bojong Depok Baru (BDB) Cibinong, Bogor dengan mengetengahkan tema "Internalisasi makna kurban dalam kehidupan kemasyarakatan."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lebih lanjut Sudeni mengemukakan, sejarah qurban yang dilakukan oleh Nabi Ibrahim dan Nabi Ismail, sebagaimana yang dikisahkan dalam al-Qur'an, sebagai pelajaran bagi umat manusia bahwa apapun yang dimiliki sifatnya sementara. Semua yang dimiliki harus dipertanggungjawabkan kepada Allah SWT.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Kisah qurban tersebut mengajarkan, agar kita mencurahkan semua yang dimiliki semata-mata untuk kepentingan Allah SWT," papar dia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selain itu, sambung dia, semua harta maupun jabatan yang dimiliki umat manusia merupakan amanah dari Allah SWT. Karena itu amanah tersebut harus dilaksanakan sebaik mungkin untuk mewujudkan kemaslahatan bagi segenap umat manusia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Harta dan jabatan serta semua aksesoris kehidupan dunia merupakan amanah yang harus dikelola dengan baik, untuk mencapai kemasalahatan baik di dunia maupun di akhirat kelak," imbuh dia. (hir)&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5291650180671211874-498036307221049950?l=generus313.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://generus313.blogspot.com/feeds/498036307221049950/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://generus313.blogspot.com/2009/11/semangat-qurban-harus-diwujudkan-dalam.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5291650180671211874/posts/default/498036307221049950'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5291650180671211874/posts/default/498036307221049950'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://generus313.blogspot.com/2009/11/semangat-qurban-harus-diwujudkan-dalam.html' title='Semangat Qurban harus Diwujudkan dalam Kehidupan Nyata'/><author><name>Sincerity of Islam Religion</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16256416355405845968</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='20' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_9T4sye0qpvw/SxfGiV-W8ZI/AAAAAAAAALI/D8g30Ug3Cts/S220/khatam+al+quran.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5291650180671211874.post-3170812925805274899</id><published>2009-11-28T17:48:00.000+07:00</published><updated>2009-11-28T17:49:12.863+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='www.lantabur.tv'/><title type='text'>BANYAK AMALAN YG BISA DIJADIKAN PULIHAN/TAMBAHAN</title><content type='html'>Ditulis oleh Administrator   &lt;br /&gt;Sabtu, 12 September 2009 05:10&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;pulihan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Rasulullah shallallahu’alaihi wasallam bersabda,"Barangsiapa ketika mendengar adzan mengucapkan,&lt;br /&gt;[Ya Allah, Tuhan Pemilik panggilan yang sempurna (adzan) ini dan shalat (wajib) yang didirikan. Berilah al-Wasilah (derajat di surga yang tidak akan diberikan selain kepada Nabi shallallahu’alaihi wasallam) dan keutamaan kepada Muhammad. Dan bangkitkan beliau sehingga bisa menempati kedudukan yang terpuji, yang telah Engkau janjikan], maka ia akan mendapatkan syafa'atku pada hari Kiamat.." (HR. al-Bukhari)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;• SHALAT DUA RAKA'AT SETELAH WUDHU&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Rasulullah shallallahu’alaihi wasallam bersabda, "Tidaklah seseorang berwudhu, dengan menyempurnakannya, lalu melaksanakan shalat dua raka'at dan ia melaksanakannya dengan hati dan wajahnya (konsentrasi), melainkan telah pasti (wajib) baginya surga." (HR. Muslim)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;• BERSEGERA MELAKSANAKAN SHALAT&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Rasulullah shallallahu’alaihi wasallam bersabda, "Andaikata manusia mengetahui pahala yang ada pada adzan dan shaf pertama, kemudian tidak mendapati selain harus melakukan undian, niscaya mereka akan melakukannya." (HR. al-Bukhari dan Muslim)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;• PERGI KE MASJID&lt;br /&gt;Rasululllah shallallahu’alaihi wasallam bersabda, "Barangsiapa yang pergi ke masjid di pagi hari atau sore harinya, maka Allah akan menyediakan baginya hidangan di dalam surga setiap pagi atau sore." (HR. al-Bukhari dan Muslim)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;• MEMPERBANYAK SHALAT&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Rasulullah shallallahu’alaihi wasallam bersabda, “Hendaklah kamu memperbanyak sujud (shalat) sebab tidaklah kamu sujud sekali kepada Allah, melainkan dengannya Dia akan mengangkat derajatmu dan menghapus dosa (kecil)-mu.” (HR. Muslim)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;• SHALAT SUNNAH RAWATIB&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Rasulullah shallallahu’alaihi wasallam bersabda, "Tidaklah seorang Muslim melaksanakan shalat sunnah, selain fardhu karena Allah subhanahu wata’ala setiap hari sebanyak dua belas raka'at maka Allah akan membangun untuknya rumah di surga." (HR. Muslim)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;• SHALAT SUNNAH SHUBUH&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Rasulullah shallallahu’alaihi wasallam bersabda, "Dua raka'at Fajar (sebelum Shubuh) lebih baik dari dunia dan seisinya." (HR. Muslim)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;• SHALAT DHUHA&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Rasulullah shallallahu’alaihi wasallam bersabda, "Setiap tulang rusuk salah satu dari kamu bernilai sedekah; setiap tasbih adalah sedekah, setiap tahmid (ucapan 'alhamdulillah') adalah sedekah, setiap tahlil (ucapan 'Laa ilaaha illallah') adalah sedekah, setiap takbir (ucapan 'Allahu Akbar') adalah sedekah, amar ma'ruf adalah sedekah, nahi munkar adalah sedekah dan termasuk bagian dari itu dua raka'at shalat Dhuha." (HR. Muslim)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;• SHALAT JENAZAH&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Rasulullah shallallahu’alaihi wasallam bersabda, "Barangsiapa yang menghadiri jenazah hingga menshalatkannya, maka ia mendapatkan satu Qirath dan barangsiapa yang menghadirinya hingga dikuburkan, maka ia mendapatkan dua Qirath." Lalu ada yang bertanya, "Apakah dua Qirath itu.?" Beliau menjawab, "Seperti dua gunung yang besar.."(HR. al-Bukhari dan Muslim)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;• ZIKIR SETELAH SHALAT&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Rasulullah shallallahu’alaihi wasallam bersabda, "Barangsiapa mengucapkan tasbih (mengucapkan 'subhanallah') di setiap akhir shalat sebanyak 33 kali, mengucapkan hamdalah (mengucapan 'alhamdulillah') sebanyak 33 kali, bertakbir (mengucapkan 'Allahu Akbar') sebanyak 33 kali lalu sebagai penyempurna (bilangan) seratus ia mengucapkan,&lt;br /&gt;[Tiada Tuhan yang berhak disembah dengan haq selain Allah Yang Maha Esa, tidak ada sekutu bagi-Nya. Bagi-Nya segala puji dan bagi-Nya kerajaan. Dia Maha Kuasa atas segala sesuatu], maka Aku akan mengampuni dosa-dosanya sekalipun sebanyak buih di lautan." (HR. Muslim)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;• MEMBACA AYAT KURSI&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Rasulullah shallallahu’alaihi wasallam bersabda, "Barangsiapa yang membaca ayat Kursi setiap akhir shalat wajib, maka tidak ada yang menghalanginya masuk surga selain kematian." (HR. an-Nasa-i)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;• PUASA&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Rasulullah shallallahu’alaihi wasallam bersabda, "Barangsiapa berpuasa sehari di jalan Allah, maka Allah akan menjauhkan wajahnya dari api neraka selama tujuh puluh tahun perjalanan." (HR. Ahmad dan an-Nasa-i)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Rasulullah shallallahu’alaihi wasallam bersabda, "Puasa tiga hari setiap bulan adalah seperti puasa setahun." (HR. Ahmad, at-Tirmidzi dan an-Nasa-i)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;• MEMBACA AL-QUR'AN&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Rasulullah shallallahu’alaihi wasallam bersabda, "Barangsiapa membaca satu huruf dari Kitabullah, maka ia mendapatkan satu kebaikan (pahala) dan satu kebaikan itu bernilai sepuluh kali lipatnya." (HR. at-Tirmidzi)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;• SHALAWAT KEPADA NABI SHALLALLAHU’ALAIHI WASALLAM&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Rasulullah shallallahu’alaihi wasallam bersabda, "Barangsiapa mengucapkan satu kali shalawat kepadaku, maka Allah akan membalasnya dengan sepuluh kali.” (HR. al-Bukhari)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;• TASBIH, TAHMID DAN TAHLIL&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Rasulullah shallallahu’alaihi wasallam bersabda, "Barangsiapa yang mengucapkan,&lt;br /&gt;[Tiada Tuhan (yang berhak disembah dengan haq) selain Allah Yang Maha Esa, tidak ada sekutu bagi-Nya. Bagi-Nya segala puji dan bagi-Nya kerajaan. Dia Maha Kuasa atas segala sesuatu] dalam sehari seratus kali, maka ia mendapatkan pahala setara membebaskan sepuluh budak, dicatat baginya seratus pahala, dihapus darinya seratus dosa dan ia mendapatkan penjagaan dari syaithan pada hari itu hingga sore hari. Dan tidak ada seorang pun melakukan yang lebih baik darinya melainkan orang yang melakukan lebih banyak dari itu.” (HR. al-Bukhari dan Muslim)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Rasulullah shallallahu’alaihi wasallam bersabda,”Barangsiapa yang mengucapkan 'subhanallah wa bihamdihi' dalam sehari sebanyak seratus kali, maka akan dihapus dosa-dosanya sekali pun sebanyak buih di lautan."(HR. al-Bukhari dan Muslim)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Rasulullah shallallahu’alaihi wasallam bersabda, "Barangsiapa yang mengucapkan,&lt;br /&gt;"Maha Suci Allah, segala puji hanya bagi-Nya, tiada Tuhan yang berhak disembah dengan haq selain Dia, Allah Maha Besar", Maka akan ditanamkan untuknya sebuah pohon kurma di surga." (HR. al-Bukhari)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Rasulullah shallallahu’alaihi wasallam bersabda, "Tidaklah seorang hamba mengucapkan di pagi dan sore hari sebanyak tiga kali,&lt;br /&gt;[Aku rela Allah sebagai Rabb, Islam sebagai agama dan Muhammad shallallahu’alaihi wasallam sebagai Nabi dan Rasul], melainkan sudah menjadi hak Allah untuk meridhainya pada hari Kiamat." (HR. Ahmad)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Rasulullah shallallahu’alaihi wasallam bersabda, 'la haula wa la quwwata illa billah' adalah salah satu dari sekian banyak perbendaharaan surga." (HR. an-Nasa-i)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Rasulullah shallallahu’alaihi wasallam bersabda, "Dua kalimat yang ringan di lisan, berat di timbangan, dan dicintai Allah ar-Rahman; subhanallah wa bihamdihi sub-hanallahil 'azhim." (HR. al-Bukhari dan Muslim)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Rasulullah shallallahu’alaihi wasallam bersabda, "Aku telah mengucapkan empat kalimat yang aku ulang sebanyak tiga kali lebih baik dari yang kamu ucapkan&lt;br /&gt;[Maha suci Allah, aku memuji-Nya sebanyak makhluk-Nya, sejauh kerelaan-Nya, seberat timbangan Arasy-Nya, dan sebanyak tinta tulisan kalimat-Nya." (HR. Muslim dan Abu Dawud)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;• MENYANTUNI PARA JANDA DAN ORANG-ORANG MISKIN&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Rasulullah shallallahu’alaihi wasallam bersabda, "Penyantun janda dan orang miskin adalah seperti Mujahid di jalan Allah." Aku mengira (periwayat hadits-penj.) Beliau shallallahu’alaihi wasallam melanjutkan, "dan seperti orang yang melakukan shalat malam tanpa henti-henti dan seperti orang yang berpuasa tanpa pernah berbuka." (HR. Muslim)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;• MENJENGUK ORANG SAKIT&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Rasulullah shallallahu’alaihi wasallam bersabda, "Tidaklah seorang Muslim menjenguk saudaranya sesama Muslim yang sedang sakit di waktu pagi melainkan tujuh puluh ribu malaikat mengucapkan shalawat atasnya (mendoakannya) hingga sore hari. Dan tidaklah ia menjenguknya di waktu sore, melainkan tujuh puluh ribu malaikat mengucapkan shalawat atasnya (mendoakannya) hingga pagi hari dan ia memiliki kebun di surga."(HR. at-Tirmidzi)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;• MENGUCAPKAN ALHAMDULILLAH SETELAH MAKAN&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Rasulullah shallallahu’alaihi wasallam bersabda, "Barangsiapa yang telah menyantap makanan lalu mengucapkan,&lt;br /&gt;[Segala puji bagi Allah Yang telah memberi (makanan kepadaku) yang ini dan menganugerahkan rizqi dengan tanpa daya dan upaya dariku], maka akan diampuni baginya dosa-dosa yang telah lalu."(HR. At-Tirmidzi dan Abu Dawud)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;• MEMBACA DO'A 'KAFARATUL MAJLIS' (PENUTUP MAJLIS)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Rasulullah shallallahu’alaihi wasallam bersabda, "Barangsiapa yang duduk di suatu majlis dan banyak salah, lalu sebelum beranjak dari majlis tersebut, ia mengucapkan,&lt;br /&gt;[Maha suci Engkau, Ya Allah. Dan dengan memuji-Mu aku bersaksi bahwa tiada Tuhan yang berhak disembah dengan haq selain Engkau, aku memohon ampun dan bertaubat kepada-Mu], melainkan diampuni baginya dosa yang terjadi di majlis itu." (HR. at-Tirmidzi)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;• MENDIDIK ANAK-ANAK PEREMPUAN&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Rasulullah shallallahu’alaihi wasallam bersabda, "Barangsiapa yang diberi suatu cobaan (dengan memiliki) anak-anak perempuan ini, lalu ia memperlakukan mereka dengan baik, maka mereka akan menjadi penghalang baginya dari api neraka." (HR. Ahmad)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;• AKHLAQ YANG BAIK&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Rasulullah shallallahu’alaihi wasallam bersabda, "Tidak ada sesuatu pun dalam timbangan seorang Mukmin yang lebih berat dari akhlaq yang baik pada hari Kiamat." (HR. at-Tirmidzi)&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5291650180671211874-3170812925805274899?l=generus313.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://generus313.blogspot.com/feeds/3170812925805274899/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://generus313.blogspot.com/2009/11/banyak-amalan-yg-bisa-dijadikan.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5291650180671211874/posts/default/3170812925805274899'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5291650180671211874/posts/default/3170812925805274899'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://generus313.blogspot.com/2009/11/banyak-amalan-yg-bisa-dijadikan.html' title='BANYAK AMALAN YG BISA DIJADIKAN PULIHAN/TAMBAHAN'/><author><name>Sincerity of Islam Religion</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16256416355405845968</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='20' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_9T4sye0qpvw/SxfGiV-W8ZI/AAAAAAAAALI/D8g30Ug3Cts/S220/khatam+al+quran.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5291650180671211874.post-2602702487741925026</id><published>2009-11-28T17:45:00.001+07:00</published><updated>2009-11-28T17:46:51.893+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='www.lantabur.tv'/><title type='text'>Wanita Bidadari Di perang Uhud (Kisah Ummu Amaroh Nusaibah bin ka ab Al maziniay)</title><content type='html'>Ditulis oleh Administrator   &lt;br /&gt;Sabtu, 12 September 2009 04:45&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;perang&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menjelang perang Uhud dimulai, ia bersama suaminya, Zaid bin Ashim dan kedua anaknya, Habib dan Abdullah keluar ke bukit Uhud. Lalu Rasulullah saw bersabda kepada mereka, "Semoga Allah memberikan berkah kepadamu semua."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah itu wanita bidadari perang uhud itu berkata kepada beliau, "Berdo'alah kepada Allah semoga kami dapat menemani engkau di surga kelak, ya Rasulullah!" Lalu Nabi saw berdoa, "Ya Allah jadikanlah mereka itu teman-temanku di Surga." Maka wanita itupun berkata lantang, "Aku tidak akan mempedulikan persoalan dunia menimpa diriku."&lt;br /&gt;Dialah Ummu Amarah yang dikenal dengan nama Nusaibah bin Ka ab Al Maziniay yang menjadi bidadari surga karena perannya membela Rasulullah saat pasukan muslimin terdesak pada perang Uhud. Bersama Mush'ab bin Umair -yang kemudian menemui syahid setelah mendapatkan puluhan tusukan di tubuhnya- Nusaibah menghadang Qam'ah, orang yang dipersiapkan membunuh Rasulullah dalam perang tersebut. Nusaibah sendiri harus menderita dengan dua belas tusukan dan salah satunya mengenai lehernya.&lt;br /&gt;Kata-kata Nusaibah "Aku tidak akan mempedulikan persoalan dunia menimpa diriku" setelah ia mendapati Rasulullah mendoa'kan dirinya dan keluarganya menjadi teman-teman Rasul di surga, terdengar begitu tegar dengan kesan yang amat mendalam. Mungkin karena ketidakpeduliannya terhadap urusan dunia dengan segala apa yang bakal menimpanya itulah yang kemudian menjadikannya salah seorang bidadari di surga.&lt;br /&gt;Kini, 15 abad setelah Nusaibah tiada, masihkah ada diantara kita yang berani dengan lantang dan mantap mengucapkan kata-kata seperti yang diucapkan Nusaibah. Masihkah ada diantara kita yang tidak mempedulikan persoalan dunia dan apapun yang dikehendaki Allah selama kita di dunia menimpa diri ini. Mungkin ada, tapi entah dimana dan siapa.&lt;br /&gt;Kalaupun ada, yang jelas dia adalah Nusaibah-Nusaibah abad modern. Kalaupun ada juga, ia tentu tidak akan bersaksi bahwa dialah orangnya, karena seperti Nusaibah bin Ka'ab, ia tidak pernah bersaksi bahwa ia adalah pembela Rasulullah dan agama Allah, melainkan Rasulullah lah yang memberikan kesaksian, "Tidaklah aku menoleh ke kanan dan ke kiri pada peperangan Uhud melainkan aku melihat Nusaibah (Ummu Amarah) berperang membelaku." (Al Ishabah).&lt;br /&gt;Dimana Nusaibah kini, yang siap menyerahkan seluruh hidupnya untuk membela Allah dan Rasul-Nya, yang menjadikan seluruh anggota keluarga adalah mujahid pejuang Allah, yang lebih mengutamakan indahnya surga Allah daripada kenikmatan-kenikmatan dunia yang sesaat dan serba semu, yang tidak pernah khawatir dan merasa takut tidak mendapatkan kesenangan di dunia, karena dimatanya, kesenangan menjadi teman Rasulullah di Surga menjadi keutamaannya.&lt;br /&gt;Dimana Nusaibah kini, yang Allah dengan segala janjinya lebih ia yakini dari segala kepentingan dan urusan dunianya, yang menikah dengan suami yang juga siap menyerahkan hidupnya untuk Allah semata, yang siap menjadikan anak-anaknya tameng Rasulullah di setiap medan perang.&lt;br /&gt;Bisa jadi, bila ada Nusaibah kini, ia akan siap kehilangan segala kenikmatan dunianya, ia rela menjual kesenangan dunianya untuk harga yang lebih mahal, yakni surga Allah. Ia tak pernah bersedih, murung ataupun marah akan setiap ketentuan Allah atas dirinya, ia percaya bahwa Allah akan bersikap adil dengan segala kehendaknya atas setiap manusia, ia begitu yakin, jika tidak ia dapatkan kenikmatan dunia dengan segala perhiasannya, pasti ia akan mendapatkan yang jauh lebih indah kelak sebagai balasan dari amal dan kesabarannya menerima semua ketentuan-Nya. Tapi, dimanakah Nusaibah kini?&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5291650180671211874-2602702487741925026?l=generus313.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://generus313.blogspot.com/feeds/2602702487741925026/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://generus313.blogspot.com/2009/11/wanita-bidadari-di-perang-uhud-kisah.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5291650180671211874/posts/default/2602702487741925026'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5291650180671211874/posts/default/2602702487741925026'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://generus313.blogspot.com/2009/11/wanita-bidadari-di-perang-uhud-kisah.html' title='Wanita Bidadari Di perang Uhud (Kisah Ummu Amaroh Nusaibah bin ka ab Al maziniay)'/><author><name>Sincerity of Islam Religion</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16256416355405845968</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='20' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_9T4sye0qpvw/SxfGiV-W8ZI/AAAAAAAAALI/D8g30Ug3Cts/S220/khatam+al+quran.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5291650180671211874.post-2426888966725621148</id><published>2009-11-28T16:51:00.001+07:00</published><updated>2009-11-28T16:55:22.496+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='www.pikiran-rakyat.com'/><title type='text'>Selamatkan Bumi Dan Peran kita</title><content type='html'>(Dimuat Pikiran Rakyat 22 April 2008)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Oleh T. Djamaluddin&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;BANJIR kini telah menjadi hal yang hampir selalu terjadi setiap hujan dalam skala kecil maupun besar. Walau kecil, banjir cileuncang telah menyusahkan banyak orang, setidaknya memacetkan lalu lintas dan menyusahkan penghuni di sekitarnya. Jalan dan gang banyak yang berubah menjadi sungai deras saat hujan lebat. Kadang kita menyalahkan pihak lain, tanpa mau menyadari bahwa bisa jadi kitalah salah satu pihak yang menyebabkannya. Sampah yang kita buang sembarang telah menyumbat saluran air dan resapan di halaman kita telah tertutup lapisan semen.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kota juga semakin terasa panas dan pengap. Kicau burung semakin langka. Pendingin udara semakin menjadi kebutuhan vital di kota-kota besar. Lagi-lagi kita sering menyalahkan pihak lain sebagai penyebabnya, tanpa mau menyadari bahwa bisa jadi kita salah satu penyebabnya. Pohon sering dianggap pengganggu sehingga dibiarkan mati di pinggir jalan atau ditebang saat membangun rumah, tanpa menggantikannya. Halaman rumah dibiarkan gersang sekadar karena alasan lahan sempit dan sibuk.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sering kita berpikir terlalu global dan mengabaikan hal kecil yang ada di sekitar kita. Padahal, kita bisa berbuat banyak sesuai peran masing-masing untuk menyelamatkan lingkungan bumi kita. Ketika sampah menggunung, kita hanya berharap pemerintah yang menyelesaikan, padahal kita bisa juga membantu menyelesaikannya, setidaknya dengan mengurangi sampah yang dibuang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tiga contoh kecil itu sekadar pembuka kesadaran pentingnya kepedulian kita pada lingkungan untuk tujuan yang lebih besar, penyelamatan planet bumi. Bukan untuk kepentingan planet bumi tentunya, melainkan untuk kita sendiri dan anak-anak kita.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setidaknya, peringatan Hari Bumi 22 April dan pencanangan Tahun Internasional Planet Bumi sebagai momentum yang tepat untuk kembali merenungkan posisi kita masing-masing. Tidak sekadar berharap pihak lain yang berbuat untuk kita, tetapi kembalikan tanyakan apa yang bisa kita perbuat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menyelamatkan bumi&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hari Bumi 22 April diperingati oleh banyak negara untuk mengingatkan pentingnya penyelamatan bumi. Ini diawali dengan keprihatinan makin meluasnya kerusakan lingkungan di Amerika Serikat. Kemudian, aktivis lingkungan, Senator Gaylord Nelson, menggalang Hari Bumi di Amerika Serikat pada 22 April 1970 yang diikuti lebih dari 20 juta orang. Siswa SD sampai mahasiswa serta masyarakat umum bersatu dalam demonstrasi menuntut pembenahan lingkungan. Gerakan berhasil membangun kesadaran masyarakat dan mendobrak tradisi proses politik yang terkait dengan penyelamatan lingkungan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hasilnya luar biasa. Banyak undang-undang tentang lingkungan hidup kemudian berhasil dikeluarkan. Badan perlindungan lingkungan AS didirikan. Keberhasilan itu kemudian diikuti oleh banyak negara.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hari Bumi 2008 punya arti lebih penting karena tahun 2008 telah dicanangkan oleh Majelis Umum PBB (Perserikatan Bangsa-Bangsa) sebagai Tahun Internasional Planet Bumi. Dengan pencanangan itu diharapkan adanya upaya peningkatan kesadaran akan peran ilmu-ilmu kebumian dalam mencapai pembangunan berkelanjutan dan mendukung langkah-langkah lokal, nasional, regional, dan internasional.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bumi makin rusak&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Secara kasat mata kita merasakan betapa bumi kita makin rusak. Sekadar contoh, hasil-hasil kajian peneliti di Pusat Pemanfaatan Sains Atmosfer dan Iklim, Lapan (Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional) memberikan gambaran kerusakan yang perlu diwaspadai semua pihak. Pemerintah, lembaga legislatif, dan masyarakat perlu merenungkannya untuk mengambil langkah yang tepat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kajian perubahan suhu di Jakarta menunjukkan bahwa dalam 100 tahun (tahun 1901-2002) suhu cenderung terus naik. Pada awal 1900-an suhu rata-rata di Jakarta sekitar 260 C, pada awal 2000-an mencapai sekitar 280 C. Penelitian lebih rinci dengan data satelit di beberapa kota besar menunjukkan kecenderungan pemanasan kota yang disebut urban heat island (pulau panas perkotaan). Disebut pulau panas karena pemanasan hanya bersifat lokal di tengah kota dengan daerah sekitarnya relatif lebih dingin. Pemanasan kota lebih disebabkan berkurangnya tanaman dan bertambahnya bangunan serta jalan beraspal.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di Bandung, daerah panas dengan suhu tinggi 30-350 C yang umumnya terletak di sekitar pusat kota bertambah dengan laju per tahun 4,47% atau kira-kira 12.606 ha. Laju pertambahannya di Semarang 8,4% (12.174 ha) dan di Surabaya 4,8% (1.512 ha). Hal ini terkait dengan laju pertumbuhan per tahun kawasan terbangun di Bandung 0,36% (1.029 ha), di Semarang 0,83% (1.200 ha), dan di Surabaya 1,69% (531 ha).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Perkembangan pembangunan yang berdampak pada peningkatan polusi udara juga berpotensi meningkatkan keasaman air hujan. Fenomena hujan asam perlu diwaspadai karena terkait dengan potensi kerusakan pada bangunan dan usaha pertanian. Pengukuran keasaman hujan asam di Bandung mulai memberi sinyal lampu kuning. Sejak 1996 air hujan di Bandung cenderung berada di bawah batas keasaman dan mulai mengindikasikan fenomena hujan asam. Bahkan, pada tahun 1999-2000 mencapai batas terendah dengan keasaman (pH) sekitar 4 yang mungkin juga sebagian disebabkan oleh sumber-sumber dari gunung berapi. Sulfur dioksida dan nitrogen dioksida dari polusi udara dari kendaraan bermotor dan industri menjadi faktor yang perlu diwaspadai dari fenomena hujan asam.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Curah hujan rata-rata di Jawa Barat dan Banten ada kecenderungan berkurang, dari 2.596 mm pada 1901-1930 menjadi 2.215 mm pada 1973-2002. Secara spasial, daerah yang mengalami penurunan curah hujan terutama di daerah Jawa Barat bagian selatan. Banyak faktor yang berpengaruh, selain faktor lokal dan regional, sangat mungkin juga dipengaruhi faktor global.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Secara global diyakini perubahan iklim telah terjadi akibat pemanasan global yang terkait peningkatan gas rumah kaca (terutama CO2) akibat aktivitas manusia. Suhu rata-rata global makin panas, naik sekitar 0,70 C dalam 50 tahun. Tampaknya kenaikannya kecil, tetapi diduga kuat berperan pada peningkatan tinggi permukaan air laut dan mencairnya es di kutub. Bila emisi CO2 dari industri, transportasi, dan aktivitas manusia lainnya terus bertambah, sedangkan hutan sebagai penyerap CO2 makin berkurang, bumi akan makin panas dan curah hujan juga berubah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bila itu terjadi, Indonesia bagian utara cenderung akan makin tinggi curah hujannya, sedangkan Indonesia bagian selatan (termasuk Jawa) cenderung berkurang curah hujannya. Dengan suhu makin tinggi produksi padi dan jagung juga cenderung menurun, kecuali bila ditemukan bibit unggul baru.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mari berbuat&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kecenderungan makin rusaknya bumi, baik dalam skala lokal maupun global, bukan sekadar wacana ilmiah. Perlu langkah konkret untuk mengatasinya. Langkah-langkahnya mulai dari lingkup global, nasional, regional, sampai lokal, bahkan personal. Kalau kita biarkan, potensi bencana mengancam kita, manusia saat ini maupun generasi anak-anak kita.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di tingkat global telah diupayakan perjanjian-perjanjian internasional untuk penyelamatan bumi. Misalnya, Protokol Montreal untuk perlindungan lapisan ozon dan Protokol Kyoto untuk pengendalian pemanasan global walau masih ada kendala pelaksanaannya. Di tingkat nasional perlu terus diupayakan adanya peraturan perundangan yang menjamin kelestarian hutan, tata guna lahan yang ramah lingkungan, pengendalian pencemaran, dan segala aspek lainnya yang berorientasi pada pembangunan berkelanjutan demi penyelamatan bumi dan kehidupannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menjelang Hari Bumi 22 April ada berita menggembirakan dengan disahkannya Undang-Undang tentang Pengelolaan Sampah. Beberapa aspek mendasar serta strategis yang ditekankan dalam UU ini antara lain adanya kewajiban pengelola kawasan permukiman, kawasan komersial, kawasan industri, kawasan khusus, tempat umum, tempat sosial juga bagi tempat-tempat lainnya untuk menyediakan fasilitas pemilahan sampah. Ada juga larangan bagi masyarakat membuang sampah tidak pada tempatnya atau membakar sampah yang tidak sesuai dengan persyaratan teknis pengelolaan sampah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pembuat kebijakan tentu berperan pada langkah-langkah strategis pada lingkup global, nasional, dan lokal kota/kabupaten. Akan tetapi, aksi penyelamatan bumi bisa juga pada lingkup personal. Setidaknya perilaku individual itu dapat mengurangi kerusakan lingkungan secara langsung atau tidak langsung dari perubahan perilaku masyarakat secara kolektif.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Perubahan perilaku individu dan masyarakat terkait dengan sampah sangat penting ditekankan. Sikap egois dan tidak peka terhadap masalah lingkungan masih sering dijumpai sehingga seenaknya membuang sampah di mana saja. Perilaku untuk memilah sampah dalam konteks 3R (reduce, reuse, recycle atau kurangi, pakai ulang, daur ulang) perlu terus diupayakan. Pemilahan mulai tingkat rumah tangga bukanlah hal yang rumit bila dibiasakan. Menyediakan tiga tempat sampah di rumah dapat mengurangi masalah sampah. Sampah organik bisa sekadar ditimbun di halaman dengan lubang bergilir untuk menyuburkan tanah. Sampah yang bisa didaur ulang (misalnya kertas, karton, dan botol) bisa diserahkan kepada pemulung atau pengumpul sampah daur ulang. Tempat sampah ketiga untuk sampah lainnya. Dengan pembiasaan kita pasti bisa berdisiplin agar saluran air tak tersumbat sampah dan gunung sampah tak pernah terjadi lagi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tanam dan pelihara pohon harus diintensifkan untuk mengurangi dampak pemanasan karena efek gas rumah kaca lokal maupun global. Pohon akan menyerap CO2 di udara untuk diubah menjadi batang, daun, dan buah. Dengan berkurangnya CO2, udara panas dari permukaan bumi dapat langsung dilepaskan ke angkasa tanpa hambatan. Semakin besar dan semakin banyak pohon dipelihara, semakin baik pengurangan pemanasan kota dan global. Namun, dalam skala kecil pun, tanaman dalam pot yang ditempatkan di dalam dan sekitar rumah dan gedung perkantoran dapat menciptakan efek pendinginan selain menambah unsur keindahan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Penghematan listrik bukan hanya faktor ekonomi, melainkan juga faktor penting dalam penyelamatan lingkungan bumi. Saat ini pembangkit listrik banyak yang bergantung pada bahan bakar minyak dan batu bara. Pembakaran bahan bakar minyak dan batu bara berpotensi memperbanyak emisi CO2 yang menambah pemanasan bumi. Pada lingkup individu, kita bisa berbuat dengan menggunakan listrik secara bijak. Lampu dan AC hanya digunakan bila diperlukan. Gunakan sebanyak mungkin cahaya alami dan upayakan sistem pendinginan sirkulasi udara alami.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di perkantoran selain mengupayakan penanaman pohon, pemilahan sampah, dan penghematan listrik, upaya penyelamatan bumi bisa dengan penghematan penggunaan kertas. Secara umum, semakin banyak kertas digunakan akan semakin banyak pohon ditebang sebagai bahan baku kertas. Jadi jika tidak diperlukan, jangan membuat cetakan dokumen. Gunakan transfer informasi tertulis secara digital.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Contoh-contoh itu hanyalah sebagian kecil langkah yang bisa kita lakukan dalam menyelamatkan planet bumi. Bencana atau ketidaknyamanan yang kita alami dan saksikan akibat kerusakan lingkungan bumi tentunya tidak kita inginkan makin parah. Kasih sayang kita pada anak-anak harus kita wujudkan dengan mewariskan lingkungan bumi yang lebih baik. Kota yang semakin hijau dan sejuk. Sungai yang semakin bersih dan tertata. Udara yang semakin segar dan langit semakin biru.***&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Penulis, Kepala Pusat Pemanfaatan Sains Atmosfer dan Iklim, Lapan Bandung.&lt;br /&gt;12
